1 of 59

FGD Penyusunan RAD-PG �Kota Sukabumi 2025-2029

Sukabumi, 14 Mei 2024

Kerjasama antara

Bappeda Kota Sukabumi dengan MWA Training & Consulting

Pusat Pelatihan dan Pengembangan Ketahanan Pangan dan Gizi

mwaconsultant.com

2 of 59

Tujuan Penyusunan RAD-PG Kota Sukabumi 2024-2029

Meningkatkan pemahaman, komitmen & peran serta seluruh pemangku kepentingan untuk perbaikan, pemantapan ketahanan pangan gizi mulai dari perencanaan, implementasi maupun evaluasi

Mengintegrasikan dan menyelaraskan intervensi program atau kegiatan terkait pangan dan gizi secara tepat sesuai prioritas dan terpadu sesuai kebutuhan daerah

Membangun dan mengoptimalkan lembaga terkait pangan dan gizi di Kota Sukabumi

mwaconsultant.com

3 of 59

WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN

Kegiatan

Bulan ke-1

Bulan ke-2

25-29 maret

1-5 april

8-15 april

16-19 april

22-26 april

29 April-3 mei

6-10 mei

13-21 mei

Persiapan Teknis

Pertemuan Pendahuluan

 

 2 apr

 

 

 

 

 

 

Penyusunan Laporan Pendahuluan

 

 

 

 19 apr

 

 

 

 

Pengumpulan Data Sekunder

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyusunan Draft laporan dan Matriks RADPG

 

 

 

 

 

 

 

 

Pertemuan Pembahasan Matriks RADPG/ FGD

 

 

 

 

 

 

 14 mei

 

Penyusunan Laporan dan Matriks RADPG Final

 

 

 

 

 

 

 

 

Pertemuan Akhir Verifikasi dan Konfirmasi Matriks RADPG

 

 

 

 

 

 

 

Penyerahan Pekerjaan

 

 

 

 

 

 

 

mwaconsultant.com

4 of 59

Tujuan dan Metode FGD

Analisis situasi

(capaian s.d. 2023)

Analisis tantangan

Diskusi indikator

bidang pangan

bidang gizi

ketersediaan

keterjangkauan

pemanfaatan

verifikasi baseline 2023

intermediate outcome

Target 2025-2029

mwaconsultant.com

Diskusi matriks RADPG

Indikator

outcome

5 of 59

Sistematika Dokumen RADPG

Kata Pengantar

Daftar Isi

Daftar Tabel

Daftar Gambar

BAB I Pendahuluan

  1. Latar Belakang
  2. Kedudukan RAD-PG dalam Kebijakan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi
  3. Tujuan Penyusunan
  4. Dasar Hukum Penyusunan RAD-PG Kota Sukabumi

BAB II. Analisis Situasi

  1. Capaian

Bidang Pangan

Bidang Gizi

B. Tantangan

BAB III. Rencana Aksi Multisektor

A. Fungsi, Tujuan, dan Sasaran

B. Ruang Lingkup

C. Penguatan Rencana Aksi Pangan dan Gizi

BAB IV. Kerangka Pelaksanaan Aksi Pangan dan Gizi

A. Strategi dan aksi

B. Pengorganisasian

C. Peran Sektor Non Pemerintah

D. Lokus Aksi Pangan dan Gizi

E. Pembiayaan

BAB V. Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan

  1. Pemantauan dan Evaluasi
  2. Pelaporan Hasil Pemantauan dan Evaluasi

BAB VI. Penutup

BAB VII. Daftar Pustaka

Lampiran. Matriks Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Kota Sukabumi Tahun 2024-2029

mwaconsultant.com

6 of 59

INDIKATOR DAN TARGET PEMBANGUNAN BIDANG PANGAN DAN GIZI

KOTA SUKABUMI 2024-2029

No

Indikator

Baseline 2023

Target 2029

Penanggung Jawab

Intermediate Outcome

1

Ketersediaan beras (ton)

37.673

DKP3

2

Ketersediaan protein hewani (ton)

DKP3

3

Ketersediaan Sayur dan Buah (ton)

DKP3

4

Jumlah Kelurahan rentan terhadap rawan pangan (prioritas 1-3)

2

DKP3

5

Indeks Ketahanan Pangan

68,96

7

Skor PPH konsumsi

90,1

DKP3

8

AKE (kkal/kap/hari)

2104

DKP3

9

AKP (gram/kap/hari)

63,2

DKP3

10

Konsumsi ikan (kg/kap/tahun)

31,11

DKP3

mwaconsultant.com

7 of 59

No

Indikator

Baseline 2023

Target 2029

Penanggung Jawab

Intermediate Outcome

11

Konsumsi ikan (kg/kap/tahun) - data dari Susenas

40,68

DKP3

12

Konsumsi daging (kg/kap/tahun)

27,96

DKP3

13

Konsumsi sayur dan buah (g/kap/hari)

198,83

DKP3

14

Persentase peningkatan keamanan pangan

DKP3

- PSAT

90,625

85 (target nasional)

DKP3

Outcome

1

Prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek) pada balita (%) SSGI

19,2

11,5

Tim Percepatan Penurunan Stunting

2

Prevalensi wasting (kurus dan sangat kurus) pada balita (%)

4,77

Dinas Kesehatan

3

Prevalensi obesitas pada penduduk umur >18 tahun (%)

Dinas Kesehatan

INDIKATOR DAN TARGET PEMBANGUNAN BIDANG PANGAN DAN GIZI

KOTA SUKABUMI 2024-2029

mwaconsultant.com

8 of 59

Analisa Situasi

(Capaian s.d 2023)

mwaconsultant.com

9 of 59

Ketersediaan Pangan

Bidang Pangan

mwaconsultant.com

10 of 59

Luas Lahan Sawah

Kota Sukabumi dalam 4 tahun terakhir mengalami penurunan luas lahan pertanian dengan laju perubahan sebesar 1,42% per tahun

mwaconsultant.com

11 of 59

Produksi Pangan Kota Sukabumi

Seluruh kelompok Padi-padian dalam 5 tahun terakhir mengalami rata-rata laju perubahan sebesar (-)0,46 hingga (-)0,57% per tahun

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

12 of 59

  • Kelompok Makanan Berpati dalam 5 tahun terakhir mengalami rata-rata laju perubahan sebesar 5,60 - 57,07% per tahun
  • Data yang tersedia hanya ubi jalar dan ubi kayu, tidak terdapat data untuk makanan berpati lainnya

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

13 of 59

Tidak terdapat produksi gula yang tercatat di Kota Sukabumi

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

14 of 59

  • Kota Sukabumi memiliki potensi produksi kelapa daging
  • Sedangkan jenis pangan pada kelompok buah biji berminyak cenderung mengalami penurunan atau juga tidak berproduksi

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

15 of 59

Produksi Jeruk Siam mengalami rata-rata laju perubahan yang positif

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

16 of 59

Data Produksi salak, sawo, melon, dan semangka hanya tersedia pada tahun 2023

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

17 of 59

  • Data produksi buah markisa, strawberry, blewah, kurma, buah ara, pir, aprikot, ceri, dan persik hanya tersedia pada tahun 2019 dan 2023
  • Secara keseluruhan di Kota Sukabumi tidak terdapat produksi buah markisa, sirsak, apel, anggur, strawberry, blewah, lemon, jeruk besar, buah ara, pir, aprikot, ceri, dan persik

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

18 of 59

  • Data produksi Rasberry, blackberry, kiwi, kesemek, leci, buah naga, jeruk nipis, delima dan buah lainnya hanya tersedia pada tahun 2019 dan 2023
  • Secara keseluruhan di Kota Sukabumi tidak terdapat produksi buah Rasberry, blackberry, kiwi, kesemek, lengkeng, leci, buah naga, jeruk nipis, dan delima

