1 of 79

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi�Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

Perdirjen GTK 2626/B/HK.04.01/2023

Model Kompetensi

Guru

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi�Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

2 of 79

Capaian Pembelajaran

Mampu memahami dengan jelas model kompetensi guru, termasuk keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang diharapkan.

1.

Mampu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan pribadi berdasarkan model kompetensi guru, dengan memahami di mana kemampuan dan pengetahuan diperlukan.

3.

Mampu menginterpretasikan bagaimana setiap kompetensi berhubungan satu sama lain dan pengembangan suatu kompetensi dapat mendukung peran yang lainnya.

2.

Mampu memberi contoh implementasi atau praktik baik model kompetensi guru (pedagogik, kepribadian, sosial, profesional).

4.

Mampu mendiseminasikan model kompetensi guru melalui berbagai metode yang interaktif dan informatif

5.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

3 of 79

Latar Belakang

Untuk mendorong percepatan transformasi pendidikan dalam kebijakan Merdeka Belajar, diperlukan pembaruan Model Kompetensi Guru

1.

Pengaturan mengenai Model Kompetensi Guru dalam Perdirjen 6565/B/GTK/2020 tentang Model Kompetensi dalam Pengembangan Profesi Guru sudah tidak sesuai dengan kebutuhan

2.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

4 of 79

Definisi

Model Kompetensi Guru

Deskripsi pengetahuan, keterampilan, dan perilaku dari Kompetensi Teknis Guru yang diperlukan dalam melaksanakan tugas profesi.

Aparatur Sipil Negara (ASN)

Profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah.

Guru

Pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Kompetensi Teknis

Pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

5 of 79

Pemaknaan Awal

"Perilaku yang memberikan gambaran nyata atas tingkat penguasaan kompetensi" merupakan definisi dari konsep ...

  1. Indikator Kompetensi
  2. Deskripsi Level
  3. Level Kompetensi
  4. Definisi Kompetensi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

6 of 79

Pemaknaan Awal

"Kemampuan penguasaan untuk menetapkan tujuan pembelajaran dan pengorganisasian konten pengetahuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik" merupakan definisi dari ...

  1. Kompetensi Profesional
  2. Kompetensi Kepribadian
  3. Kompetensi Sosial
  4. Kompetensi Pedagogik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

7 of 79

Pemaknaan Awal

Berikut sub indikator yang termasuk dalam indikator lingkungan pembelajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik, kecuali...

  1. Penyusunan laporan capaian belajar peserta didik
  2. Pengelolaan perilaku peserta didik yang sulit
  3. Pengelolaan kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik
  4. Rasa aman dan nyaman peserta didik dalam proses pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

8 of 79

Pemaknaan Awal

Miskonsepsi apa yang mungkin timbul terkait dengan model kompetensi guru?

Apa dampak yang mungkin timbul saat guru mengalami miskonsepsi model kompetensi guru?

Apa bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada guru untuk dapat menguasai model kompetensi?

Apa yang dapat menjadi konsekuensi jika tantangan dalam menguasai model kompetensi guru diabaikan?

Akan terlampir

hasil pemaknaan awal

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

9 of 79

Pemanasan

Silahkan berbaris lurus dari angka terkecil sampai angka terbesar berdasarkan ukuran sepatu anda.

Boleh menggunakan objek maupun gerakan.

Tanpa suara.

1

2

3

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

10 of 79

Ekspresikan Pendapat Anda

Silahkan loncat ke kanan apabila anda setuju.

SIlakan loncat ke kiri apabila anda tidak setuju.

Murni hanya menyatakan pendapat, tidak ada jawaban benar salah.

1

2

3

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

11 of 79

Setuju Atau Tidak Setuju?

Pembelajaran utamanya disusun berdasarkan kemudahan guru dan anggaran sekolah.

1.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

12 of 79

Setuju Atau Tidak Setuju?

Tujuan pembelajaran disusun berdasarkan strategi pembelajaran, bukan sebaliknya.

2.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

13 of 79

Setuju Atau Tidak Setuju?

Orang tua tidak perlu diikutkan dalam pelaporan capaian pembelajaran.

3.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

14 of 79

Setuju Atau Tidak Setuju?

Suatu situasi hanya mencerminkan satu kompetensi tanpa melibatkan kompetensi yang lain.

