1 of 32

PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA DAN BUDI PEKERTI

-----

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,

Riset, dan Teknologi

2021

Teman Baik

(Elemen Etika)

BUD.A.SUL.1.7

FASE A KELAS I

SULAN

Modul Ajar

FASE A KELAS I

SULAN

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan

Pusat Asesmen dan Pembelajaran

2021

2 of 32

Kata Kunci

Tujuan Pembelajaran

Kompetensi yang Diharapkan

  • Peserta didik dapat mendeskripsikan dengan kata-kata sendiri peran nilai-nilai kediaman luhur dalam pergaulannya dengan teman sebaya.
  • Peserta didik dapat memberikan contoh masalah dalam teman sebaya sesuai dengan nilai-nilai kediaman luhur.
  • Peserta didik dapat menjelaskan bahwa dirinya manusia sosial yang membutuhkan teman di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah sesuai nilai-nilai kediaman luhur.
  • Peserta didik dapat menunjukkan sikap dalam berinteraksi dengan sesama di rumah, sekolah, dan rumah ibadah sesuai nilai-nilai kediaman luhur.
  • Mengapa perlu melilih teman yang baik?
  • Di manakah teman baik ditemukan?
  • Menentukan teman yang baik.
  • Menyayangi semua teman.
  • Mengakui kesalahan dan memaafkan teman
  • Berteman dengan bijaksana

Domain CP

Fase/Elemen

  • Fase A
  • Elemen Etika

KELAS I FASE A

BUD.A.SUL.1.7

20 JP

(20 x 35 Menit)

3 of 32

Profil Pelajar Pancasila

  • Beriman, Bertakwa, kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia.
  • Berkebinekaan Global.
  • Bergotong Royong.

Sarana Prasarana

  • Laptop/Komputer.
  • Jaringan internet.
  • Lingkungan belajar yang dimodifikasi.

Target dan Jumlah Siswa

Target:

  • Siswa reguler/tipikal
  • Siswa dengan kesulitan belajar (siswa yang ada gangguan luring/daring)
  • siswa yang aga gangguan luring/daring)
  • Siswa berpencapaian tinggi

Jumlah Siswa:

  • Maksimum 28 -32 siswa

Ketersediaan Materi

  • Ada pengayaan untuk siswa berpencapaian tinggi.
  • Ada alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk siswa yang sulit memahami konsep

KELAS I _ FASE A

BUD.A.SUL.1.6

4 of 32

  • Tatap Muka
  • PJJ Daring
  • PJJ Luring
  • Paduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning)

Materi Ajar

  • Teman Sejati
  • Aku sayang teman
  • Mengakui kesalahan
  • Perilaku luhur

Alat

  • Gambar Tokoh Teladan
  • Alat peraga terkait

Bahan

Buku dan materi pendukung

Moda Pembelajaran

KELAS I _ FASE A

BUD.A.SUL.1.7

Materi Ajar, Alat, dan Bahan

5 of 32

KELAS I _ FASE A

BUD.A.SUL.1.7

Kegiatan Pembelajaran Utama

Pengaturan Siswa

  • Disusi
  • Presentasi
  • Demonstrasi
  • Project
  • Eksperimen
  • Eksplorasi
  • Permainan
  • Bercerita
  • Kunjungan Lapangan
  • Simulasi

Metode

Individu

Berpasangan

Berkelompok

Sumber: Kemdikbud, 2021

Buku Kelas V hal. 165

Sumber: Kemdikbud, 2013

Buku Kelas I hal. 4

Sumber: Kemdikbud, 2013

Buku Kelas I hal. 6

6 of 32

KELAS I FASE A

BUD.A.SUL.1.7

Jenis Asesmen

AsesmenIndividu

01

AsesmenKelompok (> 2 orang)

02

AsesmenKeduanya

03

Asesmen

Performa (bercerita)

Tertulis (tes objektif, esai)

7 of 32

Kegiatan 1

Teman Sejati

8 JP (8 x 35 Menit) = 2 x Pertemuan

BUD.A.SUL.1.7

KELAS I _ FASE A

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan

Pusat Asesmen dan Pembelajaran

2021

8 of 32

Sebagai makhluk sosial, perlu membutuhkan orang lain. Semua orang mebtuhkan teman baik di rumah, sekolah, maupun di tempat ibadah.

