1 of 24

Tim Kerja Peserta Didik Direktorat Sekolah Dasar

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

2025

11 September 2025

PEDOMAN

Penyelenggaraan Ekstrakurikuler

di Sekolah Dasar

2 of 24

Pedoman Penyelenggaraan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar

Disusun oleh: Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SD

Pengarah : Moch Salim Shomad, S.Kom, M.Pd (Direktur Sekolah Dasar)

Disclaimer: Pedoman ini disusun sebagai rujukan dalam pengembangan tata kelola dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di jenjang Sekolah Dasar

Pedoman ini bersifat terbuka terhadap berbagai saran, masukan dan koreksi untuk penyempurnaan ke depan.

3 of 24

RUANG LINGKUP EKSTRAKURIKULER SEKOLAH DASAR

4 of 24

Ekstrakurikuler adalah kegiatan pengembangan karakter dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, dan kemandirian Peserta Didik secara optimal melalui kegiatan-kegiatan di luar Intrakurikuler.

Pengertian Ekstrakurikuler

4

5 of 24

5

  1. Meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor Peserta Didik.
  2. Mengembangkan bakat, minat, dan potensi Peserta Didik dalam upaya pembinaan pribadi menuju manusia seutuhnya.
  1. Pengembangan, yaitu sebagai wahana pengembangan minat dan bakat peserta didik.
  2. Sosial, yaitu sebagai wahana untuk memperluas pengalaman bersosialisasi, praktik keterampilan berkomunikasi, dan internalisasi nilai-nilai karakter.
  3. Rekreatif, yaitu dilakukan dalam suasana gembira dan menyenangkan, sehingga suasana ini menunjang proses perkembangan potensi/kemampuan personal peserta didik.
  4. Persiapan Karir, yaitu sebagai wahana memfasilitasi persiapan peserta didik melalui pengembangan bakat dan minat dalam bidang ekstrakurikuler yang diminati.

Fungsi Ekstrakurikuler

Tujuan Ekstrakurikuler

***Merujuk kepada Permendikdasmen No. 13 tahun 2025

6 of 24

Jenis Ekstrakurikuler

6

KRIDA

Contohnya adalah Kepramukaan, Dokter Kecil, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dan lainnya.

KARYA ILMIAH

Misalnya proyek lingkungan, klub sains, klub matematika, klub bahasa, calistung, literasi, dan kelompok kewirausahaan.

LATIHAN OLAH BAKAT DAN MINAT

Jenis-jenis yang dapat dikembangkan adalah olahraga dan seni dan budaya.

KEAGAMAAN

Diantaranya adalah tahfiz Qur’an, marawis, Belajar Alkitab, Bina Iman Anak, Katekese Anak, Ekstrakurikuler Tirtayatra, Membaca Dhammapada, Kaligrafi Hanzi, dan lainnya.

BENTUK KEGIATAN LAINNYA

Dapat berupa ekstrakurikuler yang fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi, namun memiliki nilai edukatif. Misalnya gamelan Bali, membatik, Tari Saman, dan lainnya.

7 of 24

Format Kegiatan Ekstrakurikuler

7

Individual

Ekstrakurikuler dilakukan dalam format yang diikuti oleh peserta didik secara perorangan.

Kelompok

Ekstrakurikuler dilakukan dalam format yang diikuti kelompok-kelompok peserta didik.

Klasikal

Ekstrakurikuler dilakukan dalam format yang diikuti oleh peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar.

Gabungan

Ekstrakurikuler dilakukan dalam format yang diikuti oleh peserta didik antar rombongan belajar.

Lapangan

Ekstrakurikuler dilakukan dalam format yang diikuti oleh seseorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar sekolah atau kegiatan lapangan.

8 of 24

Prinsip Ekstrakurikuler

8

Bersifat individual

Ekstrakurikuler dikembangkan sesuai dengan potensi, bakat, dan minat peserta didik.

Bersifat pilihan

Ekstrakurikuler dikembangkan sesuai minat dan diikuti oleh Peserta Didik secara sukarela.

Keterlibatan aktif

Ekstrakurikuler menuntut keikutsertaan Peserta Didik secara penuh sesuai minat dan pilihannya.

