Modul 2
Kepemimpinan Kepala Sekolah
Pelatihan Calon Pelatih Asesor (PCPA) BAN-PDM Tahun 2024
Pelatihan Calon Pelatih Asesor
Pelatihan Asesor
BAN-PDM Tahun 2024
Agenda Hari Ini
13.00 - 13.45 Presentasi konsep inti
13.45 - 14.00 Penjelasan untuk diskusi di ruang utama (main room)
14.00 - 15.00 Diskusi kelompok kecil (break out room)
15.00 - 15.30 Tanya Jawab Pertanyaan di LMS (main room)
15.30 - 16.00 Penguatan hasil diskusi di ruang utama (main room)
Break out Room
BOR 1 - 10 : Ibu Andri
BOR 11-20 : Pak Biyanto
BOR 21-30 : Pak Elih
BOR 31-40 : Bu Etiwati
BOR 41-50 : Pak Totok
Topik Bahasan
Model Kompetensi KS Perdirjen 7327/2023
B. 5 Konsep Inti Modul dan Tujuan Pembelajaran
Diharapkan peserta pelatihan dapat memahami konsep-konsep tersebut dan mampu mengidentifikasi penerapannya di sekolah melalui metode pengumpulan data; observasi, wawancara, dan telaah dokumen.
Prinsip penyusunan instrumen akreditasi
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Bermakna
Inklusif ��
Fleksibel
1
2
3
Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Instrumen akreditasi disusun dengan menggunakan 4 komponen yang dipercaya paling berdampak bagi murid
Kinerja Pendidik dalam Proses Pembelajaran
Hasil Belajar
Keberhasilan satuan pendidikan dalam membangun kompetensi dan karakter yang diperlukan oleh peserta didik.
Iklim Lingkungan Belajar
Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan
Apakah satdik mampu menghadirkan iklim lingkungan belajar yang bineka, inklusif, aman, menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik?
Apakah satdik dipimpin oleh KS yang mampu mengelola pembelajaran, PTK-nya, sumber daya-nya serta berbagai pihak yang terlibat untuk memberikan layanan terbaik bagi anak didik?
Apakah satdik memiliki pendidik yang mampu mengelola proses pembelajaran di kelas secara bermakna dan berpusat pada murid?
Aspek Kinerja yang dinilai dalam
Kepemimpinan Kepala Sekolah
Konsep Inti 1:
Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader)
Instructional leadership is leadership that supports the development of teaching and learning.
Principal instructional leadership impacts on student achievement through strategies that affect what happens in classroom.
(https://theeducationhub.org.nz/instructional-leadership-and-why-it-matters/
Konsep Inti 1:
Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader)
Kepemimpinan Pembelajaran adalah kepemimpinan yang mendukung perkembangan proses belajar mengajar.
Kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah akan memberi dampak pada kualitas hasil belajar siswa melalui berbagai strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah untuk mempengaruhi pada proses belajar mengajar di kelas.
(https://theeducationhub.org.nz/instructional-leadership-and-why-it-matters/
Konsep Inti 2:
Budaya Refleksi, Evaluasi Kinerja,
Rencana Pengembangan Diri,
dan
Pengembangan Profesional
Konsep Inti 2:
Budaya Refleksi,
Evaluasi Kinerja,
Rencana Pengembangan Diri,
dan
Pengembangan Profesional
Konsep Inti 2:
Budaya Refleksi,
Evaluasi Kinerja,
Rencana Pengembangan Diri,
dan
Pengembangan Profesional
Konsep Inti 2:
Budaya Refleksi,
Evaluasi Kinerja,
Rencana Pengembangan Diri,
dan
Pengembangan Profesional
Konsep Inti 2:
Budaya Refleksi,
Evaluasi Kinerja,
Rencana Pengembangan Diri,
dan
Pengembangan Profesional
Konsep Inti 1:
Budaya Refleksi, Evaluasi Kinerja, Rencana Pengembangan Diri,
dan Pengembangan Profesional
Konsep Inti 3:
Perencanaan
Berbasis Data
Mengapa?
Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran bertanggung jawab membuat keputusan berdasarkan pemahaman tentang kebutuhan sekolah
Data yang relevan, seperti hasil penilaian siswa, evaluasi kinerja pendidik, dan umpan balik siswa, membantu kepala sekolah merencanakan intervensi atau program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah.
PBD membantu kepala sekolah untuk membuat keputusan yang lebih terarah untuk meningkatkan kualitas pendidik, proses pembelajaran, dan pada akhirnya hasil belajar siswa.
Salah satu data yang sangat berharga yang dimiliki oleh sekolah di Indonesia adalah rapor pendidikan sebagai hasil dari program Asesmen Nasional.
Data apa lagi yang bisa digunakan oleh kepala sekolah?
Konsep Inti 4:
Kepemimpinan Bersama
(Shared Leadership)
Kepemimpinan bersama adalah pendekatan yang sangat sejalan dengan konsep kepemimpinan pembelajaran di sebuah sekolah karena menekankan pada kolaborasi dan partisipasi dari semua anggota komunitas sekolah.
Kepala sekolah memastikan bahwa setiap anggota komunitas sekolah, mulai dari siswa, pendidik, staf administrasi, hingga orang tua dan masyarakat sekitar merasa dihargai dan berkontribusi aktif dalam proses pendidikan.
Konsep Inti 5
Pendekatan Berbasis Aset (Asset-Based Approach)
Dikembangkan oleh Dr.
Kathryn Cramer, seorang ahli
psikologi yang menekuni
kekuatan berpikir positif
untuk pengembangan diri.
Pendekatan ini merupakan cara
praktis menemukenali hal-hal
yang positif dalam kehidupan,
apa yang berjalan dengan baik,
yang menjadi inspirasi, yang
menjadi kekuatan ataupun
potensi yang positif.
Konsep Inti 5
Pendekatan berbasis aset (asset-based approach)
Kepala sekolah yang mengadopsi pendekatan berbasis aset akan melihat potensi dan kekuatan yang ada dalam komunitas sekolah.
Mereka akan fokus pada bagaimana memanfaatkan sumber daya yang tersedia, memberdayakan pendidik
dan staf, serta mencari cara untuk mengembangkan apa yang sudah ada demi sekolah yang dicita-citakan.
Pemimpin pembelajaran
Cerita Anda dalam Tahap Bermula dari Pengalaman
Cerita Anda dalam Tahap Bermula dari Pengalaman
Cerita Anda dalam Tahap Bermula dari Pengalaman
Cerita Anda dalam Tahap Bermula dari Pengalaman
Kumpulan Pertanyaan untuk �Modul Kepemimpinan Kepala Sekolah
Pertanyaan-pertanyaan dari LMS
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Konsep Inti 1:
Kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran (instructional leader)
Pertanyaan-pertanyaan dari LMS
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
(Ibu Endang Rahayu Mudi Astuti)
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Konsep Inti 2:
Budaya refleksi, evaluasi kinerja, rencana pengembangan diri, dan pengembangan profesional pendidik
Pertanyaan-pertanyaan dari LMS
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Bagaimana menyikapi jika ditemukan bukti fisik dokumen yang lengkap tentang refleksi, evaluasi kinerja, rencana pengembangan diri, dan rencana pengembangan profesional, namun ketika wawancara dengan guru terdeteksi itu tidak dilakukan? (Pak Dadang Kuswara)
Bagaimana cara yang tepat untuk kepala sekolah bisa mengevaluasi kinerja warga sekolah ? (Devi Marlian)
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Konsep Inti 3:
Perencanaan Berbasis Data
Pertanyaan-pertanyaan dari LMS
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Rapor pendidikan merupakan bagian dari perencanaan berbasis data, apabila terdapat ketidaksesuaian dengan kondisi sekolah yang ada, bagaimana korelasi sistem aplikasi dalam proses akreditasi bisa menyesuaikan dengan data rapor pendidikan? (Bapak Dadang Setiawan)
Seberapa penting data hasil Rapor Pendidikan untuk kemudian digunakan dalam Perencanaan Berbasis Data oleh satuan pendidikan atau dinas pendidikan? Apakah sebagai kepala satuan pendidikan bisa memperbaiki kemampuan numerasi siswa di sekolah saya dengan menggunakan Perencanaan Berbasis Data (PBD) ini?
