EJAAN �BAHASA INDONESIA �YANG DISEMPURNAKAN
KEPUTUSAN
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA
No. 0543a/U/1987
Pemenggalan Kata
Misalnya: ma-in, sa-at, bu-ah
Misalnya:
au-la bukan a-u-la
sau-da-ra bukan sa-u-da-ra
am-boi bukan am-bo-i
Pemenggalan Kata
Misalnya:
ba-pak ba-rang su-lit
la-wan de-ngan ke-nyang
mu-ta-khir
Misalnya:
man-di som-bong swas-ta
cap-lok Ap-ril bang-sa
makh-luk
Pemenggalan Kata
Misalnya:
in-stru-men ul-tra
in-fra bang-krut
ben-trok ikh-las
Misalnya:
makan-an me-rasa-kan
mem-bantu pergi-lah
Pemenggalan Kata
Catatan:
Misalnya:
te-lun-juk
si-nam-bung
ge-li-gi
Pemenggalan Kata
Misalnya:
bio-grafi bi-o-gra-fi
foto-grafi fo-to-gra-fi
intro-speksi in-tro-spek-si
kilo-gram ki-lo-gram
kilo-meter ki-lo-me-ter
pasca-panen pas-ca-pa-nen
Keterangan:
Nama orang, badan hukum, dan nama diri yang lain disesuaikan dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan kecuali jika ada pertimbangan khusus.
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Dia mengantuk.
Apa maksudnya?
Kita harus bekerja keras.
Pekerjaan itu belum selesai.
Misalnya:
Kata Hasan, “Ayah sudah pernah ke Jakarta.”
Adik bertanya, "Kapan kita pulang?"
Bapak menasihatkan, "Berhati-hatilah, Nak!"
"Kemarin engkau terlambat," katanya.
" Besok pagi," kata Ibu, "dia berangkat."
3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
Misalnya:
Allah Alkitab Islam
Yang Mahakuasa Al-Qur’an Kristen
Yang Maha Pengasih Weda
Tuhan akan menunjukkan jalan yang benar kepada hamba-Nya.
Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.
Ayah agama Islam
4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
Misalnya:
Mahaputra Yamin
Sultan Hasanudin
Haji Agus Salim
Imam Syafii
Nabi Ibrahim
Pemakaian Huruf Kapital
5. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.
Misalnya:
Dia baru saja diangkat menjadi sultan.
Tahun ini ia pergi naik haji.
Misalnya:
Wakil Presiden Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Sekretaris Jenderal Departemen Pertanian
Gubernur Irian Jaya
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Siapa gubernur yang baru dilantik itu?
Kemarin Brigadir Jenderal Ahmad dilantik menjadi mayor jenderal.
Misalnya:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
Wage Rudolf Supratman
Halim Perdanakusumah
Ampere
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
mesin diesel
10 volt
5 ampere
Misalnya:
bangsa Indonesia
suku Sunda
bahasa Inggris
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
mengindonesiakan kata asing
keinggris-inggrisan
Misalnya:
bulan Agustus hari Natal
bu1an Maulid perang Candu
hari Galungan tahun Hijriah
hari Jumat tarikh Masehi
hari Lebaran
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsanya.
Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.
Misalnya:
Asia Tenggara Kali Brantas
Banyuwangi Lembah Baliem
Bukit Barisan Ngarai Sianok
Cirebon Pegunungan Jayawijaya
Danau Toba
Dataran Tinggi Dieng Selat Lombok
Gunung Semeru Tanjung Harapan
Jalan Diponegoro Teluk Benggala
Jazirah Arab Terusan Suez
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
berlayar ke teluk
mandi di kali
menyeberangi selat
pergi ke arah tenggara
Misalnya:
garam inggris
gula jawa
kacang bogor
pisang ambon
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Republik Indonesia
Majelis Permusyawaratan Rakyat
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Badan Kesejahteraan Ibu dan Anak
Keputusan Presiden Republik Indonesia, Nomor 57, Tahun 1972
Misalnya:
menjadi sebuah republik
beberapa badan hukum
kerja sama antara pemerintah dan rakyat
menurut undang-undang yang berlaku
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Perserikatan Bangsa-Bangsa
Yayasan Ilmu-Ilmu Sosial
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia
Rancangan Undang-Undang Kepegawaian
Misalnya:
Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan
Lain ke Roma.
