1 of 26

Dosen : Cico Jhon Karunia Simamora, SP. MSi.

Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan

Universitas Tanjungpura

Morfologi dan Struktur Sel Bakteri

2 of 26

Mikroskop :

Alat yang mengungkap rahasia struktur sel dan hingga saat ini merupakan alat yang sangat penting dalam biologi sel. Resolusi adalah kemampuan membedakan dua titik sebagai dua titik yang terpisah

Macam Mikroskop

  1. Mikroskop cahaya :

❄ digunakan untuk melihat sel yang utuh

❄ Resolusinya 0,2 μm

3 of 26

Tipe Mikroskop cahaya

1. Mikroskop medan terang: sel mengabsorbsi cahaya, paling umum digunakan

  1. Mikroskop fluorosensi: melihat spesimen yang

berpendar

3. Mikroskop medan gelap: latar belakang gelap

  1. Mikroskop fase kontras : memperlihatkan perbedaan

sel dengan lingkungannya

4 of 26

B. Mikroskop yang memperlihatkan objek secara 3 dimensi

  1. Mikroskop differential interference contrast

menggunakan polarisator cahaya, untuk melihat sel yang tidak diwarnai

  1. Mikroskop confocal scanning Lasser

menggabungkan sinar laser ke mikroskop cahaya, sel umumnya diwarnai dengan pewarna fluoresens

3. Mikroskop Tenaga Atom

mengamati spesimen secara horisontal dan vertikal

5 of 26

Mikroskop elektron :

Digunakan secara luas untuk mempelajari detail struktur sel.

  1. Transmisi

mempelajari struktur internal, spesimen diwarnai dengan asam osmat, permanganat, uranium atau garam lathanum

2. Scanning

mempelajari permukaan sel, spesimen dilapisi lapisan tipis logam berat seperti emas.

6 of 26

(A)

(B)

(C)

(D)

(E)

(F)

(G)

(H)

Mikroskopi : (A). Medan Terang,

(B).Epifluoresensi,

(C). Medan Gelap,

(D). Kontras Fase,

(E). Interferensi,

(F). Confocal,

(G). Elektron Transmisi,

dan (H). Elektron Payar.

(D). Kontras Fase,

(F). Confocal,

A

B

7 of 26

Morfologi Sel

8 of 26

Membran Sel dan Dinding Sel

Membran sel dan dinding sel mempunyai fungsi yang sangat penting, contohnya membran berperanan pada transpor nutrien dan dinding sel untuk menjaga agar tidak lisis karena tekanan osmotik.

Membran Sitoplasma:

  • Strukturnya fosfolipid lapis ganda: bagian asam lemak

bersifat hidrofobik dan gliserolnya hidrofilik dan protein.

  • Struktur membran sitoplasma distabilkan melalui ikatan

hidrogen dan interaksi hidrofobik.

  • Disebut fluid mosaik karena protein globular terletak

secara spesifik pada membran dan sangat mobile.

9 of 26

Fungsi Membran

10 of 26

11 of 26

Tipe Transpor

12 of 26

Macam substansi yang ditranspor dan tipe transpornya

13 of 26

Translokasi grup: substansi yang ditranspor mengalami

perubahan kimiawi

14 of 26

Transpor dengan ATP Binding Casette (ABC)

15 of 26

Dinding sel bakteri: Peptidoglikan

  • Melalui pewarnaan Gram, ada 2 kelompok yaitu

bakteri Gram negatif dan bakteri Gram positif.

  • Peptidoglikan terdiri atas N-acetilglukosamin yang

dihubungkan dengan ikatan β 1,4 pada asam N-

asetil muramat dan asam amino yang terdiri atas L-

alanin, D-alanin, D-asam glutamat, lisin atau asam

diaminopimelat (DPA). Komponen ini berhubungan

membentuk struktur pengulangan: glikan tetrapeptid.

16 of 26

Struktur Peptidoglikan

17 of 26

Struktur peptidoglikan pada E.coli dan S. aureus

18 of 26

19 of 26

Struktur Permukaan sel dan internal

1. Fimbriae dan Pili

Tidak dimiliki oleh semua sel, tidak berperan pada motilitas, kemungkinan untuk pelekatan

20 of 26

2. Lapisan S

Ada pada semua bakteri, bentuknya simetris:

heksagonal, tetragonal atau trimerik, fungsi belum jelas

3. Kapsul / glykokaliks

Dapat berbentuk lendir atau seperti karet, komponen

penyusunnya polisakarida dan sedikit protein

21 of 26

4. Polimer granula

Granula sebagai tempat penyimpanan energi, yang

paling umum asam poly b-hidroksibutirat (PHB)

Polihidroksibutirat

5. Materi lain

Magnetosom: besi mineral Fe3O4

Magnetosom

22 of 26

6. Vesikel Gas

Sianobakteri, bakteri fotosintetik purple dan hijau

serta beberapa Archaea yang hidup di danau dan

laut memproduksi vesikel gas yang dapat membuat

sel mengapung

Vesikel gas

23 of 26

7. Endospora

🟔 Endospora adalah sel yang berdiferensiasi dan sangat

resisten terhadap panas.

🟔 Struktur spora lebih kompleks dari sel vegetatif dan

terdiri atas:

  1. Lapisan luar yang disebut exosporium, tipis terdiri atas

protein.

2. Spore Coat yang terdiri atas lapisan-lapisan protein spora

spesifik (SASP= small acid-soluble spore protein).

3. Corteks yang terdiri atas peptidoglikan.

4. Core/protoplas spora yang biasa mengandung dinding sel,

membran sitoplasma, nukleoid dan sebagainya.

24 of 26

☺ Core mengandung substansi yang hanya ada pada

endospora yaitu asam dipikolinat yang jumlahnya

mencapai 10% dari berat kering.

Sporulasi hanya terjadi bila sel tidak tumbuh lagi

karena kehabisan nutrien yang esensial. Pada Bacillus

proses sporulasi memerlukan waktu 8 jam. Germinasi

melibatkan proses aktivasi, germinasi dan

pertumbuhan.

25 of 26

26 of 26