4.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

15 of 79

Peran Guru dalam

Transformasi Satuan Pendidikan

60”

30”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

16 of 79

Visi Transformasi Satuan Pendidikan

  • Filosofi: berpusat kepada peserta didik
  • Lingkungan belajar: aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif
  • Budaya sekolah: refleksi; belajar, berbagi, berkolaborasi
  • Hasil belajar murid: ada peningkatan secara berkelanjutan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

17 of 79

Kriteria

Sebelumnya

Sesudahnya

Peran

Pemateri

Pengajar & Pendidik

Fokus Layanan

Menyampaikan materi pelajaran. Orientasi pada kurikulum dan/atau buku teks

Menumbuhkembangkan kompetensi peserta didik. Orientasi pada peserta didik

Asesmen Awal

Materi yang sudah dan belum disampaikan kepada peserta didik

Kompetensi yang sudah dan belum dikuasai oleh peserta didik

Strategi

Satu strategi pembelajaran yang dianggap paling tepat untuk semua peserta didik

Diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta didik

Luaran

Perencanaan pembelajaran dan laporan administrasi proses pembelajaran

Penguasaan kompetensi dari masing-masing peserta didik dan cara mencapainya

Ukuran Keberhasi

-lan

  1. Ketuntasan materi pelajaran
  2. Peningkatan nilai ujian terstandar (skor absolut)
  1. Peningkatan kualitas proses pembelajaran guru dari tahun ke tahun (delta skor)
  2. Peningkatan literasi, numerasi dan karakter peserta didik dari tahun ke tahun (delta skor)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

18 of 79

Rincian Kompetensi dan Indikatornya

(12 Indikator + 41 Sub Indikator)

  • Pengetahuan konten pembelajaran dan cara mengajarkannya
  • Karakteristik dan cara belajar peserta didik
  • Kurikulum dan cara menggunakannya
  • 3 Sub Indikator
  • 5 Sub Indikator
  • 4 Sub Indikator
  • Kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran
  • Keterlibatan orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran
  • Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk peningkatan pembelajaran
  • 3 Sub Indikator
  • 2 Sub Indikator
  • 2 Sub Indikator
  • Kematangan moral, emosi dan spiritual untuk berperilaku sesuai dengan kode etik guru
  • Pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi
  • Orientasi berpusat pada peserta didik
  • 3 Sub Indikator
  • 3 Sub Indikator
  • 3 Sub Indikator
  • Lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi peserta didik
  • Pembelajaran efektif yang berpusat pada peserta didik
  • Asesmen, umpan balik, dan pelaporan yang berpusat pada peserta didik

Kompetensi

Pedagogik

Kompetensi

Kepribadian

Kompetensi

Sosial

Kompetensi

Profesional

  • 3 Sub Indikator
  • 5 Sub Indikator
  • 5 Sub Indikator

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

19 of 79

Model Kompetensi Guru

Silahkan

membaca kembali

Bacaan Lanjutan:

https://bit.ly/perdirjenmodelkom

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

20 of 79

Kompetensi

Pedagogik

90”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

21 of 79

Mari kita cek pasangan

Indikator dan Sub-indikator

1.1.Lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi peserta didik

1.1.1.Pengelolaan perilaku peserta didik yang sulit

1.1.2 Pengelolaan kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

1.1.3 Rasa aman dan nyaman peserta didik dalam proses pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

22 of 79

Mari kita cek pasangan

Indikator dan Sub-indikator

1.2.4 Instruksi pembelajaran yang mencakup strategi dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik

1.2 Pembelajaran efektif

yang berpusat pada peserta didik

1.2.1. Desain pembelajaran yang terstruktur dan berurutan untuk mencapai tujuan pembelajaran

1.2.2 Desain pembelajaran yang relevan dengan kondisi di sekitar sekolah dengan melibatkan peserta didik

1.2.3 Pemilihan dan penggunaan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran

1.2.5 Penggunaan teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) secara adaptif dalam pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

23 of 79

Mari kita cek pasangan

Indikator dan Sub-indikator

1.3.4.Penyusunan laporan capaian belajar peserta didik

1.3. Asesmen, umpan balik, dan pelaporan yang berpusat pada peserta didik

1.3.1. Perancangan asesmen yang berpusat pada peserta didik

1.3.2 Pelaksanaan asesmen yang berpusat pada peserta didik

1.3.3 Umpan balik terhadap peserta didik mengenai pembelajaran

nya

1.3.5.Komunikasi laporan capaian belajar peserta didik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

24 of 79

Praktik Baik

  1. Tiap peserta membaca contoh perilaku teramati dari tiap sub-indikator.
  2. Tiap peserta secara bergantian membagikan cerita tentang praktik baik yang pernah ia lakukan atau alami. Jika tidak pernah melakukan / mengalaminya, peserta dapat menceritakan pengalaman dari guru yang ia kenal.
  3. Setelah masing-masing peserta membagikan pengalaman atau cerita praktik baik, kelompok mengisi kolom ‘Perilaku Guru yang Teramati’ dalam bentuk poin-poin.

