1 of 25

Jelas Profilnya Tepat Pelatihannya

DIREKTORAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

2022

2 of 25

KONSEP UMUM PUBLIKASI ILMIAH

Oleh: Tim Pengembang PPKB GPAI

Training of Trainer Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Guru Pendidikan Agama Islam

3 of 25

Minimnya Artikel Pendidikan Agama Islam Ilmiah maupun Populer yang diterbitkan pada jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam karya guru PAI di Sekolah

Terwujud PTK, Artikel ilmiah atau popular tentang PAI dan Modul PAI untuk pembelajaran yang di Susun oleh GPAI di Sekolah

Minimnya publikasi ilmiah hasil penelitian Pendidikan Agama Islam di sekolah.

Perlu adanya pembekalan kepada Guru PAI untuk Menyusun PTK, Artikel ilmiah atau popular tentang PAI dan Modul PAI untuk pembelajaran di Sekolah.

01

02

03

04

05

Belum adanya modul PAI yang representatif dan implementatif yang disusun oleh Guru PAI di Sekolah

Latar Belakang

4 of 25

03

01

PERMENPAN 16 TAHUN 2009

Tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya

UU SISDIKNAS NO 20 TAHUN 2003

tentang Sistem Pendidikan Nasional

Landasan Hukum

02

04

PMA 38 TAHUN 2018

tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru

PP 19 tahun 2017

Perubahan PP 74 tahun 2008 tentang Guru

5 of 25

Memahami Jenis-jenis karya tulis ilmiah.

Memahami konsep tentang karya tulis ilmiah

Menyusun struktur karya tulis ilmiah.

Tujuan

01

02

03

6 of 25

01

LK 1. Brainstorming Permasalahan Karya Tulis Ilmiah

02

LK 2. Kriteria Karya Ilmiah

03

Tagihan/Produk

LK 3. Sistematika PTK, Modul dan, Artikel Ilmiah

7 of 25

Tahapan Kegiatan

Pendahuluan dan brainstorming

Praktik Pengisian Lembar Kerja Konsep Umum Publikasi Ilmiah

Presentasi

Sistematika

PTK, Modul,

Artikel ilmiah, Best Practice

8 of 25

BACALAH MATERI BERIKUT!

KONSEP PUBLIKASI ILMIAH

9 of 25

10 of 25

11 of 25

12 of 25

Tanggapan/resume peserta tentang:

Membuat resume tentang pentingnya karya ilmiah dalam peningkatan mutu Pendidikan Agama Islam

13 of 25

  1. Penguatan materi Publikasi Ilmiah pengetahuan
  2. Simpulan Materi
  3. Tindak Lanjut:

Merencanakan Karya Tulis Ilmiah untuk dipublikasikan

14 of 25

Beberapa definisi Karya Tulis Ilmiah (KTI):

  1. Tulisan tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum dan sering disusun untuk diterbitkan. (KBBI)
  2. Karya ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar (Brotowidjoyo dalam Yaniawati, 2018).
  3. Laporan tertulis tentang (hasil) suatu kegiatan ilmiah (Munip, 2017) dengan
  4. Serangkaian konvensi akademik dan generalitis serta pola penulisan teks tertentu (Evans, 2007).

15 of 25

  1. Suatu tulisan yang memuat kajian suatu masalahtertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan, yaitu penggunaan metode ilmiah dan prinsip-prinsip keilmiahan: objektif, logis, empiris, sistematis, lugas, jelas, dan konsisten (Budiyanto, 2017).
  2. Sebuah karya tulis yang disajikan secara ilmiah dalam sebuah forum atau media ilmiah dimana karakteristik keilmiahan nampak dari isi, penyajian, dan bahasa yang digunakan (UPI).
  3. Karya tulis yang disusun berdasarkan karangan, pernyataan, atau gagasan orang lain yang menyajikan data dan fakta hasil penelitian atau pengkajian, ditulis menurut metode dan sistematika yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan (Yaniawati, 2018)

16 of 25

Kriteria Karya Ilmiah

  1. Logis; ide yang disampaikan sesuai menurut logika, benar menurut penalaran dan masuk akal
  2. Sistematis, teratur menurut sistem sehingga membentuk suatu sistem yang utuh, menyeluruh dan terpadu
  3. Objektif, sesuai dengan keadaan sebernarnya tanpa dipengaruhi pandangan dan pendapat pribadi peneliti
  4. Etis, mengikuti asas perilaku dan etika yang sudah disepakati khalayak umum

