PENGOLAHAN DAN PELAPORAN �HASIL ASESMEN�(4 JP)
Tujuan Pembelajaran
Peserta mampu:
1. Memahami teknik pengolahan hasil asesmen
2. Menerapkan teknik pengolahan hasil asesmen
3. Memahami teknik pelaporan hasil asesmen
4. Menerapkan teknik pelaporan hasil asesmen
Alur Pembelajaran
Mulai Dari Diri
Eksplorasi Konsep
Ruang Kolaborasi
Refleksi Terbimbing
Demonstrasi Kontekstual
Penutup
Ice Breaking
MULAI DARI DIRI
EKSPLORASI KONSEP
PENGOLAHAN DAN PELAPORAN HASIL ASESMEN
A. Pengolahan Hasil Asesmen
1. Cara Pengolahan Hasil Asesmen
1. Cara Pengolahan Hasil Asesmen ….
Contoh:
1. mampu menguraikan manfaat sumber energi; dan
2. mampu menjelaskan ragam sumber energi alternatif.
Rubrik Tujuan Pembelajaran
Hasil Asesmen Tujuan Pembelajaran
2. Mengolah hasil asesmen dari beberapa tujuan pembelajaran menjadi nilai akhir
Contoh:
Contoh:
��1) Bila pengukuran pencapaian dilakukan untuk setiap tujuan pembelajaran dengan data kuantitatif (angka pencapaian) ….��
Contoh:
Contoh Asesmen dengan Teknik Observasi
Contoh Asesmen dengan Rubrik
Opsi Pengolahan Nilai
Opsi Pengolahan Nilai ….
Contoh Pengolahan Nilai Rapor�1. Opsi Pembobotan
2. Opsi Persentase
3. Opsi Rata-rata
B. Pelaporan Hasil Belajar (halaman 67 – 72)
Pelaporan Hasil Asesmen
Pelaporan hasil asesmen ...
Contoh Format Rapor
Catatan:
1. Format rapor di atas dapat disesuaikan berdasarkan struktur kurikulum masing-masing jenjang.
2. Deskripsi capaian kompetensi peserta didik berisi informasi tentang kompetensi yang sudah dicapai dan kompetensi yang perlu ditingkatkan. Deskripsi ditulis menggunakan kalimat positif dan memotivasi. Deskripsi ini berdasarkan capaian peserta didik terhadap tujuan pembelajaran yang ditetapkan per mata pelajaran
3. Jika terdapat peserta didik yang pindah dari satuan pendidikan yang belum menerapkan Kurikulum Merdeka, maka satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dapat mengakomodasi peserta didik tersebut dengan menyesuaikan dengan tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran dengan kompetensi/indikator pembelajaran pada satuan pendidikan sebelumnya.
4. Di bagian catatan pendidik, dapat diisi dengan pengamatan pendidik tentang capaian anak (utamanya yang terkait kepemilikan kemampuan fondasi) yang tidak terakomodasi di dalam tujuan pembelajaran yang dibangun per mata pelajaran. Bagian ini juga dapat diisikan dengan tumbuh kembang anak dan layanan kesehatan yang perlu dipenuhi dan diperhatikan orang tua/wali murid.
Opsi menyusun deskripsi capaian kompetensi
1. Berdasarkan Capaian Pembelajaran
Dalam penyusunan deskripsi capaian kompetensi, pendidik harus mengidentifikasi capaian kompetensi tertinggi dan terendah. Untuk melihat capaian kompetensi tertinggi ditandai dengan warna hijau dan capaian kompetensi terendah ditandai dengan warna merah.
Capaian tertinggi
Capaian terendah
2. Penyusunan Deskripsi Berdasarkan Alur Tujuan Pembelajaran
ATP semester 1:
- Bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian.
- Menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta mampu
memahami informasi dari teks aural dan instruksi lisan
- Bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat
terhadap teks yang dibaca atau dipirsa.
- Berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks.
- Menulis permulaan dengan benar di atas kertas
- Mengembangkan tulisan tangan yang makin baik.
-
Contoh deskripsi di Capaian Kompetensi
Menunjukkan kemampuan yang baik dalam hal bersikap menjadi pendengar yang penuh perhatian, bersikap menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks yang dibaca atau dipirsa, menulis permulaan di atas kertas, dalam menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta memahami informasi dari teks aural dan instruksi lisan.
