Pengujian Hipotesis
Dwi Raharjo
Pengantar Statistik
Pengertian Hipotesis
Konsep Pengujian Hipotesis
Jenis-Jenis Hipotesis
Langkah Pengujian Hipotesis
Kesalahan Tipe I (α): Terjadi saat H₀ ditolak padahal sebenarnya benar
Kesalahan Tipe II (β): Terjadi saat H₀ tidak ditolak padahal sebenarnya salah
Kesalahan dalam Pengujian Hipotesis
Uji Satu Arah (One-Tailed Test):
Digunakan saat hipotesis hanya mengarah ke satu sisi
Macam-macam Pengujian Hipotesis
Uji Dua Arah (Two-Tailed Test): Digunakan saat hipotesis bisa mengarah ke dua sisi
Contoh Kasus:
α = 0,05
Lakukan uji statistik t-test, z-test
Uji Satu Sisi
Uji Dua Sisi
Sebuah perusahaan kopi ingin memastikan bahwa rata-rata berat satu kemasan kopi bubuk mereka tidak kurang dari 500 gram. Mereka khawatir bahwa jika beratnya kurang dari 500 gram, pelanggan mungkin tidak puas. Oleh karena itu, mereka melakukan uji satu sisi untuk menguji apakah berat rata-rata kemasan kopi kurang dari 500 gram
Sebuah perusahaan elektronik ingin mengetahui apakah rata-rata waktu hidup baterai untuk model smartphone baru mereka berbeda dari 10 jam (yang merupakan rata-rata yang diinginkan). Mereka ingin mengetahui apakah ada perbedaan, baik di atas maupun di bawah 10 jam.
Contoh Kasus One Tailed Test menggunakan t-test
Two Tailed Test menggunakan t-test
Contoh Kasus One Tailed Test menggunakan Z-Test
Langkah-langkah Pengujian:
Contoh Two Tailed Test Menggunakan Z-Test
Terima kasih