1 of 52

SOSIOLOGI �KEHUTANAN

  • KELAS : IV/A/B/C/D/E /F(Semester 4)
  • DOSEN PENGASUH MATA KULIAH
  • Ir. H. Sofyan Zainal, M.Si(Koordinator)
  • Dr. Emi Roslinda, S.Hut, M,Si
  • Ir. H. Sudirman Muin, MMA
  • Ir. Iskandar, M.Si
  • Dr. H.A. Oramahi. STP, MP
  • Destiana
  • Siti Puji

Email. sofyanzainal@fahutan.untan.ac.id

Pebruari 2022

2 of 52

KONTRAK PERKULIHAN

HARI/WAKTU/RUANG KULIAH

  • Hari (sesuai jadwal Masing Kelas)
  • Waktu (sesuai jadwal Masing Kelas)
  • Ruang (sesuai jadwal Masing Kelas)

WAKTU HADIR PERKULIAHAN

  • Mahasiswa yang terlambat hadir diperkenankan ikut kuliah paling lambat kehadirannya 15 menit dari jadwal waktu perkuliahan dimulai.
  • Dosen hadir memberikan perkuliahan paling lambat 15 menit dari waktu perkuliahan sesuai jadwal,

3 of 52

ABSENSI KEHADIRAN

  • Mahasiswa diwajibkan untuk mengisi absen kolektif yang disediakan
  • Mahasiswa yang tidak menanda tangani absen kolektif dinyatakan tidak mengikuti perkuliahan.
  • Jumlah kehadiran minimal 75 % dari jumlah perkuliahan yang diberikan(< 75 % nilai = E)
  • Mahasiswa yang berhalangan hadir membuat surat tertulis disampaikan pada hari perkuliahan mata kuliah ybs, ditujukan ke dosen koordinator mata kuliah atau kepada Dosen pengasuh mata kuliah (surat keterangan hanya berlaku untuk persyaratan boleh/tidak ikut ujian), untuk penilaian absen sesuai kehadiran tatap muka perkuliahan.

4 of 52

TUGAS TERSTRUKTUR

  • Tugas terstruktur yang diberikan dosen harus diserahkan ke dosen ybs , waktu dan tempat penyerahan sesuai perjanjian.
  • Mahasiswa yang tidak mengumpulkan tugas yang diberikan dosen dinyatakan tidak memenuhi persyaratan untuk penilaian (salah satu komponen nilai tidak dipenuhi), nilai = E.
  • Tugas akan diberikan berupa :
  • Makalah kelompok /Individu
  • Studi kasus. Kata Pengantar, Pendahuluan. Rumusan masalah. Metode/Analisis. Pembahasan/Solusi.

5 of 52

GARIS-GARIS BESAR PERKULIAHAN�SOSIOLOGI KEHUTANAN

  1. RUANG LINGKUP SOSIOLOGI
  2. INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT PADA PENGELOLAAN HUTAN
  3. KELOMPOK SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN
  4. NORMA-NORMA SOSIAL PADA PENGELOLAAN HUTAN
  5. PRANATA SOSIAL PENGELOLAAN HUTAN
  6. STRUKTUR MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN HUTAN
  7. PROSES SOSIAL DALAM PENGELOLAAN HUTAN
  8. PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT SEKITAR HUTAN
  9. BENTUK-BENTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
  10. BENTUK-BENTUK PERAN SOSIAL AGEN PEMBANGUNAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

6 of 52

RUANG LINGKUP SOSIOLOGI KEHUTANAN

APA SOSIOLOGI

LATAR BELAKANG LAHIRNYA SOSIOLOGI

MENGAPA MEMPELAJARI SOSISIOLOGI

APA PERAN SOSIOLOGI

7 of 52

SOSIOLOGI

Sosiologi : bahasa latin Socius kawan/teman.

♠ Logos : ilmu pengetahuan.

♠ Ilmu Sosiologi : ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

♠ Masyarakat : sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya.

♠ Sosiologi : mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, & perilaku sosial manusia dgn mengamati perilaku kelompok yg dibangunnya.

