1 of 34

Analisis Penggunaan dan Sumber Dana

Modal Kerja

2 of 34

Definisi Modal Kerja

Konsep Kuantitatif

  • Jumlah dana yang dibutuhkan untuk membiayai operasi perusahaan yang bersifat rutin.
  • Modal Kerja adalah jumlah aktiva lancar atau gross working capital.

3 of 34

Definisi Modal Kerja

Konsep Kualitatif

  • Kelebihan aktiva lancar terhadap hutang jangka pendek.
  • Konsep ini menitikberatkan pada Net Working Capital.

4 of 34

Definisi Modal Kerja

Konsep Fungsional

  • Dana yang dimiliki oleh perusahaan yang digunakan untuk menghasilkan laba sesuai dengan usaha pokok perusahaan.
  • Sebagian besar aktiva lancar dan depresiasi aktiva.

5 of 34

PERUSAHAAN ARJUNA

NERACA

Periode 31 Desember 2008

(Dalam Jutaan Rupiah)

​

Kas 10 Hutang Dagang 15

Piutang Dagang 25 Hutang Wesel 30

Persediaan 15 Hutang Bank 10

Surat Berharga 5

Persekot Asuransi 5 Hutang Obligasi 40

Tanah 90 Modal Saham 75

Gedung 60 Laba yang ditahan 10

Akum.Peny.Gdg 50 10

Mesin 80

Akum.Peny.Mesin 60 20

180 180

​

Keterangan:

  1. Dalam penjualan barang dagangan diperhitungkan laba sebesar 25% dari harga pokok.
  2. Penyusutan gedung dan mesin 20% dari harga buku.

MODAL KERJA

6 of 34

MODAL KERJA KUANTITATIF

  • Kas 10 juta
  • Piutang 25 juta
  • Persediaan 15 juta
  • Surat Berharga 5 juta
  • Persekot Asuransi 5 juta
  • Jumlah Modal Kerja 60 juta

SELURUH AKTIVA LANCAR

7 of 34

KONSEP KUALITATIF

  • Jumlah Aktiva Lancar - Hutang Lancar
  • Jumlah aktiva lancar 60 juta
  • Jumlah hutang lancar 55 juta

------------

  • Jumlah modal kerja 5 juta

=======

AKTIVA LANCAR – HUTANG LANCAR

8 of 34

KONSEP FUNGSIONAL

  • Kas 10 juta
  • Persediaan Barang 15 juta
  • Piutang sebesar harga pokok barang 20 juta*
  • Penyusutan gedung 2 juta
  • Penyusutan mesin 4 juta

----------

  • Jumlah modal kerja 51 juta

======

  • Catatan:

Karena laba dihitung dari harga pokok maka investasi dalam piutang dihitung sebagai berikut

  • Misal harga pokok 100 x
  • Laba 25 % dari harga pokok = 25% X 100x = 25 x

------- + 125 x

  • Besarnya modal kerja yang terinvestasi dalam piutang= 100/125 x 25 juta = Rp 20 juta

MODAL MADUL?

9 of 34

Modal Kerja WB Taylor

  • Modal Kerja Permanen (Permanent Working Capital), modal kerja yang secara terus menerus diperlukan untuk kelancaran usaha.
  • Modal kerja permanen dapat dibedakan menjadi :
    • Modal Kerja Primer (Primary Working Capital), yaitu jumlah modal kerja minimum harus ada pada perusahaan untuk menjamin kontinuitas usahanya.
    • Modal Kerja Normal (Normal Working Capital), yaitu jumlah modal kerja yang diperlukan untuk menyelenggarakan luas produksi normal. Pengertian normal disini adalah dalam artian yang dinamis.

10 of 34

Lanjutan…

  • Modal Kerja Variabel (Variable Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan perubahan keadaan.

Modal kerja ini dibedakan antara lain:

    • Modal Kerja Musiman (Seasonal Working Capital), yaitu modal kerja yang berubah-ubah jumlahnya disebabkan karena fluktuasi musim.
    • Modal Kerja Siklis (Cyclical Working Capital), yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah disebabkan karena fluktuasi konjungtur.
    • Modal Kerja Darurat (Emergency Working Capital), yaitu modal kerja yang besarnya berubah-ubah karena adanya keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya misalnya adanya pemogokan, bencana alam, perang dan lain sebagainya.

