1 of 6

MENGHAYATI KEONTETIKAN AL-QUR’AN

2 of 6

PENJAGAAN ALLAH

وَمَا كَانَ هٰذَا الْقُرْاٰنُ اَنْ يُّفْتَرٰى مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلٰكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ الْكِتٰبِ لَا رَيْبَ فِيْهِ مِنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ

Terjemahan�Dan tidak mungkin Al-Qur’an ini dibuat-buat oleh selain Allah; tetapi (Al-Qur’an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan seluruh alam.

3 of 6

KESIMPULAN PENJAGAAN ALLAH

Mushaf Al-Qur’an tertua jelas yang diselesaikan pada zaman Khalifah Usman,hingga sampai sekarang tulisan Al-Qur’an di sebut sebagai rasm usmani (tulis Usman). Al-Qur’an ini selesai tertulisannya pada tanggal 6 Jumadil Sani 1221 H atau sekitar tahun 1806 M.

4 of 6

MUTAWATIR

Dalam Al-hijr ayat 9 Allah SWT.menjamin keontentikan dan kesucian serta kemurnian kitab suci Alquran. Allah swt... Berfirman:

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

Terjemahan�Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.

5 of 6

Kemurnian dan keontentikan Al Qur’an selalu terjaga sejak saat di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Hingga akhir zaman kelak. Tantangan Al Qur’an yang di maksudkan antara lain adalah:

a. Al Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al Qur’an untuk mendatangkan semisal nya secara keseluruhan. Hal ini terkandung dalam firman Allah SWT. QS at-Tur [52]: 33-34;

أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُۥ ۚ بَل لَّا يُؤْمِنُونَ . فَلْيَأْتُوا۟ بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِۦٓ إِن كَانُوا۟ صَٰدِقِينَ

“Dengan demikian maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al-Qur’an itu jika mereka orang-orang yang benar”.

b. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al Qur’an untuk mendatangkan 10 surah semisalnya. Hal ini terkandung dalam QS Hud [11] : 13

اَمْ يَقُوْلُوْنَ افْتَرٰىهُ ۗقُلْ فَأْتُوْا بِعَشْرِ سُوَرٍ مِّثْلِهٖ مُفْتَرَيٰتٍ وَّادْعُوْا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ�Bahkan mereka mengatakan, “Dia (Muhammad) telah membuat-buat Al-Qur’an itu.” Katakanlah, “(Kalau demikian), datangkanlah sepuluh surah semisal dengannya (Al-Qur’an) yang dibuat-buat, dan ajaklah siapa saja di antara kamu yang sanggup selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”

c. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al Qur’an untuk mendatangkan satu surah saja semisal Al Qur’an. Hal ini terkandung dalam QS Al-Baqarah [2] ayat 23

وَاِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا فَأْتُوْا بِسُوْرَةٍ مِّنْ مِّثْلِهٖ ۖ وَادْعُوْا شُهَدَاۤءَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ

Dan jika kamu meragukan (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.�Tafsir Ringkas Kemenag RI

6 of 6

TERIMA KASIH