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

19 of 59

  • Data produksi kacang merah hanya tersedia pada tahun 2019 dan 2023
  • Secara keseluruhan di Kota Sukabumi rata-rata laju perubahan produksi sayur bawang merah, ketimun, kacang panjang, dan tomat mengalami penurunan
  • Kota Sukabumi tidak ada produksi kentang dan wortel

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

20 of 59

  • Data produksi lobak hanya tersedia pada tahun 2019 dan 2023
  • Secara keseluruhan di Kota Sukabumi rata-rata laju perubahan produksi sayur cabe besar, cabe rawit, terong, sawi, dan kangkung mengalami penurunan
  • Kota Sukabumi tidak ada produksi cabe keriting dan labu siam

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

21 of 59

  • Data produksi paprika, selada, asparagus, seledri, bawang bombai, oyong, kecipir, pare, dan pakis hanya tersedia pada tahun 2019 dan 2023
  • Secara keseluruhan di Kota Sukabumi rata-rata laju perubahan produksi sayur buncis, bayam, jamur tiram, melinjo, dan petai mengalami penurunan
  • Kota Sukabumi tidak ada produksi bawang putih, kembang kol, jamur merang, jamur lainnya, jengkol, paprika, kacang kapri, selada, asparagus, seledri, bawang bombai, oyong, kecipir, pare, dan pakis

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

22 of 59

  • Tidak terdapat data produksi untuk daging burung puyuh dan jeroan semua jenis
  • Data produksi daging hanya tersedia dalam 3 tahun terakhir
  • Secara keseluruhan di Kota Sukabumi rata-rata laju perubahan produksi daging sapi, daging kerbau, daging domba, daging ayam buras, dan daging itik mengalami peningkatan
  • Sedangkan untuk daging kambing dan daging ayam ras mengalami penurunan laju rata-rata perubahan
  • Kota Sukabumi tidak ada produksi daging kuda dan daging babi

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023

(BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

23 of 59

  • Tidak terdapat data produksi untuk seluruh jenis telur dan susu
  • Ikan Bawal mengalami peningkatan rata-rata laju perubahan

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023

(BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

24 of 59

  • Data produksi ikan yang tersedia hanya ikan mas, lele, patin, nila, dan gurami
  • Ikan mas mengalami penurunan rata-rata laju perubahan
  • Sedangkan ikan lele, patin, nila, dan gurami mengalami peningkatan

Data Produksi Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2023

(BPS Kota Sukabumi; DKP3)

mwaconsultant.com

25 of 59

  • Data yang tersedia hanya dalam 3 tahun terakhir
  • Dalam 3 tahun terakhir, seluruh jenis pangan mengalami rata-rata laju perubahan yang positif atau mengalami peningkatan kecuali untuk jagung yang mengalami penurunan atau rata-rata laju perubahan yang negatif.

Data Cadangan Pangan Pemerintah Kota Sukabumi tahun 2021-2023 (DKP3 Kota Sukabumi)

26 of 59

  • Data yang tersedia hanya dalam 4 tahun terakhir
  • Data tahun 2023 tidak tersedia
  • Rata-rata laju ketersediaan ikan dan protein mengalami penurunan

Situasi Ketersediaan Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2022 (Sumber: DKP3 Kota Sukabumi)

mwaconsultant.com

27 of 59

  • Ketersediaan energi, dan protein sudah diatas standar ideal
  • Skor PPH ketersediaan pangan masih di bawah standar ideal

Situasi Ketersediaan Pangan Kota Sukabumi tahun 2019-2022 (Sumber: DKP3 Kota Sukabumi)

mwaconsultant.com

28 of 59

  • Rata-rata laju perubahan keamanan pangan siap saji mengalami penurunan
  • Keamanan pangan olahan terus mengalami peningkatan namun masih pada angka 72,5%

