BAB 4
DINAMIKA PLANET BUMI SEBAGAI RUANG KEHIDUPAN
Geografi
Kelas X KD.3.4
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mempresentasikan, dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan Pengertian dan proses terjadinya Jagat Raya, Pandangan manusia mengenai Jagat Raya dan Satuan jarak di Jagat Raya serta bumi sebagi bagian dari system jagat raya dan tata surya..
EKSISTENSI BUMI
Ruangan yang meluas ke segala arah atau alam semesta yang terdiri dari ribuan galaksi dan bintang-bintang.
RAYA
Teori Mengembang dan Memampat
Jagat raya terbentuk karena adanya siklus materi yang mengembang akibat reaksi inti hidrogen.
Teori Keadaan Tetap
(Sir Fredhoyle)
ALAM SEMESTA TETAP SAMASEPANJANG WAKTU.
Teori Ledakan Besar (Edwin Hubble)
Galaksi berasal dari massa tunggal yang menyimpan suhu dan eneergi yang tinggi sehingga meninbulkan ledakan yang mahadahsyat.
FAKTA DAN KELEBIHAN
Teori Mengembang dan Memampat
Teori Keadaan Tetap
Teori Ledakan Besar
KELEMAHAN
Teori Mengembang dan Memampat
Teori Keadaan Tetap
Teori Ledakan Besar
Tata
Surya sebagai Ruang Edar Bumi
Matahari
Planet-planet
Satelit
Asteroid
komet
TEORI NEBULA (EMMANUEL SWEDENBORG)
TEORI PLANETESIMAL
(THOMAS C. CHAMBERLIN)
Gas yang meledak keluar dari atmosfer Matahari , kemudian mengembun dan membeku sebagai benda-benda yang padat dan kecil-kecil .
TEORI PASANG SURUT GAS
(JAMES JEANS & HAROLD JEFREYS)
Materi yang tertarik oleh bintang dalam bentuk gas dan mendingin menjadi bola cair dan selanjutnya memadat menjadi benda luar angkasa.
TEORI BINTANG KEMBAR
(RA LYTTLETO)
Matahari adalah bintang kembar, kemudian salah satu bintang meledak dan pecahannya mendingin dan membentuk planet-planet dan satelit.
TEORI PROTOPLANET
TEORI KUIPER
Pada mulanya ada nebula besar berbentuk piringan cakram.
Pusat piringan adalah protomatahari yang sangat panas. Adapun massa gas yang mengelilingi protomatahari adalah protoplantet . Protoplanet menjadi dingin, menguap, dan mulai menggumpal menjadi planet.
REVOLUSI DAN ROTASI PLANET
Revolusi adalah gerak planet mengelilingi Matahari. Akibat revolusi Bumi terhadap kehidupan di Bumi adalah sebagai berikut.
Rotasi adalah gerak planet pada sumbunya.
Akibat rotasi Bumi terhadap kehidupan di Bumi adalah sebagai berikut.
GERHANA
Gerhana Matahari.
Posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagain atau seluruh cahaya Matahari.
Gerhana Bulan.
Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai Bulan.
C. SEJARAH PERKEMBANGAN BUMI
Masa Prakambrium
Inti Bumi mulai terbentuk dari cairan besi dan nikel. Inti Bumi yang panas menyebabkan penguapan gas secara besar-besaran.
Zaman Arkeozoikum
4–2,5 miliar tahun yang lalu
Zaman Protozoikum
2.5 miliar–590 juta tahun yang lalu
Terjadi perkebangan hidrosfer dan atmosfer Bumi serta mulainya kehidupan yang lebih kompleks.
MASA PALEOZOIKUM
Zaman Kambrium
590–500 juta tahun yang lalu
Bumi masih berbentuk lautan penuh dengan daratan yang disebut Gondwana.
Zaman Ordovisium
500–440 juta tahun yang lalu
Gondwana masih menutupi celah-celah samudra. Terjadinya zaman es.
Zaman Selur
440–410 juta tahun yang lalu
Mulai Pembentukan deretan pegunungan. Kita kenal sebagai wilayah Skandinavia, Skotlandia, dan pantai utara Amerika.
Zaman Selur
410–360 juta tahun yang lalu
Samudra Surut hingga terbentuknya benua raksasa.
Zaman Karbon
360–260 juta tahun yang lalu
Terjadi penyatuan benua dan membentuk daratan yang iklim wilayahnya tergantung letak geografis dan astronomisnya.