3. Penyusunan Deskripsi Mengambil dari Poin-Poin Penting dari Materi
yang sudah Diberikan
Catatan:
Pada rapor fase A, komponen catatan direkomendasikan diisi oleh pendidik untuk menyampaikan juga terkait perkembangan kemampuan fondasi secara singkat utamanya informasi yang tidak tersampaikan pada kolom capaian kompetensi mata pelajaran.
Misalnya gambaran dari perkembangan adaptasi peserta didik di sekolah, interaksi peserta didik dengan teman sebaya, imunisasi, atau hal lain yang penting disampaikan.
Hal ini ditujukan untuk menjalin komunikasi yang lebih optimal dengan orang tua agar dapat berkolaborasi mendukung terbangunnya kemampuan fondasi peserta didik.
2 pilihan penyajian rapor fase A
1. dengan menggunakan nilai
2. tanpa menggunakan nilai .
Apabila guru ingin memilih opsi 2 ini, maka deskripsi capaian kompetensi akan menggantikan fungsi angka, sehingga deskripsi perlu spesifik dan mampu memberi gambaran tentang capaian anak secara jelas kepada orang tua.
Contoh Rapor (Tipe 1)
Contoh Rapor (Tipe 2)
C. Mekanisme Kenaikan Kelas dan Kelulusan (halaman 73 -76)
1. Mekanisme Kenaikan Kelas
Satuan pendidikan memiliki keleluasaan untuk menentukan kriteria kenaikan kelas. Penentuan kenaikan kelas dilakukan dengan mempertimbangkan laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian peserta didik pada semua mata pelajaran, projek penguatan profil pelajar Pancasila, dan ekstrakurikuler serta prestasi lain selama 1 (satu) tahun ajaran. Dalam proses penentuan peserta didik tidak naik kelas, perlu dilakukan musyawarah antara pendidik, yang mempertimbangkan keseluruhan proses belajar peserta didik serta pendampingan oleh pendidik dari awal tahun ajaran, sehingga opsi tidak naik kelas menjadi pilihan paling akhir.
2. Mekanisme Kelulusan SD/MI/sederajat
Penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dilakukan dengan mempertimbangkan:
a. Laporan kemajuan hasil belajar.
Laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian peserta
didik pada semua mata pelajaran dan ekstrakurikuler serta prestasi lain pada kelas V dan VI
b. Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.
Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan merupakan penilaian hasil belajar yang bertujuan untuk menilai pencapaian hasil belajar peserta didik untuk semua mata pelajaran.
Catatan:
D. Refleksi dan Tindak Lanjut Pembelajaran dan Asesmen (halaman 77 – 78)
Refleksi Diri
- Apa tujuan saya mengajar semester/tahun ini?
- Apa yang saya sukai dari PBM semester/tahun ini?
- Aspek/hal apa dari pembelajaran yang berhasil?
- Aspek/hal apa yang perlu peningkatan?
Refleksi Diri
- Apa yang perlu saya lakukan supaya lebih baik?
- Apa tantangan terbesar yang saya hadapi tahun ini?
- Bagaimana cara saya mengatasi tantangan tsb?
Refleksi Sesama Pendidik
Hal yang bisa dilakukan oleh sesama pendidik
Refleksi oleh Kepala Satpen
1. Membangun budaya reflektif
2. Memberi umpan balik yang konstruktif
Refleksi oleh Peserta Didik
1. Membangun kemandirian dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.
2. Membangun budaya transparansi, objektivitas, saling menghargai, dan mengapresiasi keragaman pendapat dalam menilai proses pembelajaran.
3. Membangun suasana pembelajaran yang partisipatif dan untuk memberi umpan balik kepada pendidik dan peserta didik.
4. Melatih peserta didik untuk mampu berpikir kritis.
Tindak Lanjut
RUANG KOLABORASI
Tugas Kelompok (20 menit)
PRESENTASI
REFLEKSI TERBIMBING
Apa saja tantangan yang dihadapi dalam mengolah hasil asesmen?
Bagian mana dari pengolahan asesmen yang belum dipahami dan masih membutuhkan pemahaman yang lebih?
Kesulitan apa yang muncul ketika mengolah hasil asesmen?
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL
Sesi Tugas Individual
PENUTUP
Mari membuat catatan kecil mengenai :
TERIMA KASIH