Data Keamanan Pangan Kota di Sukabumi tahun 2019-2022

mwaconsultant.com

29 of 59

Keterjangkauan Pangan

Bidang Pangan

mwaconsultant.com

30 of 59

Definisi

    • Keterjangkauan pangan atau akses terhadap pangan adalah kemampuan rumah tangga untuk memperoleh cukup pangan, baik yang berasal dari produksi sendiri, stok, pembelian, barter, hadiah, pinjaman dan bantuan pangan.
    • Akses pangan akan tercapai saat rumah tangga memiliki sumberdaya yang cukup untuk mendapatkan makanan dengan harga terjangkau

mwaconsultant.com

31 of 59

Proporsi Pengeluaran Makanan dan Non Makanan Kota Sukabumi tahun 2019-2023

(Sumber : BPS Kota Sukabumi)

mwaconsultant.com

32 of 59

Proporsi Pengeluaran Makanan Kota Sukabumi tahun 2023

(Sumber : BPS Kota Sukabumi)

Sebagian besar pengeluaran pangan dialokasikan untuk membeli makanan dan minuman jadi, diikuti oleh rokok, padi-padian, daging, telur, dan susu.

mwaconsultant.com

33 of 59

Situasi Kemiskinan di Kota Sukabumi 2019-2023 (BPS Kota Sukabumi, 2024)

Situasi kemiskinan di Kota Sukabumi dalam 5 tahun terakhir mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3.33 %

mwaconsultant.com

34 of 59

Persebaran Kerawanan Pangan di Kota Sukabumi 2019-2023 (DKP3 Kota Sukabumi)

  • Secara keseluruhan, angka indeks ketahanan pangan Kota Sukabumi dalam 5 tahun terakhir memiliki rata-rata laju perubahan sebesar 1,26% atau mengalami rata-rata peningkatan sebesar 1,26% per tahun
  • Tahun 2023 indeks ketahanan Kota Sukabumi mencapai 68,96. Angka ini masih di bawah angka yang dicapai oleh Provinsi Jawa Barat yang mencapai 77,55 pada tahun 2022 (Badan Pangan Nasional, 2023)

mwaconsultant.com

35 of 59

Perkembangan Harga Pangan Strategis 2019-2023 (Sumber: Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi)

mwaconsultant.com

36 of 59

Pemanfaatan Pangan

Bidang Pangan

mwaconsultant.com

37 of 59

    • Pemanfaatan pangan bergantung terhadap pengetahuan dan praktik rumah tangga dalam pengambilan keputusan tentang makanan bergizi di lingkungan fisik yang sehat dengan sanitasi dan proses penyimpanan yang tepat. Hal ini mencakup kemampuan tubuh manusia untuk mengubah makanan menjadi energi dan sumber daya penting lainnya.
    • Agar tubuh manusia dapat hidup sehat, aktif, dan produktif, tubuh memerlukan 45 zat gizi yang berasal dari berbagai jenis makanan dan minuman, sehingga mengonsumsi makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang sangat penting untuk tubuh.
    • Konsep Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) ini berkaitan erat dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) karena implementasi pola pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman di tingkat keluarga akan berdampak pada cakupan masyarakat yang lebih luas sehingga mempengaruhi capaian skor PPH.