Kompetensi Pedagogik

Tugas Individual

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

25 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

1.1.Lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi peserta didik

1.1.1.Pengelolaan perilaku peserta didik yang sulit

1.1.2 Pengelolaan kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

1.1.3 Rasa aman dan nyaman peserta didik dalam proses pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

26 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

1.2 Pembelajaran efektif

yang berpusat pada peserta didik

1.2.1. Desain pembelajaran yang terstruktur dan berurutan untuk mencapai tujuan pembelajaran

1.2.2 Desain pembelajaran yang relevan dengan kondisi di sekitar sekolah dengan melibatkan peserta didik

1.2.3 Pemilihan dan penggunaan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran

1.2.4 Instruksi pembelajaran yang mencakup strategi dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik

1.2.5 Penggunaan teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) secara adaptif dalam pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

27 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

1.3. Asesmen, umpan balik, dan pelaporan yang berpusat pada peserta didik

1.3.1. Perancangan asesmen yang berpusat pada peserta didik

1.3.2 Pelaksanaan asesmen yang berpusat pada peserta didik

1.3.3 Umpan balik terhadap peserta didik mengenai pembelajarannya

1.3.4. Penyusunan laporan capaian belajar peserta didik

1.3.5. Komunikasi laporan capaian belajar peserta didik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

28 of 79

Aktivitas Kelompok

INSTRUKSI

  1. Peserta menyusun kanvas rencana pembelajaran sederhana pada flip chart.
  2. Peserta menuliskan indikator dalam kompetensi pedagogik pada bagian dalam rencana pembelajaran yang disusunnya.
  3. Peserta berbagi peran untuk menjadi narator, guru, dan peserta didik, serta menampilkan skenario berdasarkan kanvas pembelajaran yang telah kelompok peserta susun.

Sasaran

Peserta Didik

isian

Tujuan Pembelajaran

Langkah-Langkah Pembelajaran

Alat dan Bahan

Rencana Asesmen Sumatif

Catatan = cara agar peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman

Indikator Kompetensi Pedagogik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

29 of 79

Aktivitas Kelompok

Kanvas Rencana

Pembelajaran

Sasaran

Peserta Didik

Peserta didik kelas 2 SD

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu memahami perkalian bilangan

Langkah-Langkah Pembelajaran

  1. Murid diperkenalkan dengan alat dan bahan pembelajaran.
  2. Murid diperkenalkan dengan konsep perkalian seperti 2 potong stroberi x 3 gelas = 12 stroberi.
  3. Anak membuat teh buah berdasarkan pesanan.

Alat dan Bahan

  1. Buah - buahan
  2. Gelas kertas
  3. Teh

Rencana Asesmen Sumatif

Asesmen dengan projek peserta didik membuat teh buah sambil mempresentasikan pemahamannya terkait dengan perkalian bilangan.

Catatan = cara agar peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman

  1. Menyusun pembelajaran yang menyenangkan.
  2. Tidak menghakimi peserta didik yang sulit untuk memahami pelajaran.

Indikator Kompetensi Pedagogik

A.______

B.______

Contoh Rencana Pembelajaran :

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

30 of 79

Kompetensi

Kepribadian

Menjadi Pembelajar

Sepanjang Hayat

90”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

31 of 79

Mari kita cek pasangan

Indikator dan Sub-indikator

2.1.1 Makna, tujuan, dan pandangan hidup berdasarkan prinsip moral dan keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa

2.1.2. Pengelolaan emosi dalam menjalankan peran sebagai guru

2.1.3 Penerapan kode etik dalam menjalankan tugas dan peran sebagai guru

2.1. Kematangan moral, emosi, dan spiritual untuk

berperilaku sesuai dengan kode etik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

32 of 79

Mari kita cek pasangan

Indikator dan Sub-indikator

2.2. Pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi

2.2.1. Refleksi dan perencanaan kebutuhan pengembangan diri yang berpusat pada peserta didik

2.2.2 Cara adaptif melakukan pengembangan diri untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada

peserta didik

2.2.3. Penerapan hasil pengembangan diri untuk meningkatkan pembelajaran

peserta didik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

33 of 79

Mari kita cek pasangan

Indikator dan Sub-indikator

2.3. Orientasi Berpusat pada Peserta Didik

2.3.1. Interaksi aktif dan empatik terhadap peserta didik

2.3.2. Respek terhadap hak peserta didik dalam menjalankan peran sebagai guru

2.3.3. Kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan peserta didik sebagai individu dan kelompok

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

34 of 79

Perilaku Teramati

  1. Tiap peserta membaca contoh perilaku teramati dari tiap sub-indikator.
  2. Tiap peserta secara bergantian membagikan cerita tentang praktik baik yang pernah ia lakukan atau alami. Jika tidak pernah melakukan / mengalaminya, peserta dapat menceritakan pengalaman dari guru yang ia kenal.
  3. Setelah masing-masing peserta membagikan pengalaman atau cerita praktik baik, kelompok mengisi kolom ‘Perilaku Guru yang Teramati’ dalam bentuk poin-poin.