Zaman Parem
360–250 juta tahun yang lalu
Terjadi pembentukan wilayah Antartika dan Afrika yang menyebabkan iklim kering gurun di daerah utara.
Benua Pangea bergerak ke utara. Lembaran es di selatan mulai mencair.
MASA MESOZOIKUM
Zaman Trias
250–210 juta tahun yang lalu
Zaman Jura
210–140 juta tahun yang lalu
Benua Pangea terpecah menjadi Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika. Selain itu Amerika Selatan memisahkan diri dari Antartika dan Australia.
Zaman Kapur
140–65 juta tahun yang lalu
Daratan India terelepas dari Afrika menuju ke Asia dan terbentuklah iklim sedan di wilayah India.
Kala Paleosen
67–35,5 juta tahun yang lalu
Kegiatan magma secara intensif, busur lava yang besar, dan hujan meteor.
Kala Eosen
56,7–35,5 juta tahun yang lalu
Afrika menabrak daratan Eropa, sedangkan daratan India masih bergerak menuju Asia. Terbentuklah Pegunungan Alpen dan Himalaya.
Kala Oligosen
35,5–24 juta tahun yang lalu
Daratan semakin luas. Pergerakan kerak benua terjadi secara luas di Amerika dan Eropa.
Kala Miosen
24–5 juta tahun yang lalu
Padang rumput semakin luas sedangkan hutan semakin sempit.
Kala Pliosen
5–1,8 juta tahun yang lalu
Sebagian besar tumbuhan habis karena cuaca yang semakin dingin.
Dikenal dengan zaman es. Sebagian besar Eropa, Amerika Utara, dan Asia Utara tertutup es.
Kala Plestosen
1,8–0,01 juta tahun yang lalu
MASA KENOZOIKUM
Kala Holosen
200 ribu tahun yang lalu
Kondisi bumi seperti saat ini. Mulai muncul manusia modern.
KARAKTERISTIK
LAPISAN-LAPISAN BUMI
TEKTONIK LEMPENG
Teori Kontraksi
(James Dwight Dana dan Elie de Baumant, 1852–1874 )
Pegunungan adalah hasil dari kontraksi Bumi secara bertahap. Pengerutan terjadi di dalam Bumi sehingga menghasilkan bentukan-bentukan yang tidak merata.
Teori Gondwana dan Laurasia
(Eduard Suess, 1885)
Ratusan juta yang lalu terdapat dua benua raksasa, yaitu Gondwana di daerah selatan dan Laurasia di daerah utara. Benua-benua terssebut senantiasa bergerak hingga saat ini.
Teori Apungan Benua
(Alfred Wegener, 1915)
Pada mulanya terdapat satu benua yang sangat besar disebut Pangea. Benua Pangea mengalami pergerakan dan terpecah sampai pada posisi benua-benua saat ini.
BUKTI BAHWA BUMI PERNAH BERSATU
Kesamaan garis pantai
KESAMAAN FOSIL
KESAMAAN JENIS BATUAN
Pegunungan Appalachia di Atlantik serupa dalam hal struktur dan umur batuannya dengan Pegunungan di Kepulauan Inggris dan Skandinavia.
Teori Pemekaran Dasar Samudra
(Harry H Hess, 1960)
Pemekaran dasar samudra terjadi karena adanya panas dari dalam Bumi yang menimbulkan arus konveksi seperti air dalam ceret yang dipanaskan.
Teori Lempeng Tektonik
(Mc Kenzie dan Robert Parker, 1967)
Kerak Bumi yang pecah menjadi bagian-bagian yang kecil akibat adanya aliran panas di bawah lapisan permukaan Bumi.
PERGERAKAN LEMPENG TEKTONIK
Gerak konvergen
Lempeng yang saling bertumbukan
Gerak divergen
Lempeng yang saling menjauh
Gerak transform
Lempeng yang saling berpapasan dan bergeser.
Bentukan Muka Bumi pada Batas Lempeng Konvergen
Lempeng samudra– Lempeng samudra
Lempeng benua– Lempeng benua
Lempeng benua– Lempeng samudra
Serangkaian gunung api yang arahnya sejajaar palung.
Bentukan prisma, akresi palung, dan busuk kepulauan gunung api.
Jalur Pegunungan Himalaya.
Lempeng benua mengalami pemekaran sehingga terbentuknya laut baru.
Bentukan Muka Bumi pada Batas Lempeng Divergen
PERSEBARAN GEMPA BUMI TEKTONIK DI INDONESIA
PERSEBARAN GUNUNG API DI INDONESIA