DASAR-DASAR PROGRAM KEJURUAN
TEKNIK JARINGAN KOMPUTER dan TELEKOMUNIKASI
CAPAIAN PEMBELAJARAN ELEMEN
Peserta didik mampu menerapkan K3LH dan budaya kerja industri, antara lain: praktik-praktik kerja yang aman, bahaya-bahaya di tempat kerja, prosedur-prosedur dalam keadaan darurat, dan penerapan budaya kerja industri (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), termasuk pencegahan kecelakaan kerja di tempat tinggi dan prosedur kerja di tempat tinggi (pemanjatan).
TUJUAN PEMBELAJARAN
Melatih Penerapan Budaya Kerja Keselamatan di Industri / 5R
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI / ATP
TEKNIK PENILAIAN
Aspek | Teknik Penilaian | Bentuk Penilaian |
Pengetahuan | Menggunakan Media Mengajar | PG |
Keterampilan | Kinerja | Presentasi Hasil Diskusi |
Penilaian Profil Pancasila | Observasi | Instrumen penilaian observasi |
PRE-TEST
PRE-TEST
……………………………………….
LINK MATERI
Via GCR
PERTANYAAN PEMANTIK
Menurut anda, apakah manusia merupakan asset yang paling penting didalam sebuah perusahaan? Jelaskan !
APERSEPSI
Semua pekerjaan pasti memiliki resiko bahaya. Begitupun pekerjaan yang berkaitan dengan bidang TJKT.
Pekerjaan Resiko minimal di bidang TJKT, Misal : Desain Grafis
Resiko yang sering muncul dalam pekerjaan ini yaitu kelelahan, sakit mata, maupun sakit pada bagian tubuh lainnya.
Pekerjaan Resiko malsimal di bidang TJKT, misalnya pekerjaan perakitan menara BTS dan komponen-komponennya (IT-Support)
bahaya yang ditimbulkan tidak hanya sebatas pada pekerja itu sendiri tetapi juga pada lingkungan sekitar.
Robohnya menara dapat mengakibatkan kerugian harta maupun jiwa bagi lingkungan sekitar. (apabila pemasangan tidak tepat)
A. Menghadapi keadaan darurat
Situasi darurat dapat terjadi tanpa diduga, bisa berupa kecelakaan di dalam lingkungan kerja.
1. Kecelakaan kerja (akibat adanya suatu tindakan kurang hati-hati)
a. Penyebab kecelakaan kerja, dikarenakan Kondisimental dan fisik pekerja.
b. Keadaan tempat di lingkungan kerja
c. Pengaturan aliran sirkulasi udara kurang baik dan Pengaturan suhu kurang diperhatikan
d. Pengaturan penerangan kurang baik
e. Pemakaian peralatan kerja tanpa pengaman yang baik (sudah usang atau rusak)
2. Klasifikasi Kecelakaan Kerja:
a. Menurut Jenis luka :
patah tulang, keseleo, rengang otot, amputasi, dan luka bakar.
b. Menurut Jenis kecelakaan :
Terjatuh, tertimpa benda jatuh, tertumbuk benda-benda, terjepit oleh benda, dan pengaruh suhu tinggi.
c. Menurut Penyebabnya :
Mesin, alat angkut, peralatan lain
3. Metode Pencegah Kecelakaan :
Peraturan perundang-undangan, Standarisasi, Pengawasan, Penelitian bersifat teknik, riset medis, penelitian psikologis, Penelitian syarat statistik, Pendidikan yang menyangkut pendidikan keselamatan dalam kurikulum teknik, Latihan-latihan, Penggairahan, Asuransi, Usaha keselamatan, Organisasi K3
B. Prosedur dalam Menghadapi Situasi Darurat
Prosedur dalam menghadapi siatuasi darurat perlu ditentukan lebih awal, karena situasi darurat tidak dapat diduga datangnya.
1. Kebakaran
Kebarakan merupakan salah satu situasi darurat yang dapat dicegah. Pencegahan yang harus dilakukan, meliputi larangan merokok, larangan membawa/menggunakan korek api, larangan menggunakan kalkulator yang tidak flame proof, larangan memindahkan atau mempermainkan alat pemadam kebakaran, kecuali keperluan kebakaran/pengecekan.
2. Kecelakaan
Kecelakaan dapat menimpa siapa saja. Sebelum melakukan pekerjaan perlu diperhatikan prosedur keselamatan dan keamanan kerja.
Kecelakaan dapat dicegah atau diantisipasi dengan menghilangkan atau mengurangi kemungkinan penyebab-penyebabnya.
3. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja
Berdasarkan undang-undang keselamatan kerja yang ada di Indonesia, kecelakaan yang terjadi harus selalu dilaporkan dengan ketentuan bahwa pengurus diwajibkan melaporkan tiap kecelakaan yang terjadi dalam tempat kerja yang dipimpinnya.
C. Penerapan Budaya Kerja industri (Ringkas,Rapi, Resik,Rawat, Rajin) / 5R
Program 5R merupakan budaya tentang bagaimana seseorang memperlakukan tempat kerjanya secara benar. Bila tempat kerja tertata rapi, bersih, dan tertib, maka kemudahan bekerja perorangan dapat diciptakan, dan dengan demikian 4 bidang sasaran pokok industri, yaitu efisiensi, produktivitas, kualitas, dan termasuk keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dapat lebih mudah dicapai.
A. Memahami konsep 5R
5R merupakan budaya kerja yang berasal dari Jepang dan dikenal dengan sebutan 5S. Proses 5R harus berjalan secara berurutan.
2. Tahapan untuk melaksanakan 5R
a. Tahap Persiapan, komitmen yang kuat dari pimpinan tinggi secara tertulis
b. Tahap Penerapan
3. Tahapan Evaluasi
Pembinaan secara berkala, misalnya setiap bulan sekali atau tiga bulan sekali.
4. Tahapan Pembudayaan
yaitu tahap di mana karyawan sudah menerapkan 5R sebagai budaya mereka. tahapan pembudayaan sangat bergantung pada tahapan sebelumnya.
B. Pencegahan Kecelakaan Kerja di Tempat Tinggi dan Prosedur Kerja di Tempat Tnggi (pemanjatan)
Bekerja di tempat tinggi memiliki resiko jatuh, sehingga diperlukan pengaman tambahan, misalnya arrestor, jaring pengaman, atau pegangan. Prosedur kerja yang harus di penuhi yaitu :
LKPD
Waktunya Beralih Ke
POST-TEST
Hal apa saja yang sudah kalian pelajari hari ini?
PEMBELAJARAN YANG AKAN DATANG
Perancangan dan Pengembangan Jaringan
TERIMA KASIH
DASAR DASAR PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI