KONTROL KOLAM IKAN LELE
Dipresentasikan oleh :
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
KELOMPOK 20
MODUL 4
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
ANGGOTA KELOMPOK :
2410953008
NABILA ASYIFA
2410951001
NISRINA AZIZAH
2410952043
FAKHRY SULTHAN IRSHADI
2410951026
RAFI HIDAYAT
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
Untuk mempermudah pemantauan, digunakan sensor LDR untuk mendeteksi cahaya dan sensor hujan untuk mengetahui turunnya hujan. Ketika cahaya terlalu tinggi, keluaran LED dari sensor LDR dapat menyala sebagai indikator agar kolam segera ditutup . Sementara itu, ketika sensor hujan mendeteksi tetesan air, buzzer berbunyi sebagai tanda peringatan agar air hujan tidak masuk berlebihan ke kolam.
Dengan sistem kontrol ini, peternak dapat mengetahui perubahan kondisi secara cepat tanpa harus selalu berada di kolam. Teknologi sensor ini membantu menjaga kondisi kolam tetap stabil dan mendukung keberhasilan budidaya lele secara praktis, efisien, dan responsif terhadap perubahan cuaca.
LATAR BELAKANG
Budidaya ikan lele saat ini menjadi salah satu pilihan usaha yang banyak dikembangkan karena perawatannya yang relatif mudah dan permintaan pasar yang terus meningkat. Namun, dalam praktiknya, kolam lele tetap membutuhkan perhatian yang serius, terutama pada kondisi lingkungan kolam. Faktor cahaya dan kondisi cuaca seperti hujan sangat mempengaruhi kenyamanan ikan serta kualitas air. Cahaya berlebih dapat meningkatkan suhu dan memicu pertumbuhan lumut, sedangkan hujan dapat mengubah pH, ketinggian air, dan kadar oksigen secara tiba-tiba, sehingga membuat ikan stres dan menurunkan hasil budidaya.
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
1.Bagaimana merancang sistem kontrol kolam ikan lele yang mampu mendeteksi perubahan intensitas cahaya secara otomatis menggunakan sensor LDR
2.Bagaimana sistem kontrol dapat memberikan indikator berupa LED ketika intensitas cahaya melebihi batas normal pada kolam
3.Bagaimana merancang sistem kontrol kolam ikan lele yang mampu mendeteksi adanya hujan secara otomatis menggunakan sensor hujan?
4.Bagaimana sistem kontrol memberikan indikator berupa buzzer ketika mendeteksi adanya cuaca hujan
RUMUSAN MASALAH
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
1.Untuk merancang sistem kontrol kolam ikan lele yang mampu mendeteksi perubahan intensitas cahaya secara otomatis menggunakan sensor LDR.
2.Untuk menghasilkan indikator berupa LED yang menyala ketika intensitas cahaya melebihi batas normal pada kolam.
3.Untuk merancang sistem kontrol pendeteksi hujan yang dapat mendeteksi adanya cuaca hujan di lingkungan kolam
4.Untuk menghasilkan indikator berupa buzzer yang menyala ketika terdeteksi adanya cuaca hujan
TUJUAN PROJECT
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
ALAT DAN BAHAN
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
11. LED Putih ( 1 Buah)
12. Buzzer ( 1 Buah)
13. Konektor DC ( 1 Buah)
14. Stepdown Konverter DC To Dc ( 1 Buah)
15. Bread Board ( 1 Buah)
16. Box Bening ( 1 Buah)
17. Kabel PCB
18. Resistor 10k ohm (1 Buah)
Sensor hujan bekerja dengan cara mendeteksi tetesan air yang jatuh ke permukaannya. Ketika hujan mulai turun, permukaan sensor menjadi basah sehingga sensor mengirimkan sinyal ke mikrokontroler bahwa hujan terdeteksi. Setelah sinyal diterima, sistem langsung mengaktifkan buzzer sebagai tanda peringatan untuk peternak. Bunyi buzzer ini berfungsi memberikan informasi bahwa kolam perlu segera ditutup atau diperiksa agar air hujan tidak terlalu banyak masuk dan mengganggu kondisi air kolam. Dengan cara ini, peternak dapat mengetahui turunnya hujan tanpa harus terus berada di dekat kolam dan dapat bertindak lebih cepat untuk menjaga kenyamanan ikan lele.