Menyenangkan

Ekstrakurikuler dilaksanakan dalam suasana yang menggembirakan bagi Peserta Didik.

Membangun etos kerja

Ekstrakurikuler dikembangkan dan dilaksanakan dengan membangun semangat peserta didik

Kemanfaatan sosial

Ekstrakurikuler dilaksanakan untuk dapat memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

9 of 24

Pihak yang Terlibat

9

Satuan Pendidikan Sekolah Dasar

Kepala sekolah/madrasah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan pembina ekstrakurikuler, bersama-sama mewujudkan keunggulan dalam ragam Kegiatan Ekstrakurikuler sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh tiap satuan pendidikan sekolah dasar.

Komite Sekolah/Madrasah

Sebagai mitra sekolah, komite sekolah/madrasah memberikan dukungan, saran, dan kontrol dalam mewujudkan keunggulan ragam Kegiatan Ekstrakurikuler.

Orangtua

Memberikan kepedulian dan komitmen penuh terhadap keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler pada satuan pendidikan.

***Merujuk kepada Permendikdasmen No 13 tahun 2025

10 of 24

TATA KELOLA PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER

DI SEKOLAH DASAR

11 of 24

Perencanaan Kegiatan Ekstrakurikuler

11

Sekolah wajib memenuhi kebutuhan ekstrakurikuler sesuai pilihan siswa. Jika belum mampu, minat siswa dapat disalurkan ke lembaga lain yang kompeten dengan tetap dalam pengawasan sekolah.

Sekolah mengidentifikasi kebutuhan, potensi, dan minat siswa melalui formulir minat, seleksi bakat, atau cara lain.

Identifikasi kebutuhan, potensi, dan minat pesdik

Analisis sumber daya yang diperlukan

Pemenuhan sumber daya

Penetapan bentuk kegiatan yang diselenggarakan

Hasil identifikasi diikuti analisis sumber daya yang dibutuhkan, seperti pembina/pelatih, sarana-prasarana, penjadwalan, biaya, hingga mitra eksternal.

Bentuk kegiatan ekstrakurikuler ditetapkan berdasarkan kondisi siswa, ketersediaan sarana prasarana, serta kemampuan sekolah dalam mendukung penyelenggaraannya

Penyusunan program ekstrakurikuler

Sekolah wajib menyusun program ekstrakurikuler sebagai bagian dari Rencana Kerja Sekolah. Program ini meliputi profil dan tujuan umum, deskripsi kegiatan, pengelolaan, pendanaan, evaluasi, serta lampiran pendukung (jadwal, daftar peserta, dan data pembina/ pelatih).

12 of 24

Dalam pelaksanaannya, selain membimbing keterampilan peserta didik, tim pembina ekstrakurikuler juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), yang meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

Pembina dianjurkan untuk menyampaikan penguatan G7KAIH saat pembukaan dan penutupan kegiatan, baik melalui pengantar lisan, diskusi ringan, maupun refleksi sederhana sehingga kegiatan ekstrakurikuler tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga membentuk peserta didik yang sehat, berkarakter, dan memiliki kebiasaan hidup positif.

Pelaksanaan Ekstrakurikuler

12

13 of 24

Penilaian ekstrakurikuler di sekolah dasar berfungsi sebagai pedoman bagi tim pembina dan satuan pendidikan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan yang diikuti oleh peserta didik. Penilaian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan dan perkembangan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler serta untuk mendorong mereka agar lebih aktif, kreatif, dan bertanggung jawab.

Penilaian Ekstrakurikuler

13

  1. Keterlibatan aktif peserta didik dalam proses kegiatan

Aspek keterlibatan mengukur sejauh mana peserta didik menunjukkan delapan dimensi profil lulusan meliputi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

  1. Pencapaian kemahiran atau kompetensi yang diperoleh dalam kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti

Penilaian terhadap kompetensi berfokus pada hasil yang dicapai, yang meliputi kemampuan teknis atau pengetahuan yang relevan dengan jenis kegiatan ekstrakurikuler yang dipilih.

