1 of 18

Pedosfer

(Pembentukan, Profil tanah, Jenis & Konservasi Tanah)

Geo Fase E / Kelas X

Fenomena Geosfer

2 of 18

Pedosfer … ?

Pedosfer merupakan lapisan tanah yg terletak di lapisan litosfer terluar.

Tanah ; lapisan permukaan bumi yg berasal dari batuan telah lapuk menjadi partikel kecil dan telah berubah secara kimiawi bersama sisa tumbuhan

/hewan yang hidup di dalam maupun diatas permukaan tanah.

Proses pembentukan tanah disebut ”pedogenesis”.

3 of 18

Proses Pembentukan Tanah

2

3

4

https://www.studiobelajar.

  1. Pelapukan batuan ; peristiwa penghancuran batuan (bedrock)
  2. Proses Pelunakan struktur batuan; air & udara masuk ke batuan
  3. Proses tumbuhnya tanaman perintis ; akar tanaman masuk ke sela batuan
  4. Proses Penyuburan; proses pengayaan bahan organic.

1

4 of 18

Faktor Pembentuk Tanah :

  1. Faktor Iklim (factor utama) ; suhu udara, curah hujan dan angin.
  2. Faktor Organis, melalui

pelapukan organis

  1. Topografi (Relief), topografi yang kasar, akan lebih cepat terbentuk.
  2. Bahan induk, akan menentukan jenis tanah
  3. Waktu. (muda, dewasa dan tua)

5 of 18

Sifat Tanah :

1. Sifat Fisika Tanah :

  1. Warna Tanah, percampuran dgn unsur tertentu (unsur Fe = tanah kuning kemerahan, organic = hitam, dll)
  2. Struktur Tanah; susunan dari partikel- partikel tanah (pasir, debu dan lihat).
  3. Tekstur Tanah; tingkat kehalusan tanah.

Tingkat keasaman/kebasaan tanah (pH tanah), tanah normal bila pH nya 6,5 – 7,5.

2. Sifat Kimia Tanah :

Kandungan organisme dalam tanah (jamur, bakteri, atau mikroorganisme lainnya)

3. Sifat Biologi Tanah :

6 of 18

Profil Tanah :

1. Horizon O (Organik/humus), lapisan tanah paling atas, tersubur, berisi > 20 % bahan organic.

2. Horizon A (Top Soil), lapisan akar. berisi campuran organic/humus & mineral.

3. Horizon B (Sub Soil), lapisan Iluviasi atau

pengendapan unsur liat, fe, dll, shg warna lebih merah.

Horizon E (Eluviasi), lapisan tanah yang mengalami pencucian

4. Horizon C (Regolith), batuan induk yang mengalami pelapukan.

5. Horizon R (Bethrock)

7 of 18

Persebaran Tanah

8 of 18

Persebaran Tanah

2. Tanah Organosol, berasal dari bahan organic.

1. Tanah Aluvial (endapan) ; tanah yg berasal dari endapan pasir/lumpur sungai. Sangat subur. Persebarananya : Jawa bag utara, Sumatra timur, Kalimantan bag barat/selatan

  1. Tanah Gambut ; tanah organosol muda yang masih asam. Kurang subur, warna kecoklatan.

Persebarannya : Sumatra, Kalimantan.

  1. Tanah Humus ; tanah organosol tua. Sangat subur, berwarna gelap.

Persebarannya: Sumatra, Kalimantan, Sulawesi & Papua.

9 of 18

  1. Tanah Kapur (renzina), dari pelapukan batu kapur. Tidak subur, berwarna putih kusam. Persebarannya : Jawa bag Selatan & NT.
  2. Tanah terrasosa, berasal dari pelapukan batuan kapur tua. Relatif subur. Di dataran kaki peg kapur.

Persebaran : Jawa bag selatan, NT, Maluku.

  1. Tanah Laterit, tanah kemerahan (zat besi) tererosi terus sehingga kurang subur. Persebaran : Jawa, Kalimantan, Sulawesi.

  • Tanah Liat (Lempung), tanah mengandung

aluminium dan silikat.

Persebaran : diseluruh Indonesia.

10 of 18

6. Tanah Litosol, tanah berbatu di lereng gunung, yg pelapukannya belum sempurna. Sulit ditanami. Persebaran : Jawa, NT dan Sulawesi.

  1. Tanah Latosol tanah merah dari pelapukan (batu api/rijang, sedimen, metamorf) tingkat lanjut. Bersifat asam, organik rendah & kurang subur. Persebarannya : Jabar, Sumbar, Sumut.

  • Tanah Andosol (Vulkanik), tanah dari letusan gunung api (abu vulkanik). Sangat subur. Persebarannya : disekitar gunung berapi Sumatra, Jawa, Bali, NT, Maluku dan Papua.

11 of 18

Konservasi Tanah :

Konservasi tanah adalah usaha untuk mencegah kerusakan tanah akibat erosi maupun karena penggunaan tanah berlebihan sehingga tanah berubah secara kimiawi dan biologi tanah.

KONSERVASI TANAH

Metode Mekanik

Metode Kimia

Metode Vegetatif

Dengan menggunakan

tanaman/bagian tanaman

dengan mengolah tanah

/mengubah bentuk fisik tanah.

dengan memberikan bahan

kimia.

12 of 18

Metode Vegetatif

  1. Reboisasi (Reforestasi) & Penghijauan.
  2. Windbreaks, metode penanaman vegetasi untuk melindungi tanah dari terpaan angin.

3. Bufering metode menaman tanaman keras, pada lahan yang sangat miring.

13 of 18

4. Strip Cropping, penanaman berjalur tegak lurus terhadap aliran air / arah angin.

5. Contour Strip Cropping, adalah penanaman berjalur sejajar dengan garis kontur.

14 of 18

6. Crop Rotation (Pergiliran tanaman), menanam tanaman secara bergantian.

7. Multiple Cropping, menanam 2 tanaman/lebih pada satu lahan dalam satu waktu tanam.

15 of 18

Metode Mekanik

1. Terasering, pembuatan

teras-teras pada lahan

miring.

2. Guludan, pembuatan gundukan tanah agar air bisa mengalir searah dengan garis

kontur.

3. Rorak, pembuatan parit buntu sejajar kontur. Tujuannya untuk menjebak dan meresapkan air.

16 of 18

4. Contour tillage, pengolahan tanah sejajar dengan garis kontur dan membentuk igir-igir kecil yang memperlambat aliran air.

5. Cekdam, kegiatan membendung aliran air melalui parit sehingga material yang tererosi

bisa tertahan dan terendapkan.

17 of 18

Metode Kimia

Tujuannya untuk memadatkan struktur tanah agar sesisten/tahan terhadap erosi.

Sasarannya pada tanah yg kandungan organik ≤ 2%, peka terhadap erosi, tanah kapur, & tanah terlalu asam.

Contoh :

  • Menambah zat kapur pada tanah yang terlalu asam (tanah gambut).
  • Menambahkan zat asam pada tanah kapur.

Tanah gambut

Tanah kapur

18 of 18

- Terima Kasih -

  1. Membuat poster profil tanah, dan menjelaskan setiap lapisannya masing-masing.
  2. Membuat Membuat peta persebaran tanah di wilayah masing-masing (kabupaten atau propinsi atau nasional).
  3. Membuat pamflet/poster tentang metode konservasi tanah, di sertai penjelasan/keterangannya secara singkat.