Sosiologi Pedesaan�11. Mobilitas Sosial
Oleh : Siti Sawerah, SP, M.Sc
Telp : 085750166652
Email : sitisawerah@faperta.untan.ac.id
JURUSAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN - UNIVERSITAS TANJUNGPURA
1. Pengertian Mobilitas Sosial��“Perpindahan posisi seseorang antar lapisan sosial berbeda maupun dalam lapisan sosial yang sama”
Mobilitas diartikan sebagai : kemampuan berpindahan dari satu posisi ke posisi lainnya
Mobilitas sosial dapat diartikan sebagai suatu gerak perpindahan seseorang atau kelompok anggota masyarakat dari status sosial yang satu ke status sosial yang lainnya dalam suatu struktur sosial pada masyarakat
Mobilitas sosial lebih mudah terjadi pada masyarakat terbuka karena lebih memungkinkan untuk berpindah strata. Sebaliknya, pada masyarakat yang sifatnya tertutup kemungkinan untuk pindah strata lebih sulit
1. Pengertian Mobilitas Sosial��“Perpindahan posisi seseorang antarlapisan sosial berbeda maupun dalam lapisan sosial yang sama”
Mobilitas sosial sangat erat kaitannya dengan struktur sosial
Mobilitas sosial terjadi karena kehidupan masyarakat yang menimbulkan adanya pelapisan di dalam masyarakat, adanya anggapan individu/kelompok yang satu lebih tinggi atau rendah dibanding individu/kelompok lainnya
1). Mobilitas Sosial Horizontal
Mobilitas horizontal dapat diartikan sebagai perpindahan individu dari suatu kelompok ke kelompok lainnya yang sederajat (dalam lapisan sosial yang sama)
Ciri utamanya adalah tidak terdapat perpindahan lapisan sosial
Contoh : perpindahan jenis pekerjaan, tempat tinggal atau perpindahan kegiatan lainnya dengan status sosial yang sama
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
2). Mobilitas Sosial Vertikal
Mobilitas vertikal diartikan sebagai perpindahan status sosial yang dialami seseorang atau sekelompok orang pada lapisan sosial yang berbeda/tidak sederajat
Ciri utamanya adalah adanya perubahan status sosial, baik ke bawah atau ke atas
Contoh : promosi dalam pekerjaan, perubahan jenis pekerjaan menjadi lebih baik, dsb.
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
2). Mobilitas Sosial Vertikal
Mobilitas vertikal dibedakan menjadi :
2). Mobilitas Sosial Vertikal
Social climbing dapat terjadi dalam dua bentuk, yaitu:
Masuknya individu yang mempunyai kedudukan rendah ke dalam kedudukan yang lebih tinggi, di mana kedudukan tersebut telah ada sebelumnya. Contoh: A adalah seorang guru sejarah di salah satu SMA. Karena memenuhi persyaratan, ia diangkat menjadi kepala sekolah.
Pembentukan suatu kelompok baru yang memungkinkan individu untuk meningkatkan status sosialnya. Contoh: Pembentukan organisasi baru memungkinkan seseorang untuk menjadi ketua dari organisasi baru tersebut, sehingga status sosialnya naik.
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
2). Mobilitas Sosial Vertikal
Social sinking dapat terjadi dalam dua bentuk, yaitu:
Kedudukan individu turun ke derajat yang lebih rendah. Contoh : seorang prajurit dipecat karena melakukan tindakan pelanggaran berat saat melaksanakan tugasnya
Derajat sekelompok individu menjadi turun, yang dapat disebabkan oleh disintegrasi kelompok sebagai kesatuan, atau pencapaian kelompok tidak seperti yang diharapkan. Contoh : tim sepak bola negara Spanyol harus melepaskan predikat juara dunia kepada tim Jerman di piala dunia tahun 2010
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
2). Mobilitas Sosial Vertikal
Prinsip Umum mobilitas vertikal :
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
3). Mobilitas Sosial Generasi
Mobilitas generasi dibedakan menjadi :
(1) Mobilitas sosial antargenerasi
2. Jenis Mobilitas Sosial��“Jenis mobilitas sosial dapat dilihat berdasarkan arah perpindahannya, yaitu mobilitas horizontal, mobilitas vertikal, mobilitas generasi, dan mobilitas geografis”
3). Mobilitas Sosial Generasi
(2) Mobilitas sosial intragenerasi
4). Mobilitas Sosial Geografis
3. Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial��“terjadinya mobilitas sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menjadi pendorong atau penghambat”
A. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial
1). Perubahan kondisi sosial
2). Ekspansi teritorial dan gerak populasi
3. Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial��“terjadinya mobilitas sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menjadi pendorong atau penghambat”
A. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial
3). Kebebasan komunikasi
4). Intensitas pembagian kerja
3. Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial��“terjadinya mobilitas sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menjadi pendorong atau penghambat”
A. Faktor Pendorong Mobilitas Sosial
5). Tingkat fertilitas
6). Akses pendidikan
3. Faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial��“terjadinya mobilitas sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menjadi pendorong atau penghambat”
B. Faktor Penghambat Mobilitas Sosial
4. Saluran Mobilitas Sosial��“Mobilitas sosial dapat terjadi karena adanya media yang memungkinkan seseorang merubah status sosialnya”
1). Angkatan bersenjata
2). Lembaga keagamaan
Merupakan media yang memungkinkan terjadinya mobilitas sosial, yang terdiri dari :
4. Saluran Mobilitas Sosial��“Mobilitas sosial dapat terjadi karena adanya media yang memungkinkan seseorang merubah status sosialnya”
3). Lembaga pendidikan
4). Organisasi politik
5). Organisasi ekonomi dan profesi
6). Perkawinan
5. Dampak Mobilitas Sosial��“Mobilitas sosial menimbulkan konsekuensi tertentu terhadap struktur sosial masyarakat”
A. Dampak Negatif
1). Konflik antar-kelas
2). Konflik antar kelompok sosial
5. Dampak Mobilitas Sosial��“Mobilitas sosial menimbulkan konsekuensi tertentu terhadap struktur sosial masyarakat”
3). Konflik antar-generasi
4). Penyesuaian kembali
5). Ganggung psikologis
5. Dampak Mobilitas Sosial��“Mobilitas sosial menimbulkan konsekuensi tertentu terhadap struktur sosial masyarakat”
B. Dampak Positif
1). Usaha untuk berprestasi
2). Perubahan sosial masyarakat
6. Hubungan Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial��“Peluang seseorang melakukan mobilitas sosial tergantung dari struktur sosial masyarakatnya”
A. Mobilitas Sosial dalam Sistem Stratifikasi Sosial Terbuka
Masyarakat yang memiliki sistem stratifikasi sosial terbuka memberi kesempatan pada para anggotanya untuk melakukan mobilitas sosial vertikal, baik berupa sosial climbing ataupun social sinking
Memungkinkan setiap anggota masyarakat bersikap aktif dan kreatif dalam melakukan perubahan-perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya
6. Hubungan Struktur Sosial dan Mobilitas Sosial��“Peluang seseorang melakukan mobilitas sosial tergantung dari struktur sosial masyarakatnya”
B. Mobilitas Sosial dalam Sistem Stratifikasi Sosial Tertutup
Kemungkinan terjadinya mobilitas sosial vertikal sangat kecil, karena masyarakatnya lebih mengutamakan nilai-nilai tradisional
Hambatan yang ditentukan untuk mencegah perpindahan kelas sosial sangat sulit, bahkan cenderung mustahil untuk dilakukan
TERIMA KASIH