DASAR-DASAR KEARSIPAN
Pelatihan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas
( P K T B T )
2 0 2 6
TUJUAN PEMBELAJARAN
Elie Wiesel (Novelis)
The quote:
"Without memory, there is no culture. Without memory, there would be no civilization, no society, no future.“
"Tanpa memori, tidak ada kebudayaan.
Tanpa ingatan, tidak akan ada peradaban, tidak ada masyarakat, tidak ada masa depan"
APA ITU ARSIP?
PENGERTIAN ARSIP
Bahasa Yunani Arche (Permulaan) Archeon
(Gedung Pemerintah)
Bahasa Inggris Archive
Bahasa Belanda Archief
Arsip merupakan salah satu kumpulan warkat yang disimpan secara teratur, terencana, karena mempunyai nilai sesuatu kegunaan agar setiap kali diperlukan dapat cepat ditemukan kembali. (The Liang Gie)
Arsip adalah semua kertas atau dokumen yang selalu tumbuh dan bertambah dari kegiatan yang resmi baik itu kerjasama atau kegiatan niaga dari badan-badan hukum yang menjalakan kegiatan serta digunakan sebagai sumber bukti masa lalu. (Adolf Brenneke)
Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (UU No. 43/2009 Pasal 1 Nomor 2)
Fungsi Arsip
Mendukung Proses Pengambilan Keputusan
Mendukung Proses Perencanaan
Alat Pembuktian
Memori Organisasi
Bukti Pertanggungjawaban
KARAKTERISTIK ARSIP
1. Arsip Tekstual
JENIS-JENIS ARSIP
2. Arsip Audio-Visual
2.1. Gambar Statik (Still Images)
A. Menurut Wujud atau Medianya
3. Arsip Kartografik & Kearsitekturan
4. Arsip Bentuk Mikro
5. Arsip Elektronik
B. Menurut Tingkat Keasliannya
Dokumen yang langsung terkena hentakan mesin ketik, cetakan printer, tanda tangan dan legalisasi asli atau dokumen utama.
Dokumen kedua, ketiga dan seterusnya yang dimana proses pembuatannya bersama dokumen asli namun ditunjukan pada pihak selain penerima dokumen asli.
Dokumen yang yang proses pembuatannya tidak bersama dengan dokumen asli namun memiliki kesesuaian dengan dokumen asli
Arsip
Aktif
Dinamis
Statis
Inaktif
Vital
C. Menurut Fungsi dan Kegunaannya
Arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan dalam jangka waktu tertentu
Arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan dan telah habis masa retensinya, serta ditetapkan untuk disimpan secara permanen
Arsip Aktif:
Arsip Inaktif:
Arsip Vital:
SYARAT PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS
Sistem pengelolaan arsip harus dapat digunakan ketika arsip dibutuhkan.
Pengelolaan arsip harus dapat menciptakan sampai dengan menyusutkan arsip secara sistematis.
Pengelolaan arsip dilakukan dengan tindakan kontrol seperti pemantauan akses, verifikasi pengguna, serta otorisasi pemusnahan dan pengamanan yang dilakukan untuk mencegah akses, pengubahan, dan pemindahan arsip oleh pengguna yang tidak berhak
Sistem pengelolaan arsip harus dikelola sebagai hasil dari berbagai
kegiatan yang lengkap bagi kebutuhan organisasi atau unit kerja yang
mengelola arsip, sesuai dengan peraturan atau prosedur yang berlaku
(UU No. 43/2009)
PENGELOLAAN ARSIP
PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS
PENCIPTAAN:
Membuat/ menerima
Registrasi
Kontrol
PENGGUNAAN &
PEMELIHARAAN:
Arsip vital
Arsip aktif
Arsip inaktif
PENYUSUTAN:
Pemindahan
Pemusnahan
Penyerahan
ARSIP STATIS
TIPE PENYIMPANAN ARSIP
Penempatan atau penyimpanan arsip/dokumen/map dilakukan secara mendatar (horizontal), dimana arsip atau dokumen saling bertumpuk pada rak atau laci yang tidak terlalu dalam
Penempatan atau penyimpanan arsip/dokumen/map dilakukan secara tegak lurus ke atas (vertikal), dimana arsip disusun berderet rapi ke belakang
Penempatan atau penyimpanan arsip/dokumen/map dilakukan secara berdiri (literal) dimana arsip disusun berderet menyamping
Peralatan kearsipan adalah alat atau sarana yang digunakan dalam bidang kearsipan.