Kompetensi Kepribadian

Tugas Individual

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

35 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Contoh Perilaku

Praktik Baik Guru

2.1 Kematangan moral, emosi, dan spiritual untuk berperilaku sesuai dengan kode etik guru

2.1.1.Makna, tujuan, dan pandangan hidup guru berdasarkan prinsip moral dan keyakinannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Bu Yuni bukan hanya aktif mengajar di sekolah, Bu Yuni juga aktif mengikuti kajian agama dan menjadi guru sekolah minggu di gerejanya. Murid-murid selalu melihat Bu Yuni berdoa sebelum dan sesudah makan.

2.1.2.Pengelolaan emosi dalam menjalankan peran sebagai pendidik

Pak Baja sedang kurang enak badan, bukannya menyelesaikan tugas, murid-murid malah terus ramai dan bercanda. Pak baja sudah mengingatkan mereka 3 kali. Karena sangat lelah dan marah, Pak Baja memutuskan meninggalkan kelas selama 5 menit untuk menenangkan diri.

2.1.3. Penerapan kode etik guru dalam bekerja dan pembelajaran

Meskipun banyak murid-muridnya meminta Bu Ifa untuk memberikan les privat di luar jam sekolah dengan biaya yang cukup menarik, Bu Ifa tidak mengambil kesempatan tersebut untuk menghindari konflik kepentingan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

36 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Contoh Perilaku

Praktik Baik Guru

2.2. Pengembangan diri melalui kebiasaan

refleksi

2.2.1.Refleksi dan perencanaan kebutuhan pengembangan diri yang berpusat pada peserta didik

Pak Rudi melihat anak-anak mulai bosan di kelas Biologi yang diampunya. Pak rudi lalu membuat survey kecil-kecilan untuk meminta umpan balik dari murid-muridnya. Dari masukan murid-muridnya, Pak Rudi menyadari bahwa ia perlu melakukan variasi strategi mengajar agar tidak itu-itu saja, dan mulai melibatkan teknologi tepat guna dalam pembelajaran.

2.2.2.Cara adaptif melakukan pengembangan diri untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

Pak Rudi menyadari kebutuhan pengembangan diri terkait strategi pembelajaran dan penggunaan teknologi tepat guna dalam pembelajaran. Saat ini sekolah belum dapat mengeluarkan anggaran untuk pelatihan. Pak Rudi mencari cara lain dengan mengikuti webinar-webinar, dan bergabung dalam komunitas belajar terdekat di kotanya untuk mendapatkan contoh praktik baik guru lain.

2.2.3.Penerapan hasil pengembangan diri untuk meningkatkan pembelajaran peserta didik

Setelah mengikuti pelatihan mengenai asesmen bulan lalu, Bu Ajeng mulai merencanakan asesmen awal pembelajaran untuk mengenali kemampuan awal murid dan kebutuhan belajar mereka.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

37 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Contoh Perilaku

Praktik Baik Guru

2.3.Orientasi Berpusat pada Peserta Didik

2.3.1 Interaksi aktif dan empat terhadap peserta didik

Setiap pagi Bu Erni memulai pembelajaran dengan kegiatan “morning circle” bu Erni meluangkan waktu untuk mengecek kondisi murid di awal kelas. Mendengarkan murid-murid saling berbagi cerita, dan terkadang Bu Erni bersama murid-muridnya berdiskusi mengenai hal-hal yang sedang hangat terjadi. Murid-murid tidak pernah sungkan berkomunikasi dengan Bu Erni.

2.3.2 Respek terhadap hak peserta didik dalam menjalankan peran sebagai guru

Bu Runi selaku kepala sekolah di SD Maju Jaya Jaya Jaya selalu meminta ijin dan menanyakan apakah orang tua murid keberatan jika photo anaknya dipublikasikan terkait kegiatan sekolah di sosial media sekolah.

2.3.3. Kepedulian terhadap keselamatan dan keamanan peserta didik sebagai individu dan kelompok

Pak Dimas meyakinkan semua murid memahami prosedur kerja di laboratorium Kimia. Pak Dimas memberikan sosialisasi dan penjelasan penggunaan alat dan materi di awal pembelajaran, menempelkan poster-poster pengingat di dalam lab untuk memastikan keamanan semua murid.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

38 of 79

Pak Kepri/Bu Badi

Instruksi :

  1. Peserta membaca tiap sub-indikator/ indikator pada kompetensi kepribadian dan perilaku teramati dari masing-masing sub-indikator.
  2. Peserta, secara berkelompok, membuat poster bergambar sosok guru yang mencerminkan kompetensi kepribadian sesuai perilaku teramati.
  3. Terakhir, perwakilan dari kelompok sukarelawan akan menampilkan di forum besar.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

39 of 79

Contoh

30”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

40 of 79

Kompetensi

Sosial

Membangun ekosistem yang kolaboratif

90”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

41 of 79

Komunikata

  1. Tiap kelompok peserta berbaris memanjang ke belakang
  2. Peserta paling depan akan menerima satu kalimat dari lead fasilitator
  3. Peserta paling depan akan menyampaikan kepada rekan selanjutnya kalimat tersebut dengan gerakan tanpa suara
  4. Setiap kalimat yang akan diteruskan berhubungan dengan kata kunci di masing - masing sub indikator.
  5. Anggota kelompok yang berada di paling akhir harus menebak kata yang disampaikan dengan menuliskannya pada sticky note.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