♠ Kelompok : mencakup keluarga, suku, bangsa, negara, dan berbagai organisasi politik, ekonomi dan sosial

8 of 52

LATAR BELAKANG SEJARAH LAHIRNYA SOSIOLOGI

  • Merupakan refleksi ilmiah atas perubahan yang terjadi di dalam masyarakat.
  • Untuk mengetahui perubahan tsb perlu diketahui perubahan sosial yang mendorong lahirnya sosiologi sebagai suatu ilmu

9 of 52

  • APA SOSIOLOGI ?
  • SOSIOLOGI Socius (Latin) = Teman, Bersama-sama. Dan Logos (Latin) = Omongan
  • SOSIOLOGI Ilmu tentang masyarakat.
  • BEBERAPA DIFINISI SOSIOLOGI
  • (Piiitirim Sorokin, 1928)

Sosiologi mempelajari gejala sosial-kebudayaan dari sudut umum, mempelajari sifat esensial gejala tersebut, serta hubungan antara gejala itu yang amat banyak.

  • (F.F. Cuber, 1951)

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara manusia.

10 of 52

  • ( R.M. Maclever & C.H. Page, 1955)

Sosiologi adalah berkaitan dengan hubungan sosial dan dengan seluruh jaringan hubungan itu yang disebut masyarakat

  • (Selo Sumardjan & Soelaeman Soemardi,1964)

Sosiologi adalah Ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial.

  • (E.R. Babbie, 1983)

Sosiologi adalah telaah tentang kehidupan sosial, tentang dari interaksi tatap muka antara dua intividu sampai pada hubungan global antara bangsa-bangsa.

11 of 52

  • (Veeger, 1985:3).

Sosiologi mempelajari dan peilaku sosial manusia dengan meneliti kelompok yang dibangunnya. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, komunitas,pemerintahan dan berbagai organisasi sosial, agama, politik, bisnis serta organisasi lainnya.

12 of 52

KESEIMPULAN

KATA KUNCI DARI DEFINISI SOSIOLOGI

(1) Ilmu, (2) Tingkah Laku Manusia, (3) Anggota masyarakat, dan (4) Kehidupan masyarakat.

Rumusan Definisi

sosiologi suatu ilmu mempelajari tingkah laku manusia sebagai anggota masyarakat, tidak sebagai individu yang terlepas dari kehidupan masyarakat

13 of 52

CABANG SOSIOLOGI

Sosiologi

Kehutanan

Sosiologi

Lain-Lain

Sosiologi

Lain-Lain

APA SOSIOLOGI KEHUTANAN

Cabang dari Sosiologi yang mempelajari tentang asosiasi orang-orang atau masyarakat yang hidup dan kehidupannya banyak tergantung pada hutan.

01 Maret 2012/ke2

14 of 52

Cabang dari Sosiologi yang mempelajari tentang asosiasi orang-orang atau masyarakat yang hidup dan kehidupannya banyak tergantung pada hutan.

Sosiologi Kehutanan adalah cabang sosiologi yang mempelajari hubungan/ Interaksi manusia dengan alam lingkungan (hutan).

15 of 52

HAKEKAT SOSIOLOGI DAN SOSIOLOGI KEHUTANAN

  • Sosiologi Sebagai Ilmu
  • Bukanlah semata-mata ilmu murni (pure science) yang hanya mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak demi usaha peningkatan kualitas Ilmu itu sendiri
  • Sosiologi bisa juga menjadi ilmu terapan (applied science) yang menyajikan cara-cara untuk mempergunakan pengetahuan ilmiahnya guna memecahkan masalah praktis atau masalah sosoial yang perlu ditanggulangi

16 of 52

CONTOH

(Horton dan Hunt, 1987),

  • seorang ahli sosiologi yang melakukan penelitian tentang tekanan ekonomi atau masalah kemiskinan yang dialami buruh tani,maka dia adalah seorang ilmuwan murni.
  • Jika Si Peneliti tersebut kemudian meneruskannya dengan melakukan studi mengenai bagaimana cara meningkatkan taraf kehidupan keluarga buruh tani, maka dalam hal ini sosiologi menjadi ilmu terapan.

17 of 52

  • Sebagaimana ilmu alam, ilmu sosial juga berusaha untuk mensinergikan antara apa yang diamati di lapangan/ penelitian dan konstruksi teori sosial tentang hal yang hendak diteliti
  • Statistika adalah ilmu yang paling sering digunakan untuk melakukan berbagai hal yang mungkin diukur dalam sistem sosial.
  • Cara untuk membandingkan konstruksi teori sosial tersebut dengan apa yang diperoleh di lapangan adalah dengan membangun model.