Bacalah majalah Bahasa dan Sastra.
Dia adalah agen surat kabar Sinar Pembangunan.
la menyelesaikan makalah " Asas-Asas Hukum Perdata".
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Dr. doktor
M.A. master of arts
S.H. sarjana hukum
S.S. sarjana sastra
Prof. profesor
Tn. tuan
Ny. nyonya
Sdr. saudara
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Pemakaian Huruf Kapital
Misalnya:
Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
Misalnya:
Sudahkah Anda tahu?
Surat Anda telah kami terima.
Pemakaian Huruf Kapital
Pemakaian Huruf Miring
Misalnya:
majalah Bahasa dan Kesusastraan
buku Negarakertagama karangan Prapanca
surat kabar Suara Karya
Misalnya:
Huruf pertama kata abad ialah a.
Dia bukan menipu, tetapi ditipu.
Bab ini tidak membicarakan penulisan huruf kapital.
Buatlah kalimat dengan berlepas tangan.
Pemakaian Huruf Miring
Misalnya:
Nama ilmiah buah manggis ialah Carcinia mangostana.
Politik divide et impera pernah merajalela di negeri ini.
Weltanschauung antara lain diterjemahkan menjadi 'pandangan dunia'.
Negara itu telah mengalami empat kali kudeta.
Dalam tulisan tangan atau ketikan, huruf atau kata yang akan dicetak miring diberi satu garis di bawahnya.
Penulisan Kata
Misalnya:
Ibu percaya bahwa engkau tahu.
Kantor pajak penuh sesak.
Buku itu sangat tebal.
Misalnya:
bergeletar
dikelola
penetapan
menengok
mempermainkan
Penulisan Kata
Misalnya:
bertepuk tangan garis bawahi
menganak sungai sebar luaskan
Misalnya:
menggarisbawahi menyebarluaskan
dilipatgandakan penghancurleburan
Penulisan Kata
Misalnya:
adipati mahasiswa caturtunggal poligami
aerodinamika mancanegara dasawarsa pramuniaga
antarkota multilateral dekameter prasangka
anumerta narapidana demoralisasi purnawirawan
elektroteknik subseksi infrastruktur swadaya
inkonvensional telepon kolonialisme tritunggal
introspeksi transmigrasi kosponsor utramodern
audiogram nonkolaborasi dwiwarna reinkarnasi
awahama Pancasila ekawarna saptakrida
bikarbonat panteisme ekstrakurikuler semiprofesional
biokimia paripurna
Penulisan Kata
Misalnya:
non-Indonesia pan-Afrikanisme
Misalnya:
Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita.
Marilah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.
Bentuk Ulang
Misalnya:
anak-anak gerak-gerik mondar-mandir
biri-biri huru-hara undang-undang
buku-buku lauk-pauk tukar-menukar
porak-poranda sayur-mayur terus-menerus
hati-hati ramah-tamah berjalan-jalan
mata-mata menulis-nulis kura-kura
sia-sia kuda-kuda kupu-kupu
laba-laba dibesar-besarkan
centang-perenang
tunggang-langgang
bumiputera-bumiputera
hulubalang-hulubalang
Gabungan Kata
Misalnya:
duta besar mata pelajaran
orang tua simpang empat
kambing hitam meja tulis
persegi panjang kereta api cepat luar biasa
model linear rumah sakit umum
Misalnya:
alat pandang-dengar buku sejarah-baru
ibu-bapak kami orang-tua muda
anak-istri saya mesin-hitung tangan
watt-jam
Gabungan Kata
Misalnya:
acapkali manakala
adakalanya manasuka
akhirulkalam mangkubumi
alhamdulillah matahari
astagfirullah olahraga
bagaimana padahal
barangkali paramasastra
beasiswa peribahasa
belasungkawa puspawarna
bilamana radioaktif
bismillah saptamarga
Gabungan Kata
bumiputra saputangan
daripada saripati
darmabakti sebagaimana
darmasiswa sediakala
darmawisata segitiga
dukacita sekalipun
halalbihalal silaturahmi
hulubalang sukacita
kacamata sukarela
kasatmata sukaria
kepada syahbandar
keratabasa titimangsa
kilometer wasalam
Kata Ganti -ku, kau-, -mu, dan -nya
Misalnya:
Apa yang kumiliki boleh kauambil.