42 of 79

Kompetensi Sosial

(Indikator dan Sub Indikatornya)

Kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran

Keterlibatan orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran

Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk peningkatan pembelajaran

3.1.1. Komunikasi efektif dengan warga sekolah yang mengarah pada peningkatan pembelajaran

3.2.1. Pendampingan orang tua/wali dalam mendukung pembelajaran di rumah yang berpusat pada peserta didik

3.3.1. Berpartisipasi pada beragam peran untuk pemecahan masalah pembelajaran dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas

3.1.2. Pengorganisasian tugas-tugas bersama rekan sejawat untuk peningkatan pembelajaran

3.1.3. Inisiatif berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan pembelajaran

3.2.2. Pelibatan pengetahuan, keahlian, dan perspektif orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

3.3.2. Berbagi praktik baik dan karya untuk peningkatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam organisasi dan jejaring yang lebih luas

3.1

3.2

3.3

5”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

43 of 79

Kasus 1

Sebagai guru, Anda terlibat dalam penyelenggaraan pameran karya murid dimana kegiatan tersebut memerlukan kolaborasi semua guru di sekolah. Ada rekan kerja yang memprotes pembagian tugas karena tugasnya terlalu banyak.

Kasus 2

Dalam suatu forum diskusi organisasi profesi yang diikuti oleh guru, topik yang diangkat adalah masalah manajemen kelas yang dialami oleh beberapa anggota. Anda memiliki pendapat yang bertolak belakang dengan mayoritas pendapat peserta diskusi.

Aktivitas 2: Studi Kasus

30”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

44 of 79

Aktivitas 2: Studi Kasus

Anda akan bekerja dalam kelompok.

Pilih 1 kasus yang ingin didiskusikan.

Silahkan diskusikan dalam kelompok masing-masing:

  1. Apa yang Anda lakukan jika berada pada situasi tersebut mengacu pada sub-indikator pada Kompetensi Sosial?
  2. Sebutkan sub-indikator yang terkait dengan solusi yang Anda lakukan!

Presentasikan hasil diskusi anda kepada satu kelompok lain dalam waktu 3 menit.

10”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

45 of 79

Soal

Jawaban

Apa yang Anda lakukan jika berada pada situasi tersebut mengacu pada sub-indikator pada Kompetensi Sosial?

Sebutkan sub-indikator yang terkait dengan solusi yang Anda lakukan!

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

46 of 79

Aktivitas

Mari Bermain Peran!

60”

Peserta akan melaksanakan aktivitas bersama kelompok.

Masing-masing kelompok akan memperagakan sebuah cerita berdasarkan 3 (tiga) indikator dalam Kompetensi Sosial dengan konteks sebagai berikut.

Konteks : Dalam cerita tersebut, terdapat satu tokoh yang berperan sebagai guru dalam suatu satuan pendidikan. Guru tersebut ingin membuat program pelatihan kompetensi guru.

Gambarkan situasi yang menunjukkan konteks tersebut.

Tuliskan bunyi indikator serta sub-indikator yang Anda dapatkan dari hasil undian pada flipchart dan bentuk perilakunya.

Rancang dalam flip chart judul serta perilaku yang muncul dalam cerita.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

47 of 79

Praktik Baik

  1. Tiap peserta membaca contoh perilaku teramati dari tiap sub-indikator.
  2. Tiap peserta secara bergantian membagikan cerita tentang praktik baik yang pernah ia lakukan atau alami. Jika tidak pernah melakukan / mengalaminya, peserta dapat menceritakan pengalaman dari guru yang ia kenal.
  3. Setelah masing-masing peserta membagikan pengalaman atau cerita praktik baik, kelompok mengisi kolom ‘Perilaku Guru yang Teramati’ dalam bentuk poin-poin.

Kompetensi Sosial

Tugas Individual

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

48 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

3.1 Kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran

3.1.1. Komunikasi efektif dengan warga sekolah yang mengarah pada peningkatan pembelajaran

3.1.2. Pengorganisasian tugas-tugas bersama rekan sejawat untuk peningkatan pembelajaran

3.1.3. Inisiatif berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

49 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

3.2 Keterlibatan orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran

3.2.1. Pendampingan orang tua/wali dalam mendukung pembelajaran di rumah yang berpusat pada peserta didik

3.2.2. Pelibatan pengetahuan, keahlian, dan perspektif orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

50 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

3.3 Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk peningkatan pembelajaran

3.3.1. Berpartisipasi pada beragam peran untuk pemecahan masalah pembelajaran dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas

3.3.2. Berbagi praktik baik dan karya untuk peningkatan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam organisasi dan jejaring yang lebih luas

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

51 of 79

Kompetensi

Profesional

Pengetahuan yang Berpusat pada

Peserta Didik

90”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

52 of 79

Mari

Investigasi

Mari kita uji pemahaman, apakah praktik yang dilakukan guru sudah mencerminkan Kompetensi Profesional dalam Model Kompetensi 2626 dengan bermain “setuju / tidak setuju”.

