1 of 14

SARJANA KEBIDANAN

WAHYU ANJAS SARI, SST.,M.Kes

1

KOMUNIKASI VERBAL

https://wahyuanjassari.blogspot.com

2 of 14

2

KOMUNIKASI VERBAL

  • Definisi : bentuk komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada pihak lain melalui tulisan maupun lisan.

→ Secara umum, untuk menyampaikan pesan-pesan, seseorang dapat menggunakan tulisan dan lisan. Adapun untuk menerima pesan, seseorang dapat menggunakan pendengaran dan bacaan.

3 of 14

3

  • Dapat pula didefinisikan : komunikasi yang menggunakan bahasa verbal sebagai simbol, dimana simbol verbal merupakan simbol yang menggunakan satu kata atau lebih.

Bahasa sendiri didefinisikan sebagai seperangkat simbol, dengan aturan untuk mengkombinasikan simbol-simbol tersebut yang digunakan dan dipahami sebagai suatu komunikasi.

Definisi Komunikasi Verbal (Lanjutan)

4 of 14

4

Aneka Bentuk Komunikasi Verbal

MENULIS

9%

MEMBACA

16%

BERBICARA

30%

MENDENGAR

45%

Mengirim

Pesan

Menerima

Pesan

5 of 14

  • Media Verbal Tradisional

Bentuk komunikasi yang tidak tergantung pada penggunaan komputer

      • Diskusi tatap muka
      • Telepon
      • Memo
      • Surat
      • Buletin
      • Surat kabar

Media Komunikasi Verbal

5

6 of 14

6

  • Komunikasi Melalui Media Komputer

Bentuk komunikasi yang tergantung pada penggunaan komputer

      • Internet
      • E-mail
      • Voice mail
      • Instant messaging
      • Video mediated communication (VMC)

misal : videoconferencing; teleconferencing

      • Speech technology

Media Komunikasi Verbal (Lanjutan)

7 of 14

7

Aspek-aspek Komunikasi Verbal

    • Vocabulary (perbendaharaan kata-kata)

Komunikasi tidak akan efektif bila pesan disampaikan dengan kata-kata yang tidak dimengerti, karena itu olah kata menjadi penting dalam berkomunikasi.

    • Racing (kecepatan)
    • Komunikasi akan lebih efektif dan sukses bila kecepatan bicara dapat diatur dengan baik, tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
    • Intonasi Suara
      • Mempengaruhi arti pesan secara dramatik sehingga pesan akan menjadi lain artinya bila diucapkan dengan intonasi suara yang berbeda.

8 of 14

03/27/08

8

Aspek-aspek Komunikasi Verbal (Lanjutan)

    • Humor

→ Harus diingat bahwa humor adalah merupakan satu- satunya selingan dalam berkomunikasi.

    • Singkat dan Jelas
    • Komunikasi akan efektif bila disampaikan secara singkat dan jelas, langsung pada pokok permasalahannya sehingga lebih mudah dimengerti.
    • Timing (Waktu yang Tepat)
      • Hal kritis yang perlu diperhatikan : bila seseorang bersedia untuk berkomunikasi, artinya dapat menyediakan waktu untuk mendengar atau memperhatikan apa yang disampaikan.

9 of 14

9

Keterbatasan Bahasa

    • Keterbatasan jumlah kata yang tersedia untuk mewakili obyek.

→ Kata-kata adalah kategori untuk merujuk pada

obyek tertentu.

    • Kata-kata bersifat ambigu dan kontekstual.

→ Kata-kata mempresentasikan persepsi dan interpretasi orang-orang yang berbeda.

    • Kata-kata mengandung bias budaya.
      • Bahasa terikat oleh konteks budaya.
    • Pencampur-adukan fakta (uraian), penafsiran (dugaan) dan penilaian.

10 of 14

10

Keterbatasan Makna Kata

    • Makna muncul dari hubungan khusus antara kata (sebagai simbol verbal) dengan manusia.

→ Makna tidak melekat dalam kata-kata, tetapi kata-

kata membangkitkan makna dalam pikiran seseorang

    • Tidak ada hubungan langsung atau alamiah antara referen (obyek) dengan simbol (kata) yang digunakan untuk mempresentasikannya.
    • Makna dapat dikelompokkan ke dalam :
      • Makna konotatif (makna di luar rujukan obyektifnya)
      • Makna denotatif (makna yang sebenarnya/faktual)
    • Kita dapat menciptakan kata apa saja dengan arti apa saja, dapat mengubah kapan saja, sejauh berdasarkan kesepakatan.

11 of 14

11

11

Bahasa Daerah vs Bahasa Daerah

    • Di Indonesia terdapat beragam suku bangsa dengan budaya dan bahasa yang berbeda-beda.

→ Tidak mengherankan jika terdapat kata-kata yang

kebetulan sama/hampir sama, tetapi dimaknai berbeda atau sebaliknya. Misal :

    • Cokot berarti ambil (Sunda); gigit (Jawa)
    • Sangu berarti bekal (Sunda); nasi (Jawa)
    • Ayu berarti cantik (Jawa); air (Riau)
    • Sampeyan berarti anda (Jawa); kaki (Bali)
    • dan lain-lain

12 of 14

12

Bahasa Daerah vs Bahasa Daerah

    • Konsekuensinya, dua orang yang berasal dari budaya yang berbeda boleh jadi mengalami kesalahan ketika mereka menggunakan kata-kata yang sama dalam bahasa daerahnya.

13 of 14

13

13

Bahasa Daerah vs Bahasa Indonesia

    • Sejumlah kata dalam bahasa daerah juga digunakan dalam bahasa Indonesia atau sebaliknya. Misal :
    • Sok berarti silakan (Sunda); sombong (Indonesia)
    • Jait berarti angkat (Sunda); menjahit (Indonesia)
    • Beli berarti kakak laki-laki (Bali); membeli (Indonesia)
    • Tulang berarti paman/om (Batak); komponen penyusun tubuh manusia (Indonesia)
    • dan lain-lain

14 of 14

14

Tugas Kelompok

    • Mahasiswa

→ Masing-masing kelompok beranggotakan maksimal 2 orang (jumlah anggota genap). Tentukan ketua

kelompoknya.

    • Ketua kelompok menugaskan anggota kelompoknya untuk berpasang-pasangan. Masing-masing menanyakan kepada pasangannya tentang :
    • Daerah asal
    • Asal SLTA
    • Ketertarikan kuliah di Program Studi Agribisnis
    • Harapan & optimisme bagi agribisnis di masa depan
    • Evaluasilah jawaban pasangan Anda berdasarkan aspek-aspek komunikasi verbal.