Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Untuk SMP/MTs
Kelas VII
Semester 1
Penulis:
�BAB I� Al-Asmau Al-Husna Al-’Alim; �Al-Khabir; As-Sami‘; dan Al-Basir�
Al-Asma’u Al-Husna
Al-‘Alim, Al-Khabir, As-Sami‘, dan
Al-Basir serta Hikmahnya
A. Beriman kepada Allah Swt. Melalui � Al-Asma’u Al-Husna
Secara bahasa iman adalah percaya.
Secara istilah iman artinya meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikan dengan perbuatan.
��Makna Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, Al-Khabir, �As-Sami‘, dan Al-Basir �
Al-Basir artinya Maha Melihat
As-Sami‘ artinya Maha Mendengar
Al-Khabir artinya Mahateliti
Al-‘Alim artinya Maha Mengetahui
Al-Asma’u
al-Husna artinya nama-nama terbaik
B. Beriman pada Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, � Al-Khabir, As-Sami‘, dan Al-Basir serta Hikmahnya
a. | Percaya Diri |
b. | Tekun dan Kerja Keras |
c. | Teliti |
d. | Jujur |
e. | Berhati-hati dalam Berkata |
f. | Menjaga Penglihatan dan Pandangan |
g. | Berbaik Sangka |
1. Beriman pada Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, Al-Khabir, As-Sami‘, dan Al-Basir dalam Keseharian
2. Hikmah Beriman kepada Allah Swt. Melalui Al-Asma’u Al-Husna Al-‘Alim, Al-Khabir, � As-Sami‘, dan Al-Basir
Termasuk Orang yang Tidak Merugi
Memperoleh Ketenangan dan Ketenteraman
Memperoleh Pertolongan Allah Swt.
Terdorong Melaksanakan Perintah Allah Swt. dan Menjauhi
Larangan-Nya
Mendorong Berbuat Kebajikan
Tidak Mudah Putus Asa
Ikhlas dalam Beramal
BAB II�Perilaku Jujur; Amanah; �dan Istiqamah
A. Perilaku Jujur
Makna Jujur
Jujur berarti lurus hati, tidak berbohong, tidak curang, dan ikhlas.
Jujur dapat diartikan sebagai kesesuaian antara isi hati, ucapan, dan perbuatan. Seseorang yang memiliki perilaku jujur hanya akan mengucapkan kebenaran yang sesungguhnya terjadi.
a. Meyakini kebenaran sebagai kebenaran dan keburukan sebagai keburukan. |
b. Mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri. |
c. Menasihati teman yang melakukan keburukan. |
d. Bercerita sesuai kejadian yang dialami. |
e. Bersegera dalam melakukan kebaikan. |
f. Melakukan kebaikan, baik saat dilihat orang maupun tidak dilihat orang. |
g. Tidak mencari alasan untuk menutupi kesalahan. |
h. Mengembalikan barang temuan kepada pemiliknya. |
i. Menepati janji yang telah disepakati. |
j. Mematuhi peraturan sekolah meskipun tidak ada yang mengawasi. |
k. Mengakui kesalahan yang dilakukan. |
Penerapan Perilaku Jujur dalam Keseharian
Hikmah Perilaku Jujur
B. Perilaku Amanah
Menurut Ahmad Mustafa
al-Maragi, amanah adalah sesuatu yang harus dijaga dan disampaikan kepada pihak yang berhak memilikinya.
Dalam aspek perilaku, amanah berarti tepercaya.
Makna Perilaku Amanah
Menjaga barang titipan dengan baik.
Menjaga rahasia orang lain.
Melaksanakan tugas sekolah dengan baik
Bekerja sesuai jabatan yang dimiliki.
Beribadah kepada Allah Swt. dengan ikhlas.
Menjaga dan menggunakan nikmat pemberian Allah Swt. dengan baik
Menyampaikan berita dengan benar
Penerapan Perilaku Amanah dalam Keseharian
Hikmah Perilaku Amanah
C. Perilaku Istiqamah
Dalil Perilaku Istiqamah�
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang berkata, ”Tuhan kami adalah Allah,” kemudian mereka tetap (istiqamah) tidak ada rasa khawatir pada mereka, dan mereka tidak (pula) bersedih hati.
(Q.S. al-Ahqaf [46]: 13)
a. Menjaga akidah dan memegang teguh prinsip syahadatain. |
b. Membaca Al-Qur’an dan menghayati serta merenungkan maknanya. |
c. Bermuamalah dan berkumpul dengan orang-orang saleh. |
d. Membiasakan diri melakukan amal saleh secara terus-menerus meskipun kecil atau sedikit jumlahnya. |
e. Berdoa kepada Allah Swt. agar senantiasa diberi kekuatan tetap istiqamah di jalan-Nya |
f. Beristiqamah dalam menuntut ilmu. |
g. Berusaha mengikhlaskan niat beribadah hanya untuk Allah Swt. |
h. Berpegang teguh pada ajaran Allah Swt. untuk merealisasikan perilaku istiqamah. |
i. Mendatangi tempat-tempat yang mulia seperti masjid, majelis taklim, dan majelis zikir. |
j. Beristiqamah dengan kesabaran. |
Penerapan Perilaku Istiqamah dalam Keseharian�
Tahapan Perilaku Istiqamah�
Hikmah Perilaku Istiqamah
BAB III�Bersuci Sesuai Syariat Islam
A. Ketentuan Bersuci
Apa Makna Bersuci?
Bersuci berasal dari bahasa Arab, yaitu taharah. Kata tahara berarti suci.