18 of 52

  • Pada dasarnya konstruksi teori sosial dapat secara sederhana disebut sebagai model dari proses sosial yang diamati.
  • Namun memodelkan sebuah sistem sosial bukanlah pekerjaan mudah. Hal dikarenakan :
  • Pertama, interaksi kompleks yang terlibat dalam sistem sosial berarti bahwa hasil dari pemodelan tersebut sulit untuk dianalisis dengan menggunakan pendekatan biasa (kompleksitas sintaktik).
  • Kedua, karakteristik dari fenomena sosial seringkali lebih baik didekati dengan representasi semantik alias pendekatan secara kualitatif biasa.
  • Persoalannya adalah hal ini sangat sulit untuk diterjemahkan dalam metode formal, sehingga mengakibatkan kesulitan melakukan pengecekan dengan teori yang sudah ada selama ini.

19 of 52

  • Metode Sosiologi

Dalam mempelajari objeknya sosiologi memiliki cara kerja atau metode :

  • Metode Kualitatif :
  • Metode historis
  • Metode komparatif
  • Metode Kuantitatif
  • Menggunakan bahan/keterangan dengan angka-angka.
  • Gejala yang diteliti dapat diikur dengan mnggunakan skala, indeks, tabel dan formula-formula menggunakan ilmu pasti/matematika.
  • Metode kuantitatif adalah Metode Statistik.
  • Kedua metode (sering digunakan di Fahutan)

Kuliah ke 3

20 of 52

  • Selain ke 2 metode di atas, sosiologi juga menggunkan metode lain :
  • Metode Induktif
  • Mempelajari suatu gejala yang khusus untuk mendapatkan kaidah-kaidah yang berlaku secara umum.
  • Metode Deduktif
  • Metode yang pendekatannya bermula dari kaidah-kaidah yang berlaku secara umm yang kemudian dipelajari pada keadaan yang khusus.

Batas meteri 2

21 of 52

  • Karakteristik Sosiologi

Sebagai ilmu, sosiologi memiliki sifat hakikat atau karakteristik sosiologi:

    • Merupakan ilmu sosial, bukan ilmu kealaman
    • Bersifat empirik-kategorik, bukan normatif atau etik; artinya sosiologi berbicara apa adanya tentang fakta sosial secara analitis, bukan mempersoalkan baik-buruknya fakta social tersebut. Bandingkan dengan pendidikan agama atau pendidikan moral.
    • Merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat umum, artinya bertujuan untuk menghasilkan pengertian dan pola-pola umum dari interaksi antar-manusia dalam masyarakat, dan juga tentang sifat hakikat, bentuk, isi dan struktur masyarakat.
    • Merupakan ilmu pengetahuan murni (pure science), bukan ilmu pengetahuan terapan (applied science)
    • Merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak atau bersifat teoritis.

22 of 52

MENGAPA PERLU MEMPELAJARI SOSIOLOGI/SOSIOLOGI KEHUTANAN

  • Karakteristik Manusia
  • Manusia selalu hidup bermasyarakat
  • Kehidupan manusia selalu terjadi perubahan (Sosial maupun budaya) , masyarakat kota, masyarakat desa , dan masyarakat sekitar hutan.
  • Sosiologi merupakan ilmu yang mampu memecahkan permasalahan sosial yang selalu terterjadi dalam masyarakat.

23 of 52

  • Mengapa manusia ingin hidup bersama?
  • Naluri
  • Kelemahan,

sehingga membutuhkan bantuan orang lain.

24 of 52

  • Tujuan Mempelajari Sosiologi Kehutanan
  • Dapat menerangkan atau mendiskripsikan penomena yang terjadi di dalam masyarakat yang begubungan dengan interaksinya kepada lingkungan.
  • Dapat mengetahui mengapa/bagaimana terjadinya fenomena tsb.
  • Dapat mengambil kesimpulan yang terara
  • Dapat menerangkan atau mendiskripsikan penomena yang terjadi di dalam masyarakat yang begubungan dengan interaksinya kepada lingkungan.
  • Dapat mengetahui mengapa/bagaimana terjadinya fenomena tsb.
  • Dapat mengambil kesimpulan yang terara

25 of 52

RUANG LINGKUP SOSIOLOGI

  • Fokus bahasan sosiologi adalah interaksi manusia, yaitu pada pengaruh timbal balik di antara dua orang atau lebih dalam perasaan, sikap dan tindakan.
  • Sosiologi tidak begitu menitik beratkan pada apa yang terjadi di dalam diri manusia (merupakan bidang studi psikologi), melainkan pada apa yang berlangsung di antara manusia.
  • Obyek Studi sosiologi pada dasarnya adalah masyarakat (Sos-Hut = masyarakat sekitar hutan)
  • Masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok dan penggolongan, dan pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.