(Bapak Dr. Hadion Wijoyo, M.Pd)
Dalam perencanaan berbasis data, tidak semua sekolah mampu menerapkan terutama sekolah-sekolah kecil yang siswanya sangat sedikit. Dana BOS hanya cukup untuk membayar honor guru dan beli kertas dan alat tulis. Bagaimana asesor harus mengambil keputusan terhadap sekolah seperti ini? (Bapak Jumadi)
Penekanan Perencanaan berbasis data pad sekolah? Dokumen apa yang dibutuhkan selain hasil ujian siswa? Secara lengkap bagaimana mengukur pelaksanaan Perencanaan berbasis data di sekolah? Indikator apa sja untuk untuk menggali pemanfaatan perencanaan Berbasis Data secara menyeluruh? (Ibu Sunariah)
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Konsep Inti 4:
Kepemimpinan bersama (shared leadership)
Pertanyaan-pertanyaan dari LMS
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Indikator tentang Kepemimpinan Bersama
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Konsep Inti 5: Pendekatan Berbasis Aset (asset-based approach)
Pertanyaan-pertanyaan dari LMS
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Bagaimana pendekatan berbasis aset dapat membantu kepala sekolah dalam mengidentifikasi potensi dan sumber daya yang ada di lingkungan sekolah, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan secara efektif untuk meningkatkan pembelajaran dan kualitas sekolah secara keseluruhan? (Bapak Yusnaidi)
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Penguatan Konsep Inti
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Video 1
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Pendekatan Berbasis Aset
Di proses perubahan, walaupun terdapat banyak masalah spt banyaknya komplain dari orangtua dan permohonan mutasi guru, kepala sekolah tetap yakin dengan visinya, yaitu kalau kita mau maju harus berani keluar dari zona aman.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepemimpinan Bersama
Langkah pertama untuk melakukan perubahan, kepala sekolah mengumpulkan data terkait kondisi sekolah, menentukan prioritas masalah dan solusinya dan mendiskusikannya dengan para guru dan wali murid.
Melibatkan guru menentukan tema di kelasnya masing-masing
Target kepala sekolah mengimplementasikan kelas literasi dan penguatan karakter.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Kepemimpinan Pembelajaran; Evaluasi kinerja
Perencanaan Berbasis Data
Di proses awal perubahan, Ibu Sri Winarni menata guru terlebih dahulu: dalam hal kedisiplinan kehadiran di sekolah.
Kemudian Ibu Winarni mengubah metode pembelajaran yang konvensional menjadi
pembelajaran aktif.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepemimpinan Pembelajaran: Kepemimpinan Bersama;
Pendekatan Berbasis Aset
Untuk mendorong para guru bekerjasama meningkatkan kualitas pembelajaran, kepala sekolah menginisiasi kegiatan kelompok kerja guru tingkat sekolah.
Guru yang telah berhasil menerapkan pembelajaran aktif diminta membantu guru lainnya.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai perencanaan berdasarkan refleksi yang berbasis data secara transparan dan akuntabel.
Kepemimpinan Pembelajaran:
Perencanaan Berbasis Data
30 persen dana BOS digunakan
Untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Kepemimpinan Pembelajaran: Kepemimpinan Bersama;
Pendekatan Berbasis Aset
Kepala sekolah melibatkan orangtua dan masyarakat dalam mendukung program pembelajaran aktif.
