1 of 48

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Untuk SMP/MTs

Kelas VII

Semester 1

Penulis:

  • Arief Nur Rahman Al-Aziiz
  • Ma’sumatun Ni’mah

2 of 48

Daftar Isi�

Bab I

Bab VI

Bab V

Bab II

Bab IV

Bab III

3 of 48

BAB I Al-Asmau Al-Husna Al-’Alim; �Al-Khabir; As-Sami‘; dan Al-Basir

  1. Beriman kepada Allah Swt. Melalui

Al-Asma’u Al-Husna

  1. Beriman pada Al-Asma’u Al-Husna

Al-‘Alim, Al-Khabir, As-Sami‘, dan

Al-Basir serta Hikmahnya

4 of 48

A. Beriman kepada Allah Swt. Melalui � Al-Asma’u Al-Husna

Secara bahasa iman adalah percaya.

Secara istilah iman artinya meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikan dengan perbuatan.

5 of 48

Makna Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, Al-Khabir, �As-Sami‘, dan Al-Basir

Al-Basir artinya Maha Melihat

As-Sami‘ artinya Maha Mendengar

Al-Khabir artinya Mahateliti

Al-‘Alim artinya Maha Mengetahui

Al-Asma’u

al-Husna artinya nama-nama terbaik

6 of 48

B. Beriman pada Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, � Al-Khabir, As-Sami‘, dan Al-Basir serta Hikmahnya

a.

Percaya Diri

b.

Tekun dan Kerja Keras

c.

Teliti

d.

Jujur

e.

Berhati-hati dalam Berkata

f.

Menjaga Penglihatan dan Pandangan

g.

Berbaik Sangka

1. Beriman pada Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, Al-Khabir, As-Sami‘, dan Al-Basir dalam Keseharian

7 of 48

2. Hikmah Beriman kepada Allah Swt. Melalui Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, Al-Khabir, � As-Sami‘, dan Al-Basir

Termasuk Orang yang Tidak Merugi

Memperoleh Ketenangan dan Ketenteraman

Memperoleh Pertolongan Allah Swt.

Terdorong Melaksanakan Perintah Allah Swt. dan Menjauhi

Larangan-Nya

Mendorong Berbuat Kebajikan

Tidak Mudah Putus Asa

Ikhlas dalam Beramal

8 of 48

BAB IIPerilaku Jujur; Amanah; �dan Istiqamah

9 of 48

A. Perilaku Jujur

Makna Jujur

Jujur berarti lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, dan ikhlas.

Jujur dapat diartikan sebagai kesesuaian antara isi hati, ucapan, dan perbuatan. Seseorang yang memiliki perilaku jujur hanya akan mengucapkan kebenaran yang sesungguhnya terjadi.

10 of 48

11 of 48

a. Meyakini kebenaran sebagai kebenaran dan keburukan sebagai keburukan.

b. Mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri.

c. Menasihati teman yang melakukan keburukan.

d. Bercerita sesuai kejadian yang dialami.

e. Bersegera dalam melakukan kebaikan.

f. Melakukan kebaikan, baik saat dilihat orang maupun tidak dilihat orang.

g. Tidak mencari alasan untuk menutupi kesalahan.

h. Mengembalikan barang temuan kepada pemiliknya.

i. Menepati janji yang telah disepakati.

j. Mematuhi peraturan sekolah meskipun tidak ada yang mengawasi.

k. Mengakui kesalahan yang dilakukan.

Penerapan Perilaku Jujur dalam Keseharian

12 of 48

Hikmah Perilaku Jujur

13 of 48

B. Perilaku Amanah

Menurut Ahmad Mustafa

al-Maragi, amanah adalah sesuatu yang harus dijaga dan disampaikan kepada pihak yang berhak memilikinya.

Dalam aspek perilaku, amanah berarti tepercaya.

Makna Perilaku Amanah

14 of 48

15 of 48

Menjaga barang titipan dengan baik.

Menjaga rahasia orang lain.

Melaksanakan tugas sekolah dengan baik

Bekerja sesuai jabatan yang dimiliki.

Beribadah kepada Allah Swt. dengan ikhlas.

