1 of 32

BAB 2 �Perubahan Sosial Budaya dan Globalisasi

2 of 32

A. Perubahan Sosial Budaya

  • Perubahan Bangsa Indonesia dari Sebelum Merdeka Menjadi Bangsa yang Merdeka

3 of 32

Perbedaan kondisi apa yang dapat kamu lihat dari gambar di atas? Dalam gambar menunjukkan keadaan bangsa Indonesia ketika terjadi penjajahan, proklamasi kemerdekaan, pembangunan yang semakin berkembang sampai dengan keadaan di mana kebebasan berbicara mulai diundangkan dan kemudian berdampak pada banyak terjadi demonstrasi. Perubahan sosial budaya meliputi berbagai hal seperti cara berpikir, berperilaku, dan alat-alat.

Kingsley

Davis dalam Soerjono Soekanto (2014) mengatakan bahwa perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan dalam kebudayaan mencakup hal-hal seperti kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, dan filsafat. Menurutnya perubahan sosial sebagai perubahan pada sistem sosial, struktur, dan fungsi masyarakat. Apa saja yang termasuk perubahan sosial dan perubahan budaya? Perubahan sosial misalnya perubahan perilaku remaja, perubahan nilai dan norma dalam masyarakat, perubahan pada peran perempuan dan laki-laki serta masih banyak perubahan lainnya. Budaya dapat diartikan sebagai hasil cipta rasa karsa manusia.

Dengan demikian perubahan sosial budaya merupakan penggunaan istilah yang dapat digunakan untuk mencakup kedua jenis perubahan yang terjadi.

4 of 32

1. Bentuk Perubahan Sosial Budaya

5 of 32

a. Perubahan Dilihat dari Waktunya

1). Perubahan Sosial Lambat atau Evolusi

2). Perubahan Sosial Cepat atau Revolusi

Revolusi adalah perubahan sosial yang berlangsung dalam waktu yang cepat dan hal-hal mendasar dalam masyarakat ikut mengalami perubahan.

6 of 32

Akibat revolusi industri

  1. Proses mekanisasi dalam usaha industri
  2. Perdagangan makin berkembang
  3. Transportasi lancar
  4. Berkembangnya urbanisasi
  5. Terjadinya kesenjangan sosial

7 of 32

b. Perubahan Dilihat dari Pengaruhnya

  • Perubahan yang Pengaruhnya Kecil Perubahan yang pengaruhnya kecil artinya perubahan tersebut hanya dianut oleh sebagian kecil orang yang menyukainya saja sehingga perubahan ini tidak membawa pengaruh berarti bagi sebagian besar masyarakat.
  • Perubahan yang Pengaruhnya Besar apakah yang dimaksud dengan perubahan yang pengaruhnya besar? Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang membawa perubahan dalam sendi-sendi kehidupan dalam suatu masyarakat. Dapatkah kamu memberikan contoh mengenai perubahan sosial yang pengaruhnya besar? Industrialisasi merupakan salah satu contoh dari bentuk perubahan ini. Seberapa besar pengaruh proses industrialisasi? Industrialisasi membawa pengaruh besar terhadap berbagai bidang kehidupan di masyarakat.

8 of 32

c. Perubahan Dilihat dari Perencanaannya

  • Perubahan yang Direncanakan/Planned Change Perubahan yang direncanakan atau planned change merupakan perubahan yang memang diinginkan dan dikehendaki oleh masyarakat atau pihak yang menginginkan perubahan Siapakah yang merencanakan pembangunan jalan?Pembangunan jalan direncanakan oleh pihak-pihak yang merencanakan perubahan atau biasa disebut agent of change. Siapa yang dapat dikategorikan sebagai agent of change? Pemerintah, masyarakat, atau tokoh masyarakat dapat menjadi contoh pihak yang berperan dalam merencanakan perubahan.
  • Perubahan yang Tidak Direncanakan/Unplanned Change Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi di luar jangkauan pengawasan masyarakat. Bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir dan sebagainya akan membawa perubahan bagi masyarakat yang mengalaminya. Perubahan sosial budaya yang tidak direncanakan terkadang terjadi sebagai akibat perubahan yang direncanakan. Sebagai contoh, perubahan penggunaan traktor dalam teknologi pertanian merupakan sebuah perubahan yang direncanakan. Kemajuan dan penerapan teknologi tersebut menguntungkan petani karena menghemat tenaga, waktu, dan biaya.

9 of 32

2. Faktor Penyebab dan Penghambat Perubahan Sosial Budaya

10 of 32

1). Kehidupan Masyarakat Terasing

Keadaan masyarakat yang terasing belum tentu kehendak mereka. Hal ini dapat terjadi karena kondisi daerah yang terisolasi dari jalur komunikasi dan transportasi dapat menyebabkan mereka menjadi terisolasi dari masyarakat lain.

2). Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat

Ilmu pengetahuan adalah jendela dari perubahan sosial budaya. Ketika ilmu pengetahuan berkembang dengan baik sudah pasti masyarakat yang bersangkutan akan mengalami perubahan sosial budaya dengan cepat.

3). Sikap Masyarakat yang Tradisional

Pernahkah kamu mendengar atau membaca tentang kisah masyarakat Suku Baduy Dalam atau “Urang Kanekes”? Mereka salah satu suku bangsa di daerah Banten yang masih sangat mengagungkan sikap tradisional warisan dari nenek moyang. Mereka memilih mengisolasi diri dari dunia modern. Anak-anak tidak mereka sekolahkan secara formal.

4). Adanya Prasangka terhadap Hal-hal Baru atau Asing

Merasakan hidup di bawah penjajah selama beratus-ratus tahun membuat bangsa Indonesia banyak yang mengalami trauma, terutama untuk golongan tua. Mereka terkadang mudah merasa curiga dan berprasangka buruk terhadap budaya asing atau hal baru yang berasal dari Barat. Perasaan dan prasangka menimbulkan sikap yang acuh, tidak peduli, bahkan antipati terhadap sesuatu yang baru dari luar masyarakat.

5). Adat Istiadat atau Kebiasaan

Adat merupakan pola perilaku bagi anggota masyarakat yang dilakukan berulang-ulang untuk memenuhi kebutuhan pokok. Adat biasanya bersumber dari nilai tradisional yang telah mengakar pada kehidupan suatu masyarakat. Adat istiadat telah mereka nikmati sebagai bagian dari kehidupan mereka.

11 of 32

B. Globalisasi

Globalisasi diambil dari kata global (universal). Orang yang pertama kali menggunakan istilah globalisasi adalah Theodore Levitte pada tahun 1985. Apa yang dimaksud dengan globalisasi? Menurut Waters dalam Kamanto Sunarto (2004), globalisasi adalah suatu proses sosial yang di dalamnya kendala geografi terhadap pengaturan sosial dan budaya menjadi surut dan manusia menjadi semakin sadar bahwa pengaturan tersebut menjadi semakin surut. Globalisasi menjadikan seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terkait, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru dengan meniadakan batas geografis, ekonomi, sosial, dan budaya. Selain itu, globalisasi mengubah dunia menjadi satu kesatuan yang terwujud dalam bentuk keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia. Keterkaitan itu dapat melalui berbagai macam kontak seperti perdagangan, komunikasi, investasi, perjalanan, dan budaya.

12 of 32

1. Bentuk Globalisasi

a. Globalisasi Bidang Budaya

b. Globalisasi Bidang Komunikasi

c. Globalisasi Bidang Ekonomi

d. Globalisasi Bidang IPTEK

e. Globalisasi Bidang Transportasi

13 of 32

Ciri-ciri globalisasi ekonomi

  1. Beroperasinya suatu perusahaan di lebih dari satu negara. Perusahaan ini memproduksi dan menjual hasil produksinya secara internasional.
  2. Perubahan dalam mencari keuntungan yang kompetitif dan memaksimalkan laba dengan terus-menerus mencari lokasi produksi paling efisien dan murah.
  3. Memiliki kemudahan jangkauan geografis yang membuat perusahaan dengan cepat memindahkan berbagai sumber dan operasi di seluruh dunia
  4. Menguasai tiga perempat perdagangan dan sekitar sepertiga dari seluruh output perekonomian global.
  5. Adanya penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang, dan jasa.
  6. Batas suatu negara akan menjadi kabur.
  7. Keterkaitan antara ekonomi nasional dan internasional semakin erat.
  8. Membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif.
  9. Membuka peluang bagi masuknya produk global ke pasar domestik.

14 of 32

Beberapa faktor membuat globalisasi di bidang ini menjadi semakin berkembang, antara lain adalah sebagai berikut.

    • Manusia menginginkan perubahan karena mereka menuntut hidup yang lebih mudah dan praktis. Teknologi yang dihasilkan sebagai aplikasi dari ilmu pengetahuan kemudian
    • Perkembangan teknologi yang ditandai semakin majunya pendidikan
    • Perkembangan di bidang telekomunikasi yang membuat perkembangan alat transportasi diberitakan dengan cepat ke seluruh penjuru dunia.