Aspek Penilaian

14 of 24

Penilaian dilakukan secara kualitatif dengan mendeskripsikan capaian hasil belajar peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler yang menguatkan pada aspek 8 dimensi profil lulusan. .merujuk pada indikator-indikator pencapaian yang telah disusun dalam program kegiatan ekstrakurikuler. Indikator-indikator ini disusun dengan mengacu pada tujuan dan kompetensi yang ingin dicapai dalam setiap kegiatan ekstrakurikuler

Penilaian Ekstrakurikuler

14

Penilaian Berbasis Observasi

Pendekatan yang mengutamakan pengamatan langsung terhadap perilaku, keterampilan, dan partisipasi peserta didik selama mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Penilaian Berbasis Portofolio

Berupa sejumlah dokumen yang menggambarkan perkembangan prestasi, kelebihan, dan kekurangan kinerja peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler tersebut.

Penilaian Berbasis Prestasi/Kompetisi

Penilaian ekstrakurikuler yang berfokus pada evaluasi pencapaian peserta didik yang ditunjukkan dalam kompetisi atau kegiatan yang berorientasi pada hasil.

15 of 24

Evaluasi dilakukan secara objektif berdasarkan penyelenggaraan ekstrakurikuler selama satu semester atau satu tahun pembelajaran. Kepala sekolah selaku penanggung jawab kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar memimpin proses evaluasi. Semua pihak terkait dapat memberikan evaluasi, mulai dari tim pembina, peserta didik, dan orangtua/wali peserta didik. Hasil evaluasi dijadikan acuan oleh tim pengembang ekstrakurikuler untuk melakukan perbaikan-perbaikan pada periode selanjutnya.

Evaluasi Program Ekstrakurikuler

15

  1. Evaluasi kegiatan ekstrakurikuler dilakukan untuk mengukur ketercapaian tujuan pada setiap indikator yang telah ditetapkan dalam perencanaan satuan pendidikan.
  2. Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas kegiatan ekstrakurikuler bagi perkembangan karakter dan keterampilan siswa.
  3. Evaluasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, sehingga dapat ditentukan langkah tindak lanjut perbaikan dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler untuk siklus selanjutnya.

Tujuan Evaluasi Ekstrakurikuler

16 of 24

16

Rencana Tindak Lanjut

Melakukan perbaikan dan penyempurnaan program ekstrakurikuler berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan, minat siswa, dan masukan dari guru serta orang tua.

Penyesuaian program ekstrakurikuler berdasarkan hasil evaluasi

Pengembangan kegiatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa

Menyusun dan menambahkan kegiatan ekstrakurikuler yang lebih relevan dan diminati siswa, guna mendukung pengembangan bakat, karakter, serta potensi akademik maupun non-akademik mereka.

17 of 24

CONTOH PROGRAM PENGEMBANGAN EKSTRAKURIKULER DI SEKOLAH DASAR

18 of 24

Tahapan Perencanaan Ekstrakurikuler

18

No

Tahapan

Uraian Kegiatan

Output

Penanggung Jawab

Waktu

1

Identifikasi Kebutuhan, Potensi, dan Minat Peserta Didik

Satuan pendidikan dapat melakukan identifikasi kebutuhan, potensi, dan minat peserta didik dengan membuat formulir isian daftar minat dan kebutuhan, seleksi bakat dan minat, atau cara-cara identifikasi lainnya yang sesuai.

Data minat, bakat, potensi peserta didik

Kepala sekolah, tim pengembang, koordinator ekstrakurikuler

Awal Tahun Pelajaran

2

Analisis Sumber Daya yang Dimiliki

Memetakan ketersediaan pembina/pelatih, sarana dan prasarana, penjadwalan, pendanaan, dan mitra eksternal.

Daftar inventaris SDM, sarana prasarana, pendanaan dan mitra

Kepala sekolah, tim pengembang, koordinator ekstrakurikuler

Awal Tahun Pelajaran

3

Pemenuhan Sumber Daya

sesuai pilihan peserta didik, jika belum mampu memenuhi sumber daya yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler, minat peserta didik dapat disalurkan melalui lembaga lain yang berkompeten dalam kegiatan ekstrakurikuler yang dimaksud.