Peralatan tersebut memiliki fungsi antara lain:
PERALATAN KEARSIPAN
MACAM-MACAM PERALATAN KEARSIPAN
Lipatan yang terbuat dari karton/kertas tebal atau plastik yang digunakan untuk menyimpan arsip/surat-surat
Lembaran kertas tebal atau karton yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pemisah dalam penyimpanan arsip.
Lemari arsip yang terdiri dari beberapa laci, yang biasanya digunakan untuk menyimpan arsip aktif
Lemari tempat menyimpan berbagai bentuk arsip
Rak tanpa pintu tempat menyimpan arsip
Wadah penyimpanan dokumen berbentuk kotak yang biasanya terbuat dari karton tebal atau plastik. Fungsinya untuk menyimpan dan mengorganisasi dokumen, arsip, atau kertas-kertas penting agar mudah ditemukan dan terlindungi dari kerusakan
Merupakan Filing Cabinet fersi berputar. Jd Rotary Filing ini merupakan alat penyimpanann arsip berputar, Alat ini dapat digerakkan secara berputar, sehingga dalam penempatan dan penemuan kembali arsip tidak banyak memakan tenaga
sehingga bisa menempatkan dan menemukan arsip lebih banyak
PEMUSNAHAN ARSIP
Pemusnahan arsip menjadi tanggung jawab pimpinan pencipta arsip
Pemusnahan arsip dilakukan terhadap arsip:
1. Dilakukan secara total sehingga fisik dan informasi arsip musnah dan tidak dapat dikenali;
2. Disaksikan oleh sekurang-kurangnya 2 (dua) pejabat dari unit hukum dan/atau pengawasan dari lingkungan pencipta arsip yang bersangkutan; dan
3. Disertai penandatanganan berita acara yang memuat daftar arsip yang dimusnahkan.
Pelaksanaan Pemusnahan Arsip
TEKNIK PEMUSNAHAN ARSIP
Pemeriksaan
Pendaftaran
Pengaturan fisik/ikat tali
Persetujuan ANRI
Pengesahan KEPALA
Pelaksanaan
JRA
10 tahun lebih
BERITA ACARA PEMUSNAHAN ARSIP
Pada hari ini ….. tanggal …. bulan…. tahun……….. dilaksanakan pemusnahan arsip sebanyak …… sesuai daftar terlampir berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Gubernur/ Bupati /Walikota Nomor…., dengan pertimbangan:
1. Telah melampaui jangka simpan sebagaimana diatur dalam Jadwal Retensi Arsip;
2. Telah dilakukan penilaian dan dinyatakan bahwa arsip dimaksud sudah tidak bernilaiguna lagi, tidak berkaitan dengan proses hukum dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
3. Telah mendapat persetujuan dari ….. (instansi berwenang)
Pemusnahan arsip dilaksanakan dengan cara dicacah/ dibubur (pulp)/ dibakar, bertempat di ……… dengan disaksikan oleh:
1. …..
2. …...