23 Februari 2012

26 of 52

  • PERAN SOSIOLOG

Horton dan Hunt (1987), dewasa ini beberapa profesi yang umumnya diisi oleh para sosiolog adalah:

  1. Sebagai ahli riset, baik itu riset ilmiah untuk kepentingan pengembangankeilmuwan atau riset yang diperlukan sektor industri;
  2. Sebagai konsultan kebijaksanaan, khususnya ikut membantu untuk memperkirakan pengaruh dari kebijaksanaan social tertentu;
  3. Sebagai teknisi atau yang popular disebut sosiolog klinis, yakni ikut terlibat di dalam kegiatan perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan masyarakat;
  4. Sebagai guru atau pendidik yang terlibat dalam kegiatan belajar-mengajar
  5. Sebagai pekerja sosial (social worker)

Batas materi

27 of 52

  • Manfaat Sosiologi
  • Pembangunan

Menyediakan data sosial yang akan digunakan dalam proses perencanaan

  • Kegiatan Penelitian

Hasil penelitian tentang kondisi sosial masyarakat akan memberikan kesimpulan dan arahan yang diperlukan dalam kegiatan perencanaan, khususnya menyangkut pemecahan masalah-masalah sosial

Materi k 4 /15 – 03 - 2012

28 of 52

- Masyarakat adalah sekelompok orang yg akan berusaha mmenuhi kebutuhannya dan terbentuk dari kehidupan bermasyarakat yg dilakukannya , kebutuhan tsb merupakan kebutuhan kongkrit dan bukan abstark.�- Setiap manusia membutuhkan manusia lainnya utk hidup (iberinterakasi)dan bermasyarakat , dgn adanya hubungan individu yg satu dgn yg lainnya berarti manusia tsb berinteraksi dlm masyarakat.�- Adanya masyarakat menimbulkan terjadinya aktivitas2 sosial, ini akan terjadi dgn syarat2 adanya kontak langsung dan komunikasi.�- Tindakan masyarakat secara bersama dimaksudkan utk memenuhi kebutuhan dan kelansungan hidupnya.�-

-a-

29 of 52

  • Nilai dan Norma Sosial
  • Nilai sosial adalah gambaran mengenai apa yang dinginkan, pantas, berharga dan mempengaruhi perilaku sosial orangorang yang memiliki nilai tersebut (Robert M.Z. Lawang).

Suatu pemikiran dalam diri manusia mengenai apayang diangap baik dan apa yang di anggap buruk.

  • Norma Sosial adalah nilai - nilai sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tertentu.

Terdapat sanksi dan penghargaan

30 of 52

INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT PADA PENGELOLAAN

HUTAN (KONTAK SOCIAL DAN KOMUNIKASI)

  • Sosiologi sesungguhnya bukanlah praktek, tetapi suatu upaya untuk memahami realitas dan masalah sosial.
  • Sosiologi mengartikan “masalah sosial” sebagai masalah sosiologi yang terjadi dalam hubungannya dengan interaksi dan tindakan sosial warga masyarakat
  • Kelompok sosial adalah sekumpulan individu yang memiliki hubungan dan saling berinteraksi, sehingga menumbuhkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki.

31 of 52

  • Interaksi Sosial Terhadap Hutan
  • Pendapat tentang penyebab kerusakan hutan
  • Kerusakan hutan adalah akibat kurangnya kombinasi antara manusia, kebijakan pemerintah, system ekonomi dan politik yang penuh nuansa korupsi, kolusi dan nepotisme.
  • Disebabkan oleh perbuatan-perbuatan manusia (anthroposeres) dan atau oleh gangguan alam itu sendiri.
  • Perubahan hutan dikarenakan adanya interaksi sosial terhadap hutan.
  • Artinya Kerusakan Hutan Disebabkan oleh semakin renganggnya hubungan/interaksi antara manusia terhadap hutan .