Ketika pembelajaran aktif sudah berjalan, kepala sekolah memiliki ide inovatif untuk membuat kelas berkonsep. Kepala sekolah mengadakan rapat dengan komite dan paguyuban dan akhirnya program tersebut ditangani semua oleh paguyuban dan komite.
Tujuan kelas berkonsep adalah
1. Anak2 betah di kelas
2. Mendapat perhatian calon siswa
3. Memahami materi pembelajaran
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepemimpinan Pembelajaran: Kepemimpinan Bersama;
Pendekatan Berbasis Aset
Wawancara guru:
Dulu saya yang penting mengajar di kelas, anak tidak ramai. Kepala sekolah sekarang lebih mengerti apa yang harus dilakukan pada anak
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepemimpinan Pembelajaran: Kepemimpinan Bersama;
Pendekatan Berbasis Aset
Wawancara orangtua murid:
Yang paling utama adalah peran kepemimpinan yang bisa memberikan motivasi secara menyeluruh pada guru, komite sehingga terbawa arus untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Dulu komite datang hanya untuk memberikan tanda tangan, sekarang kami terlibat aktif
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Video 2
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Pendekatan Berbasis Aset, PBD
Di proses awal perubahan, walaupun terdapat banyak masalah prestasi sekolah yang rendah, orangtua yang kurang peduli, dan sarana prasarana yang kurang layak Pak Masrur berfokus pada kekuatan dan apa yang bisa dilakukan yaitu gerakan literadi dan pendidikan karakter.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Perencanaan Berbasis Data
Kepemimpinan Bersama
Langkah pertama untuk melakukan perubahan, kepala sekolah mengumpulkan data terkait kondisi sekolah, menentukan prioritas masalah dan solusinya dan mendiskusikannya dengan para guru dan wali murid.
Melibatkan guru menentukan tema di kelasnya masing-masing
Target kepala sekolah mengimplementasikan kelas literasi dan penguatan karakter.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepemimpinan Pembelajaran: Perencanaan Berbasis Data; Kepemimpinan Bersama,
Langkah pertama untuk melakukan perubahan, kepala sekolah mengumpulkan data terkait kondisi sekolah, menentukan prioritas masalah dan solusinya dan mendiskusikannya dengan para guru dan wali murid.
Melibatkan guru menentukan tema di kelasnya masing-masing
Target kepala sekolah mengimplementasikan kelas literasi dan penguatan karakter.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Rasional/ Bukti yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Kepemimpinan Pembelajaran: Perencanaan; Pendekatan Berbasis Aset
Kepala sekolah menata ulang ruang kelas dan memadukannya dengan program literasi.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Fakta yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Kepemimpinan Pembelajaran: Kepemimpinan Bersama,
Kepala sekolah berkunjung ke kelas-kelas dan memberi motivasi dan umpan balik pada guru untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya.
BADAN AKREDITASI NASIONAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH
Telaah Dokumen
Rencana Kerja Tahunan (RKT)
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Rasional/ Bukti yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan menerapkan budaya refleksi untuk perbaikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi kinerja untuk rencana pengembangan profesional bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Kepemimpinan Pembelajaran: Kepemimpinan Bersama,
Kepala satuan pendidikan menghadirkan layanan belajar yang partisipatif dan kolaboratif untuk tercapainya visi dan misi.
Kepemimpinan Bersama
Sosialisasi dengan komite sekolah.
Melibatkan komite dalam kegiatan sekolah.
Aspek Kinerja yang Dinilai | |
Konsep Inti Terkait | |
Rasional/ Bukti yang Ditemukan | |
Kepala satuan pendidikan memimpin pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Pendekatan Berbasis Aset, Kepemimpinan Bersama
Sekolah memiliki program untuk merawat 8 ruangan di sekolah dengan pengecatan bersama dengan wali murid.
Aspek Kinerja yang dinilai dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah
Refleksi Akhir -Padlet
Terima Kasih