INSPIRASI PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN
YANG MENGUATKAN
DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN
MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
KOMPETENSI LITERASI
TUJUAN
1
3
2
Menyempurnakan aspek-aspek penguatan kompetensi literasi pada perangkat pembelajaran dan penilaian.
Menganalisis aspek- aspek penguatan kompetensi literasi pada perangkat pembelajaran dan penilaian.
Meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang
penguatan kompetensi literasi dalam pembelajaran dan penilaian.
Apa itu literasi?
informasi yang diperlukan
menggunakan, mengevaluasi secara kritis, dan merefleksikan informasi dari berbagai jenis teks
(Montoya, 2018; Unesco, 2004, 2017)
untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga negara Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi
Komponen Literasi
KONTEKS
KONTEN
PROSES KOGNITIF
mengintegrasi
Komponen Literasi
Literasi | ||
Konten | Proses kognitif | Konteks |
|
kredibilitas, kesesuaian maupun keterpercayaan teks serta mampu mengaitkan isi teks dengan hal lain di luar teks. |
|
PROSES KOGNITIF
Menemukan Informasi (Access & Retrieve) - L1
yang
diperlukan, sedangkan access lebih pada bagaimana proses
mencapai ke tempat atau keberadaan informasi yang diperlukan tersebut.
PROSES KOGNITIF
Memahami (Interpret & Integrate) - L2
Pada proses kognitif ini, pembaca diharapkan dapat mengolah apa yang telah
dibaca sehingga timbul sebuah pemahaman dalam dirinya dari teks
Untuk menuju tahap ini, pembaca harus dapat menguraikan dan mengintegrasikan informasi yang ditemukan dengan cara membandingkan dan mengontraskan ide atau informasi dalam atau antarteks, membuat kesimpulan, mengelompokkan, dan mengombinasikan ide dan informasi dalam teks atau antarteks.
Membuat kesimpulan dalam tahap memahami ini bermakna lebih luas daripada tahap menemukan informasi.
Pada tahap ini pembaca telah mampu menyimpulkan informasi implisit dalam atau antarteks
PROSES KOGNITIF
Mengevaluasi & Merefleksi (Evaluate & Reflect) - L3
Mengapa penguatan literasi penting?
Kompetensi literasi harus dikuasai peserta didik agar mampu mengakses, mengolah, dan memanfaatkan beragam informasi dan pengetahuan tersebut.
Melimpahnya informasi di era teknologi ini menuntut peserta didik untuk menguasai beragam informasi dan materi pengetahuan
Programme for International Student Assesment (PISA)
*Kompetensi literasi siswa Indonesia*
2018
Peringkat 74 dari 79 negara
Skor 371 (di bawah rata-rata 489)
2015
Peringkat 64 dari72 negara
Skor 397 (di bawah rata-rata 493)
2012
Peringkat 64 dari 65 negara
Skor 396 (di bawah rata-rata 492)
2009
Peringkat 57 dari 65 negara
Skor 402 (di bawah rata-rata 493)
Keterampilan yang diharapkan dikuasai peserta didik dari proses membaca dan menanggapi bacaan
Kemampuan bernalar secara logis agar menjadi pembelajar sepanjang hayat yang mampu menghadapi tantangan hidup di abad ke-21
Apakah pembelajaran dan penilaian Bapak/Ibu sudah menguatkan literasi?
Lakukan analisis pada masing-masing komponen dari perangkat pembelajaran untuk mengetahui apakah sudah muncul penguatan kompetensi literasi.
Presentasikan hasil analisis Anda. Simaklah penguatan yang disampaikan
oleh narasumber/fasilitator.
A. Tujuan Pembelajaran
Rumusan tujuan pembelajaran hendaknya menggambarkan adanya penguatan kompetensi literasi.
Kompetensi Dasar | Tujuan Pembelajaran |
4.10 Mengomunikasikan upaya pengurangan risiko dan dampak bencana alam serta tindakan penyelamatan diri pada saat terjadi bencana sesuai dengan jenis ancaman bencana di daerahnya (IPA Kelas VII) | Melalui kegiatan membaca teks informasi yang divariasikan dengan teks infografis tentang mitigasi bencana, peserta didik dapat mendeskripsikan upaya mitigasi bencana di daerahnya melalui berbagai media (poster, vlog, podcast, komik, infografik, dll.). |
B. BAHAN AJAR
TEKS
keingintahuan
proses kognitif (L1, L2, L3)
strategi literasi
Bahan ajar dapat berupa buku teks, modul, handout, lembar
kerja peserta didik dan lain-lain baik cetak maupun noncetak.
