1 of 21

MITOSIS �DAN� MEIOSIS

2 of 21

PENGANTAR

  • Mitosis dan meiosis sangat penting dalam proses heriditas
  • Materi genetik (Gen) “diwariskan” melalui mitosis dan meiosis
  • Reproduksi Aseksual: salinan dari seluruh gen berasal dari induk tunggal, klon secara genetik identik dengan induknya

Contoh: tunas, individu hasil mitosis dari induk

  • Reproduksi seksual: salinan seluruh gen didapat dari 2 induk (jantan+ betina), lebih banyak variasi karena ada kombinasi gen

3 of 21

Siklus hidup sel :

  • Mitosis (M) = 1 jam
  • Sintesis (S) = 8 jam
  • Gap-1 (G1) = 11 jam
  • Gap-2 (G2) = 4 jam

4 of 21

Skema siklus sel (Campbell and Mitchell, 2002)

5 of 21

Interfase terdiri atas tiga fase, yaitu:

  • fase G1, sel anak mengalami pertumbuhan,
  • fase S terjadi replikasi dan transkripsi DNA;
  • fase G2, merupakan fase post sintesis, dimana sel mempersiapkan diri untuk membelah.

  • Selama pembelahan inti, struktur kromosom tampak mengalami perubahan-perubahan secara progresif.

6 of 21

  • Selama periode interfase, kromosom tidak tampak disebabkan karena materi kromosom dalam bentuk benang-benang kromatin, dan komponen-komponen makro molekulnya di distribusikan di dalam inti.

  • Selama siklus sel terjadi perubahan-perubahan yang sangat dinamis.

7 of 21

  • Perubahan- perubahan tersebut terutama pada : komponen-komponen kimia dari sel seperti DNA, RNA, dan berbagai jenis protein.

  • Duplikasi DNA berlangsung selama periode khusus dari interfase yang disebut fase sintesis atau periode S. Periode sintesis didahului oleh periode G1 dan diikuti oleh periode G2.

8 of 21

MITOSIS

  • Tipe pembelahan sel yg menghasilkan 2 sel anakan
  • Sel pertama dari kehidupan baru berkembang secara mitosis
  • Masing-masing sel mengandung “resep genetik” yang identik dengan sel awal hasil fertilisasi

9 of 21

10 of 21

11 of 21

12 of 21

MEIOSIS

  • Pembelahan sel yang menghasilkan sel anakan dg jumlah kromosom ½ dari jumlah kromosom sel induk
  • Terjadi pada sel-sel kelamin (reproduksi )
  • Terjadi 2 tahap pembelahan sel (Meiosis 1 dan meiosis 2)

13 of 21

Fase Profase lebih panjang pada meiosis

14 of 21

15 of 21

16 of 21

17 of 21

Pada Meiosis terjadi pengurangan jumlah kromosom dan rekombinasi kromosom pada sel

18 of 21

19 of 21

PERBEDAAN MITOSIS & MEIOSIS

MITOSIS

  • Jumlah pembelahan 1 x
  • Tidak terjadi sinapsis
  • Tidak terjadi pindah silang
  • Jumlah sel anak 2 dg komposisi genetik identik
  • Terjadi pada sel-sel tubuh
  • Hasil akhir berupa pertumbuhan jaringan

MEIOSIS

  • Pembelahan sel 2 x
  • Terjadi sinapsis kromosom homolog
  • Terjadi pindah silang
  • Jumlah sel anak 4 dg komposisi genetik tidak identik
  • Terjadi pada sel-sel kelamin
  • Hasil berupa gamet

20 of 21

VARIASI GENETIK

  • Variasi genetik timbul karena reproduksi seksual

3 sumber variasi:

  • Pemilahan kromosom secara independen selama meiosis I
  • Pindah silang (crossing over) pada profase meiosis I
  • Fertilisasi acak gamet jantan thd gemat betina

21 of 21