1 of 25

DIPANGGILMENGASIHI SESAMA

By: Pdt. Jairus Hasugian

2 of 25

Yohanes 13: 34-35

34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.

35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."

3 of 25

PENDAHULUAN

Background:

  • Ayat ini muncul saat murid-2 Yesus dlm. suasana tegang dan saling curiga, sebab Yesus berkata, “… seorg. diantara kamu akan menyeahkan Aku” (ay. 21).
  • Murid-2 saling pandang, tdk. tahu siapa itu.
  • Dlm. keadaan spt. itu, muncullah ayat ini.

4 of 25

I. PERINTAH BARU

  • Yesus berkata, “Aku memberikan perintah baru kepada kamu… ”
  • Sebenarnya perintah ini sdh. ada sejak PL (Im. 19:18, Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam thdp. orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN”).

5 of 25

  • Jika sudah ada di PL, lalu apanya yang baru?
  • Yg. baru ialah ukurannya.

-) Perintah lama: mengasihi sesama spt. diri sendiri.

-) Perintah baru: mengasihi spt. Kristus mengasihi (“… sama spt. Aku telah mengasihi kamu…”).

  • Jadi perintah lama dan baru, adlh. soal kadar: 18 Karat; dan 24 Karat.

6 of 25

II. MENGASIHI

  • “… yaitu spy. kamu saling mengasihi
  • Kasih adlh. Landasan/Fondasi Utama dlm. hubungan manusia dgn. sesama dan Tuhan.

a. Arti mengasihi.

  • Charity, caritas, rasa suka, rasa sayang =

Memberi diri demi kebaikan org. lain.

7 of 25

  • Jadi, kasih bukan soal perasaan (“Aku suka sama kamu”, “Aku senang kamu”).

  • Tapi mencakup tindakan nyata, yang

dilakukan dgn. penuh pengorbanan,

dan pengampunan.

  • Bukan pula sekedar keinginan berbuat baik.

8 of 25

  • Thomas Aquinas: “To love is to will the good of the other.” (Mengasihi berarti menginginkan dan memperjuangkan kebaikan bagi orang lain).

  • Kasih yg. disebutkan Yesus dlm. Alkitab adlh. agape (ἀγάπη), yaitu kasih tanpa syarat, dan siap berkorban.
  • Mengasihi bukan hanya sebatas merasa suka/ senang.

9 of 25

Menyukai (Like)

Mengasihi (Love)

Berdasarkan perasaan

Berdasarkan komitmen dan kehendak

Utk. kepentingan diri sendiri

Utk. kebaikan orang lain

Bersifat sementara

Tahan uji, dan

tetap setia

Menghindari konflik

Mau menegur demi pertumbuhan

10 of 25

b. Mengasihi Menurut Alkitab:

1. Mengutamakan Pengorbanan

  • Kasih tdk. hanya dinyatakan melalui ucapan atau perasaan, tetapi juga melalui tindakan nyata, bahkan sampai pada taraf berkorban.

11 of 25

2. Mendatangkan Kesembuhan & Pengampunan

  • Kasih itu menyembuhkan luka, dan meluluhkan hati yang keras.
  • Harus sampai bisa mengampuni orang yang menyakiti.
  • Dgn. mengasihi org. lain secara tulus, kita akan melihat penyembuhan dan perdamaian terjadi dlm. hubungan kita dgn. sesama.

12 of 25

3. Mendatangkan Kedamaian & Kebahagiaan

  • Kasih itu beri kedamaian & kebahagiaan.
  • Jika kita bisa kasihi sesama, kita akan merasakan sukacita dan kepuasan yg. mendalam.

* Jadi tdk. hanya bermanfaat bagi org. yg. menerima, tetapi juga bagi kita yang memberi.

13 of 25

III. SEPERTI YESUS MENGASIHI

  • “… sama spt. Aku telah mengasihi kamu…”

 

  • Perbedaan kasihi Yesus dgn. kasih manusia adlh. soal kadar: Manusia, 18 karat; Kristus, 24 karat.
  • Mengasihi itu bukan menurut “standar manusia” ( “sopan”, “nggak jahat”), tapi kasih Yesus sendiri.

* Apa saja bedanya ?