32 of 52

  • Interaksi Sosial
  • Manusia dalam hidup bermasyarakat, akan saling berhubungan dan saling membutuhkan satu sama lain. Kebutuhan itulah yang dapat menimbulkan suatu proses interaksi sosial.
  • Maryati dan Suryawati (2003) menyatakan bahwa, “Interaksi sosial adalah kontak atau hubungan timbal balik atau interstimulasi dan respons antar individu, antar kelompok atau antar individu dan kelompok”
  • Murdiyatmoko dan Handayani (2004), “Interaksi sosial adalah hubungan antar manusia yang menghasilkan suatu proses pengaruh mempengaruhi yang menghasilkan hubungan tetap dan pada akhirnya memungkinkan pembentukan struktur sosial”

  • menyimpulkan bahwa interaksi sosial adalah suatu hubungan antar sesama manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain baik itu dalam hubungan antar individu, antar kelompok maupun atar individu dan kelompok

33 of 52

  • Proses Terjadinya Interaksi Sosial
  • Secara teoritis, sekurang-kurangnnya ada dua syarat bagi terjadinya suatu interaksi sosial, yaitu terjadinya kontak sosial dan komunikasi.
  • Kontak Sosial
  • Terjadinya suatu kontak sosial tidaklah semata-mata tergantung dari tindakan, tetapi juga tergantung kepada adanya tanggapan terhadap tindakan tersebut.
  • Tindakan merupakan suatu perbuatan, perilaku, atau aksi yang dilakukan oleh manusia sepanjang hidupnya guna mencapai tujuan tertentu.

Contoh : les bahasa Inggris dengan tujuan agar terampil dan mahir dalam berbahasa Inggris.

  • Tindakan sosial adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan berorientasi pada atau dipengaruhi oleh orang lain.

Contoh : Bintang duduk di teras rumah sambil dengarkan musik, tiba tiba lewat Mawar. Bintang bersiul dengan maksud menggoda Mawar . Tindakan Bintang Bersiul [ Tindakan Sosial ]

  • Jika tindakan sosial tsb ditanggapi Kontak sosial

34 of 52

2. Komunikasi Sosial

  • Komunikasi Sosial = Komunikasi Manusia
  • keduanya mempunyai kesamaan fungsi, yakni beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain atau integrasi sosial.
  • Menurut Ruben dan Steward :

Bahwa komunikasi manusia adalah proses yang melibatkan individu-individu dalam suatu hubungan antar individu, kelompok, organisasi dan masyarakat yang merespon dan menciptakan pesan untuk beradaptasi dengan lingkungan satu sama lain.

  • Maka komunikasi sosial adalah adalah suatu proses interaksi antar seseorang atau suatu lembaga melalui menyampaikan pesan dalam rangka untuk membangun integrasi atau adaptasi sosial.

35 of 52

Lanjutan Komsos ………..

  • Aspek terpenting dari komunikasi adalah bila seseorang memberikan tafsiran pada sesuatu atau perilaku orang lain.
  • Karakteristik khusus dari komunikasi manusia adalah mereka tidak terbatas hanya menggunakan isyarat-isyarat fisik. Di dalam berkomunikasi manusia menggunakan kata-kata, yakni simbol-simbol suara yang mengandung arti bersama dan bersifat standar.

36 of 52

SKEMA PROSES INTERAKSI SOSIAL

Tindakan Sosial

Tanggapan

Komunikasi

Kontak Sosial

Interacts Sosial

37 of 52

  • Bentuk komunikasi sosial

1.Komunikasi antar pribadi (interpersonalcommunication):

kegiatan komunikasi yang dilakukan seseorang dengan orang lain dengan corak komunikasinya lebih bersifat pribadi. Dalam komunikasi ini jumlah perilaku yang terlibat pada dasarnya bisa lebih dari dua orang selama pesan atau informasi yang disampaikan bersifat pribadi.

  1. Komunikasi kelompok (group communication):

komunikasi yang berlangsung di antara anggota suatu kelompok. Menurut Michael Burgoon dan Michael Ruffner dalam Sendjaja,(1994) memberi batasan komunikasi kelompok sebagai interaksi tatap muka dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud atau tujuan yang dikehendaki seperti berbagi informasi, pemeliharaan diri atau pemecahan masalah sehingga semua anggota dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat.

