1 of 33

INSPIRASI PEMBELAJARAN DAN PENILAIAN

YANG MENGUATKAN

DIREKTORAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN

MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

KOMPETENSI LITERASI

2 of 33

TUJUAN

1

3

2

Menyempurnakan aspek-aspek penguatan kompetensi literasi pada perangkat pembelajaran dan penilaian.

Menganalisis aspek- aspek penguatan kompetensi literasi pada perangkat pembelajaran dan penilaian.

Meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang

penguatan kompetensi literasi dalam pembelajaran dan penilaian.

3 of 33

Apa itu literasi?

  • melakukan manajemen pengetahuan dan belajar terus- menerus
  • menyadari kebutuhan informasi pada saat informasi tersebut diperlukan dengan cara:
    1. mengidentifikasi dan menemukan lokasi

informasi yang diperlukan

    • memahami, mengolah,

menggunakan, mengevaluasi secara kritis, dan merefleksikan informasi dari berbagai jenis teks

(Montoya, 2018; Unesco, 2004, 2017)

untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga negara Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi

4 of 33

Komponen Literasi

KONTEKS

  • Personal
  • Sosial Budaya
  • Saintifik

KONTEN

  • Teks Informasi
  • Teks Sastra

PROSES KOGNITIF

  • Menemukan informasi
  • Menginterpretasi dan

mengintegrasi

  • Evaluasi dan refleksi

5 of 33

Komponen Literasi

Literasi

Konten

Proses kognitif

Konteks

  1. Teks informasi, teks yang bertujuan untuk memberikan fakta, data, dan informasi dalam rangka pengembangan wawasan serta ilmu pengetahuan yang bersifat ilmiah.
  2. Teks fiksi, teks yang bertujuan untuk memberikan pengalaman mendapatkan hiburan, menikmati cerita, dan melakukan perenungan kepada pembaca.
  1. Menemukan informasi, mencari, mengakses serta menemukan informasi tersurat dari wacana.
  2. Menginterpretasi dan mengintegrasi, memahami informasi tersurat maupun tersirat, memadukan interpretasi antar bagian teks untuk menghasilkan inferensi.
  3. Mengevaluasi dan merefleksi, menilai

kredibilitas, kesesuaian

maupun keterpercayaan teks serta mampu mengaitkan isi teks dengan hal lain di luar teks.

  1. Personal, berkaitan dengan kepentingan diri secara pribadi.
  2. Sosial Budaya, berkaitan dengan kepentingan antarindividu, budaya dan isu kemasyarakatan.
  3. Saintifik, berkaitan dengan isu, aktivitas, serta fakta ilmiah baik yang telah dilakukan maupun futuristik.

6 of 33

PROSES KOGNITIF

Menemukan Informasi (Access & Retrieve) - L1

  • Pada proses kognitif ini, kompetensi yang diharapkan dapat dicapai peserta didik adalah menemukan, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan suatu gagasan atau informasi eksplisit dalam teks.
  • Retrieve mendeskripsikan proses memilih informasi

yang

diperlukan, sedangkan access lebih pada bagaimana proses

mencapai ke tempat atau keberadaan informasi yang diperlukan tersebut.

  • Kemampuan menemukan informasi yang spesifik tersebut merupakan kemampuan dasar ketika seseorang membaca sebuah teks sastra atau teks informasi dalam kehidupan sehari-hari.

  • Informasi dapat ditemukan secara eksplisit dalam teks, pembaca hanya perlu menemukan lokasi informasi tersebut dan memilihnya .

7 of 33

PROSES KOGNITIF

Memahami (Interpret & Integrate) - L2

Pada proses kognitif ini, pembaca diharapkan dapat mengolah apa yang telah

dibaca sehingga timbul sebuah pemahaman dalam dirinya dari teks

Untuk menuju tahap ini, pembaca harus dapat menguraikan dan mengintegrasikan informasi yang ditemukan dengan cara membandingkan dan mengontraskan ide atau informasi dalam atau antarteks, membuat kesimpulan, mengelompokkan, dan mengombinasikan ide dan informasi dalam teks atau antarteks.

Membuat kesimpulan dalam tahap memahami ini bermakna lebih luas daripada tahap menemukan informasi.

Pada tahap ini pembaca telah mampu menyimpulkan informasi implisit dalam atau antarteks

8 of 33

PROSES KOGNITIF

  • Pada proses kognitif ini, pembaca telah dapat menggunakan pengetahuan, ide, atau sikap yang berada di luar teks untuk membuat penilaian pada teks atau membuat refleksi terhadapnya. Tahap ini merupakan tahap tertinggi dari proses membaca.
  • Peserta didik juga diharapkan mampu merefleksi atau membuat sebuah gambaran atau opini terhadap apa yang dibaca dikaitkan dengan pengalaman diri dan kehidupan sekitarnya.
  • Dalam tahap ini peserta didik diminta mampu untuk menganalisis, memprediksi, dan menilai konten, bahasa, dan unsur-unsur dalam teks.