mwaconsultant.com

38 of 59

Data Konsumsi Kota Sukabumi Tahun 2019-2023

  • Seluruh konsumsi di Kota Sukabumi kecuali konsumsi Ikan, dalam 5 tahun terakhir mengalami penurunan yang terlihat dari rata-rata laju perubahan yang menunjukkan angka negatif
  • Sedangkan untuk konsumsi Ikan dan skor PPH konsumsi mengalami peningkatan
  • Namun skor PPH konsumsi Kota Sukabumi tahun 2022 baru mencapai 83,9

mwaconsultant.com

39 of 59

Bidang Gizi

mwaconsultant.com

40 of 59

Kerangka Determinan Masalah Pangan dan Gizi (UNICEF 1990)

mwaconsultant.com

41 of 59

Data Pemberian ASI Eksklusif di Kota Sukabumi Tahun 2019-2023

    • Selama 5 tahun terakhir, rata-rata laju perubahan pemberian ASI eksklusif pada bayi di bawah 6 bulan adalah -1,24%
    • Hanya sekitar 72,9% bayi di bawah 6 bulan di Kota Sukabumi yang mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2023

mwaconsultant.com

42 of 59

Prevalensi Masalah Gizi Kurang di Kota Sukabumi Tahun 2019-2023

(Sumber : Dinas Kesehatan Kota Sukabumi)

    • Selama 5 tahun terakhir, rata-rata laju perubahan prevalensi balita stunting adalah mengalami penurunan
    • Sedangkan untuk balita wasting dan underweight mengalami peningkatan.

mwaconsultant.com

43 of 59

Persentase Masalah Gizi Kurang Berdasarkan Kelurahan tahun 2023

(Sumber : Dinas Kesehatan Kota Sukabumi)

44 of 59

Persentase Masalah Gizi Kurang Berdasarkan Kelurahan tahun 2023

(Sumber : Dinas Kesehatan Kota Sukabumi)

45 of 59

Prevalensi Obesitas Dewasa di Kota Sukabumi Tahun 2019-2023 (Sumber : Dinas Kesehatan Kota Sukabumi)

    • Data hanya tersedia pada tahun 2022 dan 2023
    • Prevalensi obesitas dewasa mengalami penurunan sebesar 20,53%

mwaconsultant.com

46 of 59

Prevalensi Anemia di Kota Sukabumi Tahun 2019-2023

(Sumber : Dinas Kesehatan Kota Sukabumi)

    • Data prevalensi remaja anemia hanya tersedia pada tahun 2023
    • Rata-rata laju perubahan prevalensi anemia pada ibu hamil mengalami penurunan sebesar 9,86%

mwaconsultant.com

47 of 59

Analisa Situasi (Tantangan)

mwaconsultant.com

48 of 59

1. Tantangan Aspek Ketersediaan

  1. Lahan pertanian yang semakin berkurang akibat alih fungsi lahan berakibat pada penurunan produksi beras
  2. Menurunnya produksi daging unggas
  3. Ketergantungan pangan dari pasokan wilayah lain
  4. Tidak tersedianya data perdagangan (ekspor dan impor) pangan sehingga Pemerintah Daerah tidak dapat menjamin stabilitas pasokan maupun harga pangan.
  5. Ketersediaan pangan yang tersedia belum beragam (skor PPH 92,6)
  6. Belum ada kebijakan untuk mencegah/mengurangi food loss pada tahap produksi, pasca panen, dan penyimpanan, serta pemrosesan dan pengemasan
  7. Belum terpenuhinya standarisasi keamanan pangan baik segar maupun olahan

mwaconsultant.com

49 of 59

2. Tantangan Aspek Keterjangkauan

  1. Pengeluaran pangan tertinggi adalah untuk membeli makanan dan minuman jadi yang diikuti peringkat kedua adalah pembelian rokok
  2. Walaupun mengalami penurunan namun persentase penduduk miskin masih cukup tinggi
  3. Masih terdapat 6,06% kelurahan yang masuk dalam kategori rentan terhadap rawan pangan (prioritas 2 dan 3)
  4. Harga pangan yang tidak stabil terutama pada komoditas minyak goreng, telur ayam, cabai merah besar, cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih

mwaconsultant.com

50 of 59

3. Tantangan Aspek Pemanfaatan

  1. Pola konsumsi pangan penduduk Kota Sukabumi belum ideal, ditandai dengan skor PPH Konsumsi hanya sebesar 83,9
  2. Konsumsi sayur dan buah masih belum memenuhi standar
  3. Pemberian ASI eksklusif pada bayi hanya sebesar 72,9%
  4. Prevalensi balita stunting mengalami penurunan pada periode 2019-2022, namun mengalami peningkatan pada tahun 2023 yaitu menjadi 5,42%
  5. Prevalensi balita wasting sebesar 4,77%
  6. Terjadi peningkatan balita underweight hingga mencapai 7,81%
  7. Terdapat 7,9% ibu hamil yang mengalami anemia
  8. Tidak terdapat data masalah obesitas dewasa
  9. Masih belum memadainya pengetahuan penduduk, khususnya ibu mengenai konsumsi pangan sesuai prinsip gizi seimbang

mwaconsultant.com

51 of 59

4. Tantangan Aspek Kelembagaan

  1. Perlunya penguatan sinergitas program kegiatan bidang pangan dan gizi dari perangkat daerah terkait
  2. Keberlanjutan komitmen pimpinan daerah dalam memprioritaskan pembangunan pangan dan gizi di Kota Sukabumi
  3. Belum optimalnya pelibatan sektor non pemerintah untuk berpartisipasi dalam kegiatan di bidang pangan dan gizi

mwaconsultant.com

52 of 59

Sesi FGD

mwaconsultant.com

53 of 59

Room 1 (Pokja 1 dan 4)

  1. Pokja Ketersediaan

Koordinator

:

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi;

Anggota

:

  1. Kepala Divisi Badan Urusan Logistik Kantor Wilayah Cianjur;
  2. Kepala Bidang Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi;
  3. Kepala Bidang Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi;
  4. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi;
  5. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi;
  6. Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Usaha mikro Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi;
  7. Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Sukabumi; 

4. Pokja Kelembagaan

 

 

Koordinator

:

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi

Anggota

:

  1. Direktur Institut Pertanian Bogor Kota Sukabumi (Sekolah Vokasi IPB);
  2. Kepala Badan Pusat Statistik Kota Sukabumi;
  3. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Sukabumi;
  4. Kepala Bagian Perekonomian, Sekretariat Daerah Kota Sukabumi;
  5. Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda Kota sukabumi;
  6. Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kota Sukabumi;
  7. Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi;
  8. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Sukabumi;
  9. Kepala Bidang statistik Persandian dan Keamanan Informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi;

mwaconsultant.com

54 of 59

Room 2 (Pokja 2 & 3)

  1. Pokja Pemanfaatan 

 

Koordinator

:

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi

Anggota

:

 

 

 

  1. Sekretaris Umum Tim Penggerak PKK;
  2. Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi;
  3. Para Camat Se-Kota Sukabumi;
  4. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kota Sukabumi;
  5. Kepala Bidang Pendidikan Anak usia dini dan Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi;
  6. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi;
  7. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan Perlindungan Anak Kota Sukabumi.

2. Pokja Keterjangkauan

Koordinator

:

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha mikro Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi

Anggota

:

  1. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Kota Sukabumi;
  2. Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Sejahtera, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak ;
  3. Kepala Bidang Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Sukabumi;
  4. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi;
  5. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota sukabumi;
  6. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sukabumi.

mwaconsultant.com

55 of 59

56 of 59

Arah Kebijakan, Tujuan Strategis dan Strategi RAD-PG Kota Sukabumi 2024-2029

mwaconsultant.com

57 of 59

Matriks RAD-PG Kota Sukabumi 2024-2029

Menyepakati Indikator & Target

mwaconsultant.com

58 of 59

Batas Waktu Pengisian Matriks : ………… Mei 2024

Setiap OPD mengisi mandiri target pada indikator yang telah disepakati ��Diskusi/pertanyaan bisa via Marina 081319543729

mwaconsultant.com

59 of 59

Terima Kasih

mwaconsultant.com