38 of 52

  1. Komunikasi organisasi
    • Pengiriman dan penerimaan berbagai pesan organisasi di dalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi (Wiryanto, 2005:52).
  2. Komunikasi massa
    • Komunikasi massa dapat didefinisikan sebagai proses komunikasi atau penyampaian pesan melalui media massa, baik elektronik maupun cetak.

Batas materi 4 /15-03-2012

39 of 52

  • MASALAH SOSIAL

Masalah sosial merupakan ketidak sesuaian antara unsur unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial (Soerjono Soekanto, 1982).

  • PROBLEM SOSIAL

Terjadi karena tidak adanya integrasi yang harmonis antara lembaga-lembaga kemasyarakatan.

  • Faktor Penyebab Terjadi Masalah Sosial
  • faktor ekonomis

Contohnya : Kemiskinan, pengangguran

  • faktor biologi

Contohnya : Penyakit fisik.

  • faktor psikologis

Contohnya; Penyakit kejiwaan, bunuh diri.

  • faktor kebudayaan

Contohnya : Kejahatan, Kenakalan anak-anak, konflik rasial, keagamaan.

  • Masalah sosial. Masalah sosial timbul karena sebab-sebab dari individu sendiri (intrinsik) dan dari luar individu (ekstrinsik).

Materi 5 /22 Maret 2012

40 of 52

  • Tahapan Pendekatan Analisis Masalah Sosial
  • Person Blame Approach (pendekatan individu) yakni memahami masalah sosial yang berada pada level individu. (Umumnya disebabkan oleh kondisi fisik maupun psikis dari tiap individu)
  • System Blame Approach (Pendekatam sistem)

Yakni memahami masalah sosial yang berada pada level sistem (kebiajakan yang salah)

  • Masalah sosial bisa muncul karena kesalahan individu dan kesalahan sistem.
  • Upaya Pemecahan Masalah
  • Negara membuat suatu kebijakan sosial yang benar akurat
  • Melakukan tindakan bersama oleh masyarakat (Tercipta kondisi yan kondusif)

41 of 52

  • Tindakan Sosial
  • Semua perilaku yang dapat dimengerti sebagai suatu manifestasi rasionalitas.
  • Tidak selalu semua perilakudapat dimengerti sebagai suatu manifestasi yang rasionalitas.
  • Contoh : Ada orang yang mau membeli lukisan abstrak atau prangko kuno miliyaran rupiah tak objektif
  • Menurut Max Weber, metode yang biasa dipergunakan untuk memahami arti subjektif tindakan sosial seseorang adalah dengan verstehen adalah kemampuan untuk berempati atau kemampuan untuk menempatkan diri dalam kerangka berpikir orang lain yang perilakunya mau dijelaskan dan situasi serta tujuan-tujuannya mau dilihat menurut perspektif itu.

42 of 52

Max Waber membagi tindakan Sosial sbb :

1. Rasionalitas instrumental

Tindakan sosial yang dilakukan seseorang didasarkan atas pertimbangan dan pilihan sadar yang berhubungan dengan tujua tindakan itu

2. Rasionalitas yang berorientasi nilai

Sifat rasional tindakan jenis ini adalah bahwa alat-alat yang ada hanya merupakan pertimbangan dan perhitungan yang sadar, sementara tujuan-tujuannya sudah ada di dalam hubungannya dengan nilai-nilai individu yang bersifat absolut.

43 of 52

3. Tindakan Tradisional

Sifat tindakan ini hanya sekadar menuruti anjuran dan kebiasaan orang tua mereka.

4. Tindakan afektif

  • Tipe tindakan ini didominasi perasaan atau emosi tanpa refleksi intelektual atau perencanaan sadar
  • Tindakan alektif sifatnya spontan, tidak rasional dan merupakan ekspresi emosional dari individu.

44 of 52

KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN HUTAN

  • Kelompok Sosial adalah kelompok masyarakat ditandai dengan adanya hubungan yang erat di mana anggota-anggotanya saling berinteraksi.
  • Kelompok social pada dasarnya dapat dibedakan atas:
  • Kelompok-kelompok sosial yang teratur
  • Kelompok-kelompok sosial yang tidak teratur
  • Dari kedua kelompok tersebut di atas masih dibedakan lagi

45 of 52

  • Berdasarkan atas besar kecilnya jumlah anggota kelompok dapat dibedakan yaitu:

a. Kelompok primer (primary group)

b. Kelompok sekunder (secondary group)

