1 of 10

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SD/MI KELAS IV

Pendidikan Pancasila

2 of 10

Sumber: www.shutterstock.com

GOTONG ROYONG DI LINGKUP KECAMATAN, KELURAHAN, DAN DESA

BAB 5

TUJUAN PEMBELAJARAN:

  • Mengidentifikasi peran gotong royong dalam menciptakan persatuan dan kesatuan di lingkup kecamatan, kelurahan, dan desa.
  • Menjelaskan manfaat pelaksanaan gotong royong di lingkup kecamatan, kelurahan, dan desa.
  • Menerapkan gotong royong di lingkup kecamatan, kelurahan, dan desa.

3 of 10

A. Peran Gotong Royong dalam Menumbuhkan Persatuan dan Kesatuan

Kita membutuhkan keluarga, teman, tetangga, dan anggota masyarakat lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Adanya rasa saling membutuhkan membuat kita dan orang lain bekerja sama. Melakukan pekerjaan bersama-sama untuk tujuan bersama disebut gotong royong.

Gotong royong merupakan kebiasaan masyarakat Indonesia yang dapat menumbuhkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Sumber: www.shutterstock.com

4 of 10

B. Penerapan Gotong Royong di Lingkup Kecamatan, Kelurahan, dan Desa

Gotong royong merupakan ciri khas dan kepribadian bangsa Indonesia. Dalam gotong royong, masyarakat mengutamakan kepentingan bersama. Budaya ini memiliki nilai moral yang baik dalam kehidupan masyarakat yang beragam.

Salah satu contoh budaya gotong royong adalah tradisi sinoman di Yogyakarta.

Tradisi sinoman di Yogyakarta.

Sumber: www.shutterstock.com

5 of 10

Contoh Gotong Royong di Lingkup Kecamatan

Di wilayah kecamatan ada banyak fasilitas yang dibangun untuk warga. Fasilitas-fasilitas tersebut harus dirawat agar dapat terus digunakan dengan nyaman.

Berikut adalah contoh kegiatan gotong royong yang dapat dilakukan.

  1. Gotong royong membuat jembatan darurat saat jembatan mengalami kerusakan.
  2. Gotong royong membersihkan puskesmas setelah terjadi banjir.
  3. Gotong royong mengadakan karnaval budaya untuk menyambut tamu penting.
  4. Gotong royong melakukan penghijauan di wilayah kecamatan.

Sumber: www.shutterstock.com

6 of 10

Contoh Gotong Royong di Lingkup Kelurahan dan Desa

Contoh gotong royong yang dapat dilakukan di lingkup kelurahan dan desa adalah sebagai berikut.

  1. Gotong royong memperbaiki rumah warga yang rusak.
  2. Gotong royong memadamkan api jika terjadi kebakaran di salah satu rumah warga.
  3. Gotong royong membersihkan sisa banjir di lingkungan sekitar.
  4. Gotong royong memperbaiki jalan di sekitar rumah warga.

Gotong royong memadamkan api saat kebakaran.

7 of 10

C. Manfaat Penerapan Gotong Royong di Lingkup Kecamatan, Kelurahan, dan Desa

Sebagai salah satu budaya yang sudah melekat dalam kehidupan bangsa Indonesia, gotong royong memiliki berbagai manfaat.

Manfaat tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat Indonesia, sehingga terus dilakukan serta diwariskan ke generasi berikutnya dan menjadi kebiasaan di Indonesia.

Terima kasih sudah membantu, Nak.

8 of 10

Berikut adalah manfaat-manfaat gotong royong di lingkup wilayah kecamatan, kelurahan, dan desa.

Kadang, gotong royong dilakukan untuk membantu salah seorang warga yang sedang memerlukan bantuan.

Misalnya, pada tradisi rambu solo’ di Tana toraja, Sulawesi Selatan. Tradisi ini merupakan rangkaian upacara pemakaman yang dilakukan dengan bantuan warga sekitar.

Gotong royong membuat masyarakat terbiasa saling tolong-menolong.

Masyarakat Terbiasa Saling Menolong

Sumber: www.commons.wikimedia.org

Tradisi rambu solo’ di Tana Toraja.

9 of 10

Pekerjaan Terasa Lebih Ringan dan Cepat Selesai

Pekerjaan yang dilakukan sendirian akan diselesaikan dalam waktu yang cukup lama. Namun, pekerjaan yang dilakukan bersama-sama akan diselesaikan lebih cepat. Pekerjaan pun akan terasa lebih ringan karena beban pekerjaan ditanggung bersama.

Misalnya, membersihkan lingkungan yang kotor setelah banjir akan lebih cepat selesai jika dilakukan bersama-sama.

10 of 10

Mempererat Rasa Persatuan dan Kesatuan serta Kerukunan Antarwarga Masyarakat

Dalam keragaman di masyarakat, gotong royong dilakukan tanpa membeda-bedakan suku, ras, dan agama. Oleh karena itu, gotong royong berperan penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Saat bergotong royong, perbedaan yang ada bukanlah masalah. Hal yang terpenting adalah tercapainya tujuan bersama.

Jika masyarakat sudah mampu mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, kerukunan dalam kehidupan masyarakat akan tercipta.

Sumber: www.flickr.com/JulienHarneis

Masyarakat bersama-sama membangun rumah.