1 of 41

JARINGAN KOMPUTER

Oleh :�Condro Wibawa

Universitas Gunadarma

2 of 41

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

M1 - Pengenalan Jaringan Komputer

M2 - Topologi Jaringan dan Jaringan Berdasar Area

M3 - Perangkat Jaringan dan Media Transmisi

M4 - Protokol, Model Referensi

M5 - Physical Layer

M6 - Data Link Layer

M7 - Network dan Transport Layer

M8 - Session, Presentation, Application Layer

M9 - IP dan Netmask

M10 - Kuis

M11 - Ujian Tengah Semester

M12 - Parallel Processing and Grid Computing

M13 - Cloud Computing

M14 - Wireless Technology

M15 - Internet of Things

M16 - Ujian Akhir Semester

3 of 41

M5

PHYSICAL LAYER

4 of 41

CAPAIAN PEMBELAJARAN

  1. Mahasiswa memahami lapisan fisik dalam model referensi OSI
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan cara kerja lapisan fisik
  3. Mahasiswa mampu menyebutkan peralatan dan protocol yang bekerja pada lapisan fisik

5 of 41

Recall Memory…

6 of 41

Di pertemuan sebelumnya kita sudah membahas tentang protocol jaringan.

Bisakah kalian menjelaskan kembali :�1. Apa itu protocol jaringan ?

2. Jenis-jenis protocol ?

Selain itu, juga terdapat model referensi,

seperti OSI Layer dan TCP/IP

Bisakah kalian menyebutkan layer pada OSI dan TCP/IP ?

7 of 41

MODEL REFERENSI OSI

8 of 41

OSI (Open System Interconnected)

adalah model referensi yang dikembangkan oleh ISO.

Di dalam OSI Reference Model terdiri dari 7 layer yang memisahkan device dan teknologi jaringan

OSI Reference Model

9 of 41

OSI Reference Model

Mendeskripsikan semua device dan protocol yang berhubungan dengan transmisi bit data dari dan ke jaringan

Mendeskripsikan metode pertukaran dataframe antar media/device

Menyediakan layanan pertukaran data antara network/jaringan

Menyediakan layanan untuk segmen data dan menggabungkan kembali data yang diterima dari jaingan

Menyediakan layanan untuk disajikan ke presentation layer dan mengelola pertukaran data

Menyediakan layanan untuk representasi data secara umum untuk dibaca oleh application layer

Menyediakan layanan untuk end to end user.

10 of 41

Perbandingan Layer dalam OSI Layer dan TCP/IP Layer

11 of 41

PHYSICAL LAYER FUNDAMENTAL

12 of 41

Physical Layer

merupakan layer yang berhubungan dengan segala bentuk hubungan koneksi jaringan secara fisik, dimana kebanyakan berhubungan degngan perangkat keras sebuah jaringan komputer, seperti hub, switch, server, dan juga client.

Physical Layer

akan menerima paket data yang sudah lengkap dari Data Link Layer, dan kemudian meng-encode nya menjadi bentuk sinyal yang siap ditransmisikan melalui media transmisi.

13 of 41

Sekilas perjalanan data adalah sbb:

  1. Data dari user akan dipecah/segmented oleh bagian Transport Layer
  2. Ketika masuk ke Transport Layer, segmen data akan diubah menjadi packet data.
  3. Ketika masuk ke Dtalink Layer, paket data akan diubah menjadi bentuk frame..

  • Frame ketika masuk ke Physical Layer akan diubah/diencode menjadi bentuk signal yang merepresentasikan bit. Misal : sinyal listrik, gelombang radio, atau sinyal optic.

  • Sinyal ditransmisikan melalui media transmisi.

  • Sinyal diterima oleh physical layer dan mengubahnya menjadi bentuk frame kembali.

Siklus Data

14 of 41

Terdapat tiga hal utama yang menjadi tugas dari physical layer :

  1. Komponen Fisik
  2. Encoding
  3. Signaling

Tiga Standar Pada Physical Layer

15 of 41

Komponen fisik merupakan perangkat elektronik, media transmisi, dan konektor yang mentransmisikan sinyal yang merepresentasikan bits.

Semua perangkat seperti NIC, Konektor, Kabel, dan perangkat lainnya didesain dengan standar tertentu yang telah disepakati.

Contoh dari physical layer :

NIC�Wireless Adapter

Konektor dan Kabel (UTP, Coaxial, Fiber Optic)�Hub

Yang sudah kita bahas pada materi perangkat jaringan dan media transmisi

Komponen Fisik

16 of 41

Physical Layer akan mengubah dataframes menjadi bentuk sinyal yang mewakili bits. Terdapat tiga bentuk media umum digunakan untuk mentransmisikan sinyal tersebut, antara lain :

Copper cable (kabel tembaga): �Sinyal yang ditransmisikan dalam bentuk sinyal elektrik/sinyal listrik.

Fiber-optic cable: �Sinyal yang dikirimkan dalam bentuk pola cahaya.

