Bersuci dengan Debu
Tayammum
نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى
akuberniat tayamum agar diperbolehkan shalat karena Allah
Tayammum
Tayamum adalah mengusap wajah dan kedua tangan dengan debu yang suci sebagai ganti dari wudhu dan mandi.
Pengertian
Niat Tayammum
Dalilnya
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَقْرَبُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْتُمْ سُكٰرٰى حَتّٰى تَعْلَمُوْا مَا تَقُوْلُوْنَ وَلَا جُنُبًا اِلَّا عَابِرِيْ سَبِيْلٍ حَتّٰى تَغْتَسِلُوْا ۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُوْرًا
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah mendekati shalat, sedangkan kamu dalam keadaan mabuk sampai kamu sadar akan apa yang kamu ucapkan dan jangan (pula menghampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub, kecuali sekadar berlalu (saja) sehingga kamu mandi (junub). Jika kamu sakit, sedang dalam perjalanan, salah seorang di antara kamu kembali dari tempat buang air, atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapati air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci). Usaplah wajah dan tanganmu (dengan debu itu). Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun (QS Al-Nisa: 43).
Fathul Qarib al-Mujib
BAB THAHARAH
Kapan Kita Diperbolehkan Bertayammum ?
Fathul Qarib al-Mujib
BAB THAHARAH
Kapan Kita Diperbolehkan Bertayammum ?
Fathul Qarib al-Mujib
BAB THAHARAH
Kapan Kita Diperbolehkan Bertayammum ?
Hal yang Harus Diperhatikan
Sebelum Bertayammum
Bertayammum
Tata Cara
Mengambil Debu
Mengusap Wajah
Mengusap tangan
Cara Bertayammum
1.
2.
3.
SEPUTAR
MANDI WAJIB
PENYEBAB MANDI WAJIB
PENYEBAB MANDI WAJIB
َوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
MANDI WAJIB
RUKUN MANDI WAJIB
Fathul Qarib al-Mujib
BAB THAHARAH