Dalil tentang bersuci:
Macam-macam Cara Bersuci
a. Bersuci dari Hadas
1) Hadas Kecil
2) Hadas Besar
1) Najis Mukhaffafah
2) Najis Mutawasitah
3) Najis Mugallazah
B. Tata Cara Bersuci
Rukun mandi wajib :
a. Niat mandi wajib
c. Mengalirkan air ke seluruh anggota tubuh dari ujung rambut hingga ujung kaki
Rukun wudu :
Bersuci dengan Mandi Wajib
Bersuci dengan Berwudu
Bersuci dengan Tayamum
Tata cara tayamum :
1. Niat tayamum dan membaca basmalah.
2. Menepukkan telapak tangan ke tempat berdebu.
3. Meniup debu di telapak tangan agar tidak terlalu tebal.
4. Mengusap muka dengan telapak tangan yang berdebu.
5. Mengusap tangan sampai siku.
C. Penerapan Perilaku Bersuci dan Hikmahnya
Penerapan perilaku bersuci
Menjaga kebersihan lingkungan
Menjaga kebersihan diri sendiri
Menjaga kebersihan rumah
Menjaga kebersihan sekolah
Hikmah Bersuci atau Taharah
Mendorong diri semakin dekat dan taat kepada Allah Swt.�
Menyempurnakan iman.
Membiasakan diri berperilaku hidup bersih dalam keseharian.
Menumbuhkan rasa hidup lebih nyaman.
Menjauhkan beberapa penyakit karena kurangnya kebersihan.�
Menjaga kesehatan.
Menambah kekhusyukan dalam beribadah.
Sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Terhindar dari berbagai penyakit karena kotor dan kuman.�
Menjaga kebersihan badan.
BAB IV�Salat Berjamaah
�A. Keutamaan dan Ketentuan Salat Berjamaah�
2. Ketentuan Salat Berjamaah
B. Pelaksanaan dan Hikmah Salat Berjamaah
a. Menghentikan pekerjaan sejenak sebelum masuk waktu salat. |
b. Memperhatikan kesucian badan dan pakaian sebelum melaksanakan salat berjamaah. |
c. Bersegera menuju masjid untuk melaksanakan salat ketika mendengarkan azan. |
d. Mengajak keluarga, saudara, dan teman melaksanakan salat berjamaah di masjid. |
e. Mengumandangkan azan di masjid. |
f. Melakukan salat sunah rawatib maupun salat sunah lainnya. |
g. Menunggu iqamah berkumandang dengan memperbanyak zikir dan berdoa kepada Allah Swt. |
h. Melaksanakan salat berjamaah di mana pun berada. |
�2. Hikmah Salat Berjamaah�
Mempererat Ukhuwah Islamiah Sesama Muslim
Menguatkan Persatuan, Kesatuan, dan Kebersamaan
Melatih Hidup Disiplin
Terhindar dari Sikap Egois
Mengajarkan Kepatuhan kepada Pemimpin
Menumbuhkan Perilaku Demokratis
BAB V�Sejarah Perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Mekah
A. Perjalanan Hidup dan Dakwah Nabi Muhammad saw.
B. Perilaku Terpuji Nabi Muhammad saw. Dan Peneladanannya
1. Sifat dan Perilaku Terpuji Nabi Muhammad saw.
a. Berucap dan bertindak sesuai fakta |
b. Berusaha sungguh-sungguh dalam menggapai cita-cita |
c. Menyampaikan ilmu dan kabar baik |
d. Mengajak orang lain berbuat kebaikan |
e. Berpikir sebelum bertindak |
f. Saling menasihati |
g. Menepati janji |
h. Mudah memaafkan dan mau meminta maaf |
i. Bersyukur kepada Allah Swt. |
2. Peneladanan Sifat dan Perilaku Terpuji Nabi Muhammad saw. dalam Keseharian
BAB VI� Semangat Menuntut Ilmu �
A. Dalil tentang Perintah Menuntut Ilmu
Artinya: Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah).
(Q.S. ar-Rahman [55]: 33)
a. Kosakata Surah Ar-Rahman [55] Ayat 33
b. Hukum Bacaan Surah Ar-Rahman [55] � Ayat 33
2. Surah Al-Mujadilah [58] Ayat 11
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, ”Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan berdirilah kamu, maka berdirilah niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”
(Q.S. al-Mujadilah [58]: 11)
b. Hukum Bacaan pada Surah Al-Mujadilah [58] � Ayat 11
B. Kandungan Dalil tentang Perintah Menuntut Ilmu
�
Kandungan Surah
Al-Mujadilah [58] Ayat 11
Jika seseorang menghadiri majelis, hendaklah saling memberi kelapangan kepada orang lain.
Allah Swt. berjanji akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.
Ilmu pengetahuan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan umat.
Setiap perbuatan manusia pasti diketahui Allah Swt. dan akan dibalas sesuai perbuatannya.
C. Penerapan Perilaku Menuntut Ilmu dalam Keseharian dan Hikmahnya
1. Keutamaan Menuntut Ilmu
Adab menuntut ilmu bagi seorang muslim |
a. Ikhlas |
b. Memohon pertolongan kepada Allah Swt. |
c. Bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu |
d. Berhias dengan akhlak mulia |
e. Bersikap bijaksana (hikmah) |
f. Menghormati ulama |
g. Mengamalkan ilmu |
Hikmah Menuntut Ilmu
Sekian dan Terima Kasih
مَعَكُمُ النَّجَاحُ وَ التَّوْفِيْقُ