Kelompok 6�Termodinamika II
DANIATUS SYAHR HAJJ 08.2017.1.90214
DINDA APRILIA REZEKI R 08.2017.1.90215
VONINDYA KHOIRUN NISA 08.2017.1.90217
Molekuler terhadap Properti Termokimia
Intermolecular Forces
Molekuler terhadap Properti Termokimia
Potential Function
Molekuler terhadap Properti Termokimia
Internal Energy
Perhitungan SLE
kesetimbangan padat-cair dapat dihitung dengan berbagai cara. Minimisasi Energi bebas Gibbs dipilih sebagai titik awal untuk menghitung. Teknik ini digunakan untuk menemukan titik ekuilibrium.
Ideal solutions - solid-liquid
In general for a two component system
Furthermore, assuming that F ≈ G, molar F is:
For ideal solutions
Ideal solutions - solid-liquid
With XA = 1-XB
F as function of composition
T > TmA TmB < T < TmA
L
S
XB
F
L
S
XB
F
Ideal solutions - phase diagram calculations
With
Where
Heat and entropy change of fusion can be taken form experiment or from statistical mechanics formulas
Ideal solutions - Phase Diagram
L
α
XB
T
L+α
Non-ideal systems - solid-solid phase separation
Two solid phases in equilibrium
From Eqs 1 and 2, noticing that there is a symmetry about X = 0.5 and that
From the Bragg-Williams approximation
(1)
(2)
XB
T
α
β
α + β
Non - ideal case: Solid-liquid equilibrium
Liquid ideal, solid not
From equality of chemical potentials
Same for A component
Solving for XB of solid and liquid gives the phase diagram
Ideal liquid - non-ideal solid phase diagram
L
α
XB
T
L+α
β
α + β
L+ β
Perhitungan SVE
Kelarutan padatan dalam gas.
Pertimbangan equilibria fase disini relatif mudah karena kelarutan gas dalam padatan biasanya diabaikan. Dengan demikian, fasa padat dapat dianggap murni; Semua non-idealitas dalam sistem demikian, berasal dari fase gas. Jadi, dalam analisis berikut, kita mempertimbangkan bahwa suatu fasa padat murni (1) ada dalam ekuilibrium dengan campuran fase uap dari gas (atau pelarut, 2) dan zat terlarutnya (yaitu, 1). Oleh karena itu, hubungan ekuilibrium fase untuk komponen 1 dapat ditulis sebagai:
Persamaan berikut digunakan untuk perhitungan fugacity fasa cair murni dapat digunakan untuk menghitung kepenuhan padatan murni pada suhu T dan tekanan P dari sistem.
Untuk padatan murni, persamaan yang sesuai adalah:
Contoh Soal
Padatan tertentu (A) memiliki tekanan uap 0,01 bar pada 3000K. Hitung kelarutannya pada suhu yang sama dengan gas B pada tekanan 1.0bar. Volume molar dari padatan adalah 125cc / mol.
Penyelesaian: