DINAMIKA LITOSFER
DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN
Menganalisis dinamika litosfer dan dampaknya terhadap kehidupan
Standar Kompetensi
IPK
Materi Pembelajaran :
Litosfer adalah Lapisan bumi paling atas/luar dengan ketebalan ±100 km tersusun atas berbagai batuan mineral.
Pengertian Dinamika Litosfer:
“lithos” = batuan
“sphere” lapisan.
Litosfer
Jadi litosfer adalah lapisan batuan pembentuk kulit bumi.
Dinamika litosfer ialah segala aktivitas yang terjadi di lapisan litosfer/kulit bumi, meliputi tektonisme, vulkanisme, seisme, dan tenaga exogen.
Tektonisme
Seisme
vulkanisme
tenaga exogen
:
Struktur Lapisan Bumi:
3. Litosfer/Crust (Kerak Bumi)
2. Astenosfer, Lapisan mantel / Selubung Bumi.
a. Inner core (inti Bumi Dalam).
b. Outer core (inti Bumi Luar).
1. Inner Core (inti bumi dalam)
1. Barisfer (Core).
Terdiri dari 2 lapisan yaitu :
:
Struktur Lapisan Bumi:
2. Outer Core (inti bumi luar)
2. Astenosfer
1) Mantel Luar (Astenosfer)
2) Mantel Dalam (Mesosfer)
3. LITOSFER
Menurut jenisnya di bagi 2 :
Adalah lapisan terluar bumi berupa lautan, bersifat padat, terdiri dari endapan (laut bagian atas), batuan vulkanik (tengah) dan batuan beku gabro & peridotit (bawah).
- Ketebalan 5 – 15 km
- Usia lebih muda (180 juta tahun)
- Densitas 3,0 g/cc, warna gelap.
Adalah lapisan terluar bumi berupa daratan, bersifat padat yang terdiri dari batuan beku granit (bagian atas) & beku basalt ( bawah).
- ketebalan 20 -75 km
- Usia sangat tua (2-4 milyar th)
- Densitas 2,6 g/cc, warna terang.
Menurut material penyusunnya ada 2 :
3. LITOSFER
(Batuan Metamorf)
:
Siklus Batuan:
STRUKTUR BATUAN PEMBENTUK LITOSFER
STRUKTUR BATUAN PEMBENTUK LITOSFER
BATUAN BEKU
BATUAN SEDIMEN
BATUAN METAMORF
Contoh: batuan granit, perdotit, gabro.diorit, sienit,
Adalah batuan yang terjadi karena magma dan lava yang mengalami pendinginan dan akhirnya membeku.
https://www.geologinesia.com
BATUAN BEKU
BATUAN BEKU
Contoh: granit forfirit, diorit forfirit, sienit forfirit.
3. Batuan beku luar (efusi)
Pembekuan terjadi di permukaan bumi dan prosesnya sangat cepat, karena itu tidak sempat membentuk kristal atau hablur. Strukturnya disebut amorf (tidak berbentuk).
Contoh: batu apung, basalt, andesit, obsidian.
Contoh: konglomerat, breksi, batu pasir.
BATUAN SEDIMEN
Adalah batuan yang terjadi karena pengendapan hasil erosi/pengangkutan
Berdasakan cara pengendapannya batuansedimen dibagi 3 :
Konglomerat
Batu pasir
Breksi
Batu gamping
2. Batuan sedimen kimiawi, terjadi dari pengendapan hasil pelarutan batuan secara kimia. Contoh: kapur, dolomit, limestone.
3. B. sedimen organic, Proses terjadinya dipengaruhi unsur organik. Contoh: batu bara, batu gamping, batu karang
Berdasakan tenaga yang mengankut, batuan sedimen dibagi 3 :
Berdasakan tempatnya, batuan sedimen dibagi 5 :
3. Batuan metamorf pneumatolitis. terbentuk akibat adanya unsur tertentu yang masuk ke batuan.
Contoh: kuarsa (disusupi unsur borium) akan menghasilkan semacam batu permata (turmalin), zamrud, batu topaz.
BATUAN METAMORF
2. Batuan metamorf dinamo, terjadi akibat tekanan yang tinggi dengan waktu yang lama. Batuan ini disebut juga batuan metamorf kinetis.
Contoh: batu sabak (dari tanah liat), antrasit (batu bara muda).
Batu marmer
Batu sabak
Batu Kuarsit (Quartzite)
PROSES TEKTONISME & PENGARUHNYA TERHADAP KEHIDUPAN
DINAMIKA LITOSFER
DAN DAMPAKNYA BAGI KEHIDUPAN
TEKTONISME
OROGENETIK
EPIROGENETIK
E. POSITIP
E. NEGATIF
LIPATAN
PATAHAN
RETAKAN
Tektonisme adalah proses perubahan letak & kedudukan kulit bumi, sbg akibat pergerakan, pengangkatan, lipatan, dan patahan pada struktur tanah.