  • Berdasarkan atas derajat organisasinya dibedakan menjadi:

a. Kelompok formal (formal group)

b. Kelompok informal (informal group)

  • Berdasarkan atas interaksinya dibedakan menjadi:

a. Kelompok referensi (reference group)

b. Kelompok memvership (membership group)

46 of 52

  • Kelompok Primer Dan Kelompok Sekunder
  • Kelompok Primer Ditandai sbb :
  • Adanya hubungan yang erat antara anggota
  • Anggota-anggotanya saling mengenal
  • Anggotanya sering kali berkomunikasi secara langsung berhadapan muka (face to face)
  • Antara anggota terdapat kerja sama yang bersifat pribadi (psychologis)
  • Sehingga terjadi peleburan-peleburan daripada individu-individu dalam satu kelompok (kelompok primer)

47 of 52

  • Kondisi-kondisi fisik kelompok primer
  • Tidak cukup hanya hubungan saling mengenal saja, akan tetapi yang terpenting adalah bahwa anggota-anggotanya secara fisik harus saling berdekatan.
  • Jumlah anggotanya harus kecil, agar supaya mereka dapat saling kenal dan saling bertemu muka.

c. Hubungan antara anggota-anggotanya agak permanen.

48 of 52

  • Sifat-sifat hubungan primer
  • Sifat utama hubungan primer, yaitu adanya kesamaan tujuan di antara para anggotanya (masing-masing individu mempunyai keinginan dan sikap yang sama dalam usahanya untuk mencapai tujuan, serta salah satu pihak harus rela berkorban demi untuk kepentingan pihak lainnya)
  • Hubungan primer ini harus secara sukarela, sehingga pihak-pihak yang bersangkutan tidak merasakan adanya penekanan-penekanan, melainkan semua anggota akan merasakan adanya kebebasan.
  • Hubungan primer bersifat inklusif, artinya hubungan yang diadakan itu harus melekat pada kepribadian seseorang dan tidak dapat digantikan oleh orang lain.

49 of 52

  • Kelompok Sekunder

Sifat-sifat kelompok sekunder merupakan kebalikan dari kelompok primer. Sbb :

  1. Jumlah anggotanya banyak, sehinga anggotanya tidak saling mengenal
  2. Hubungan renggang di mana anggotanya tidak perlu saling mengenali secara pribadi.
  3. Sifatnya tidak permanen.
  4. Hubungan cenderung pada hubungan formil, karena sedikit sekali terdapat kontak di antara anggotanya dan baru terdapat kontak apabila ada kepentingan dan tujuan tertentu saja.

50 of 52

  • Kesimpulan

Diantara para anggota kelompok sekunder tidak terdapat loyalitas terhadap kelompoknya sehingga tidak tercapai kesejahteraan bersama seperti dalam kelompok primer

51 of 52

PERBEDAAN KELOMPOK PRIMER DAN SEKUNDER

  • Kelompok Primer

Kondisi Fisik

Sifat-Sifat Sosial

Contoh Hubungan

Contoh Kelompok

  • Ukuran kepastian
  • Kelompok kecil
  • Jangka panjang
  • Adanya tujuan yang sama
  • Terdapat penilaian hubungan yang murni
  • Terdapat penilaian yg murni dari orang lain
  • Trdapat kebebasan dan spontanitas
  • Pengawasan bersifat informal
  • Teman –teman
  • Suami-isteri
  • Orang tua – anak
  • Guru – murid
  • Dosen - mhs
  • Kelompok bermain
  • Keluarga
  • Desa atau RT
  • Kelompok kerja
  • Kelompok mhs

52 of 52

  • Kelompok Sekunder

Kondisi Fisik

Sifat –Sifat Sosial

Contoh Hubungan

Contoh Kelompok

  • Ukuran jarak
  • Kelompok besar
  • Jangka pendek
  • Adanya keseimbangan tujuan
  • Penilaian hungan antar anggota tidak penting
  • Tidak dipentingkan penilaian dari orang lain
  • Adanya spesialisasi dan pembbatasan pengetahuan
  • Adanya pembatasan bersifat eksternal
  • Pengawasan bersifat formal

  • Juru tulis – langganan
  • Penyiaran – pendengaran
  • Pemain – penonton
  • Perwira – bawahan
  • Pengarang - pembaca

  • Bangsa
  • Hirarkhi pendeta
  • Organisasi profisional