Menjaga dan menggunakan nikmat pemberian Allah Swt. dengan baik

Menyampaikan berita dengan benar

Penerapan Perilaku Amanah dalam Keseharian

16 of 48

Hikmah Perilaku Amanah

17 of 48

C. Perilaku Istiqamah

18 of 48

Dalil Perilaku Istiqamah�

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ”Tuhan kami adalah Allah,” kemudian mereka tetap (istiqamah) tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati.

(Q.S. al-Ahqaf [46]: 13)

19 of 48

a. Menjaga akidah dan memegang teguh prinsip syahadatain.

b. Membaca Al-Qur’an dan menghayati serta merenungkan maknanya.

c. Bermuamalah dan berkumpul dengan orang-orang saleh.

d. Membiasakan diri melakukan amal saleh secara terus-menerus meskipun kecil atau sedikit jumlahnya.

e. Berdoa kepada Allah Swt. agar senantiasa diberi kekuatan tetap istiqamah di jalan-Nya

f. Beristiqamah dalam menuntut ilmu.

g. Berusaha mengikhlaskan niat beribadah hanya untuk Allah Swt.

h. Berpegang teguh pada ajaran Allah Swt. untuk merealisasikan perilaku istiqamah.

i. Mendatangi tempat-tempat yang mulia seperti masjid, majelis taklim, dan majelis zikir.

j. Beristiqamah dengan kesabaran.

Penerapan Perilaku Istiqamah dalam Keseharian

20 of 48

Tahapan Perilaku Istiqamah�

21 of 48

Hikmah Perilaku Istiqamah

22 of 48

BAB III�Bersuci Sesuai Syariat Islam

23 of 48

A. Ketentuan Bersuci

Apa Makna Bersuci?

Bersuci berasal dari bahasa Arab, yaitu taharah. Kata tahara berarti suci.

Dalil tentang bersuci:

  1. Surah An-Nisa’ [4] Ayat 43
  2. Surah Al-Anfal [8] Ayat 11

Macam-macam Cara Bersuci

a. Bersuci dari Hadas

1) Hadas Kecil

2) Hadas Besar

  1. Bersuci dari Najis

1) Najis Mukhaffafah

2) Najis Mutawasitah

3) Najis Mugallazah

24 of 48

B. Tata Cara Bersuci

Rukun mandi wajib :

a. Niat mandi wajib

  1. Menghilangkan najis dari badan

c. Mengalirkan air ke seluruh anggota tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki

Rukun wudu :

  1. Niat wudu
  2. Membasuh muka
  3. Membasuh kedua tangan hingga siku
  4. Mengusap kepala
  5. Membasuh kaki hingga mata kaki, dan
  6. Tertib.

Bersuci dengan Mandi Wajib

Bersuci dengan Berwudu

Bersuci dengan Tayamum

Tata cara tayamum :

1. Niat tayamum dan membaca basmalah.

2. Menepukkan telapak tangan ke tempat berdebu.

3. Meniup debu di telapak tangan agar tidak terlalu tebal.

4. Mengusap muka dengan telapak tangan yang berdebu.

5. Mengusap tangan sampai siku.

25 of 48

C. Penerapan Perilaku Bersuci dan Hikmahnya

Penerapan perilaku bersuci

Menjaga kebersihan lingkungan

Menjaga kebersihan diri sendiri

Menjaga kebersihan rumah

Menjaga kebersihan sekolah

26 of 48

Hikmah Bersuci atau Taharah

Mendorong diri semakin dekat dan taat kepada Allah Swt.�

Menyempurnakan iman.

Membiasakan diri berperilaku hidup bersih dalam keseharian.

Menumbuhkan rasa hidup lebih nyaman.

Menjauhkan beberapa penyakit karena kurangnya kebersihan.�

Menjaga kesehatan.

Menambah kekhusyukan dalam beribadah.

Sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Terhindar dari berbagai penyakit karena kotor dan kuman.�

Menjaga kebersihan badan.