15 of 32

2. Dampak Globalisasi

a. Dampak Positif Globalisasi

1). Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

2). Meningkatnya Efektivitas dan Efisiensi

3). Perekonomian Suatu Negara Semakin Meningkat

4). Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat

5). Komunikasi Semakin Cepat dan Mudah

6). Berkembangnya Dunia Pariwisata

7). Perkembangan Alat Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

16 of 32

b. Dampak Negatif Globalisasi

  1. Westernisasi
  2. Demoralisasi
  3. Kesenjangan Sosial Ekonomi
  4. Kriminalitas
  5. Pencemaran Lingkungan
  6. Kenakalan Remaja

17 of 32

Faktor Penyebab Westernisasi

  1. Faktor penyebab terjadinya westernisasi antara lain sebagai berikut!
  2. Kurang penguasaan dan berkembangnya iptek.
  3. Masyarakat yang bersifat konsumtif terhadap barang-barang luar negeri.
  4. Maraknya budaya Barat dan akulturasi (percampuran) budaya.
  5. Kurangnya kesadaran masyarakat memilah budaya yang baik atau buruk.
  6. Munculnya keinginan untuk mencari kebebasan, seperti negara-negara Barat
  7. Meniru gaya berbusana, rambut, serta gaya hidup ke barat-baratan.

18 of 32

Dampak Positif Westernisasi

  1. Dapat menguasai iptek.
  2. Terjadi akulturasi (percampuran) budaya sehingga tidak mengalami kebosanan budaya karena masyarakat selalu menginginkan hal-hal yang baru.
  3. Penggunaan bahasa lain dalam komunikasi meningkatkan wawasan dan pengetahuan.

19 of 32

Dampak Negatif Westernisasi

  1. Lunturnya jiwa nasionalis dan jati diri bangsa.
  2. Melunturkan semangat cinta akan bangsa dan budaya sendiri.
  3. Gaya hidup yang bersifat konsumtif.
  4. Mencari segala sesuatu yang instan.
  5. Budaya Barat yang dikenal dengan konsep liberalisme, yang mengakibatkan munculnya pornografi, pergaulan bebas, dan sebagainya.

20 of 32

Faktor penyebab terjadinya kriminalitas adalah:

  1. pertentangan dan persaingan,
  2. perbedaan ideologi politik,
  3. kepadatan dan komposisi penduduk,
  4. perbedaan kekayaan dan pendapatan, dan
  5. mentalitas yang labil.

21 of 32

Adapun akibat dari kriminalitas di antaranya adalah:

  1. merugikan pihak lain baik material maupun imaterial,
  2. merugikan masyarakat secara keseluruhan,
  3. merugikan negara, dan
  4. mengganggu stabilitas keamanan masyarakat.

22 of 32

Adapun solusi yang dapat dilakukan adalah seperti berikut.

  1. Menegakkan sanksi hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu.
  2. Mengaktifkan peran orang tua dan lembaga pendidikan dalam mendidik anak.
  3. Selektif terhadap budaya asing yang masuk agar tidak merusak nilai budaya bangsa.
  4. Menjaga kelestarian dan kelangsungan nilai dan norma dalam masyarakat.

23 of 32

Kenakalan Remaja

  1. Kenakalan remaja yang menimbulkan korban fisik pada orang lain, seperti perkelahian, perampokan, pembunuhan.
  2. Kenakalan remaja yang menimbukan korban materi, seperti perusakan, pencurian, pencopetan, pemerasan.
  3. Kenakalan remaja yang tidak menimbulkan korban di pihak lain, seperti penyalahgunaan narkoba.
  4. Kenakalan yang melawan status, sebagai pelajar dengan cara membolos, mengingkari status sebagai anak dengan cara pergi dari rumah atau membantah perintah orang tua.
  5. Kenakalan remaja nonkriminal adalah remaja yang cenderung tertarik pada kesenangan yang sifatnya menyendiri, apatis terhadap kegiatan masyarakat atau sekolah, melamun, mudah tersinggung, dan sebagainya.
  6. Perasaannya sangat peka dan mudah terluka, cepat tersinggung dan membesar-besarkan kekurangannya sendiri.

24 of 32

Gejala dari kenakalan remaja bentuk tersebut di antaranya adalah seperti berikut:

  1. mengebut di jalan.
  2. membentuk kelompok-kelompok dengan aturan tidak etis, misalnya kelompok pergaulan bebas.
  3. membentuk kelompok yang cenderung membawa ke arah destruktif, seperti kelompok tawuran, pemerasan.
  4. Pengedaran gambar, atau VCD porno di kalangan anak remaja.
  5. Memakai, mengedarkan, dan memasuki jaringan pemakaian narkoba dan obat-obat terlarang.
  6. Tindakan indisipliner di sekolah, di rumah, di tempat umum, misalnya tidak masuk sekolah, membolos, tawuran, tidak patuh pada orang tua, dan guru.
  7. Mencoret-coret dan merusak fasilitas umum.
  8. Melakukan tindakan penyimpangan seksual yang tidak sesuai dengan nilai-nilai serta norma yang berlaku, misalnya pemerkosaan, pencabulan, kumpul kebo dan sebagainya.
  9. Melakukan tindakan kriminal misalnya: mencuri, merampok, membunuh dan sebagainya.