Bukuku, bukumu, dan bukunya tersimpan di perpustakaan.
Kata Depan di, ke, dan dari
Misalnya:
Kain itu terletak di dalam lemari.
Bermalam semalam di sini.
Di mana Siti sekarang?
Mereka ada di rumah.
Kata Depan di, ke, dan dari
Ia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan.
Ke mana saja ia selama ini?
Kita perlu berpikir sepuluh tahun ke depan.
Mari kita berangkat ke pasar.
Saya pergi ke sana-sini mencarinya.
Ia datang dari Surabaya kemarin.
Kata si dan sang
Misalnya:
Harimau itu marah sekali kepada sang Kancil.
Surat itu dikirimkan kepada si pengirim.
Partikel
Misalnya:
Bacalah buku itu baik-baik.
Jakarta adalah ibukota Republik Indonesia.
Apakah yang tersirat dalam surat itu?
Siapakah gerangan dia?
Apatah gunanya bersedih hati?
Misalnya:
Apa pun yang dimakannya, ia tetap kurus.
Hendak Pulang pun sudah tak ada kendaraan.
Jangankan dua kali, satu kali pun engkau belum pernah datang ke rumahku.
Jika ayah pergi, adik pun ingin pergi.
Partikel
Catatan:
Misalnya:
Adapun sebab-sebabnya belum diketahui.
Bagaimanapun juga akan dicobanya menyelesaikan tugas itu.
Baik para mahasiswa maupun mahasiswi ikut berdemonstrasi.
Sekalipun belum memuaskan, hasil pekerjaan dapat dijadikan pegangan.
Walaupun miskin, ia selalu gembira.
Partikel
Misalnya:
Pegawai negeri mendapat kenaikan gaji per 1 April.
Mereka masuk ke dalam ruangan satu per satu.
Harga kain itu Rp2.000,00 per helai.
Singkatan
Misalnya:
A.S. Kramawijaya
Muh. Yamin
Suman Hs.
Sukanto S.A.
M.B.A. master of business administration
M.Sc. master of science
S.E. sarjana ekonomi
S.Kar. sarjana karawitan
S.K.M. sarjana kesehatan masyarakat
Bpk. Bapak
Sdr. Saudara
Kol. Kolonel
Singkatan
Misalnya:
DPR Dewan Perwakilan Rakyat
PGRI Persatuan Guru Republik Indonesia
GBHN Garis-Garis Besar Haluan Negara
SMTP sekolah menengah tingkat pertama
PT perseroan terbatas
KTP kartu tanda pengenal
Singkatan
Misalnya:
dll. dan lain-lain
dsb. dan sebagainya
dst. dan seterusnya
hlm. halaman
sda. sama dengan atas
Yth. Yang terhormat
Tetapi:
a.n. atas nama
d.a. dengan alamat
u.b. untuk beliau
u.p. untuk perhatian
Singkatan
Misalnya:
Cu kuprum
TNT trinitrotoluen
cm sentimeter
kVA kilovolt-ampere
l liter
kg kilogram
Rp rupiah
Akronim
Misalnya:
ABRI Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
LAN Lembaga Administrasi Negara
PASI Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
IKIP Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan
SIM surat izin mengemudi
Akronim
Misalnya:
Akabri Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia
Bappenas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Iwapi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia
Kowani Kongres Wanita Indonesia
Sespa Sekolah Staf Pimpinan Administrasi
Akronim
Misalnya:
pemilu pemilihan umum
radar radio detecting and ranging
rapim rapat pimpinan
rudal peluru kendali
tilang bukti pelanggaran
Akronim
Catatan:
Angka dan Lambang Bilangan
Angka Arab : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
Angka Romawi : I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, X,
L (50), C (100), D (500), M (1.000),
V (5.000), M (l.000.000)
Misalnya:
0,5 sentimeter 1 jam 20 menit
5 kilogram pukul 15.00
4 meter persegi tahun 1928
10 liter 17 Agustus 1945
Rp5.000,00 50 dolar Amerika
US$3.50* 10 paun Inggris
$5.10* 100 yen
Y100 10 persen
2.000 rupiah 27 orang
*Tanda titik di sini merupakan tanda desimal.