15”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

53 of 79

Mari Investigasi

Sebelum menyusun pembelajaran, guru melakukan asesmen awal untuk mengetahui kebutuhan belajar peserta didik.

Setuju

Praktik yang Salah

Tidak Setuju

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

54 of 79

Mari Investigasi

Peserta didik yang memiliki kebutuhan khusus sebaiknya hanya disekolahkan di satuan khusus.

Setuju

Praktik yang Salah

Tidak Setuju

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

55 of 79

Mari Investigasi

Struktur pembelajaran sebaiknya disampaikan secara acak dan tidak perlu berkaitan dengan tujuan pembelajaran.

Setuju

Tidak Setuju

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

56 of 79

Kompetensi Profesional

(indikator dan sub indikator)

Pengetahuan konten pembelajaran dan cara mengajarkannya

Karakteristik dan cara belajar peserta didik

Kurikulum dan cara menggunakannya

4.1.1. Struktur dan alur pengetahuan dari suatu bidang keilmuan yang relevan untuk pembelajaran

4.2.1. Tahapan perkembangan dan karakteristik yang relevan dengan kebutuhan belajar

4.3.1. Penggunaan kurikulum dalam proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

4.1.2. Identifikasi pengetahuan konten yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran

4.1.3. Pengorganisasian pengetahuan konten yang relevan terhadap pembelajaran

4.2.2. Latar belakang sosial, budaya, agama dan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan belajar peserta didik

4.3.2. Penggunaan asesmen untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

4.2.3. Potensi, minat dan cara belajar peserta didik yang relevan dengan kebutuhan belajar

4.3.3. Penggunaan strategi untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

4.2.4. Karakteristik dan cara belajar peserta didik penyandang disabilitas

4.3.4. Penggunaan strategi pembelajaran yang efektif untuk capaian belajar literasi dan numerasi peserta didik

4.1

4.2

4.3

4.2.5. Keragaman kebutuhan belajar peserta didik untuk pembelajaran yang inklusif

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

57 of 79

Pak Aldi adalah seorang guru matematika kelas 3 SD. Di dalam kelas, siswa baru saja memulai belajar perkalian. Sebelum merencanakan pembelajaran, Pak Aldi berusaha memahami alur pengetahuan dan konsep terkait perkalian. Saat ini sekolah Pak Aldi menggunakan kurikulum merdeka. Pak Aldi mencoba mempelajari CP matematika kelas 3 dan mencoba membuat alur tujuan pembelajaran.

Skenario

Mari Melihat Contoh Praktik Baik Guru

Activity 2

30”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi�Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan

58 of 79

Refleksi

Apa poin yang paling Anda ingat dari sesi Kompetensi Profesional ini?

Instruksi:

Grup menulis di sticky notes. 1-2 orang sukarelawan membagikan hasil jawabannya.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

59 of 79

Aktivitas 3

Mari Membuat Poster

Setiap kelompok akan mendapatkan pembagian indikator dari kompetensi profesional.

Kelompok diminta untuk membuat poster edukasi yang menggambarkan indikator yang diterima.

Poster tersebut harus memuat narasi / bunyi indikator tersebut dan menggarisbawahi kata kunci indikator, serta menyertakan visual yang mendukung.

30”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

60 of 79

Contoh Poster

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

61 of 79

Tugas Individu

Praktik Baik

  1. Tiap peserta membaca contoh perilaku teramati dari tiap sub-indikator.
  2. Tiap peserta secara bergantian membagikan cerita tentang praktik baik yang pernah ia lakukan atau alami. Jika tidak pernah melakukan / mengalaminya, peserta dapat menceritakan pengalaman dari guru yang ia kenal.
  3. Setelah masing-masing peserta membagikan pengalaman atau cerita praktik baik, peserta mengisi kolom ‘Perilaku Guru yang Teramati’ dalam bentuk poin-poin.