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
C. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Eksplorasi proses kognitif dilakukan dengan menerapkan beragam strategi literasi pada proses pembelajaran.
Kegiatan mengeksplorasi beragam keterampilan belajar atau proses kognitif literasi (mengidentifikasi dengan cermat, memahami dengan utuh, mengurutkan, mem- prediksi, dsb.)
Kegiatan penguatan literasi muncul pada awal, inti, dan akhir pembelajaran.
Apa Strategi Penguatan Literasi?
Langkah-langkah penguatan literasi
3
Memetakan dan mempelajari KD yang akan diajarkan
Merumuskan indikator pencapaian kompetensi dan tujuan pembelajaran
Menentukan sumber bacaan yang dekat dengan pengalaman peserta didik
Merancang pembelajaran dan mengelola kelas
1
2
4
5
Menentukan asesmen, refleksi, dan umpan balik
D. PENILAIAN
menggunakan bentuk beragam dengan memperhatikan kualitas stimulus, pokok soal (stem), dan pilihan jawaban atau jawaban yang mengacu pada konten dan konteks literasi
mengukur pencapaian proses kognitif peserta didik (L-1, L-2, atau L-3)
Proses Pembelajaran dan Penilaian untuk Penguatan Kompetensi Literasi
PENILAIAN FORMATIF
(Assessment as and for Learning)
PENILAIAN SUMATIF
(Assessment of Learning)
Penilaian Sebelum Pembelajaran
Sebagai Modal Awal Pembelajaran
Penilaian Saat
Pembelajaran
Balikan
Perkembangan
Penilaian Setelah
Pembelajaran
Pengisian Nilai
Rapor
Diagnosis Awal
Efektivitas dan
Kebermaknaan
Ketercapaian & Diagnosis Kesulitan
Remedial dan Pengayaan
Inspirasi Penguatan Kompetensi Literasi pada Mapel Bahasa
Sumber gambar: <a href='https://www.freepik.com/free-photos-vectors/school'>School
vector created by stories - www.freepik.com</a>
A. Penguatan pada Kegiatan Sebelum Inti Pembelajaran
Pada kegiatan ini peserta didik akan membaca sebuah cerpen berjudul “Sampur Merah Dian”. Sebelum membaca, peserta didik diminta untuk mengisi tabel prediksi dengan perkiraan mereka terhadap cerita yang akan dibaca berdasarkan judul dan ilustrasi yang diberikan.
Sebelum membaca | Pertanyaan | Setelah membaca |
| Siapakah tokoh utamanya? (Sebutkan nama tokoh dan jelaskan sifatnya) | |
| Masalah apa yang dihadapi tokoh utama? | |
| Apa yang dilakukan tokoh untuk menyelesaikan masalahnya? | |
| Apa tema yang diangkat dalam cerpen? | |
| Kapan dan di manakah cerita terjadi? | |
B. Penguatan pada Saat Pembelajaran
C. Penguatan pada Kegiatan Setelah Pembelajaran
Pada kegiatan kali ini peserta didik diminta untuk menuliskan hikmah atau pesan moral dari cerpen “Rahasia Ranti” dalam bentuk takarir di media sosial. Peserta didik juga dapat menuliskan pesan moral cerpen lain yang telah dibaca setelah berkonsultasi dengan guru. Selain itu, peserta didik dapat menggunakan ilustrasi/foto lain yang sesuai.
Memahami isi teks
Menuliskan pesan dari teks
Menuangkannya ke dalam media kreatif
D. Penguatan pada penilaian
Perhatikan penggalan cerpen berikut ini. Jika kalimat terakhir pada penggalan cerpen diubah menjadi dialog, pilihan jawaban manakah yang memiliki makna serupa dengan kalimat tersebut?
“Kau tahu? Aku pernah ada di posisimu seperti saat ini. Bedanya, teman-temanku menyebarkan semua kebohonganku, membuka topeng yang selama ini kupakai dengan bangga. Mereka merundungku sampai aku tak kuat lagi dan meminta pindah sekolah kepada ibuku,” ucapku sambil memutar kembali kilatan-kilatan peristiwa yang tak akan pernah kulupakan itu. Peristiwa yang membuat hidupku terasa hancur. Ranti menatapku dalam hening seperti tak percaya.