Angka dan Lambang Bilangan
Misalnya:
Jalan Tanah Abang I No.15
Hotel Indonesia, Kamar 169
Misalnya:
Bab X, Pasal 5, halaman 252
Surah Yasin: 9
Angka dan Lambang Bilangan
Bilangan utuh
Misalnya:
dua belas 12
dua puluh dua 22
dua ratus dua puluh dua 222
Bilangan pecahan
Misalnya:
setengah 1/2
tiga perempat 3/4
seperenam belas 1/16
tiga dua pertiga 32/3
seperseratus 1/100
satu persen 1%
satu permil 10/00
satu dua persepuluh 1,2
Angka dan Lambang Bilangan
Misalnya:
Paku Buwono X
Paku Buwono ke-10
Paku Buwono kesepuluh
Bab II
Bab ke-2
Abad XX
Abad ke-20
Abad kedua puluh
Tingkat V
Tingkat ke-5
Tingkat kelima
Angka dan Lambang Bilangan
Misalnya:
tahun '50-an atau tahun lima puluhan
uang 5000-an atau uang lima ribuan
uang lima 1000-an atau uang lima seribuan
Misalnya:
Angka dan Lambang Bilangan
Misalnya:
Lima belas orang tewas dalam kecelakaan itu.
Pak Darmo mengundang 250 orang tamu.
Bukan:
15 orang tewas dalam kecelakaan itu.
250 orang tamu diundang Pak Darmo.
Dua ratus lima puluh orang diundang Pak Darmo.
Misalnya:
Perusahaan itu baru saja mendapat pinjaman 250 juta rupiah.
Penduduk Indonesia berjumlah lebih dari 120 juta orang.
Angka dan Lambang Bilangan
Misalnya:
Bukan:
Misalnya:
Pemakaian Tanda Baca
Tanda Titik
Misalnya:
Ayahku tinggal di Solo.
Biarlah mereka duduk di sana.
Dia menanyakan siapa yang akan datang.
Hari ini tanggal 6 April 1973.
Marilah kita mengheningkan cipta.
Sudilah kiranya Saudara mengabulkan permohonan ini.
Tanda Titik
Misalnya:
a. IlI. Departemen Dalam Negeri
A. Direktorat Jenderal Pembangunan Masyarakat Desa
B. Direktorat Jenderal Agraria
1. ...
b.1. Patokan Umum
1.1 Isi Karangan
1.2 Ilustrasi
1.2.1 Gambar Tangan
1.2.2 Tabel
1.2.3 Grafik
Tanda titik tidak dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagian atau ikhtisar jika angka atau huruf itu merupakan yang terakhir dalam deretan angka atau huruf.
Tanda Titik
Misalnya:
pukul 1.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik)
Misalnya:
1.35.20 jam (1 jam, 35 menit, 20 detik)
0.20.30 jam (20 menit, 30 detik)
0.0.30 jam (30 detik)
Tanda Titik
Misalnya:
Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara, Welte- vreden: Balai Poestaka.
Misalnya:
Desa itu berpenduduk 24.200 orang.
Gempa yang terjadi semalam menewaskan 1.231 jiwa.
Misalnya:
Ia lahir pada tahun 1956 di Bandung.
Lihat halaman 2345 dan seterusnya.
Nomor gironya 5645678.
Tanda Titik
Misalnya:
Acara Kunjungan Adam Malik
Bentuk dan Kebudayaan (Bab I UUD'45)
Salah Asuhan
Misalnya:
Jalan Diponegoro 82
Jakarta
1 April 1991
Yth. Sdr. Moh. Hasan
Jalan Arif 43
Palembang
Kantor Penempatan Tenaga
Jalan Cikini 71
Jakarta
Tanda Koma
Misalnya:
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Koma
Misalnya:
Saya tidak akan datang kalau hari hujan.