Wireless: �Sinyal yang dikirim dalam bentuk gelombang mikro.

Komponen Fisik

17 of 41

Berhubungan dengan Komponen Fisik, terdapat banyak perusahaan/pengembang yang memproduksi berbagai komponen tersebut. Sehingga perlu standar baku yang bisa diterima oleh semua pihak.

Misal :�Terdapat beberapa merk NIC, antara lain : TP Link, Gigabit Express, Realtex, Cisco, dll

Kesemuanya harus memiliki standar yang sama, sehingga dapat digunakan untuk membangun satu jaringan.

Contoh standar baku adalah :�1. Metode encoding dan decoding yang digunakan�2. Kecepatan transmisi/clock�3. Bekerja pada frekuensi berapa, dll��Standar ini dibuat oleh badan internasional, seperti : ISO, EIA/TIA, IEEE, dll.��

Komponen Fisik

18 of 41

Berikut adalah contoh beberapa standar yang dibuat oleh

organisasi standarisasi internasional.

Komponen Fisik

19 of 41

Selain itu, juga terdapat standar-standar yang ditetapkan oleh suatu negara secara nasional atau regional.�Misal :�CSA (Canadian Standard Association)�JSA (Japanese Standard Association)

Komponen Fisik

20 of 41

Encoding adalah metode untuk mengkonversi data streams (dataframes) ke dalam bentuk bits patterns. Pattern ini harus bisa dikenali oleh perangkat pengirim dan penerima.��Bits adalah nilai 0 dan 1.

Selain itu, encoding juga menyediakan kode untuk identifikasi awal dan akhir dari frame.

Encoding

21 of 41

Beberapa metode yang biasa digunakan untuk melakukan encoding adalah :�1. Manchester Encoding

2. Non-Return to Zero (NRZ) Encoding

Encoding

22 of 41

Adalah metode yang digunakan untuk mentransmisikan data melalui media tranmisi. Ditemukan di Universitas Manchester pada tahun 1949.

Pada metode ini,

bit 0 ditandai oleh perubahan tegangan tinggi ke rendah

bit 1 ditandai oleh perubahan tegangan rendah ke tinggi.

Tegangan rendah : +- 0 volt.

Tegangan tinggi : +- 5 volt.

Manchester Encoding

23 of 41

Contoh :

Ubah data berikut menggunakan Manchester Encoding :

1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1

  1. Apabila dibuat dalam bentuk data bits, bentuknya adalah sebagai berikut

  • Dalam bentuk Manchester Encoding (1)

  • Dalam bentuk Manchester Encoding (2)

Manchester Encoding

24 of 41

Adalah singkatan dari Non Return to Zero, yang artinya ketika mentransmisikan data hanya digunakan tegangan positif dan negative, dan tidak kembali ke netral (non zero).

Ada beberapa metode NRZ, dua diantaranya adalah NRZ-L (NRX-Level) dan NRZ-I (NRZ-Inverted).

NRZ Encoding

25 of 41

Pada metode NRZ-Level,

Bit 1 diwakili oleh tegangan positif sedangkan Bit 0 diwakili oleh tegangan negatif.

Contoh :

Ubah data berikut menggunakan NRZ-L Encoding:

0 1 0 0 0 1 0

NRZ Level Encoding

26 of 41

Pada metode NRZ-Inverted,

Bit 1 ditandai dengan adanya transisi voltase. Sedangkan jika tidak ada perubahan voltase maka dianggap sebagai bit 0.��Awal bit selalu adalah bit 1.

Contoh :

Ubah data berikut menggunakan NRZ-I Encoding:

0 1 0 0 0 1 0

NRZ Inverted Encoding

27 of 41

Perbandingan Beberapa Metode Encoding

28 of 41

Contoh :

Ubah data berikut menggunakan Manchester Encoding :

1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1

  1. Apabila dibuat dalam bentuk data bits, bentuknya adalah sebagai berikut

  • Dalam bentuk Manchester Encoding (1)

  • Dalam bentuk Manchester Encoding (2)

Manchester Encoding

29 of 41

Signaling adalah metode untuk mengubah bits (0 dan 1) ke dalam bentuk yang bisa ditransmisikan oleh media transmisi.

Bentuknya bisa berupa sinyal digital maupun sinyal analog.��Sinyal digital artinya bit data diwakili oleh voltase tegangan atau cahaya yang merambat melalui media tranmisi.�Contoh : melalui kabel tembaga, fiber optic

Sinyal analog artinya bit data diwakili oleh gelombang elektromagnetik yang merambat melalui media transmisi.

Contoh : udara

Signaling

30 of 41

Sinyal digital memiliki beberapa kelebihan, antara lain :�1. Lebih hemat biaya, perangkatnya cenderung lebih murah.

2. Lebih tahan terhadap noise, sehingga kualitas data menjadi lebih bagus dan presisi.

Kekurangan :

1. Sinyal digital mengalami anetuasi (pelemahan) sinyal. Semakin panjang jarak transmisinya, semakin hilang sinyal yang disalurkan.