Mengevaluasi & Merefleksi (Evaluate & Reflect) - L3

9 of 33

Mengapa penguatan literasi penting?

Kompetensi literasi harus dikuasai peserta didik agar mampu mengakses, mengolah, dan memanfaatkan beragam informasi dan pengetahuan tersebut.

Melimpahnya informasi di era teknologi ini menuntut peserta didik untuk menguasai beragam informasi dan materi pengetahuan

10 of 33

Programme for International Student Assesment (PISA)

*Kompetensi literasi siswa Indonesia*

2018

Peringkat 74 dari 79 negara

Skor 371 (di bawah rata-rata 489)

2015

Peringkat 64 dari72 negara

Skor 397 (di bawah rata-rata 493)

2012

Peringkat 64 dari 65 negara

Skor 396 (di bawah rata-rata 492)

2009

Peringkat 57 dari 65 negara

Skor 402 (di bawah rata-rata 493)

11 of 33

Keterampilan yang diharapkan dikuasai peserta didik dari proses membaca dan menanggapi bacaan

Kemampuan bernalar secara logis agar menjadi pembelajar sepanjang hayat yang mampu menghadapi tantangan hidup di abad ke-21

12 of 33

Apakah pembelajaran dan penilaian Bapak/Ibu sudah menguatkan literasi?

Lakukan analisis pada masing-masing komponen dari perangkat pembelajaran untuk mengetahui apakah sudah muncul penguatan kompetensi literasi.

Presentasikan hasil analisis Anda. Simaklah penguatan yang disampaikan

oleh narasumber/fasilitator.

13 of 33

A. Tujuan Pembelajaran

Rumusan tujuan pembelajaran hendaknya menggambarkan adanya penguatan kompetensi literasi.

Kompetensi Dasar

Tujuan Pembelajaran

4.10 Mengomunikasikan upaya pengurangan risiko dan dampak bencana alam serta tindakan penyelamatan diri pada saat terjadi bencana sesuai dengan jenis ancaman bencana di daerahnya (IPA Kelas VII)

Melalui kegiatan membaca teks informasi yang divariasikan dengan teks infografis tentang mitigasi bencana, peserta didik dapat mendeskripsikan upaya mitigasi bencana di daerahnya melalui berbagai media (poster, vlog, podcast, komik, infografik, dll.).

14 of 33

B. BAHAN AJAR

TEKS

  • diversifikatif
  • bervariasi
  • menggugah minat baca dan

keingintahuan

  • menyajikan hal-hal atau informasi yang dekat dengan kehidupan peserta didik
  • memperhatikan konteks (personal, sosial budaya, atau saintifik
  • memanfaatkan multimoda
  • melibatkan tiga level

proses kognitif (L1, L2, L3)

  • memanfaatkan berbagai

strategi literasi

Bahan ajar dapat berupa buku teks, modul, handout, lembar

kerja peserta didik dan lain-lain baik cetak maupun noncetak.

AKTIVITAS PEMBELAJARAN

15 of 33

C. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Eksplorasi proses kognitif dilakukan dengan menerapkan beragam strategi literasi pada proses pembelajaran.

Kegiatan mengeksplorasi beragam keterampilan belajar atau proses kognitif literasi (mengidentifikasi dengan cermat, memahami dengan utuh, mengurutkan, mem- prediksi, dsb.)

Kegiatan penguatan literasi muncul pada awal, inti, dan akhir pembelajaran.

16 of 33

Apa Strategi Penguatan Literasi?

17 of 33

Langkah-langkah penguatan literasi

3

Memetakan dan mempelajari KD yang akan diajarkan

Merumuskan indikator pencapaian kompetensi dan tujuan pembelajaran

Menentukan sumber bacaan yang dekat dengan pengalaman peserta didik

Merancang pembelajaran dan mengelola kelas

1

2

4

5

Menentukan asesmen, refleksi, dan umpan balik

18 of 33

D. PENILAIAN

menggunakan bentuk beragam dengan memperhatikan kualitas stimulus, pokok soal (stem), dan pilihan jawaban atau jawaban yang mengacu pada konten dan konteks literasi

mengukur pencapaian proses kognitif peserta didik (L-1, L-2, atau L-3)

