MENGHAYATI KEONTETIKAN AL-QUR’AN
PENJAGAAN ALLAH
وَمَا كَانَ هٰذَا الْقُرْاٰنُ اَنْ يُّفْتَرٰى مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلٰكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ الْكِتٰبِ لَا رَيْبَ فِيْهِ مِنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Terjemahan�Dan tidak mungkin Al-Qur’an ini dibuat-buat oleh selain Allah; tetapi (Al-Qur’an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan seluruh alam.
KESIMPULAN PENJAGAAN ALLAH
Mushaf Al-Qur’an tertua jelas yang diselesaikan pada zaman Khalifah Usman,hingga sampai sekarang tulisan Al-Qur’an di sebut sebagai rasm usmani (tulis Usman). Al-Qur’an ini selesai tertulisannya pada tanggal 6 Jumadil Sani 1221 H atau sekitar tahun 1806 M.
MUTAWATIR
Dalam Al-hijr ayat 9 Allah SWT.menjamin keontentikan dan kesucian serta kemurnian kitab suci Alquran. Allah swt... Berfirman:
اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ
Terjemahan�Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.
Kemurnian dan keontentikan Al Qur’an selalu terjaga sejak saat di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Hingga akhir zaman kelak. Tantangan Al Qur’an yang di maksudkan antara lain adalah:
a. Al Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al Qur’an untuk mendatangkan semisal nya secara keseluruhan. Hal ini terkandung dalam firman Allah SWT. QS at-Tur [52]: 33-34;
أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُۥ ۚ بَل لَّا يُؤْمِنُونَ . فَلْيَأْتُوا۟ بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِۦٓ إِن كَانُوا۟ صَٰدِقِينَ
“Dengan demikian maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al-Qur’an itu jika mereka orang-orang yang benar”.
b. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al Qur’an untuk mendatangkan 10 surah semisalnya. Hal ini terkandung dalam QS Hud [11] : 13
اَمْ يَقُوْلُوْنَ افْتَرٰىهُ ۗقُلْ فَأْتُوْا بِعَشْرِ سُوَرٍ مِّثْلِهٖ مُفْتَرَيٰتٍ وَّادْعُوْا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ�Bahkan mereka mengatakan, “Dia (Muhammad) telah membuat-buat Al-Qur’an itu.” Katakanlah, “(Kalau demikian), datangkanlah sepuluh surah semisal dengannya (Al-Qur’an) yang dibuat-buat, dan ajaklah siapa saja di antara kamu yang sanggup selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”
c. Al-Qur’an menantang siapapun yang meragukan kebenaran Al Qur’an untuk mendatangkan satu surah saja semisal Al Qur’an. Hal ini terkandung dalam QS Al-Baqarah [2] ayat 23
وَاِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلٰى عَبْدِنَا فَأْتُوْا بِسُوْرَةٍ مِّنْ مِّثْلِهٖ ۖ وَادْعُوْا شُهَدَاۤءَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Dan jika kamu meragukan (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.�Tafsir Ringkas Kemenag RI
TERIMA KASIH