Contoh :�Tranmisi data menggunakan kabel UTP, jarak maksimal 100m.

Signaling

31 of 41

Sebaliknya, sinyal analog juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.�1. Gelombang elektromagnetik tidak mengalami pelemahan, sehingga bisa mentransmisikan data dari jarak yang jauh.

Kekurangan :

1. Sinyal analog rawan noise, karena gelombang merambat di udara yang terdapat banyak gangguan. Bisa jadi berupa penghalang seperti bangunan, pohon, dll atau dalam bentuk gelombang lain.

Contoh :�Sinyal TV Analog.

Signaling

32 of 41

Untuk mengatasi masalah pada masing-masing sinyal, terdapat beberapa perangkat yang mengkombinasikan dua sinyal ini.��Salah satunya adalah modem dan Bluetooth.

Kedua perangkat ini mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, maupun kebalikannya.

Proses yang sama juga terjadi ketika kita merekam suara, dimana suara (sinyal analog) diubah ke dalam bentuk digital yang bisa diolah oleh computer.

Signaling

33 of 41

MENGUKUR KEBERHASILAN TRANSFER DATA

34 of 41

Data yang telah ditransmisikan melalui perangkat jaringan dan media transmisi harus bisa diukur. Beberapa hal yang bisa diukur antara lain :

              • Bandwidth
              • Throughput

35 of 41

Bandwidth

sering diasosiasikan dengan data transfer rate, yaitu jumlah data maksimal yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam detik).

Bandwidth diukur dalam :�bps (bits per second)

Bps (bytes per second)

Contoh :�modem yang bekerja pada 57,600 bps mempunyai bandwidth dua kali lebih besar dari modem

yang bekerja pada 28,800 bps. ��Secara umum, koneksi dengan Bandwidth yang

besar/tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar

Bandwidth

36 of 41

Dalam jaringan, setiap perangkat biasanya memiliki bandwidth yang berbeda-beda.��Sebagai contoh :�NIC saat ini bisa mencapai 1Gbps.�Wireless Adapter bisa mencapai 54Mbps��Kabel UTP bisa mencapai 1Gbps�Kabel Fiber Optic bisa mencapai 1 Gbps��Jika dalam satu jaringan perangkat memiliki bandwidth yang berbeda-beda, maka bandwidth terendahlah yang mewakili kecepatan transfer data di jaringan tersebut.

Bandwidth

37 of 41

adalah bandwidth aktual yang diukur dengan periode waktu tertentu untuk mentransmisikan data tertentu dalam jaringan tertentu.

Pada ilustrasi di samping, bandwith adalah bidang berwarna hijau, sedangkan throughput adalah garis berwarna merah. Dimana, dalam mentransmisikan data, nilai throughput bergerak naik/turun.

Apa penyebabnya ?�1. Noise

2. Traffic Data

3. Device��

Throughput

38 of 41

Rangkuman :

  1. Untuk mempermudah mempelajari dan memahami komunikasi antar device pada jaringan computer, maka dibuatlah Model Referensi. Dua diantaranya adalah OSI Layer dan TCP/IP Layer.
  2. Walaupun secara praktik TCP/IP Layer banyak digunakan, akan tetapi dalam studi, OSI Layer lebih mudah dipahami.
  3. Pada OSI Layer terdapat 7 lapisan, dimulai dari Physical Layer hingga Application Layer.
  4. Physical Layer adalah layer terbawah yang berhubungan dengan fisik/hardware dan bagaimana suatu data ditransmisikan melalui media transmisi.
  5. Tiga cakupan physical layer adalah komponen fisik, encoding, dan signaling.
  6. Komponen fisik adalah hardware/device yang digunakan.
  7. Encoding adalah bagaimana mengubah dataframe menjadi bentuk bits.
  8. Signaling adalah bagaimana mengubah data bits menjadi bentuk yang bisa ditransmisikan melalui media transmisi.
  9. Untuk mengukur keberhasilan transfer data, ukuran yang digunakan biasanya adalah bandwidth dan throughput. Bandwith diibaratkan adalah lebar jalan yang tersedia. Throughput adalah lebar kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

39 of 41

Ada pertanyaan

?

40 of 41

Daftar Referensi :

  1. http://cisco.num.edu.mn/CCNA_R&S1/course/module3
  2. http://putrinashir.blogspot.com/2013/11/komunikasi-data-signaling-pensinyalan.html
  3. https://www.youtube.com/watch?v=8BhjXqw9MqI
  4. https://www.youtube.com/watch?v=i8CmibhvZ0c
  5. https://blog.ub.ac.id/akhmad/2012/03/21/mengenal-metode-nrz-signalling-manchester-encoding-4b5b-code-group/
  6. https://en.wikipedia.org/wiki/Non-return-to-zero

41 of 41

Kunjungi Pula :

  1. Instagram : @pak.condro
  2. Web : http://condro_wibawa.staff.gunadarma.ac.id/
  3. Blog : https://pakcondro.blogspot.com/
  4. Youtube : pojokan