Pengertian dan Jenis Tektonisme
Adalah proses perubahan bentuk daratan yang disebabkan oleh tenaga dari dalam bumi dengan arah vertikal (ke atas/ke bawah) pada daerah yang sangat luas dan waktu yang lambat.
Cont. Proses pembentukan pulau atau benua.
EPIROGENETIK
Epirogenesa/tik dibagi 2 :
yaitu gerak naiknya daratan, sehingga permukaan air laut terlihat turun. Cont: P. Buton, Pantai sel Timor, Pantai Skandinavia dan Pantai Afrika Selatan.
adalah gerak turunnya daratan, sehingga seolah-olah permukaan air laut naik. Cont: Kep. Banda, Teluk Hudson (Kanada), Depresi Katanga (Kongo) dan Laut Mati.
Adalah pergerakan lempeng tektonis yang sangat cepat dan meliputi wilayah yang sempit. Macam-macam orogenetic:
OROGENETIK
c. Retakan/rekahan/kekar (joint)
b. Sesar / patahan (faults)
Adalah bentuk muka bumi yang terjadi akibat tekanan vertical & horizontal pada kulit bumi yang lentur/elastis, shg mjd berkerut/berlipat.
Cont : Peg Tengger, Ijen dan Bukit Barisan.
Adalah bentuk muka bumi yang terjadi akibat tekanan vertical & horizontal pada kulit bumi yang keras/kaku/padat, shg mjd patah. Cont : Slank Semangko, Lembang, Palu, dan Opak.
Adalah bentuk muka bumi karena pengaruh gaya regangan yang mengarah ke dua arah /berlawanan sehingga terjadi retakan2, tetapi masih bersambung
a
b
c
Bagian-bagian lipatan:
Lipatan/kerutan (fold)
c. Limb (sayap/lengan lipatan), yaitu bagian yang miring.
b. Antiklin (puncak lipatan), yang berbentuk cembung ke atas.
Jenis Lipatan Berdasarkan sumbu lipatannya.
1. Lipatan tegak (Symmetric Folds)�Adalah lipatan yang terjadi karena kekuatan pendorong dari kanan dan kiri sama.
2. Lipatan Miring (Asymmetric Folds)�Adalah lipatan yang terjadi karena kekuatan pendorong salah satu sisi lebih besar.
https://nyomansupariarta.blogspot.com
3. Lipatan Rebah (Overturned Folds)�Lipatan yang terjadi karena kekuatan pendorong hanya berasal dari satu sisi
4. Lipatan Menutup (Recumbent Folds)�Lipatan yang terjadi karena lipatan yang satu menekan sisi yang lain dan menyebabkan sumbu lipat hampir datar.
5. Lipatan Sesar Sungkup (Overthrust)�Lipatan yang terjadi ketika tenaga tekan menekan satu sisi dengan kuat sehingga menyebabkan lipatan menjadi retak.
6. Nappe
Terjadi setelah lipatan overthrust rusak sepanjang garis patahan.
7. Isoklinal
Terjadi bila kekuatan dari 2 sisi sama dan menekan secara terus menerus pada lapisan yang sangat elastis. Cirinya banyak di jumpai anticlinal, dan sayapnya sejajar.
Variasi Morfologi Lipatan :
Bentangan Lahan Lipatan
http://tambanguvri012.blogspot.com
Antiklinorium
Sesar / patahan (faults)
Bagian-bagian lipatan:
c. Gawir (Escarpment), yaitu lereng yg curam pd bidang patahan
b. Horst (puncak patahan), bag patahan yang atas.
a
b
c
a
b
c
d. Atap sesar (Hanging wall), bag. sesar yang di atas bidang sesar
e. Alas sesar (foot wall), bag. Sesar yang di bawah bidang sesar
d
d
e
e
Jenis-jenis sesar:
3. Sesar mendatar (strike fault), adalah sesar yang salah bagian bergerak ke kanan atau ke kiri.
2. Sesar naik (reverse/contractions fault), jika bagian atap sesar (hanging wall) naik.
Retakan/Rekahan/Joint. Jenis-jenisnya ::
3. Shear Joint (Kekar Gerus) adalah retakan yang saling berpotongan.
Kekar jenis shear joint umumnya bersifat tertutup.
2. Extension Joint (Release Joint), terjadi jika adanya tekanan dari 2 sisinya. Bersifat terbuka. Polanya tegak lurus dengan arah gaya utama.
Bersifat terbuka (bentuk rekahannya) (terbelah). Polanya sejajar dengan arah gaya utama.
Dampak Tektonisme Bagi Kehidupan
Dampak Negatif :
Dampak Positip :