1 of 50

BAB 4

DINAMIKA PLANET BUMI SEBAGAI RUANG KEHIDUPAN

2 of 50

Geografi

Kelas X KD.3.4

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Pengertian dan proses terjadinya Jagat Raya, Pandangan manusia mengenai Jagat Raya dan Satuan jarak di Jagat Raya serta bumi sebagi bagian dari system jagat raya dan tata surya..

3 of 50

  1. JAGAT RAYA SEBAGAI RUANG

EKSISTENSI BUMI

Ruangan yang meluas ke segala arah atau alam semesta yang terdiri dari ribuan galaksi dan bintang-bintang.

4 of 50

  1. TEORI-TEORI TERBENTUKNYA JAGAT

RAYA

Teori Mengembang dan Memampat

Jagat raya terbentuk karena adanya siklus materi yang mengembang akibat reaksi inti hidrogen.

5 of 50

Teori Keadaan Tetap

(Sir Fredhoyle)

ALAM SEMESTA TETAP SAMASEPANJANG WAKTU.

6 of 50

Teori Ledakan Besar (Edwin Hubble)

Galaksi berasal dari massa tunggal yang menyimpan suhu dan eneergi yang tinggi sehingga meninbulkan ledakan yang mahadahsyat.

7 of 50

FAKTA DAN KELEBIHAN

    • Gumpalan yang tersusun oleh hidrogen yang sudah menjadi bintang akan melakukan kontraksi secara perlahan.

Teori Mengembang dan Memampat

    • Jagat raya tidak berawal dan tidak berakhir.
    • Selalu tercipta bahan baru yang akan menajdi galaksi baru.

Teori Keadaan Tetap

    • Mendekati kebenaran secara ilmiah.

Teori Ledakan Besar

8 of 50

KELEMAHAN

    • Tidak bisa menjelaskan perbandingan hidrogen. Di alam semesta jumlah hidrogen lebih berlimpah daripada helium.

Teori Mengembang dan Memampat

    • Tidak bisa menjelaskan mengapa jagat raya mengembang.
    • Tidak bisa menjelaskan mekanisme terbentuknya materi baru.

Teori Keadaan Tetap

    • Tidak bisa menjelaskan akhir dari bigbang.

Teori Ledakan Besar

9 of 50

Tata

Surya sebagai Ruang Edar Bumi

Matahari

Planet-planet

Satelit

Asteroid

komet

10 of 50

TEORI NEBULA (EMMANUEL SWEDENBORG)

  1. Nebula berasal dari gas, dan debu sebagian besar menjadi Matahari.
  2. Membentuk Matahari dan planet lain yang masih berpijar.
  3. Matahari berputar pada porosnya.
  4. Planet terbentuk atmosfernya.

11 of 50

TEORI PLANETESIMAL

(THOMAS C. CHAMBERLIN)

Gas yang meledak keluar dari atmosfer Matahari , kemudian mengembun dan membeku sebagai benda-benda yang padat dan kecil-kecil .

12 of 50

TEORI PASANG SURUT GAS

(JAMES JEANS & HAROLD JEFREYS)

Materi yang tertarik oleh bintang dalam bentuk gas dan mendingin menjadi bola cair dan selanjutnya memadat menjadi benda luar angkasa.

13 of 50

TEORI BINTANG KEMBAR

(RA LYTTLETO)

Matahari adalah bintang kembar, kemudian salah satu bintang meledak dan pecahannya mendingin dan membentuk planet-planet dan satelit.

14 of 50

TEORI PROTOPLANET

  1. Tata surya terjadi akibat adanya pemampatan awan, gas, dan debu yang terdapat di ruang antarbintang.
  2. Partikel-partikel debu tertarik menuju pusat awan dan membentuk bola yang berputar.
  3. Lama-kelamaan bola berubah menjadi cakram.
  4. Cakram terus berputar sehingga bagian tepi terlempar ke luar dan membeku menjadi planet-planet dan asteroid.

15 of 50

TEORI KUIPER

Pada mulanya ada nebula besar berbentuk piringan cakram.