​

11 of 34

KEBUTUHAN MODAL KERJA

  • Volume Penjualan

Perusahaan yang bekerja dengan penjualan yang yang konstan akan bekerja dengan modal kerja yang relatif konstan pula, sedangkan perusahaan yang sedang mengalami pertumbuhan akan membutuhkan modal kerja yang meningkat.

​

  • Faktor-faktor Musiman

Beberapa perusahaan akan mengalami fluktuasi musiman dalam permintaan akan barang dan jasa yang dihasilkan (pengalengan ikan, buah-buahan, perusahan penjual makanan, pakaian).

12 of 34

Lanjutan…

  • Kemajuan Teknologi

Bilamana perusahaan membeli mesin yang dapat mengolah bahan-bahan dengan tingkat kecepatan yang lebih tinggi memungkinkan perusahaan mengolah bahan-bahan lebih banyak, persediaan permanen cenderung naik.

​

  • Kebijaksanaan Perusahaan

Politik penjualan kredit dan penentuan persediaan.

13 of 34

GAMBAR KEBUTUHAN MODAL KERJA

MODAL KERJA?

14 of 34

Pentingnya Modal Kerja

  • Melindungi perusahaan dari krisis, karena turunnya nilai aktiva lancar.
  • Kemungkinan membayar hutang lancar tepat pada waktunya.
  • Pelayanan terhadap para konsumen.
  • Kesiapan perusahaan untuk beroperasi dengan lancar.

​

15 of 34

Kecukupan Modal Kerja

  • Sifat dan jenis perusahaan.
  • Waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi barang atau jasa.
  • Harga per satuan barang yang diproduksi.
  • Syarat pembelian bahan/barang dagangan.
  • Syarat penjualan.
  • Tingkat perputaran modal kerja.

16 of 34

Kelebihan Modal Kerja:

  • Pengeluaran Obligasi/saham dalam jumlah yang besar.
  • Penjualan aktiva tak lancar yang tak diganti.
  • Terjadinya laba operasi yang tidak digunakan untuk pembayaran deviden.
  • Konversi dari aktiva tetap ke modal kerja.
  • Akumulasi sementara dari berbagai dana yang disediakan untuk investasi-ekspansi.

17 of 34

Kekurangan Modal Kerja:

  • Kerugian usaha
  • Kerugian luar biasa
  • Ekspansi perusahaan yang tidak mendapatkan tambahan modal kerja
  • Kebijakan deviden yang kurang baik
  • Penggunaan modal kerja untuk memperoleh aktiva tak lancar
  • Pembayaran utang jangka panjang

18 of 34

Sumber Modal Kerja

  • Hasil operasi perusahaan.
  • Keuntungan dari penjualan surat-surat berharga (investasi jangka pendek).
  • Penjualan aktiva tidak lancar.
  • Penjualan saham atau obligasi.

19 of 34

PENENTUAN KEBUTUHAN MODAL KERJA

  • Periode perputaran modal atau periode terikatnya modal kerja.

“Periode perputaran atau periode terikatnya modal kerja adalah merupakan keseluruhan atau jumlah dari periode-periode yang meliputi jangka waktu pemberian kredit beli, lama penyimpanan bahan mentah di gudang, lamanya

proses produksi, lamanya barang jadi disimpan di gudang dan jangka penerimaan piutang”.

​

  • Pengeluaran kas rata-rata setiap harinya.

“Pengeluaran kas setiap harinya merupakan sejumlah pengeluaran kas rata-rata setiap harinya untuk keperluan pembelian bahan mentah, bahan pembantu, pembayaran upah buruh dan biaya-biaya lainnya”.