Pemahaman Bermakna

  • Peserta dapat memilih teman yang baik.
  • Peserta didik dapat berteman di rumah, sekolah, tempat ibadah.
  • Peserta dapat menentukan sikap dalam berteman.
  • Beserta didik dapat mempraktikkan cara berteman sesuai nilai-nilah kediaman luhur.

Indikator Keberhasilan

Mengapa perlu memiliki teman yang baik?

Bagaimana caranya?

Pertanyaan

Kunci

01

  • Mengapa kita membutuhkan teman?
  • Di manakah teman bisa ditemukan?

Pertanyaan Pemantik

9 of 32

Persiapan Pembelajaran

(Pendahuluan: 10 menit)

Melakukan pengecekan kesiapan peserta didik untuk penggunaan aplikasi WAG, google clasrooom, atau lainnya.

01

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin dalam pembiasaan.

03

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dalam pembelajaran ini.

05

.

02

Guru memotivasi peserta didik dalam pembelajaran agar merangsang semangat belajar.

04

Guru memberikan apersepsi kepada dengan mengajukan pertanyaan: "Mengapa kita memerlukan teman?"

10 of 32

90

Menit

Kegiatan 1

Temanku Sahabatku

04

Kegiatan

Pembelajaran

(Inti)

Guru meminta peserta didik mempresentasikan daftar nama-nama teman di rumah, di sekolah, dan di tempat ibadah.

2

3

4

5

Guru meminta peserta membuat daftar nama-nama teman di rumah, di sekolah, dan di temapt ibadah.

1

Guru mengajak peserta didik melaksanakan semangat belajat Bodhisattva Siddharta.

Guru meminta peserta didik memberikan pendapat keuntungan memiliki teman

yang baik.

Guru meminta peserta didik memberikan contoh ciri-ciri teman yang baik

11 of 32

Teman Sejatiku

Sahabat yang baik

selalu ada dalam suka dan duka.

(Digha Nikaya III, Sigalovada Sutta)

Aku membutuhkan teman.

Aku tidak bisa hidup sendirian.

Aku memiliki banyak teman.

Di sekitar rumah aku banyak teman.

Di sekolah aku banyak teman.

Di vihara aku juga banyak teman.

Aku menyayangi teman-tamanku.

Mereka juga menyayangiku.

Semua temanku sangat baik.

Ketika aku sakit, temanku menjengukku.

Ketika aku ulang tahun,

temanku mengucapkan selamat ulang tahun.

Teman yang baik selalu bersama

dalam suka dan duka.

Ayo, mambaca ayat!

12 of 32

Guru memmandu peserta didik menyanyikan lagu berikut.

Tuliskan nama-nama teman kalian pada format berikut.

Asesmen (30 Menit)

No.

Di Rumah

Di Sekolah

Di Vihara

1

2

3

4

13 of 32

Refleksi Siswa:

Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran yang baru diselesaikan, misalnya:

  • Manfaat apa yang kamu dapatkan dari pelajaran ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari topik ini
  • Adakah kesulitan atau kendala yang dihadapi oleh peserta didik sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai?
  • Jika ada, apa yang akan dilakukan guru untuk membantu atau mengatasi kesulitan peserta didik tersebut?

Refleksi Guru:

Penutup

(10 Menit)

14 of 32

Kegiatan 2

Aku Sayang Teman

4 JP (4 x 35 Menit) = 1 x Pertemuan

BUD.A.SUL.1.7

KELAS I _ FASE A

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan

Pusat Asesmen dan Pembelajaran

2021

15 of 32

Menyayangi teman dalam pergaulan sangat membahagiakan.

Jika kita menyayangi teman, maka teman kan menyayangi kita.

Pemahaman Bermakna

  • Peserta dapat mengidentifikasi perbedaan di antara sesam teman
  • Peserta didik memberikan contoh perbedaan di sekolah dan di rumah.
  • Peserta dapat menghargai perbedaan sesana teman.
  • Peserta didik dapat sikap mengahargai perbedaan sesama teman.

