BAB 11
TATA SURYA
Sumber : id.wikipedia.org/Farry
Peta Konsep
TATA SURYA
Tata surya merupakan kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari sebagai pusat dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya, yaitu delapan Planet beserta satelitnya serta Asteroid, Komet, dan Meteoroid.
Sumber: pixabay.com/Der_Typ_Von_Nabenan
TATA SURYA
PLANET
Sebuah benda langit disebut planet jika mengorbit matahari, mempunyai massa yang cukup untuk bergravitasi sendiri sehingga mempunyai bentuk yang relatif bulat, dan dapat membersihkan benda-benda kecil di sekitar orbitnya dengan menangkap lewat tarikan gravitasi atau membelokkannya.
Orbit : garis edar tempat planet-planet mengelilingi matahari
Revolusi : peredaran planet-planet mengelilingi matahari pada orbitnya
Kala revolusi : waktu yang diperlukan planet untuk bergerak mengelilingi matahari
Kala rotasi : waktu yang diperlukan planet untuk bergerak sendiri
Bidang ekliptika : bidang orbit Bumi
Planet dalam : Merkurius, Venus, Bumi dan Mars
Planet luar : Yupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus
TATA SURYA
Mengapa terdapat perdebatan bahwa Pluto tidak lagi digolongkan ke dalam kelompok planet sistem tatasurya?
Jawab:
Syarat sebuah benda langit dapat dikatakan planet:
Pluto tidak memenuhi syarat ketiga. Orbit Pluto memotong orbit Neptunus.
Contoh Soal
Sumber: pixabay.com/Valera268268
TATA SURYA
SATELIT
Satelit merupakan benda langit yang beredar mengelilingi planet / disebut sebagai pengiring planet.
Terdapat 146 satelit alami di dalam tata surya, salah satunya Bulan sebagai satelit Bumi.
Saturnus memiliki 53 satelit, Yupiter memiliki 50 satelit, Uranus memiliki 27 satelit, Mars memiliki 2 satelit dan Neptunus memiliki 13 satelit.
Sumber: pixabay.com/wikiImages
TATA SURYA
ASTEROID/PLANETOID
Asteroid merupakan planet-planet kecil yang jumlahnya puluhan ribu dan mengorbit mengelilingi Matahari.
Letak orbitnya sejajar dengan ekliptika Bumi dan terletak di antara orbit Mars dan Yupiter.
Contoh: asteroid Icarus, Ceres, Pallas, Juno, dan Vesta
Sumber: tristateupdate.com
TATA SURYA
KOMET
Komet sering disebut bintang berekor, padahal komet bukan bintang.
Ekor komet terbentuk oleh debu dan gas membeku, panjangnya dapat mencapai jutaan kilometer.
Contoh: Komet Halley, Encke, Brooks, Gale, dan Biela
Sumber : pixabay.com/Buddy_Nath
TATA SURYA
METEROID
Meteoroid merupakan benda langit dengan ukuran bervariasi
Meteor : meteoroid yang jatuh ke Bumi
dan terbakar
Meteorit: bagian meteor yang sampai ke
permukaan Bumi
Meteorit ada yang berukuran sangat besar dan bemassa puluhan ton.
Sumber: cgtrader.com
BUMI DAN BULAN MENGELILINGI MATAHARI
Rotasi Bumi menyebabkan terjadinya siang dan malam; bagian Bumi yang terkena sinar matahari akan mengalami waktu siang.
Poros Bumi miring sebesar 23½o terhadap ekliptika.
1 bulan sideris: kala revolusi Bulan selama 27,3 hari.
1 bulan sinodis: kala revolusi Bulan selama 29,53 hari.
Sumber: universetoday.com
GAYA GRAVITASI
Gaya gravitasi: gaya tarik menarik antara dua benda yang memiliki massa.
F = gaya tarik-menarik atau gaya gravitasi (N)
G = tetapan gravitasi = 6,67 x 10-11 Nm2/kg2
M = massa benda pertama (kg)
m = massa benda kedua (kg)
r = jarak antara titik pusat kedua benda (m)
HUKUM PERGERAKAN PLANET
“Orbit setiap planet berbentuk elips dan Matahari terletak pada salah satu fokusnya.”
“Dalam jangka waktu yang sama, garis yang menghubungkan planet dengan Matahari selama revolusi planet tersebut akan melewati bidang yang luasnya sama.”
“Kuadrat kala revolusi planet-planet berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari Matahari.”
T1 = kala revolusi planet pertama a1 = jarak rata-rata antara Matahari dan planet pertama
T2 = kala revolusi planet kedua a2 = jarak rata-rata antara Matahari dan planet kedua
T12 : T22 = a13 : a23
PENGARUH RADIASI MATAHARI TERHADAP KEHIDUPAN BUMI
Kerjakan latihan pada buku IPA Terpadu SMP kelas VII jilid 1 (Tim Abdi Guru) halaman 392