1 of 8

MEMBERKATI KOTA DAN BANGSA

MINGGU 3

Yeremia 29:7

2 of 8

Firman ini disampaikan kepada bangsa Israel yang sedang berada di pembuangan Babel. Secara manusia, mereka ada di kota musuh, dalam keadaan tidak nyaman dan ingin segera pulang. Tetapi Tuhan justru memerintahkan mereka untuk aktif memberkati kota tempat mereka dibuang. Prinsip ini sangat relevan menjelang perayaan kemerdekaan bangsa kita.

Apa yang nats ini ajarkan tentang panggilan memberkati kota dan bangsa?

3 of 8

MENCARI KESEJAHTERAAN KOTA

(ay. 7a)

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang.” Kata kesejahteraan dari kata Ibrani ‘shalom’ dengan arti damai sejahtera yang utuh: ekonomi, sosial, pendidikan, keamanan, dan rohani.

4 of 8

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang.” Kata kesejahteraan dari kata Ibrani ‘shalom’ dengan arti damai sejahtera yang utuh: ekonomi, sosial, pendidikan, keamanan, dan rohani.

Jadilah warga negara yang terbaik, pekerja yang terbaik, tetangga yang terbaik.

Kesejahteraan kota adalah bagian dari tanggung jawab iman kita.

5 of 8

BERDOA BAGI KOTA

(ay. 7b)

Dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN.” Usaha tanpa doa akan menjadi sia-sia. Doa adalah senjata utama orang percaya untuk mengubah kota.

6 of 8

Banyak orang Kristen rajin berdoa untuk berkat pribadi, tetapi jarang berdoa dengan sungguh-sungguh untuk RT/RW, lurah, wali kota, gubernur, dan bangsa Indonesia.

Padahal Tuhan memerintahkan kita menjadi pendoa syafaat bagi bangsa.

Ketika kita berdoa, Tuhan bekerja membuka pintu, mengubah hati pemimpin, dan mendatangkan lawatan-Nya atas bangsa.

7 of 8

MENJADI PEMBAWA DAMAI & HARAPAN BAGI KOTA

(ay. 7c)

Sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu juga.” Ada kaitan erat antara berkat atas kota dan berkat atas umat Tuhan. Ketika kota diberkati, kita pun diberkati.

8 of 8

Di tengah polarisasi, hoax, dan kebencian, Tuhan memanggil kita menjadi pembawa damai, bukan penyebar kebencian.

Di tengah keputusasaan, kita dipanggil menjadi pembawa harapan melalui Injil dan kehidupan yang menjadi berkat.

Indonesia tidak akan berubah hanya oleh satu pemimpin, tetapi oleh umat Tuhan yang setia memberkati dan mendoakan bangsanya.