Indikator Keberhasilan

Perlukah kita menyayangi Teman? Bagaimana caranya?

Pertanyaan

Kunci

01

  • Mengapa perlu perlu menyayangi teman?
  • Apa wujud nyata yang dapat dilakukan untuk menyayangi teman?

Pertanyaan Pemantik

16 of 32

Langkah-Langkah Pembelajaran

  • Guru bersama peserta didik membuat daftar orang yang pantas dihargai.
  • Guru meminta peserta didik untuk mempresentasikan daftar orang yang pantas dihormati.
  • Guru meminta peserta didik menunjukkan sikap menghargai orang tua di rumah.
  • Guru meminta peserta didik menunjukkan sikap menghargai binantang.

  • Melakukan pengecekan kesiapan peserta didik untuk penggunaan aplikasi WAG, google clasrooom, atau lainnya.

  • Mengucap salam, berdoa, dan hening sejenak bersama-sama.

  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin dalam pembiasaan.

  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali pembelajaran.

Dalam pembelajaran ini merupakan perpaduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning).

Pendahuluan

(10 Menit)

Inti

(90 Menit)

17 of 32

a. Mengharhagai Orang Tua dan Guru

Jojo sangat menghargai sesama.

Orang yang sangat aku hargai pertama kali

adalah ayah dan ibu.

Mengapa perlu menghargai orang tua?

Karena mereka telah mendidik dan

membesarkan anak-anaknya.

Cara menghargai orang tua adalah

patuh dan menuruti semua nasihatnya.

Aku juga sangat menghargai guru.

Semua tamanku di rumah dan di sekolah aku hargai.

Sumber: Kemdikbud, 2021

Buku PAB Kelas V

Nani juga mengahrgai orang tua dan guru.

Selain itu, Nani juga menghargai binatang.

Nani mencontoh Bodhisattva Siddharta.

Bodhisattva Siddharta menghargai

semua binatang,

bahkan semua makhluk.

Sumber: Kemdikbud, 2021

Buku PAB Kelas V

18 of 32

KESIMPULAN

1. Buatlah Daftar Orang-Orang yang pantas dihargai!

No

Di Rumah

Cara Menghargai

No

Di Sekolah

Cara Menghargai

2. Mengapa perlu mengahargai ayah dan ibu?

3. Bagaimana cara menghargai ayah dan ibu?

4. Mengapa harus menghargai binatang?

5. Berikan 2 contoh cara menghargai binatang!

Asesmen (30 Menit)

19 of 32

Refleksi Siswa:

Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran yang baru diselesaikan, misalnya:

  • Manfaat apa yang kamu dapatkan dari pelajaran ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari topik ini
  • Adakah kesulitan atau kendala yang dihadapi oleh peserta didik sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai?
  • Jika ada, apa yang akan dilakukan guru untuk membantu atau mengatasi kesulitan peserta didik tersebut?

Refleksi Guru:

Penutup

(10 Menit)

20 of 32

Kegiatan 3

Mengakui Kesalahan

4 JP (4 x 35 Menit) = 1 x Pertemuan

BUD.A.SUL.1.7

KELAS I _ FASE A

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan

Pusat Asesmen dan Pembelajaran

2021

21 of 32

Mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah sikap mulia yang pantas dicontoh. Nilai-nilai kediaman luhur hendaknya dipraktikkan dalam kehidupan nyata baik di lingkuan rumah, sekolah, dan tempat ibadah.

Pemahaman Bermakna

  • Peserta menerapkan perilaku kasih dengan mengakui kesalahan dan meminta maaf.
  • Peserta didik peka terhadap masalah teman.
  • Peserta didik memiliki skap luhur dengan memaafkan kesalahan teman.
  • Peserta didik menunjukkan perilaku nyata berdasarkan nilai-nilai Kediaman Luhur.

Indikator Keberhasilan

Perlukah kita menyayangi Teman? Bagaimana caranya?

Pertanyaan

Kunci

01

  • Mengapa perlu mengakui kesalahan dan meminta maaf dan memaafkan?
  • Bagaimana perilaku nyata dalam mempraktikkan nilai-nilai kediaman luhur?