Pusat piringan adalah protomatahari yang sangat panas. Adapun massa gas yang mengelilingi protomatahari adalah protoplantet . Protoplanet menjadi dingin, menguap, dan mulai menggumpal menjadi planet.

16 of 50

REVOLUSI DAN ROTASI PLANET

Revolusi adalah gerak planet mengelilingi Matahari. Akibat revolusi Bumi terhadap kehidupan di Bumi adalah sebagai berikut.

  1. Gerak semu Matahari.
  2. Perubahan lamanya siang dan malam hari.
  3. Pergantian musim.

Rotasi adalah gerak planet pada sumbunya.

Akibat rotasi Bumi terhadap kehidupan di Bumi adalah sebagai berikut.

  1. Perbedaan semu harian benda-benda langit.
  2. Terjadi siang dan malam.
  3. Perbedaan waktu.
  4. Pembelokan arah angin dan arus laut

17 of 50

GERHANA

Gerhana Matahari.

Posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagain atau seluruh cahaya Matahari.

Gerhana Bulan.

Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai Bulan.

18 of 50

C. SEJARAH PERKEMBANGAN BUMI

Masa Prakambrium

Inti Bumi mulai terbentuk dari cairan besi dan nikel. Inti Bumi yang panas menyebabkan penguapan gas secara besar-besaran.

Zaman Arkeozoikum

4–2,5 miliar tahun yang lalu

19 of 50

Zaman Protozoikum

2.5 miliar–590 juta tahun yang lalu

Terjadi perkebangan hidrosfer dan atmosfer Bumi serta mulainya kehidupan yang lebih kompleks.

20 of 50

MASA PALEOZOIKUM

Zaman Kambrium

590–500 juta tahun yang lalu

Bumi masih berbentuk lautan penuh dengan daratan yang disebut Gondwana.

21 of 50

Zaman Ordovisium

500–440 juta tahun yang lalu

Gondwana masih menutupi celah-celah samudra. Terjadinya zaman es.

22 of 50

Zaman Selur

440–410 juta tahun yang lalu

Mulai Pembentukan deretan pegunungan. Kita kenal sebagai wilayah Skandinavia, Skotlandia, dan pantai utara Amerika.

23 of 50

Zaman Selur

410–360 juta tahun yang lalu

Samudra Surut hingga terbentuknya benua raksasa.

24 of 50

Zaman Karbon

360–260 juta tahun yang lalu

Terjadi penyatuan benua dan membentuk daratan yang iklim wilayahnya tergantung letak geografis dan astronomisnya.

25 of 50

Zaman Parem

360–250 juta tahun yang lalu

Terjadi pembentukan wilayah Antartika dan Afrika yang menyebabkan iklim kering gurun di daerah utara.

26 of 50

Benua Pangea bergerak ke utara. Lembaran es di selatan mulai mencair.

MASA MESOZOIKUM

Zaman Trias

250–210 juta tahun yang lalu

27 of 50

Zaman Jura

210–140 juta tahun yang lalu

Benua Pangea terpecah menjadi Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika. Selain itu Amerika Selatan memisahkan diri dari Antartika dan Australia.

28 of 50

Zaman Kapur

140–65 juta tahun yang lalu

Daratan India terelepas dari Afrika menuju ke Asia dan terbentuklah iklim sedan di wilayah India.

29 of 50

Kala Paleosen

67–35,5 juta tahun yang lalu

Kegiatan magma secara intensif, busur lava yang besar, dan hujan meteor.

30 of 50

Kala Eosen

56,7–35,5 juta tahun yang lalu

Afrika menabrak daratan Eropa, sedangkan daratan India masih bergerak menuju Asia. Terbentuklah Pegunungan Alpen dan Himalaya.

31 of 50

Kala Oligosen

35,5–24 juta tahun yang lalu

Daratan semakin luas. Pergerakan kerak benua terjadi secara luas di Amerika dan Eropa.

32 of 50

Kala Miosen

24–5 juta tahun yang lalu

Padang rumput semakin luas sedangkan hutan semakin sempit.