PRINSIP KERJA
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
Sensor Hujan (Rain)
Sensor LDR 4 pin bekerja dengan cara merespons perubahan cahaya di sekitar kolam. Ketika cahaya matahari mengenai permukaan sensor, nilai sensornya akan berubah sesuai tingkat terang yang diterima. Dua pin pada LDR digunakan sebagai sumber tegangan dan ground, sedangkan dua pin lainnya mengirimkan sinyal ke mikrokontroler. Saat cahaya di kolam terlalu terang, sensor akan memberikan sinyal bahwa intensitas cahaya sudah melebihi batas yang ditentukan. Setelah sinyal diterima, sistem akan menyalakan LED sebagai tanda peringatan bagi peternak. Dengan adanya LED ini, peternak bisa langsung mengetahui bahwa kondisi cahaya sedang tinggi dan kolam perlu segera diberi penutup agar suhu air tetap stabil dan ikan tidak stres.
SENSOR LDR 4 PIN
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
TL082 adalah rangkaian operational amplifier (op-amp) dengan dua penguat (dual op-amp) di dalam satu IC. Op-amp ini memiliki impedansi input tinggi, noise rendah, serta kecepatan respon yang baik sehingga cocok digunakan untuk rangkaian sensor, penguat sinyal, dan sistem kontrol.
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
OP AMP (TL 082)
Prinsip Kerja:
Transistor D882 adalah transistor NPN tipe daya menengah yang umum digunakan sebagai saklar (switch) atau penguat arus pada berbagai rangkaian elektronik. Komponen ini sering dipakai untuk menggerakkan beban seperti relay, motor kecil, atau LED berarus besar.
TRANSISTOR D882
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
Prinsip Kerja:
Trimpot adalah komponen elektronika berupa potensiometer kecil yang digunakan untuk melakukan penyetelan (kalibrasi) nilai resistansi secara presisi pada suatu rangkaian. Komponen ini biasanya digunakan untuk mengatur sensitivitas sensor, level tegangan referensi, gain op-amp, atau parameter lainnya yang perlu disesuaikan.
TRIMPOT
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
Prinsip Kerja:
Relay adalah komponen elektromechanical yang digunakan sebagai saklar (switch) yang dikendalikan secara listrik. Relay memungkinkan rangkaian bertegangan kecil mengontrol perangkat dengan tegangan atau arus yang lebih besar, seperti lampu, motor, atau sistem daya.
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
RELLAY
Prinsip Kerja:
Resistor adalah komponen elektronika pasif yang digunakan untuk menghambat arus listrik dalam rangkaian. Komponen ini berfungsi mengatur besarnya arus, pembagi tegangan, serta melindungi komponen lain dari arus berlebih.
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
RESISTOR
Prinsip Kerja:
Buzzer adalah komponen elektronika yang menghasilkan suara berupa bunyi “beep” sebagai indikator atau alarm. Komponen ini banyak digunakan pada rangkaian peringatan, timer, sensor, dan sistem keamanan.
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
BUZZER
Prinsip Kerja:
LED (Light Emitting Diode) adalah komponen elektronika yang memancarkan cahaya ketika dialiri arus listrik. LED digunakan sebagai indikator, penerangan, dan penanda status pada berbagai rangkaian elektronik.
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
LED
Prinsip Kerja:
SENSOR ANALOG (LDR)
SENSOR DIGITAL (RAIN SENSOR)
RANGKAIAN PROTEUS
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
RANGKAIAN YANG SUDAH JADI
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
FLOWCHART
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
Questions and Answer
DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS ANDALAS
PRAKTIKUM ELEKTRONIKA