- tempat ngobrolin dunia pendidikan -
Sistem Multimedia
Day – 3
Condro Wibawa
Image�Pengantar
Image
Citra atau gambar�
adalah salah satu bagian dari komponen Multimedia
selain :
Teks, audio, video, dan animasi��yang bisa dinikmati menggunakan
indra penglihatan (secara visual)
Image
Ada sebuah ungkapan :��“sebuah gambar bermakna
lebih dari seribu kata”
Image
Jika kalian melihat gambar ini,�Apa makna yang kalian tangkap ?
Image
“sebuah gambar (visual) juga bisa lebih mudah dan cepat dipahami dibandingkan tulisan/audio”
Image
Jika kalian melihat gambar/peringatan ini,�Mana yang kalian mudah dan cepat paham ?
Hati-hati,�jalanan licin
Image�Dalam Multimedia
Image
Peranan Image dalam Multimedia :
Image
Kelebihan Image :
Image
Image
Kekurangan Image :
Image
Media yang Cocok Menggunakan Image :
Akan tetapi seringkali sebuah image tetap harus didukung media lainnya seperti Teks atau Audio.
Image
Teknologi
Citra/Image Digital
Image
Citra/Image Digital
adalah
Citra yang dihasilkan melalui proses digitalisasi
baik dari citra kontinu maupun citra digital lainnya.
Pada umumnya,
citra digital berukuran persegi panjang dengan
dimensi (tinggi/panjang x lebar)�dan memiliki kedalaman (depth/derajat keabuan)
Contoh : citra hasil olahan komputer
Image
Citra digital yang berukuran
N x M
lazim dinyatakan dengan matriks yang
berukuran N baris dan M kolom
Image
Masing-masing elemen pada citra digital
(berarti elemen matriks) disebut
image element atau picture element atau pixel atau pel.
Jadi,
citra yang berukuran
N x M
mempunyai N*M buah pixel
Image
Image
Contoh :
Citra grayscale berukuran 256 x 256 pixel,
Bisa direpresentasikan dengan matriks yang terdiri dari
256 baris (0 - 255), 256 kolom (0 - 255) ,
dan derajat keabuan 256 (0-255)
Image
Pembagian gambar menjadi ukuran tertentu menentukan
Resolusi
sebuah gambar.
Semakin tinggi resolusi,
maka,
Image
Image
Image
Citra/Image Digital
- Kuantisasi -
Image
proses kuantisasi
membagi skala keabuan (0, L) menjadi G buah level
yang dinyatakan dengan suatu harga bilangan bulat (integer),
biasanya G diambil perpangkatan dari 2,
G = 2m
yang dalam hal ini,
G : derajat keabuan
m : bilangan bulat positif
Image
Jumlah bit yang dibutuhkan untuk mereprentasikan nilai keabuan pixel
disebut kedalaman pixel (pixel depth).
Jadi, citra dengan kedalaman 8 bit
disebut juga citra 8-bit (atau citra 256 warna)
Pada kebanyakan aplikasi,
citra hitam-putih dikuantisasi pada 256 level dan membutuhkan 1 byte (8 bit)
untuk representasi setiap pixel-nya (G = 256 = 28 )
Image
Besarnya derajat keabuan yang digunakan
menentukan resolusi kecerahan
dari gambar yang diperoleh.
Sebagai contoh,
jika digunakan 3 bit, maka jumlah derajat keabuan adalah 8,
jika digunakan 4 bit, maka jumlah derajat keabuan adalah 16.
Semakin banyak jumlah derajat keabuan,
semakin bagus gambar yang diperoleh
Image
Image
Contoh :
Citra grayscale berukuran 256 x 256 pixel,
Bisa direpresentasikan dengan matriks yang terdiri dari
256 baris (0 - 255), 256 kolom (0 - 255) ,
dan derajat keabuan 256 (0-255)
Image
Penyimpanan citra digital gray (keabuan) yang diterok
menjadi N x M buah pixel
dan dikuantisasi menjadi G = 2m
membutuhkan memori sebanyak
b = N x M x m bit
Image
Sebagai contoh,
menyimpan citra Lena yang berukuran dengan
512 x 512 pixel
dengan derajat keabuan 256 (8-bit),
membutuhkan memori sebesar
512 x 512 x 8 bit = 2.097.152 bit
atau
262.144 byte
atau
256 KB
Image
Secara keseluruhan,
Dalam citra digital,
resolusi gambar ditentukan oleh jumlah N dan M (pixel)
Sedangkan kualitas gambar ditentukan oleh m (derajat keabuan)
- tempat ngobrolin dunia pendidikan -