Dokumen kerja sama dengan mitra eksternal, dokumentasi kegiatan, laporan perkembangan peserta didik yang mengikuti pengembangan diri melalui mitra eksternal

Kepala sekolah, tim pengembang, koordinator ekstrakurikuler

Awal Tahun Pelajaran

19 of 24

19

No

Tahapan

Uraian Kegiatan

Output

Penanggung Jawab

Waktu

4

Penetapan Jenis Kegiatan

Menentukan jenis ekskul sesuai minat peserta didik dan kemampuan sekolah

SK Jenis Kegiatan Ekskul

Kepala sekolah, tim pengembang, koordinator ekstrakurikuler

Awal Tahun Pelajaran

5

Penyusunan Pelaksanaan Program Ekstrakurikuler

Menyusun dokumen pelaksanaan program ekskul yang terdiri dari rasional dan tujuan umum, deskripsi kegiatan ekstrakurikuler, pengelolaan kegiatan, pendanaan, evaluasi serta lampiran

Dokumen Program pengembangan ekskul

Tim Pengembang Ekskul, pembina/ pelatih

Awal Tahun Pelajaran

Catatan

  • Integrasi nilai G7KAIH dimasukkan ke dalam program kerja di tahapan ke-6.
  • Hasil identifikasi minat menjadi dasar utama menentukan jenis dan bentuk kegiatan yang diselenggarakan.
  • Jadwal ekskul diatur agar tidak mengganggu jam pelajaran dan mempertimbangkan daya dukung sekolah.

20 of 24

DAYA DUKUNG

21 of 24

Tugas dan tanggung jawab pihak terkait

21

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

  1. Merumuskan kebijakan dan regulasi nasional bidang ekstrakurikuler
  2. Mengembangkan standar dan panduan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dasar
  3. Menyediakan anggaran dan fasilitas pendukung program ekstrakurikuler

Unit Pelaksana Teknis Kemendikdasmen

  1. Mengkoordinasikan dan menyosialisasikan kebijakan ekstrakurikuler antara pusat dan daerah
  2. Melakukan pengawasan, pemantauan, dan penilaian pelaksanaan program ekstrakurikuler
  3. Memberikan pendampingan dan pelatihan teknis bagi guru/pembina/pelatih/instruktur

Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota

  1. Memberikan pelatihan dan pendampingan teknis kepada satuan pendidikan
  2. Menyelenggarakan kompetisi dan festival sebagai wadah apresiasi prestasi dikaitkan dengan TUSI

Satuan Pendidikan

  1. Kepala Sekolah: Menyusun program dan rencana kegiatan ekstrakurikuler, menyiapkan guru/pembina/pelatih/instruktur serta sarana dan prasarana, dan mengevaluasi program ekstrakurikuler secara berkala untuk peningkatan kualitas
  2. Komite Sekolah: Memberikan arahan dan masukan dalam penyelenggaraan ekstrakurikuler
  3. Orang tua/Wali: Mendampingi peserta didik pada ekstrakurikuler di satuan pendidikan
  4. Masyarakat: Menjadi mitra ekstrakurikuler melalui pemberian fasilitas, bimbingan, dan latihan di luar sekolah.

Media

  1. Menyebarluaskan informasi dan dokumentasi kegiatan ekstrakurikuler sekolah melalui berbagai platform (media cetak, elektronik, dan digital).
  2. Mempublikasikan prestasi peserta didik di bidang ekstrakurikuler untuk membangun citra positif sekolah.

22 of 24

PENUTUP

23 of 24

Kegiatan ekstrakurikuler di SD berperan penting dalam membentuk karakter, mendukung Profil Pelajar Pancasila, dan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Melalui kegiatan ini, siswa mengembangkan minat, bakat, keterampilan, serta sikap sosial secara optimal.

Tujuan utama adalah membekali siswa dengan karakter dan keterampilan hidup di keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keberhasilan sangat ditentukan oleh komitmen sekolah dalam mengelola program secara sistematis, berbasis kebutuhan siswa, serta didukung kebijakan dan sumber daya memadai. Jika dikelola baik, ekstrakurikuler tidak hanya meningkatkan prestasi non-akademik, tetapi juga menjadi wadah pembangunan karakter dan kompetensi siswa secara berkelanjutan.

23

24 of 24

Tim Kerja Peserta Didik Direktorat Sekolah Dasar

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

2025

TERIMA KASIH