Pernyataan | Iklan Dadang (V) | Iklan Pada wacana 3 (V) |
Iklan memiliki teks yang sederhana dan mudah diingat. | | |
Iklan sudah memuat gambar yang membuat calon konsumen tahu bentuk produk yang ditawarkan. | | |
Iklan sudah mengandung informasi yang lengkap tentang nama produk, keistimewaan produk, dan pembuat produk. | | |
Iklan sudah memiliki desain iklan yang menarik. | | |
Inspirasi Penguatan Kompetensi Literasi
pada Mapel Selain Bahasa
Sumber gambar: <a href='https://www.freepik.com/free-photos-vectors/school'>School vector created by studiogstock - www.freepik.com</a>
A. Penguatan pada Kegiatan Sebelum Pembelajaran (IPA)
Dalam kegiatan ini, peserta didik berlatih memahami dua infografik tentang litosfer. Untuk mengawali kegiatan, guru meminta peserta didik menjawab pertanyaan prediksi sebelum membaca dengan menandai benar atau salah.
No. | Sebelum Membaca | Pernyataan | Sesudah Membaca |
1. | | Lapisan Bumi yang kita pijak merupakan lapisan terluar Bumi yang sama sekali tidak pernah bergerak. | |
2. | | Bumi terdiri atas beberapa lapisan yang suhunya makin ke tengah makin dingin karena terkubur jauh di dalam dan tidak mendapat sinar Matahari langsung. | |
3. | | Litosfer adalah nama lapisan Bumi paling dalam. | |
4. | | Dunia ini hanya terdiri atas benua dan lautan. | |
5. | | Gunung api merupakan bukti bahwa di dalam lapisan Bumi terdapat lempeng yang selalu bergerak. | |
B. Penguatan pada saat pembelajaran (Prakarya)
Setelah membaca wacana, guru dapat memandu peserta didik untuk memvisualisasikan dan/atau berpikir nyaring mengenai proses pengolahan bahan serat alam menjadi kain tenun sesuai wacana yang telah dibaca. Peserta didik dapat menuliskan hasil diskusinya ke dalam diagram alur.
C. Penguatan pada kegiatan setelah pembelajaran (IPS)
Kegiatan memberikan tanggapan ini memfasilitasi peserta didik untuk mengevaluasi informasi berupa kritik, saran, pendapat atau tanggapan. Pemberian tanggapan dapat dilakukan secara tertulis maupun lisan, mandiri maupun berpasangan atau dalam kelompok kecil.
Setujukah kalian dengan pendapat Tigor bahwa penjajahan yang
dialami bangsa kita adalah masa lalu? Jelaskan alasannya.
Bagaimana jika kalian mendapat kesempatan dalam program pertukaran pelajar di negara yang pernah menjajah bangsa Indonesia.?
Menurut kalian, apa yang akan terjadi jika anak muda sekarang
tidak mau belajar dari sejarah bangsanya sendiri?
D. Penguatan pada Kegiatan Lintas Mata Pelajaran
Proyek Bisnis Kuliner Sehat Berbahan Pangan Lokal
(Persiapan Proyek)
PJOK: Menganalisis informasi tentang pola makan dalam artikel berita.
KENALI
Bahasa Indonesia: Mengkritisi pilihan kata dan penyajian gambar dalam
iklan yang memengaruhi keputusan pembaca.
Bahasa Inggris: Menyusun kuesioner tentang perilaku konsumsi.
RANCANG
(Perencanaan Proyek)
Prakarya Pengolahan: Merancang bisnis kuliner dengan bahan pangan lokal.
LAKUKAN
(Pelaksanaan
Proyek)
Prakarya Pengolahan: Menjalankan bisnis kuliner dengan bahan pangan lokal.
Bahasa Indonesia dan PJOK: Menyajikan teks iklan makanan sehat.
REFLEKSI (Pelaporan dan Evaluasi Proyek)
Sumber Pustaka
Kemdikbud. 2018. Strategi Literasi dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Satgas GLS Ditjen
Dikdasmen.
Kemdikbud. 2020. Manual Penilaian Berbasis Kelas. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama.
Kemdikbud. 2020. AKM dan Implikasinya pada Pembelajaran. Jakarta: Pusat Penilaian dan Pembelajaran. Kemdikbud. 2020. Desain Pengembangan Soal AKM. Jakarta: Pusat Penilaian dan Pembelajaran.
Kemdikbudristek. 2021a. Inspirasi Pembelajaran yang Menguatkan Literasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Jenjang SMP. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama.
Kemdikbudristek. 2021b. Inspirasi Pembelajaran yang Menguatkan Literasi pada Mata Pelajaran IPA, Prakarya, PPKn, IPS, dan Lintasmata Pelajaran untuk Jenjang SMP. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama.
Montoya, S. 2018. Defining literacy. GAML Fifth Meeting, 17-18 October. Hamburg, Germany: 2018.(online)
http://gaml.uis.unesco.org/wp-content/uploads/sites/2/2018/12/4.6.1_07_4.6-defining-literacy.pdf.
Referensi materi dapat diunduh pada tautan berikut:
TERIMA KASIH