14 of 25

Aspek

Kasih Manusia

Kasih Kristus

Sumber

Dari hati yang terbatas

Dari Allah, sempurna

(I Yoh. 4:8)

Sifat

Terbatas, berubah-ubah

Tak terbatas, kekal (Ibr. 13:8)

Kondisi

Bersyarat

Tanpa syarat (Roma 5:8)

Motivasi

Sering karena kepentingan pribadi atau emosi

Murni demi keselamatan dan kebaikan orang lain

15 of 25

Aspek

Kasih Manusia

Kasih Kristus

Pemberian diri

Memberi selama tidak merugikan diri sendiri

Memberi diri sepenuhnya, bahkan mati di salib (Yoh. 15:13)

Respon terhadap luka

Mudah menyimpan sakit hati, dendam

Cepat mengampuni (Luk. 23:34)

Kepada siapa diberikan

Umumnya hanya kepada orang yang disukai

Kepada semua orang, bahkan musuh (Mat. 5:44)

16 of 25

Aspek

Kasih Manusia

Kasih Kristus

Tujuan akhir

Utk. mendapat balasan, atau rasa diterima

Utk. membawa keselamatan dan pemulihan

Ketulusan

Kadang penuh pamrih atau manipulatif

Murni, tanpa pamrih

Standar kasih

Mengasihi mnrt. ukuran dunia

Mnrt. ukuran kasih sejati (Yoh. 13:34-35)

17 of 25

* Cara Yesus Mempraktekkan Kasih:

 

1. Melayani murid-2-Nya, bahkan cuci kaki mrk. (Yoh. 13:1-20).

2. Tdk. pakai syarat (Roma 5:8, “Kristus telah mati untuk kita ketika kita masih berdosa.”)�Yesus mengasihi bukan karena kita layak, tapi karena kasih-Nya murni.

3. Tdk. pilih-2 org. Semua dikasihi.

18 of 25

* Cara Yesus Mempraktekkan Kasih:

 

4. Dgn. penuh pengorbanan (Yoh. 15:13, “Tdk. ada kasih yg. lebih besar dari kasih seorg. Yg. menyerahkan nyawanya...”). Kasih Kristus mengorbankan kenyamanan, kehormatan, bahkan nyawa-Nya sendiri.

19 of 25

* Cara Yesus Mempraktekkan Kasih:

 

5. Mengampuni (Luk. 23:34, “Ya Bapa, ampunilah mereka...”. Kristus tetap mengampuni murid-murid yang berkhianat; juga orang-orang yang menyakiti Dia.

6. Setia dan sabar. Yesus tetap kasihi murid-2 yg. lambat mengerti, bahkan yang sempat meninggalkan-Nya.

20 of 25

* Cara Kita Mempraktekkan Kasih :

1. Tindakan nyata (1 Yoh. 3:18, "Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.").

  • Kasih bukan hanya kata-kata,

tapi hrs. diwujudkan dlm. pelayanan,

perhatian, dan bantuan nyata.

21 of 25

* Cara Kita Mempraktekkan Kasih :

2. Empati (Roma 12:15, "Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis."). Kita dipanggil untuk merasakan apa yang orang lain rasakan, bukan sekadar menasihati dari jauh.

3. Sabar (Kol. 3:13a, "Sabarlah kamu seorang akan yang lain …). Sabar = menahan derita hingga waktun yang lama.

22 of 25

* Cara Kita Mempraktekkan Kasih :

4. Mengampuni (Kol. 3:13b, "… ampunilah seorang akan yang lain..."). Kasih sejati tidak menyimpan dendam.

5. Tanpa pamrih (I Kor. 13:5, "Kasih itu … tidak mencari keuntungan diri sendiri...").�Kasih sejati tidak egois, tapi memberi tanpa mengharapkan balasan.

23 of 25

* Cara Kita Mempraktekkan Kasih :

6. Mengasihi org. yg. sulit dikasihi (Mat. 5:44, "Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.").

7. Bersedia berkorban (Yesus berkata: “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya...” (Yoh. 15:13)

24 of 25

KESIMPULAN

  • Carl Menninger: “Cinta menyembuhkan org, baik mrk. yg. memberi ataupun yg. menerimanya.”
  • Krismas Barus: “… Menerima dan mengampuni lebih dulu adlh. kekuatan bagi org. lain untuk memperbaiki kehidupannya; Cinta jauh lebih berperan besar dp. penghakiman; Penerimaan jauh lebih besar dp. penolakan; Kasih jauh lebih berpengaruh dp. benci.”

25 of 25

KESIMPULAN

  • Kita sering menuntut org. lain berubah lebih dulu baru kita menerima mereka.
  • Tetapi Yesus menerima org. berdosa terlebih dahulu, sblm. menyuruh mereka bertobat.

  • Krn. itu mari kita mengasihi dan menerima org. lain, bahkan sebelum dia berubah.