33 of 50

Kala Pliosen

5–1,8 juta tahun yang lalu

Sebagian besar tumbuhan habis karena cuaca yang semakin dingin.

34 of 50

Dikenal dengan zaman es. Sebagian besar Eropa, Amerika Utara, dan Asia Utara tertutup es.

Kala Plestosen

1,8–0,01 juta tahun yang lalu

MASA KENOZOIKUM

35 of 50

Kala Holosen

200 ribu tahun yang lalu

Kondisi bumi seperti saat ini. Mulai muncul manusia modern.

36 of 50

KARAKTERISTIK

LAPISAN-LAPISAN BUMI

  1. Kerak Bumi
  2. Mantel Atas Bumi
  3. Mantel Bawah Bumi
  4. Inti luar Bumi
  5. Inti dalam Bumi

37 of 50

TEKTONIK LEMPENG

Teori Kontraksi

(James Dwight Dana dan Elie de Baumant, 1852–1874 )

Pegunungan adalah hasil dari kontraksi Bumi secara bertahap. Pengerutan terjadi di dalam Bumi sehingga menghasilkan bentukan-bentukan yang tidak merata.

38 of 50

Teori Gondwana dan Laurasia

(Eduard Suess, 1885)

Ratusan juta yang lalu terdapat dua benua raksasa, yaitu Gondwana di daerah selatan dan Laurasia di daerah utara. Benua-benua terssebut senantiasa bergerak hingga saat ini.

39 of 50

Teori Apungan Benua

(Alfred Wegener, 1915)

Pada mulanya terdapat satu benua yang sangat besar disebut Pangea. Benua Pangea mengalami pergerakan dan terpecah sampai pada posisi benua-benua saat ini.

40 of 50

BUKTI BAHWA BUMI PERNAH BERSATU

Kesamaan garis pantai

  1. Benua Amerika bagian selatan dan Benua Afrika.
  2. Benua Amerika Utara dan Eropa bagian barat.
  3. Benua Afrika dan Asia bagian barat.

41 of 50

KESAMAAN FOSIL

  1. Cygnognathus di Amerika Selatan dan Afrika.
  2. Mesosaurus diAmerika Selatan dan Afrika
  3. Lystrosaurus di Afrika, India, dan Antartika
  4. Clossopteris di Afrika, Amerika Selatan, dan India.

42 of 50

KESAMAAN JENIS BATUAN

Pegunungan Appalachia di Atlantik serupa dalam hal struktur dan umur batuannya dengan Pegunungan di Kepulauan Inggris dan Skandinavia.

43 of 50

Teori Pemekaran Dasar Samudra

(Harry H Hess, 1960)

Pemekaran dasar samudra terjadi karena adanya panas dari dalam Bumi yang menimbulkan arus konveksi seperti air dalam ceret yang dipanaskan.

44 of 50

Teori Lempeng Tektonik

(Mc Kenzie dan Robert Parker, 1967)

Kerak Bumi yang pecah menjadi bagian-bagian yang kecil akibat adanya aliran panas di bawah lapisan permukaan Bumi.

45 of 50

PERGERAKAN LEMPENG TEKTONIK

Gerak konvergen

Lempeng yang saling bertumbukan

Gerak divergen

Lempeng yang saling menjauh

46 of 50

Gerak transform

Lempeng yang saling berpapasan dan bergeser.

47 of 50

Bentukan Muka Bumi pada Batas Lempeng Konvergen

Lempeng samudra– Lempeng samudra

Lempeng benua– Lempeng benua

Lempeng benua– Lempeng samudra

Serangkaian gunung api yang arahnya sejajaar palung.

Bentukan prisma, akresi palung, dan busuk kepulauan gunung api.

Jalur Pegunungan Himalaya.

48 of 50

Lempeng benua mengalami pemekaran sehingga terbentuknya laut baru.

Bentukan Muka Bumi pada Batas Lempeng Divergen

49 of 50

PERSEBARAN GEMPA BUMI TEKTONIK DI INDONESIA

50 of 50

PERSEBARAN GUNUNG API DI INDONESIA