Pertanyaan Pemantik

22 of 32

Langkah-Langkah Pembelajaran

  • Guru bersama peserta didik membuat daftar kesalahan yang pernah dilakukan.
  • Guru meminta peserta didik mengidentifikasi masalah teman yang pernah dimaafkan.
  • Guru meminta peserta didik menunjukkan perilaku nyata berdasarkan nilai-nilai kediaman luhur.

  • Melakukan pengecekan kesiapan peserta didik untuk penggunaan aplikasi WAG, google clasrooom, atau lainnya.

  • Mengucap salam, berdoa, dan hening sejenak bersama-sama.

  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin dalam pembiasaan.

  • Guru melakukan apersepsi dengan menghubungkan materi pembelajaran yang sedang dipelajari.

  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali pembelajaran.

Dalam pembelajaran ini merupakan perpaduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning).

Pendahuluan

(10 Menit)

Inti

(90 Menit)

23 of 32

Mengakui Kesalahan dan Meminta maaf

Wirya anak yang baik.

Jika bersalah, dia mengakuinya

dan meminta maaf.

Pensil Putu jatuh ke lantai.

Tidak sengaja Wirya menginjaknya.

Pensil Putu patah.

Wirya mengaku bersalah.

Wirya meminta maaf kepada Putu.

Putu juga anak yang baik.

Putu memaafkan Wirya.

Sumber: Solaiman dan Bodhi Asih

Buku Kelas I 2021, hal. 213

No

Di Rumah

Di Sekolah

1

2

3

4

5

  1. Tuliskan kesalahan yang pernah kalian lakukan dan apa

tindakanmu selanjutnya.

Asesmen (30 Menit)

2. Mengapa perlu mengakui kesalahan?

3. Mengapa teman yang salah harus dimaafkan?

4. Bagaimana caranya agar kesalahan tidak terulang kembali?

5. Ceritakan pengalaman kalian meminta maaf dan memaafkan

orang di rumah!

24 of 32

Refleksi Siswa:

Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran yang baru diselesaikan, misalnya:

  • Manfaat apa yang kamu dapatkan dari pelajaran ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari topik ini
  • Adakah kesulitan atau kendala yang dihadapi oleh peserta didik sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai?
  • Jika ada, apa yang akan dilakukan guru untuk membantu atau mengatasi kesulitan peserta didik tersebut?

Refleksi Guru:

Penutup

(10 Menit)

25 of 32

Kegiatan 4

Perilaku Luhur

4 JP (4 x 35 Menit) = 1 x Pertemuan

BUD.A.SUL.1.7

KELAS I _ FASE A

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan

Pusat Asesmen dan Pembelajaran

2021

26 of 32

Dalam berteman hendaknya menerapkan dan mempraktikkan sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai kediaman luhur (brahmavihara)

Pemahaman Bermakna

  • Peserta didik dapat mengenali nilai-niai dalam kediaman luhur.
  • Peserta didik dapat menerapkan perilaku sesuai nilai-nilai kediaman luhur.
  • Peserta didik dapat Pangeran Siddharta. meneladan sifat luhur

Indikator Keberhasilan

Mengapa kita berperilaku luhur

dalam berteman?

Bagaimana caranya?

Pertanyaan

Kunci

01

  • Mengapa perlu berperilaku luhur dalam perteman?
  • Apa wujud nyata perilaku luhur yang dapat dilakukan dalam berteman?

Pertanyaan Pemantik

27 of 32

Langkah-Langkah Pembelajaran

  • Guru bersama peserta didik membuat daftar orang yang pantas dihargai.
  • Guru meminta peserta didik untuk mempresentasikan daftar orang yang pantas dihormati.
  • Guru meminta peserta didik menunjukkan sikap menghargai orang tua di rumah.
  • Guru meminta peserta didik menunjukkan sikap menghargai binantang.

  • Melakukan pengecekan kesiapan peserta didik untuk penggunaan aplikasi WAG, google clasrooom, atau lainnya.
  • Mengucap salam, berdoa, dan hening sejenak bersama-sama.
  • Guru melakukan refleksi pembelajaran.
  • Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin dalam pembiasaan.
  • Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali pembelajaran.

Dalam pembelajaran ini merupakan perpaduan antara tatap muka dan PJJ (blended learning).