19 of 33

Proses Pembelajaran dan Penilaian untuk Penguatan Kompetensi Literasi

PENILAIAN FORMATIF

(Assessment as and for Learning)

PENILAIAN SUMATIF

(Assessment of Learning)

Penilaian Sebelum Pembelajaran

Sebagai Modal Awal Pembelajaran

Penilaian Saat

Pembelajaran

Balikan

Perkembangan

Penilaian Setelah

Pembelajaran

Pengisian Nilai

Rapor

Diagnosis Awal

Efektivitas dan

Kebermaknaan

Ketercapaian & Diagnosis Kesulitan

Remedial dan Pengayaan

20 of 33

Inspirasi Penguatan Kompetensi Literasi pada Mapel Bahasa

Sumber gambar: <a href='https://www.freepik.com/free-photos-vectors/school'>School

vector created by stories - www.freepik.com</a>

21 of 33

A. Penguatan pada Kegiatan Sebelum Inti Pembelajaran

Pada kegiatan ini peserta didik akan membaca sebuah cerpen berjudul “Sampur Merah Dian”. Sebelum membaca, peserta didik diminta untuk mengisi tabel prediksi dengan perkiraan mereka terhadap cerita yang akan dibaca berdasarkan judul dan ilustrasi yang diberikan.

Sebelum

membaca

Pertanyaan

Setelah

membaca

Siapakah tokoh utamanya? (Sebutkan nama tokoh dan jelaskan

sifatnya)

Masalah apa yang dihadapi tokoh utama?

Apa yang dilakukan tokoh untuk menyelesaikan masalahnya?

Apa tema yang diangkat dalam cerpen?

Kapan dan di manakah cerita terjadi?

22 of 33

B. Penguatan pada Saat Pembelajaran

  1. Ajak peserta didik untuk mengingat kembali cerpen “Sampur Merah Dian”. Jika perlu, minta mereka untuk menyampaikan isi cerpen dalam bentuk peta pikiran seperti yang dicontohkan guru pada pertemuan sebelumnya.
  2. Guru meminta peserta didik untuk memperhatikan infografik “Tari Gandrung Sewu” dan mengaitkan informasi pada infografik dengan cerpen “Sampur Merah Dian” yang telah mereka baca.
  3. Tanyakan kepada peserta didik apakah infografik tersebut membantu peserta didik dalam memahami isi cerpen.

23 of 33

C. Penguatan pada Kegiatan Setelah Pembelajaran

Pada kegiatan kali ini peserta didik diminta untuk menuliskan hikmah atau pesan moral dari cerpen “Rahasia Ranti” dalam bentuk takarir di media sosial. Peserta didik juga dapat menuliskan pesan moral cerpen lain yang telah dibaca setelah berkonsultasi dengan guru. Selain itu, peserta didik dapat menggunakan ilustrasi/foto lain yang sesuai.

Memahami isi teks

Menuliskan pesan dari teks

Menuangkannya ke dalam media kreatif

24 of 33

D. Penguatan pada penilaian

Perhatikan penggalan cerpen berikut ini. Jika kalimat terakhir pada penggalan cerpen diubah menjadi dialog, pilihan jawaban manakah yang memiliki makna serupa dengan kalimat tersebut?

  1. “Kenapa?” tanya Ranti dengan dahi berkernyit.
  2. “Serius?” tanya Ranti dengan mata berbinar.
  3. “Benarkah?” tanya Ranti dengan suara tertahan.
  4. “Apa maksudmu?” tanya Ranti dengan sorot mata yang tajam.

“Kau tahu? Aku pernah ada di posisimu seperti saat ini. Bedanya, teman-temanku menyebarkan semua kebohonganku, membuka topeng yang selama ini kupakai dengan bangga. Mereka merundungku sampai aku tak kuat lagi dan meminta pindah sekolah kepada ibuku,” ucapku sambil memutar kembali kilatan-kilatan peristiwa yang tak akan pernah kulupakan itu. Peristiwa yang membuat hidupku terasa hancur. Ranti menatapku dalam hening seperti tak percaya.

25 of 33

Pernyataan

Iklan

Dadang (V)

Iklan

Pada wacana 3

(V)

Iklan memiliki teks yang sederhana dan mudah

diingat.

Iklan sudah memuat gambar yang membuat calon

konsumen tahu bentuk produk yang ditawarkan.

Iklan sudah mengandung informasi yang lengkap

tentang nama produk, keistimewaan produk, dan

pembuat produk.

Iklan sudah memiliki desain iklan yang menarik.

26 of 33

Inspirasi Penguatan Kompetensi Literasi

pada Mapel Selain Bahasa

Sumber gambar: <a href='https://www.freepik.com/free-photos-vectors/school'>School vector created by studiogstock - www.freepik.com</a>

27 of 33

A. Penguatan pada Kegiatan Sebelum Pembelajaran (IPA)

Dalam kegiatan ini, peserta didik berlatih memahami dua infografik tentang litosfer. Untuk mengawali kegiatan, guru meminta peserta didik menjawab pertanyaan prediksi sebelum membaca dengan menandai benar atau salah.

No.

Sebelum

Membaca

Pernyataan

Sesudah

Membaca

1.

Lapisan Bumi yang kita pijak merupakan lapisan terluar

Bumi yang sama sekali tidak pernah bergerak.

2.

Bumi terdiri atas beberapa lapisan yang suhunya makin

ke tengah makin dingin karena terkubur jauh di dalam

dan tidak mendapat sinar Matahari langsung.

3.

Litosfer adalah nama lapisan Bumi paling dalam.

4.

Dunia ini hanya terdiri atas benua dan lautan.

5.

Gunung api merupakan bukti bahwa di dalam lapisan

Bumi terdapat lempeng yang selalu bergerak.

28 of 33

B. Penguatan pada saat pembelajaran (Prakarya)

Setelah membaca wacana, guru dapat memandu peserta didik untuk memvisualisasikan dan/atau berpikir nyaring mengenai proses pengolahan bahan serat alam menjadi kain tenun sesuai wacana yang telah dibaca. Peserta didik dapat menuliskan hasil diskusinya ke dalam diagram alur.

29 of 33

C. Penguatan pada kegiatan setelah pembelajaran (IPS)

Kegiatan memberikan tanggapan ini memfasilitasi peserta didik untuk mengevaluasi informasi berupa kritik, saran, pendapat atau tanggapan. Pemberian tanggapan dapat dilakukan secara tertulis maupun lisan, mandiri maupun berpasangan atau dalam kelompok kecil.

Setujukah kalian dengan pendapat Tigor bahwa penjajahan yang

dialami bangsa kita adalah masa lalu? Jelaskan alasannya.

Bagaimana jika kalian mendapat kesempatan dalam program pertukaran pelajar di negara yang pernah menjajah bangsa Indonesia.?

Menurut kalian, apa yang akan terjadi jika anak muda sekarang

tidak mau belajar dari sejarah bangsanya sendiri?

30 of 33

D. Penguatan pada Kegiatan Lintas Mata Pelajaran

Proyek Bisnis Kuliner Sehat Berbahan Pangan Lokal

(Persiapan Proyek)

PJOK: Menganalisis informasi tentang pola makan dalam artikel berita.

KENALI

Bahasa Indonesia: Mengkritisi pilihan kata dan penyajian gambar dalam

iklan yang memengaruhi keputusan pembaca.

Bahasa Inggris: Menyusun kuesioner tentang perilaku konsumsi.

RANCANG

(Perencanaan Proyek)

Prakarya Pengolahan: Merancang bisnis kuliner dengan bahan pangan lokal.

LAKUKAN

(Pelaksanaan

Proyek)

Prakarya Pengolahan: Menjalankan bisnis kuliner dengan bahan pangan lokal.

Bahasa Indonesia dan PJOK: Menyajikan teks iklan makanan sehat.

REFLEKSI (Pelaporan dan Evaluasi Proyek)

31 of 33

Sumber Pustaka

Kemdikbud. 2018. Strategi Literasi dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Satgas GLS Ditjen

Dikdasmen.

Kemdikbud. 2020. Manual Penilaian Berbasis Kelas. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama.

Kemdikbud. 2020. AKM dan Implikasinya pada Pembelajaran. Jakarta: Pusat Penilaian dan Pembelajaran. Kemdikbud. 2020. Desain Pengembangan Soal AKM. Jakarta: Pusat Penilaian dan Pembelajaran.

Kemdikbudristek. 2021a. Inspirasi Pembelajaran yang Menguatkan Literasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Jenjang SMP. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama.

Kemdikbudristek. 2021b. Inspirasi Pembelajaran yang Menguatkan Literasi pada Mata Pelajaran IPA, Prakarya, PPKn, IPS, dan Lintasmata Pelajaran untuk Jenjang SMP. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama.

Montoya, S. 2018. Defining literacy. GAML Fifth Meeting, 17-18 October. Hamburg, Germany: 2018.(online)

http://gaml.uis.unesco.org/wp-content/uploads/sites/2/2018/12/4.6.1_07_4.6-defining-literacy.pdf.

32 of 33

Referensi materi dapat diunduh pada tautan berikut:

33 of 33

TERIMA KASIH