20 of 34

21 of 34

22 of 34

Penggunaan Modal kerja

  • Pembayaran biaya operasi perusahaan.
  • Kerugian yang diderita perusahaan.
  • Pembentukan dana (pemisahan aktiva lancar)
  • Pembelian aktiva tetap
  • Pembayaran hutang jangka panjang
  • Prive
  • Pembelian Kembali Saham

23 of 34

 

24 of 34

Neraca yang diperbandingkan

25 of 34

Laporan Perubahan Modal Kerja

26 of 34

Sumber dan Penggunaan Modal Kerja

27 of 34

Penggunaan Worksheet

28 of 34

Latihan Soal:

29 of 34

CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN�Hutang bank jangka pendek VS panjang

  • Dihitung menggunakan jangka waktu kritis.
    • Jk Kritis harian = 365 x [(pl – pc)/(pk – pc)] x 1 hari
    • Jk Kritis bulanan = 12 x [(pl – pc)/(pk – pc)] x 1 bulan
      • Pl = tingkat bunga kredit jangka panjang (%)
      • Pc = tingkat bunga simpanan (%)
      • Pk = tingkat bunga kredit jangka pendek
  • Jangka waktu kritis mrp jangka waktu dimana biaya untuk kredit jangka pendek sama dengan jangka panjang.

29

0 tahun

1 tahun

Dipenuhi dg kredit jangka pendek

Dipenuhi dg kredit jangka panjang

30 of 34

Contoh…..

  • PT. X membutuhkan tambahan dana :
    • Rp.10.000.000 dibutuhkan untuk jangka waktu 320 hari
    • Rp.20.000.000 dibutuhkan untuk jangka waktu 100 hari
  • Pada saat itu diketahui :
    • Pl = 16%
    • Pk = 22%
    • Pc = 8%
  • Apakah kebutuhan dana Rp.30.000.000 dipenuhi dengan kredit jangka pendek/jangka panjang? Dan berapa biaya bunganya?

30

31 of 34

Jawaban

  • Jk waktu kritis = 209 hari
  • Maka :
    • Rp.10.000.000 dipenuhi dg kredit jangka panjang
    • Rp.20.000.000 dipenuhi dg kredit jangka pendek
  • Besaran biaya bunga :
    • Rp.10.000.000 x 16% = Rp.1.600.000
    • Rp.20.000.000 x 22% x (100/365) = Rp.1.205.480
  • Pendapatan bunga : (45/365) x Rp.10.000.000 x 8% = Rp. 98.630
  • Beban bunga bersih = Rp.2.706.850

31

Rp

32 of 34

Ilustrasi 1�Jika kebutuhan modal kerja didanai dengan hutang jangka panjang semua…

  • Biaya bunga :
    • Rp.30.000.000 x 16% = Rp.4.800.000
  • Pendapatan bunga :
    • Rp.10.000.000 x 8% x (45/365) = Rp.98.630
    • Rp.20.000.000 x 8% x (265/365) = Rp.1.161.644
  • Bunga bersih : Rp.3.539.726

32

33 of 34

Ilustrasi 2�Jika kebutuhan modal kerja didanai dengan hutang jangka pendek semua…

  • Biaya bunga :
    • (320/365) x Rp.10.000.000 x 22% = Rp.1.928.767
    • (100/365) x Rp.20.000.000 x 22% = Rp.1.205.479
  • Pendapatan bunga : 0
  • Biaya bunga bersih : Rp.3.134.246.

33

34 of 34

Quiz…….

  • PT. Khanza tanggal 14 Sept 2009 memerlukan tambahan dana sebesar Rp.200.000.000 untuk pengembangan usaha. Penggunaan dana tersebut terpecah menjadi 3 dengan jangka waktu penggunaan yg berbeda,
    • Rp.100.000.000 dibutuhkan sampai 1 Sept 2010
    • Rp.70.000.000 dibutuhkan sampai 15 Juli 2010
    • Rp.30.000.000 dibutuhkan sampai 20 Mei 2010
  • Suku bunga kredit jangka panjang 18%, kredit jangka pendek 24%, sedangkan suku bunga simpanan 10%.
  • Analisis, cari sumber dana yang menguntungkan dan berapa biaya modal bersihnya?

34