25 of 32

Disintegrasi politik (perang, konflik antarparpol dan sebagainya) dapat memengaruhi jiwa remaja yang kemudian bisa menimbulkan tindakan penyimpangan. Adapun upaya tersebut di antaranya adalah seperti berikut.

  1. Menguatkan sikap mental remaja agar mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
  2. Memberikan pendidikan tidak hanya dalam penambahan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pendidikan mental, pribadi, agama dan budi pekerti.
  3. Menyediakan sarana dan menciptakan suasana yang optimal demi perkembangan pribadi yang wajar.
  4. Menyelenggarakan kelompok diskusi dengan memberikan kesempatan mengemukakan pandangan dan pendapat para remaja dan memberikan pengarahan yang positif.
  5. Mendirikan tempat latihan untuk menyalurkan kreativitas para remaja delikuensi dan nondelikuen.

26 of 32

Upaya Menghadapi Gobalisasi Budaya

  1. Menyaring setiap budaya asing yang masuk ke Indonesia untuk kemudian diadaptasi dan digunakan bersama-sama.
  2. Mempromosikan budaya asli Indonesia ke kancah internasional untuk menumbuhkan rasa cinta budaya Indonesia.
  3. Menyukai dan menggunakan produk-produk asli Indonesia.
  4. Memperkuat persatuan dan kesatuan antar warga Indonesia yang memiliki budaya beragam untuk bersatu melindungi budaya asli Indonesia agar tidak luntur terbawa arus globalisasi juga tidak hilang karena diklaim negara lain.
  5. Mematenkan setiap budaya Indonesia serta mempublikasikannya agar tetap terjaga dan menjadikan masyarakat Indonesia bangga memilikinya.
  6. Berpegang teguh pada nilai religius, spiritual dan memupuk rasa kebhinekaan agar Indonesia tetap berjaya dengan budayanya.
  7. Meningkatkan kualitas nilai keimanan dan moralitas masyarakat

27 of 32

Upaya Menghadapi Globalisasi IPTEK

  1. Berkompetisi dalam kemajuan iptek.
  2. Meningkatkan motif berprestasi.
  3. Meningkatkan kualitas/mutu Sumber Daya Manusia terutama di bidang penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar kita mampu bersaing.
  4. Selalu berorientasi ke masa depan.
  5. Meningkatkan penguasaan kita terhadap teknologi modern di segala bidang sehingga tidak tertinggal dan bergantung pada bangsa lain.

28 of 32

Upaya Menghadapi Globalisasi Ekonomi

  1. Menyiapkan SDM yang kompeten, kompetitif dan memiliki kemampuan yang baik dalam menghadapi kompetisi globalisasi.
  2. Melaksanakan standarisasi dan sertifikasi bagi perusahaan dan lembaga pemerintah untuk citra, kesungguhan dan kualitas produk.
  3. Menghilangkan praktek-praktek korupsi, kolusi, nepotisme dan manipulasi.
  4. Mendorong pengusaha-pengusaha lokal khususnya pengusaha kecil dan menengah untuk berkompetisi secara sehat.
  5. Mendorong munculnya produk-produk kreatif dan inovatif dari masyarakat Indonesia.

29 of 32

Upaya Menghadapi Globalisasi Komunikasi

  • Memilih dan memanfaatkan alat komunikasi secara tepat dan sebaikbaiknya sesuai dengan fungsi dan kebutuhan.
  • Memanfaatkan alat komunikasi demi kemajuan masa depan dan tidak menyalah gunakannnya.
  • Memilih informasi dengan tepat dan bijaksana agar tidak mudah terpengaruh dan terhasut oleh informasi yang salah.

30 of 32

Upaya Menghadapi Globalisasi Tranportasi

  1. Memanfaatkan alat transportasi sesuai dengan jarak dan waktunya.
  2. Menggunakan alat transportasi tidak berlebihan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.
  3. Menjaga keberadaan alat transportasi lokal sebagai salah satu khasanah budaya.

31 of 32

  1. Mengapa masyarakat senantiasa mengalami perubahan sosial budaya?
  2. Bagaimana perubahan sosial budayanya jika suatu masyarakat menutup diri dari dunia luar?
  3. Jelaskan globalisasi yang terjadi dalam bidang IPTEK di Indonesia!
  4. Sebutkan pengaruh positif dari globalisasi yang sudah kalian rasakan
  5. Jelaskan pendapatmu tentang upaya dan sikap yang tepat sebagai pelajar dalam menghadapi globalisasi namun tetap mengedepankan kehidupan bangsa yang luhur!

32 of 32

  • Sekian