Kompetensi Profesional

Tugas Individual

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

62 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

4.1 Kolaborasi untuk peningkatan pembelajaran

4.1.1. Struktur dan alur pengetahuan dari suatu bidang keilmuan yang relevan untuk pembelajaran

4.1.2. Identifikasi pengetahuan konten yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran

4.1.3. Pengorganisasian pengetahuan konten yang relevan terhadap pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

63 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

4.2 Keterlibatan orang tua/wali dan masyarakat dalam pembelajaran

4.2.1. Tahapan perkembangan dan karakteristik yang relevan dengan kebutuhan belajar

4.2.2. Latar belakang sosial, budaya, agama dan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan belajar peserta didik

4.2.3. Potensi, minat dan cara belajar peserta didik yang relevan dengan kebutuhan belajar

4.2.4. Karakteristik dan cara belajar peserta didik penyandang disabilitas

4.2.5. Keragaman kebutuhan belajar peserta didik untuk pembelajaran yang inklusif

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

64 of 79

Indikator

Sub - Indikator

Kata Kunci

Contoh Perilaku

4.3 Keterlibatan dalam organisasi profesi dan jejaring yang lebih luas untuk peningkatan pembelajaran

4.3.1. Penggunaan kurikulum dalam proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

4.3.2. Penggunaan asesmen untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

4.3.3. Penggunaan strategi untuk meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik

4.3.4. Penggunaan strategi pembelajaran yang efektif untuk capaian belajar literasi dan numerasi peserta didik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

65 of 79

Level

Penguasaan

Kompetensi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

66 of 79

Level 5 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Ahli

Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru membimbing guru lain dalam mengembangkan dan menggunakan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Level 4 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Mumpuni

Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru berkolaborasi dan berbagi praktik baik dengan guru-guru lainnya untuk mengembangkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Level 3 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Menengah

Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru mengevaluasi dan merancang perbaikan terhadap pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Level 2 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Dasar

Pemaknaan level penguasaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru menerapkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Level 1 - Tingkat Penguasaan Kompetensi Paham

Pemaknaan level penguasaaan kompetensi ini ditunjukkan dengan kemampuan Guru memahami pengetahuan tentang prinsip-prinsip teori dan praktik dalam mengelola pembelajaran, pengetahuan profesional, pengelolaan diri, serta pengelolaan relasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

67 of 79

Level Penguasaan Kompetensi

Guru

Di dalam kelompok Anda, silahkan menjodohkan level kompetensi guru 1-5 berdasarkan indikator yang diberikan secara acak, dalam waktu 2 menit.

30”

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

68 of 79

Lembar Kerja

Yuk, Kita Cari Pasangannya!

Kemampuan guru untuk memahami pengetahuan tentang

prinsip-prinsip, konsep, teori dan praktik

Level 2

Kemampuan guru untuk menerapkan pengetahuan tentang

prinsip-prinsip, konsep, teori, dan praktik

Level 1

Kemampuan guru untuk menganalisis prinsip-prinsip, konsep, teori, dan praktik

Level 5

Kemampuan guru membimbing rekan sejawat dengan menggunakan agensi diri dalam mengembangkan dan menggunakan pengetahuan tentang prinsip-prinsip, teori, dan praktik

Level 3

Kemampuan guru untuk mengevaluasi pengetahuan tentang prinsip- prinsip, konsep, teori, dan praktik

Level 4

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

69 of 79

Pasar Kompetensi

Refleksi yang Menguatkan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

70 of 79

Pertanyaan untuk Memulai

Pasar Kompetensi

  • Hal penting apa yang saya dapatkan selama 2 hari ini?
  • Apa kaitannya model kompetensi ini dengan peran saya saat ini?
  • Jika saya menyosialisasikan model kompetensi guru ini, maka hal baik apa yang akan saya bagikan?
  • Sub-indikator mana yang masih belum saya pahami?
  • Sub-indikator mana yang saya rasa sudah cukup saya pahami?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

71 of 79

Refleksi Bersama

  1. Semua hasil karya pada sesi-sesi sebelumnya diletakkan pada tiga area yang berbeda oleh fasilitator berdasarkan kompetensinya : karya Kompetensi Kepribadian, karya Kompetensi Sosial dan karya Kompetensi Profesional.
  2. Setiap peserta akan dibagikan kartu / sticky notes berwarna merah dan kuning.
  3. Peserta akan berkeliling dan melihat sub-indikator masing-masing kompetensi.
  4. Peserta akan menempelkan kartu merah untuk sub-indikator yang masih perlu pendalaman dan kartu kuning untuk yang dirasa sudah cukup paham.
  5. Sebelum menempelkan kartu pada karya yang mewakili sub-indikator, peserta diminta menuliskan nama peserta dan alasan (sudah paham / butuh pendalaman) pada masing-masing kartu.
  6. Narasumber akan melihat sub-indikator mana yang masih perlu diperdalam dan dilakukan pembahasan bersama.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

72 of 79

Mari Menyusun

Rencana

Tindak lanjut

  • Kelompok disesuaikan menjadi kelompok per daerah (JABAR dengan JABAR dst.)
  • Tiap daerah mengisi kanvas rencana tindak lanjut.
  • RTL berupa

rancangan kegiatan yang memudahkan dalam melakukan diseminasi.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

73 of 79

Prinsip Pengembangan Kegiatan

Prinsip ini digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan ragam pilihan kegiatan guru/KS/PS untuk implementasi kebijakan/program baru

