1 of 21

MEMBIAKAN TANAMAN DENGAN CARA OKULASI

Bahasa Inggris

2 of 21

RUANG LINGKUP MATERI

1.

2.

3.

3 of 21

PENGERTIAN

Okulasi (budding) adalah penggabungan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai suatu tanaman setelah terjadi regenerasi jaringan pada luka sambungan.

4 of 21

MENYIAPKAN ENTRIS SEBAGAI BAHAN MATA OKULASI

  • Entris adalah suatu bahan tanaman berupa cabang muda ataupun batang muda yang digunakan sebagai batang atas pada penyambungan atau okulasi.

5 of 21

Kriteria Mata Entres

  • Mata entres yang sudah plast/mekar(tidak bagus)
  • Mata entres yang besar tapi belum plast tapi sudah menonjol(terbaik untuk ditempel)
  • Mata tunas kecil/dorman dapat digunakan

Dari segi ukuran

6 of 21

Dari segi Pengerjaan dan Bentuk

  • Mudah dikupas
  • Kelihatan ernas
  • Diambil dari ranting berdiameter 2-4 mm atau sama dengan batang bawah
  • Warna kulit sama dengan batang bawah

7 of 21

Syarat batang atas (entres)

  • Entres yang baik adalah yang cabangnya dalam keadaan tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda.
  • Warna kulit coklat muda kehijauan atau abu-abu.
  • Cabang entres untuk okulasi sebaiknya tidak berdaun(daunya sudah rontok)
  • Pohon induk dalam keadaan subur
  • Memiliki sifat baik

8 of 21

LINGKUNGAN

WaktuPenempelan

Suhu dan Kelembaban

Cahaya

FAKTOR-FAKTOR

KEBERHASILAN

DALAM OKULASI

TANAMAN

Kompatibilitas dan inkompatibilitas

Fisiologi

Pengelupasan kulit

Penyatuan kambium

PELAKSANA

Keahlian

Alat

9 of 21

MELAKUKAN OKULASI

A. MENGIRIS BATANG BAWAH

(MEMBUAT JENDELA OKULASI)

  • Bentuk irisan tergantung pada cara okulasi yang kita pilih

  • Kedalaman yang baik adalah setebal kulit batang

  • Posisi atau letak jendela okulasi harus memperhatikan � letak matahari

TAHAPAN

10 of 21

B. MENGAMBIL MATA TEMPEL

  • 3 CARA PENGAMBILAN MATA TEMPEL
    • Segi empat
    • Sayatan
    • Bulatan/tempel

11 of 21

C. PENEMPELAN MATA TUNAS

Mata tunas yang diperoleh kemudian disisipkan pada Jendela okulasi yang telah dibuat pada batang bawah.

12 of 21

D. MENGIKAT TEMPELAN

  • Menggunakan tali plastik polianil,L = 1,5 cm P = 20 cm
  • Mengikat tempelan mulai dari bawah keatas

13 of 21

E. MEMBUKA IKATAN

  • Setelah kurang lebih 1 bulan setelah pelaksanaan okulasi, ikatan dibuka untuk dilihat mata tempelnya. Bila mata tempel masih kelihatan hijau segar dan sudah melekat dengan batang bawah pertanda okulasi ini berhasil. Bila mata tempel berwarna hijau kemerahan atau hitam �maka okulasi ini gagal. �

14 of 21

F. Memotong batang bawah

3 cara Pemotongan

  • Batang bawah langsung dipotong 1 cm di atas tunas
  • Batang pokok dipotong 10 cm di atas tunas
  • Batang pokok di potong tidak sekaligus tapi ½ dan dilengkungkan

15 of 21

Tipe Okulasi

  • Huruf T
  • Forket
  • Bulat
  • Empat

16 of 21

PEMELIHARAAN BIBIT HASIL OKULASI

  • Penyiraman dilakukan paling lama 2 hari sekali sampai titik jenuh air.
  • Faktor penyiraman
    • Sifat fisik media tanam
    • Pengaruh musim

Penyiraman

17 of 21

Pemupukan

  • Jenis Pupuk
    • Pupuk yang digunakan bisa menggunakan pupuk daun,seperti Atonik dan Gandasil D konsentrasi 2cc/l air atau NPK (15:15:15) dengan 1-2 g/l air.
    • Pemupukan diberikan semingu sekali.

18 of 21

  • Waktu Pemberian pupuk

  • Pemberian pupuk perlu memperhatikan keadaan musim. Pada awal atau akhir musim hujan merupakan saat yang tepat untuk melakukan pemupukan pada tanaman tahunan. Namun pemberian pupuk pada bibit dalam polybag sebaiknya dilakukan secara periodik dengan frekuensi pemberian yang lebih sering dan tidak bergantung pada musim .

19 of 21

  • Cara Pemupukan

  • Ada beberapa cara pemberian pupuk yang dapat dilakukan yaitu ditaburkan, disiramkan dan disemprotkan. Pemberian pupuk pada tanaman yang ada dalam polybag lebih efektif dilakukan dengan disiramkan atau disemprotkan

20 of 21

Pengendalian hama dan penyakit

  • Hama dan penyakit yang sering menyerang sambungan atau okulasi antara lain: tungau merah, Aphia spec (kutu daun) dan penyakit yang disebabkan oleh jamur. Cara mencegah di samping dengan kebersihan pada alat-alat dan tempat penyambungan/okulasi.Pemakaian pestisida dapat pula dipergunakan bila tingkat �serangan hama dan penyakit sudah tinggi.

21 of 21

Terima kasih

Disusun oleh :

TIM AGRIBISNIS PEMBIBITAN DAN KULTUR JARINGAN TANAMAN

SMKN 2 PANDEGLANG