17 of 25

Ciri-Ciri Karya Ilmiah

  1. Mendalam/Tuntas; Topik pembahasan yang diangkat dalam karya ilmiah dikupas secara mendalam, mendetail sampai ke akar-akarnya.
  2. Objektif; Segala keterangan yang dikemukakan dalam tulisan adalah benar dan apa adanya sesuai dengan data dan fakta yang diperoleh.
  3. Sistematis; Ini berarti bahwa uraian disusun menurut pola tertentu sehingga jelas urutan dan kaitan antara unsur-unsur tulisan (berkesinambungan, berurutan, berkaitan).
  4. Cermat; Seorang penulis harus berupaya menghindari kesalahan/kekeliruan baik dalam pengutipan, penyajian data, dan penulisan huruf.

18 of 25

  1. Lugas; Karya ilmiah menampilkan kajian tentang suatu persoalan secara langsung, tanpa basa-basi.
  2. Tidak emosional; Dalam penyajian temuan tidak melibatkan perasaan, sehingga tidak perlu menggunakan emotional atau emotive words.
  3. Logis, yakni segala keterangan yang disajikan memiliki dasar dan alasan yang masuk akal.
  4. Bernas, artinya meskipun uraian itu singkat, isinya padat.
  5. Jelas, keterangan yang dikemukakan dapat mengungkap makna secara jernih sehingga mudah dipahami pembaca.
  6. Terbuka, tidak menutup kemungkinan adanya pendapat baru yang tidak sesuai dengan apa yang ditulis dalam karya ilmiah tersebut.
  7. Menggunakan bahasa baku, tepat, ringkas, dan jelas.

19 of 25

Fungsi Karya Tulis Ilmiah;

  1. Penjelasan (Explanation). Karya ilmiah dapat menjelaskan suatu hal yang sebelumnya tidak diketahui, dan tidak pasti, menjadi sebaliknya.
  2. Ramalan (Prediction). Karya ilmiah dapat membantu mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada masa mendatang.
  3. Kontrol (Control). Karya ilmiah dapat berfungsi untuk mengontrol, mengawasi dan atau mengoreksi benar tidaknya suatu pernyataan.

20 of 25

Syarat Karya Tulis Ilmiah

  1. Asli, maksudnya laporan yang dibuat benar-benar merupakan karya asli penyusunnya, bukan merupakan plagiat, jiplakan, atau disusun dengan niat dan prosedur yang tidak jujur.
  2. Perlu, maksudnya hal yang dilaporkan atau gagasan yang dituliskan, harus sesuatu yang diperlukan dan mempunyai manfaat dalam menunjang pengembangan keprofesian dari guru yang bersangkutan untuk memperbaiki mutu pembelajaran di satuan pendidikan guru bersangkutan.
  3. Ilmiah, maksudnya laporan disajikan dengan memakai kerangka isi dan mempunyai kebenaran yang sesuai dengan kaidah-kaidah kebenaran ilmiah dan mengkuti kerangka isi yang telah ditetapkan.
  4. Konsisten, maksudnya isi laporan harus sesuai dengan tugas pokok penyusunnya.

21 of 25

Sistematika Karya Ilmiah

  1. Apa yang menjadi masalah? Paparan tentang apa yang menjadi masalah dengan latar belakangnya.
  2. Kerangka acuan teoretik apa yang dipakai untuk memecahkan masalah? Paparan tentang kerangka acuan teoretik yang digunakan dalam memecahkan masalah umumya dikemukakan dalan bagian dengan judul Kerangka Teoritis atau Landasan Teori, atau Telaah Kepustakaan.
  3. Bagaimana cara yang telah dilakukan untuk memecahkan masalah itu? Paparan mengenai apa yang dilakukan dikemas dalam bagian yang seringkali diberi judul Metode atau Metodologi atau Prosedur atau Bahan dan Metode.
  4. Apa yang ditemukan? Jawaban terhadap pertanyaan apa yang ditemukan umumnya dikemukakan dalam bagian Temuan atau Hasil Penelitian.
  5. Makna apa yang dapat diambil dari temuan itu? Paparan tentang makna dari temuan penelitian umumnya dikemukakan dalam bagian Diskusi atau Pembahasan.

22 of 25

23 of 25

24 of 25

25 of 25