Pendahuluan

(10 Menit)

Inti

(90 Menit)

28 of 32

a. Perilaku Cinta Kasih

Sumber: Sulan dan Suyoto

Buku Kelas 5, 2021, hal. 134

Di sekolah, Wirya dan teman-temannya selalu kompak.

Wirya ketua kelas 1.

Ketika temannya bersalah, ia menasihati penuh cinta kasih.

Cinta kasih mereka dapat diwujudkan melaui pikiran, ucapan dan perbuatan.

b. Perilaku Belas Kasih

Wirya dan kadek pergi ke sekolah naik sepeda.

Kadek jatuh dari sepeda dan terluka keningnya.

Wirya menolongnya.

Wirya mengobati luka Kadek.

Wirya memiliki sikap luhur

belas kasih.

Sikap Wirya perlu ditiru.

Sumber: Sulan dan Suyoto

Buku Kelas 5, 2021, hal. 78

29 of 32

KESIMPULAN

Penilaian Sikap (Antarteman)

1. Guru menginstruksikan peserta didik memberi tanda centang ( ) pada kolom Ya atau Tidak sesuai keadaan sebenarnya.

2. Toto terpapar Covid-19. Bolehkan kalian menemui Toto? Sebagai teman, bagaimana cara menolong Toto agar kalian tidak tertular?

3. Kalian memiliki dua potong roti. Teman kalian lapar dan tidak membawa bekal. Apa yang bisa kalian lakukan?

4. Ceritakan pengalaman kalian ketika menyayangi adik di rumah?

5. Ceritakan pengalaman ketika kalian menolong teman!

Asesmen (30 Menit)

No.

Pernyataan Sikap

Ya

Tidak

1

Teman saya selalu ada di samping pada saat temannya dalam keadaan suka dan duka.

2

Teman saya selalu menolong kepada teman yang perlu ditolong.

3

Teman saya selalu membagi makan kepada temannya.

4

Teman saya selalu meminjamkan alat tulis kepada teman yang tidak membawanya.

5

Teman saya selalu menasihati kepada teman yang salah.

30 of 32

KESIMPULAN

1. Guru menginstruksikan peserta didik memberitakan tanda centang pada kolo Ya atau Tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

2. Pensil Toto ketinggalan. Hari ini Toto akan ulangan? Sebagai teman, bagaimana cara menolong Toto agar ia dapat mengikuti ulangan?

3. Kalian memiliki dua potong roti. Teman kalian lapar dan tidak membawa bekal. Apa yang bisa kalian lakukan?

4. Ceritakan pengalaman kalian ketika menyayangi adik di rumah?

5. Ceritakan pengalaman ketika kalian menolong teman!

Asesmen (30 Menit)

No.

Pernyataan Sikap

Ya

Tidak

1

Teman saya selalu ada di samping pada saat temannya dalam keadaan suka dan duka.

2

Teman saya selalu menolong kepada teman yang perlu ditolong.

3

Teman saya selalu membagi makan kepada temannya.

4

Teman saya selalu meminjamkan alat tulis kepada teman yang tidak membawanya.

5

Teman saya selalu menasihati kepada teman yang salah.

31 of 32

Refleksi Siswa:

Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran yang baru diselesaikan, misalnya:

  • Manfaat apa yang kamu dapatkan dari pelajaran ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari topik ini
  • Adakah kesulitan atau kendala yang dihadapi oleh peserta didik sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai?
  • Jika ada, apa yang akan dilakukan guru untuk membantu atau mengatasi kesulitan peserta didik tersebut?

Refleksi Guru:

Penutup

(10 Menit)

Remedial

Guru memberikan remedial terhadap peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai kompetensi yang diharpkan.

Pengayaan

  1. Sebagai pengayaan, guru meminta peserta didik untuk menciptakan pantun bertema “Pertolongan dan Berterima Kasih.”
  2. Membaca kisah Jataka bertema persabatan.

32 of 32

Daftar Pustaka

  1. Sulan dan Suyoto. 2021. Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  2. Sulaiman dan Bodhi Asih. 2021. Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 5. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  3. Sulan.2019. Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas I Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2019. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
  4. Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas I 2021.