Dia lupa akan janjinya karena sibuk.
Dia tahu bahwa soal itu penting.
Misalnya:
...Oleh karena itu, kita harus berhati-hati.
...Jadi, soalnya tidak semudah itu.
Misalnya:
O, begitu?
Wah, bukan main!
Hati-hati, ya, nanti jatuh.
Tanda Koma
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Koma
Misalnya:
Misalnya:
Misalnya:
E. Ratulangi, S.E.
Ny. Khadijah, M.A.
Tanda Koma
Misalnya:
12,5 m
Rp12,50
Misalnya:
Tanda Koma
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Titik Koma
Misalnya:
Malam makin larut; pekerjaan belum selesai juga.
Misalnya:
Tanda Titik Dua
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Titik Dua
Misalnya:
a. Ketua : Ahmad Wijaya
Sekretaris : S. Handayani
Bendahara : B. Hartawan
b. Tempat Sidang : Ruang 104
Tempat Acara : Bambang S.
Hari : Senin
Waktu : 09.30
Misalnya:
Ibu : (meletakkan beberapa kopor) "Bawa kopor ini, Mir! "
Amir : "Baik, Bu." (mengangkat kopor dan masuk)
Ibu : "Jangan lupa. Letakkan baik-baik!"
(duduk di kursi besar)
Tanda Titik Dua
Misalnya:
Tanda Hubung
Suku kata yang berupa satu vokal tidak ditempatkan pada ujung baris atau pangkal baris seperti berikut ini.
Di samping cara-cara lama itu ada ju-ga cara yang baru.
Beberapa pendapat mengenai masalah i-tu telah disampaikan....
Walaupun sakit, mereka tetap tidak ma- u beranjak ....
Tanda Hubung
Kini ada cara yang baru untuk meng- ukur panas.
Kukuran baru itu memudahkan kita me- ngukur kelapa.
Senjata ini merupakan alat pertahan- an yang canggih.
Tanda Hubung
Misalnya:
anak-anak
berulang-ulang
kemerah-merahan
Misalnya:
p-a-n-i-t-i-a
8-4-1973
Tanda Hubung
Misalnya:
ber-evolusi
dua puluh lima-ribuan (20 5000)
tanggung jawab dan kesetiakawanan-sosial
Bandingkan dengan:
be-revolusi
dua-puluh-lima-ribuan (1 2500)
Tanda Hubung
Misalnya:
se- Indonesia
se-Jawa Barat
hadiah ke-2
tahun 50-an
mem-PHK-kan
hari-H
sinar-X
Menteri-Sekretaris Negara
Misalnya:
di-smash
pen-tackle-an
Tanda Pisah
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Pisah
Misalnya:
1910─1945
Tanggal 5─10 April 1970
Jakarta─Bandung
Dalam pengetikan, tanda pisah dinyatakan dengan dua buah tanda hubung tanpa spasi sebelum dan sesudahnya.
Tanda Elipsis
Misalnya:
Kalau begitu ...ya, marilah kita bergerak.
Misalnya:
Sebab-sebab kemerosotan ...akan diteliti lebih lanjut.
Catatan:
Misalnya:
Dalam tulisan, tanda baca harus digunakan dengan hati-hati ....
Tanda Tanya
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Seru
Misalnya:
Tanda Kurung
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Kurung
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Kurung Siku
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Petik
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Petik
Misalnya:
Misalnya:
Tanda Petik
Misalnya:
Catatan:
Tanda Petik Tunggal
Misalnya:
Misalnya:
feed-back 'balikan'
Tanda Garis Miring
Misalnya:
No. 7/PK/1973
Jalan Kramat II/10
tahun anggaran 1985/1986
Misalnya:
mahasiswa/mahasiswi
harganya Rp150,00/lembar
Tanda Penyingkat atau Apostrof
Misalnya:
Ali 'kan kusurati. ('kan = akan)
Malam 'lah tiba. ('lah = telah)
1 Januari '88 ('88 = 1988)
Penulisan Unsur Serapan
Selamat menerapkannya dalam praktik menulis!