  1. Keragaman merespon perubahan. Guru/KS/PS mempunyai keragaman merespon perubahan atau kebijakan/program baru: respon cepat, respon biasa dan respon panik. Karena itu, butuh ragam kegiatan yang menjawab kebutuhan guru pada ketiga respon tersebut.
  2. Perbedaan kecepatan memahami. Guru/KS/PS mempunyai kecepatan memahami yang beragam baik karena kecepatan menerima informasi, kesibukan maupun kapasitas pengelolaan informasi. Karena itu, butuh beragam media informasi dan penyampaian secara bertahap sesuai level kemampuan awal.
  3. Pemberdayaan guru/KS/PS berdaya. Guru/KS/PS mempunyai kapasitas dan membuat terobosan. Karena itu, kenali guru berdaya beserta karya/produknya yang telah ada atau berpotensi ada untuk dilibatkan dan diberdayakan.

74 of 79

Prinsip Pengembangan Kegiatan

  1. Menguatkan komunitas. Guru/KS/PS belajar lebih efektif dari sesama guru. Karena itu, penyediaan perangkat/konten dan kegiatan aktivasi komunitas belajar terhadap suatu program/kebijakan jadi kunci.
  2. Membangun kolaborasi. Kenali pihak atau mitra pembangunan yang mempunyai misi dan kegiatan sejalan untuk diajak melakukan kolaborasi mencapai tujuan.

75 of 79

Contoh Pengisian Refleksi

Aspek

Respon Cepat

Respon Biasa

Respon Panik

Sikap terhadap perubahan

Responsif

Netral, cenderung terpaksa

Panik, cari bantuan

Kemauan belajar

Cepat belajar

Belajar bersama

Tidak belajar

Pengerjaan pengelolaan kinerja

Mengerjakan sendiri dan membantu

Mengerjakan sendiri atau dengan bantuan

Mengerjakan dengan bantuan atau sama sekali tidak mengerjakan

Perkiraan Jumlah

Sekitar 10%*

Sekitar 60%*

Minimal 30%*

Ceklis jika Anda menemukan sasaran peserta yang menunjukkan kriteria di atas

V

V

Sasaran mana yang akan Anda tindak lanjut lebih dulu?

V

Kebutuhan dukungan�(Strategi)

contoh : Pengakuan dan Insentif alamiah (arahan bentuk dukungan yang direkomendasikan)

Contoh : Dukungan di komunitas belajar dan Akselerasi peran (dapat sorotan atau naik sebagai guru pintar)

Contoh: Menenangkan dengan menjelaskan miskonsepsi dan Asistensi personal (seperti pengerjaan bersama/ terbimbing)

Catatan

Terpecah dua:

  1. Idealis: tanpa pamrih dan berkomunitas
  2. Oportunis: jual jasa, potensi membuat panik

Potensi perubahan ekosistem ada pada kelompok ini

  • Terpecah dua: mau repot dan terima jadi
  • Ada upaya sengaja merawat kepanikan kelompok ini

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

76 of 79

KERANGKA PENGISIAN -

Rencana Tindak Lanjut

Sasaran

Tujuan Kegiatan

Strategi Kegiatan

Pihak yang diajak bekerjasama

Kapan Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi ini

  1. Kelompok disesuaikan menjadi kelompok per daerah.
  2. Tiap kelompok daerah mengakses kanvas Rencana Tindak Lanjut yang telah dibagikan.
  3. Tiap unsur berdiskusi dan membagikan rencana tindak lanjut sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

77 of 79

CONTOH - Rancangan Tindak Lanjut

Sasaran

Guru dengan respon biasa terhadap Model Kompetisi

Tujuan Kegiatan

Mempersuasi 5 guru di satuan saya untuk bergabung di komunitas belajar.

Strategi Kegiatan

  • Memberikan usulan kepada guru untuk bergabung dengan komunitas belajar.
  • Mencari kontak komunitas belajar dari dinas pendidikan di kota/kabupaten saya.
  • Memberikan nomor komunitas belajar kepada pengawas sekolah.
  • Memastikan / follow up kepada pengawas sekolah.
  • Memberikan video inspirasi praktik baik bagi guru
  • Mencari video inspirasi praktik baik yang menurut saya mudah dipahami.
  • Mengunduh video inspirasi praktik baik dan membagikannya kepada guru.
  • Memastikan guru mengimbaskan kepada guru-guru lain di sekolah.

Pihak yang diajak bekerjasama

  • Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten
  • PMM

Kapan Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi ini

Minggu Kedua bulan April 2024.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

78 of 79

Tempat Unggah Form

Rencana Tindak Lanjut

FORM RENCANA TINDAK LANJUT

https://bit.ly/RTL2626

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

79 of 79

Tempat Unggah Lembar Kerja Peserta

https://bit.ly/FileLembarKerja2626

Dikumpulkan dalam bentuk file ppt

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi