1 of 36

- tempat ngobrolin dunia pendidikan -

2 of 36

Sistem Multimedia

Day – 3

​

Condro Wibawa

3 of 36

Image�Pengantar

4 of 36

Image

Citra atau gambar�

adalah salah satu bagian dari komponen Multimedia

selain :

Teks, audio, video, dan animasi��yang bisa dinikmati menggunakan

indra penglihatan (secara visual)

5 of 36

Image

Ada sebuah ungkapan :��“sebuah gambar bermakna

lebih dari seribu kata”

6 of 36

Image

Jika kalian melihat gambar ini,�Apa makna yang kalian tangkap ?

7 of 36

Image

“sebuah gambar (visual) juga bisa lebih mudah dan cepat dipahami dibandingkan tulisan/audio”

8 of 36

Image

Jika kalian melihat gambar/peringatan ini,�Mana yang kalian mudah dan cepat paham ?

Hati-hati,�jalanan licin

9 of 36

Image�Dalam Multimedia

10 of 36

Image

Peranan Image dalam Multimedia :

​

  1. Antarmuka aplikasi/sistem/media lainnya
  2. Menunjang penjelasan informasi
  3. Menarik perhatian
  4. Menimbulkan daya kritis/interprestasi yang berbeda
  5. Mampu melibatkan emosional

​

11 of 36

Image

Kelebihan Image :

​

  1. Lebih menarik perhatian
  2. Mudah dipahami
  3. Mampu menjelaskan yang tidak terjelaskan oleh media lainnya.
  4. Mampu memiliki beberapa makna (interprestasi)

​

12 of 36

Image

13 of 36

Image

Kekurangan Image :

​

  1. Produksi relative lebih sulit
  2. Biaya produksi lebih mahal
  3. Seringkali tidak bisa berdiri sendiri (harus ditunjang media lainnya)
  4. Bisa dipersepsikan lain dari tujuan asalnya

​

14 of 36

Image

Media yang Cocok Menggunakan Image :

​

  1. Majalah/Koran/Media Social
  2. Poster/Media Promosi Produk
  3. Rambu-rambu/Penanda/Icon
  4. Logo/Simbol yang menandakan emosi
  5. Petunjuk penggunaan produk
  6. Alur kerja/Graph/Flowchart
  7. Mockup Produk
  8. Dll

​

Akan tetapi seringkali sebuah image tetap harus didukung media lainnya seperti Teks atau Audio.

​

​

15 of 36

Image

16 of 36

Teknologi

Citra/Image Digital

17 of 36

Image

Citra/Image Digital

​

adalah

Citra yang dihasilkan melalui proses digitalisasi

baik dari citra kontinu maupun citra digital lainnya.

​

Pada umumnya,

citra digital berukuran persegi panjang dengan

dimensi (tinggi/panjang x lebar)�dan memiliki kedalaman (depth/derajat keabuan)

​

Contoh : citra hasil olahan komputer

18 of 36

19 of 36

Image

Citra digital yang berukuran

N x M

lazim dinyatakan dengan matriks yang

berukuran N baris dan M kolom

20 of 36

Image

Masing-masing elemen pada citra digital

(berarti elemen matriks) disebut

image element atau picture element atau pixel atau pel.

​

​

Jadi,

citra yang berukuran

N x M

mempunyai N*M buah pixel

21 of 36

Image

22 of 36

Image

Contoh :

Citra grayscale berukuran 256 x 256 pixel,

Bisa direpresentasikan dengan matriks yang terdiri dari

256 baris (0 - 255), 256 kolom (0 - 255) ,

dan derajat keabuan 256 (0-255)

23 of 36

Image

Pembagian gambar menjadi ukuran tertentu menentukan

Resolusi

sebuah gambar.

​

Semakin tinggi resolusi,

maka,

  • Semakin kecil grid/pixel
  • Semakin banyak jumlah grid/pixel
  • Semakin rapat/halus gambar yang ditampilkan

24 of 36

Image

25 of 36

Image

26 of 36

Image

27 of 36

Citra/Image Digital

- Kuantisasi -

28 of 36

Image

proses kuantisasi

membagi skala keabuan (0, L) menjadi G buah level

yang dinyatakan dengan suatu harga bilangan bulat (integer),

​

biasanya G diambil perpangkatan dari 2,

​

G = 2m

​

yang dalam hal ini,

G : derajat keabuan

m : bilangan bulat positif

29 of 36

Image

Jumlah bit yang dibutuhkan untuk mereprentasikan nilai keabuan pixel

disebut kedalaman pixel (pixel depth).

​

Jadi, citra dengan kedalaman 8 bit

disebut juga citra 8-bit (atau citra 256 warna)

​

Pada kebanyakan aplikasi,

citra hitam-putih dikuantisasi pada 256 level dan membutuhkan 1 byte (8 bit)

untuk representasi setiap pixel-nya (G = 256 = 28 )

30 of 36

Image

Besarnya derajat keabuan yang digunakan

menentukan resolusi kecerahan

dari gambar yang diperoleh.

​

Sebagai contoh,

jika digunakan 3 bit, maka jumlah derajat keabuan adalah 8,

jika digunakan 4 bit, maka jumlah derajat keabuan adalah 16.

​

Semakin banyak jumlah derajat keabuan,

semakin bagus gambar yang diperoleh

31 of 36

Image

32 of 36

Image

Contoh :

Citra grayscale berukuran 256 x 256 pixel,

Bisa direpresentasikan dengan matriks yang terdiri dari

256 baris (0 - 255), 256 kolom (0 - 255) ,

dan derajat keabuan 256 (0-255)

33 of 36

Image

Penyimpanan citra digital gray (keabuan) yang diterok

menjadi N x M buah pixel

dan dikuantisasi menjadi G = 2m

​

membutuhkan memori sebanyak

b = N x M x m bit

34 of 36

Image

Sebagai contoh,

menyimpan citra Lena yang berukuran dengan

512 x 512 pixel

dengan derajat keabuan 256 (8-bit),

​

membutuhkan memori sebesar

512 x 512 x 8 bit = 2.097.152 bit

atau

262.144 byte

atau

256 KB

35 of 36

Image

Secara keseluruhan,

Dalam citra digital,

resolusi gambar ditentukan oleh jumlah N dan M (pixel)

Sedangkan kualitas gambar ditentukan oleh m (derajat keabuan)

36 of 36

- tempat ngobrolin dunia pendidikan -