1 of 15

MEDIA MENGAJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

UNTUK SMP KELAS VIII

2 of 15

Toleransi dan Menghadapi Perbedaan

BAB 8

3 of 15

PENGERTIAN DAN JENIS TOLERANSI

4 of 15

Pengertian Toleransi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata toleransi berasal dari kata “toleran” yang artinya bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. Toleransi merupakan sikap yang dimiliki seseorang dalam menghargai adanya suatu perbedaan antara dirinya dengan orang lain. Perbedaan yang dimaksud meliputi suku, ras, bahasa, budaya, kondisi fisik, dan agama yang dianut. Dari pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa toleransi adalah sikap atau perilaku saling menghormati dan menghargai berbagai macam perbedaan.

5 of 15

Jenis Toleransi

Toleransi Beragama

Toleransi Budaya

Toleransi Berpolitik

Toleransi beragama artinya sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan antarumat beragama

Menekankan bagaimana�menghargai dan menghormati hak politik yang dimiliki seseorang

Sikap menghormati ragam budaya yang ada tanpa menilai lebih tinggi atau lebih rendah budaya yang satu dengan yang lain

6 of 15

TUJUAN DAN MANFAAT TOLERANSI

7 of 15

Tujuan Toleransi

Menjaga keharmonisan masyarakat

Mencegah tindakan diskriminasi

Mencegah perpecahan

Menyatukan perbedaan

Meningkatkan perdamaian

8 of 15

Tujuan Toleransi

Menumbuhkan rasa persaudaraan

Menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang

Membangun rasa nasionalisme

Mengurangi sifat egois

Mempermudah proses musyawarah

9 of 15

PENERAPAN TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN

10 of 15

Toleransi dalam Tradisi Islam

Agama Islam yang dianut mayoritas warga negara Indonesia tidak terlepas dari budaya dan tradisi yang melekat erat pada masyarakat Indonesia. Begitu pun pada saat Rasulullah Saw. berdakwah harus selalu mempertimbangkan segi-segi budaya dan tradisi setempat masyarakat Arab saat itu. Tindakan Rasulullah Saw. Inilah yang akhirnya dicontoh oleh para Wali Songo yang menjunjung tinggi sikap toleransi, selalu berhati-hati, dan selalu mempertimbangkan dakwahnya di tengah masyarakat yang memiliki tradisi lokal. Dengan sikap toleransi yang tinggi, pada akhirnya dakwah Wali Songo dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat tanpa harus menghilangkan tradisi lokal yang ada pada saat itu. Karena sikap toleransi juga, Islam dapat dikenal sebagai agama yang baik sehingga berkembang dengan pesat.

11 of 15

Toleransi dalam Beragama

Toleransi dalam hal ibadah

Toleransi sesama muslim dalam hal perbedaan pendapat

Toleransi dalam muamalah

Toleransi yang diperbolehkan dalam Islam hanya sebatas menghormati dan menghargai pelaksanaan ibadah agama lain.

Dalam mengamalkan ilmu fikih, terdapat banyak perbedaan yang diamalkan oleh umat Islam. Perbedaan tersebut bukan untuk diperselisihkan, melainkan untuk�dihormati

Sikap saling menghormati dan menghargai pihak lain, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, adab, kesopanan, dan budaya yang ada.

12 of 15

CARA MENGHINDARI SIKAP INTOLERAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI

13 of 15

Sikap Intoleran

Jenis Keragaman

Contoh Sikap Intoleran

Keragaman keyakinan/ideologi

  • Menolak praktik keyakinan yang berbeda.
  • Mengungkapkan sesat pada keyakinan yang lain.
  • Menganggap salah pada keyakinan yang lain

Keragaman agama

  • Menolak individu yang tidak seagama dengannya.
  • Memperlakukan beda atas agama yang dianut.
  • Tidak menghormati agama lain.
  • Memilih, mendukung, atau menyalahkan pihak lain berdasarkan agama yang dianut.
  • Perlakuan diskriminatif.
  • Sentimen berdasarkan perasaan agama yang dianut.

Keragaman suku, ras,�budaya, dan yang�lainnya

  • Sikap dan tindakan yang membeda bedakan.
  • Merendahkan atau mengganggugolongan lain.
  • Sikap diskriminatif terhadap perbedaan gender, kelompok, dan ekonomi.
  • Melakukan hal yang tidak baik atas dasar mayoritas dan minoritas

14 of 15

Adapun upaya yang dilakukan untuk menjauhi sikap intoleran yang terdapat dalam buku Pluralisme, Konflik, dan Perdamaian (2002) oleh Elga Sarapung, antara lain sebagai berikut.�

  1. Tidak memaksakan kehendak diri sendiri kepada orang lain.
  2. Peduli terhadap lingkungan sekitar.
  3. Tidak mementingkan suku bangsa sendiri atau sikap yang menganggap suku bangsanya lebih baik.
  4. Tidak menonjolkan suku, agama, ras, golongan, maupun budaya tertentu.
  5. Tidak menempuh tindakan yang melanggar norma untuk mencapai tujuan.
  6. Tidak mencari keuntungan diri sendiri daripada kesejahteraan orang lain.

Upaya menjauhi sikap intoleran

15 of 15

Selamat

Belajar!