27 of 48

BAB IV�Salat Berjamaah

28 of 48

A. Keutamaan dan Ketentuan Salat Berjamaah

29 of 48

2. Ketentuan Salat Berjamaah

30 of 48

B. Pelaksanaan dan Hikmah Salat Berjamaah

  1. Pelaksanaan Salat Berjamaah

a. Menghentikan pekerjaan sejenak sebelum masuk waktu salat.

b. Memperhatikan kesucian badan dan pakaian sebelum melaksanakan salat berjamaah.

c. Bersegera menuju masjid untuk melaksanakan salat ketika mendengarkan azan.

d. Mengajak keluarga, saudara, dan teman melaksanakan salat berjamaah di masjid.

e. Mengumandangkan azan di masjid.

f. Melakukan salat sunah rawatib maupun salat sunah lainnya.

g. Menunggu iqamah berkumandang dengan memperbanyak zikir dan berdoa kepada Allah Swt.

h. Melaksanakan salat berjamaah di mana pun berada.

31 of 48

2. Hikmah Salat Berjamaah

Mempererat Ukhuwah Islamiah Sesama Muslim

Menguatkan Persatuan, Kesatuan, dan Kebersamaan

Melatih Hidup Disiplin

Terhindar dari Sikap Egois

Mengajarkan Kepatuhan kepada Pemimpin

Menumbuhkan Perilaku Demokratis

32 of 48

BAB V�Sejarah Perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Mekah

33 of 48

A. Perjalanan Hidup dan Dakwah Nabi Muhammad saw.

34 of 48

B. Perilaku Terpuji Nabi Muhammad saw. Dan Peneladanannya

1. Sifat dan Perilaku Terpuji Nabi Muhammad saw.

35 of 48

a. Berucap dan bertindak sesuai fakta

b. Berusaha sungguh-sungguh dalam menggapai cita-cita

c. Menyampaikan ilmu dan kabar baik

d. Mengajak orang lain berbuat kebaikan

e. Berpikir sebelum bertindak

f. Saling menasihati

g. Menepati janji

h. Mudah memaafkan dan mau meminta maaf

i. Bersyukur kepada Allah Swt.

2. Peneladanan Sifat dan Perilaku Terpuji Nabi Muhammad saw. dalam Keseharian

36 of 48

BAB VI� Semangat Menuntut Ilmu

37 of 48

A. Dalil tentang Perintah Menuntut Ilmu

    • Surah Ar-Rahman [55] Ayat 33

Artinya: Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah).

(Q.S. ar-Rahman [55]: 33)

38 of 48

a. Kosakata Surah Ar-Rahman [55] Ayat 33

39 of 48

b. Hukum Bacaan Surah Ar-Rahman [55] � Ayat 33

40 of 48

2. Surah Al-Mujadilah [58] Ayat 11

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, ”Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan berdirilah kamu, maka berdirilah niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

(Q.S. al-Mujadilah [58]: 11)

41 of 48

42 of 48

b. Hukum Bacaan pada Surah Al-Mujadilah [58] � Ayat 11

43 of 48

B. Kandungan Dalil tentang Perintah Menuntut Ilmu

44 of 48

Kandungan Surah

Al-Mujadilah [58] Ayat 11

Jika seseorang menghadiri majelis, hendaklah saling memberi kelapangan kepada orang lain.

Allah Swt. berjanji akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.

Ilmu pengetahuan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat.

Setiap perbuatan manusia pasti diketahui Allah Swt. dan akan dibalas sesuai perbuatannya.

45 of 48

C. Penerapan Perilaku Menuntut Ilmu dalam Keseharian dan Hikmahnya

1. Keutamaan Menuntut Ilmu

Adab menuntut ilmu bagi seorang muslim

a. Ikhlas

b. Memohon pertolongan kepada Allah Swt.

c. Bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu

d. Berhias dengan akhlak mulia

e. Bersikap bijaksana (hikmah)

f. Menghormati ulama

g. Mengamalkan ilmu

46 of 48

  1. Perilaku Mengembangkan Ilmu Pengetahuan

47 of 48

Hikmah Menuntut Ilmu

48 of 48

Sekian dan Terima Kasih

مَعَكُمُ النَّجَاحُ وَ التَّوْفِيْقُ