3. ……
Berita Acara ini dibuat rangkap …. masing-masing diperuntukan bagi: ……
Tempat, tanggal, bulan, tahun
Kepala……
……………
DAFTAR ARSIP YANG DIMUSNAHKAN
NO | KODE KLASSIFIKASI | JENIS ARSIP | KURUN WAKTU | JUMLAH | KET |
1. 2. | | | | | |
PENCIPTA ARSIP:
UNIT KERJA :
Tempat, tgl, bln dan thn
Pejabat Penanggungjawab
Mengetahui/ menyetujui:
………………
CARA-CARA PEMUSNAHAN ARSIP
PERMASALAHAN ARSIP
Arsip Tidak Tertata dengan baik
Arsip Hilang
Arsip Rusak
Pengelolaan dan peralatan tidak mengikuti perkembangan
Ruang kantor penuh Arsip
Arsip sulit ditemukan
Pekerjaan terhambat
Akuntabilitas kinerja lemah
Lingkungan menjadi kumuh
AKIBATNYA…
Aspek | Arsip Manual (Fisik) | Arsip Digital (Elektronik) |
Media Penyimpanan | Kertas, map, lemari arsip | Komputer, cloud, sistem penyimpanan digital |
Aksesibilitas | Terbatas (harus datang langsung ke lokasi penyimpanan) | Mudah diakses kapan pun dan di mana pun (via internet) |
Keamanan | Rentan rusak (air, api, jamur, rayap), rawan hilang | Dapat dienkripsi, backup otomatis, memiliki audit trail |
Efisiensi Ruang | Membutuhkan ruang fisik yang besar | Hemat tempat, cukup penyimpanan digital/cloud |
Pencarian Data | Manual (butuh waktu lama) | Bisa menggunakan fitur pencarian instan |
Biaya Jangka Panjang | Biaya alat tulis, ruang, perawatan arsip | Investasi awal tinggi, namun hemat jangka panjang |
Legalitas | Sah jika mengikuti aturan kearsipan | Sah jika menggunakan sistem Tanda Tangan Digital + E-Meterai |
PERBEDAAN ARSIP MANUAL DAN ARSIP ELEKTRONIK
KEBIJAKAN TERKAIT PENGELOLAN ARSIP DIGITAL DAN AUTENTIKASI
UU No. 43 TAHUN 2009
PP No. 28 TAHUN 2012
PERKA ANRI NO. 20 TAHUN 2011
PERANRI NO. 12 TAHUN 2018
PERANRI NO. 2 TAHUN 2021
PERANRI NO. 1 TAHUN 2023
Pedoman Autentikasi Arsip elektronik
Pedoman Autentikasi Arsip Statis
Alih Media Dgn Metode Konversi
Pedoman Pemeliharaan Arsip Dinamis
KEBIJAKAN TERKAIT PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL DAN AUTENTIKASI
PERPRES 95 TAHUN 2018
PERPRES NNO. 132 TAHUN 2022
UU NO. 1 TAHUN 2024
UU NO. 14 TAHUN 2008
Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Nasional
Keterbukaan Informasi Publik
Perubahan Kedua Atas UU No. 11 Tahun 2008
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
Pengertian Arsip Digital/Elektronik
Pengertian Arsip Digital/Elektronik
Dapat disimpulkan bahwa arsip digital adalah arsip dalam bentuk digital/elektronik. UU 43/2009 tidak membedakan media fisik atau elektronik secara khusus, tetapi dengan memuat kalimat “berbagai bentuk dan media sesuai perkembangan TI”, ini mencakup arsip berbasis komputer atau media digital. Perka ANRI No.6/2021 secara eksplisit mengakui arsip elektronik sebagai arsip yang dibuat/diterima dalam bentuk/format elektronik
Pengertian Autentikasi
Autentikasi arsip adalah proses untuk menjamin bahwa arsip elektronik benar-benar asli (asli) dan tidak mengalami perubahan sejak penciptaannya atau sesuai dengan aslinya. Dalam konteks kearsipan nasional, arsip “autentik” diartikan sebagai arsip yang “layak diterima atau dipercaya, identik dengan asli serta informasinya dapat dipercaya”
Dengan kata lain, autentikasi arsip digital memastikan dokumen elektronik memiliki ciri keaslian yang sama dengan dokumen fisik aslinya, meski dalam bentuk digital.
Proses ini untuk menjaga integritas dan keabsahan arsip digital, terutama jika arsip tersebut akan digunakan sebagai bukti hukum atau sebagai sumber informasi penting
Pentingnya Autentikasi
Autentikasi arsip digital membantu memastikan bahwa arsip digital yang tersedia tidak dimanipulasi atau diubah setelah diciptakan. Ini penting untuk mempertahankan keandalan dan keabsahan arsip digital sebagai sumber informasi yang akurat.
Kebijakan dan Regulasi Arsip Digital di Indonesia
Mengapa Perlu �Pengelolaan Arsip Elektronik
Semakin tinggi pertumbuhan volume arsip dalam organisasi
Bervariasi jenis TI yang digunakan pencipta arsip: word processing, e-mail, database
Sekarang kita hidup dalam sebuah Web dokumen
CARA KERJA PENGARSIPAN DIGITAL
Pedoman Teknis Arsip Digital
Sistem Manajemen Arsip Elektronik Nasional
ALUR PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL BAGI OPD
🗂️ 1. Penciptaan (Creation)
💾 2. Pengelolaan dan Pemeliharaan (Management & Preservation)
🛡️ 3. Autentikasi
📦 4. Pengklasifikasian dan Penataan
Lembaga Pemerintah
Pusat
BUMN / BUMD
Perangkat Daerah
Perguruan Tinggi
Negeri (PTN)
Ormas/Orpol
Perseorangan
ALUR PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL BAGI OPD
🔍 5. Akses dan Penggunaan
🧹 6. Penyusutan
📁 7. Pengalihan ke Arsip Statis (untuk arsip permanen)
METODE, TEHNOLOGI DAN PROSES AUTENTIKASI �ARSIP DIGITAL
METODE, TEHNOLOGI DAN PROSES AUTENTIKASI �ARSIP DIGITAL
METODE, TEHNOLOGI DAN PROSES AUTENTIKASI �ARSIP DIGITAL
MANFAAT AUTENTIKASI ARSIP DIGITAL
CONTOH AUTENTIKASI ARSIP DIGITAL
Autentikasi arsip digital meliputi penggunaan tanda tangan digital, penggunaan watermark, penggunaan algoritma hashing, dan penggunaan sistem manajemen arsip yang terintegrasi
ONLINE
OFFLINE
NEARLINE
penyimpanan arsip pada perangkat penyimpanan yang dapat diakses secara cepat.
Contoh: penyimpanan pada harddisk server
penyimpanan arsip pada perangkat penyimpanan tidak dapat secara langsung diakses melalui jaringan komputer dan membutuhkan campur tangan manusia agar bisa diakses
Contoh: penyimpanan pada eksternal disk
penyimpanan arsip pada media simpan digital removable namun dapat diakses secara cepat melalui sistem terotomasi yang terhubung ke jaringan komputer
Contoh: penyimpanan dengan berbasis cloud
METODE PENYIMPANAN ARSIP DIGITAL
MUSIBAH YANG MENGANCAM KEBERADAAN ARSIP DIGITAL
STRATEGI PENCEGAHAN MUSIBAH
PADA ARSIP DIGITAL
Di sektor pemerintahan, integrasi sistem kearsipan elektronik juga berjalan. Sebagai contoh, Kementerian Keuangan telah mengintegrasikan aplikasi arsipnya (seperti Nadine) dengan SRIKANDI ANRI, sehingga arsip instansi dapat terhubung dengan ekosistem kearsipan nasional.
Selain itu, ANRI rutin melakukan pembinaan dan sosialisasi ke instansi pemerintah tentang penerapan sistem arsip elektronik dan autentikasi digital, sesuai dengan Perka ANRI dan standar teknis.
Upaya-upaya tersebut mengarah pada terbentuknya ekosistem arsip digital yang lebih modern dan terpercaya di Indonesia
Contoh Implementasi Pengelolaan Arsip Digital
TANTANGAN IMPLEMENTASI PENGELOLAAN ARSIP DIGITAL
Memerlukan perhatian, kemauan dan dukungan seluruh pimpinan instansi untuk penerapan SKN menuju E-Gov.
Diperlukan dukungan perangkat keras dan perangkat lunak.
Diperlukan arsiparis yang handal yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Unit organisasi kearsipan disetiap instansi pusat dan daerah merupakan satu keharusan karena unit ini akan bertindak sebagai administrator dalam urusan kearsipan.
Studi Kasus Penataan Arsip
Deskripsi Kasus:
Dinas Kesehatan Kabupaten X mengalami kendala dalam menyampaikan laporan mingguan dan bulanan kepada pimpinan daerah. Setelah ditelusuri, penyebab utama keterlambatan adalah penataan arsip analog (berkas fisik) yang tidak sistematis. Arsip diletakkan secara acak di lemari dan kardus, tanpa klasifikasi yang jelas. Akibatnya, staf membutuhkan waktu berhari-hari untuk mencari dokumen yang dibutuhkan. Beberapa arsip bahkan rusak karena kelembaban dan kurangnya perlindungan fisik.
Instruksi Penugasan:
Sekian
Terima kasih