1 of 20

HADIH

Linda Novita, S.Pd

MENUJU PUISI ACEH

BALAI BAHASA PROVINSI ACEH

MADJA

BIREUEN, 14-16 MEI 2025

2 of 20

PROFIL

Linda Novita, S.Pd

UPTD SMP Negeri 3 Jeunieb

3 of 20

KARYA TULIS

    • Buku Antologi “Perjuangan Tanpa Batas”
    • Best Prakstis “ Mari BerCLBK untuk Mewujudkan Sekolah Bersih dan Sehat
    • Artikel” Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Organisasi Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Profesionalisme Guru”
    • Puisi “Pelitaku”
    • Puisi “Guru”
    • Puisi “Jiwa Yang Mekar”
    • Puisi “Rindu”
    • Puisi ”Jiwa yang Kelabu”
    • Puisi “Selamat Berpisah Muridku”
    • Puisi “Hari Sumpah Pemuda”

4 of 20

    • Hadih Madja, puisi lisan Aceh, tercipta dari latar belakang sosial budaya Aceh yang kaya dengan nilai-nilai tradisional, filosofi, dan sejarah. Hadih Madja berfungsi sebagai media pengajaran, hiburan, sanjungan, kritikan dan sindiran, serta merupakan warisan budaya yang disampaikan secara turun-temurun.

DEFENISI DAN ASAL-USUL HADIH MAJA

    • Hadih Madja adalah berupa nasehat yang menampilkan sejarah masa lampau Aceh yang memadukan unsur pengajaran serta hiburan. Dari sisi sejarah, cerita atau tradisi para nenek moyang juga dapat dimasukkan dalam kategori hadih maja.

    • Dalam bahasa Aceh peribahasa/puisi dikenal dengan istilah narit madja atau hadih madja.

5 of 20

Snouck Hurgronje dalam buku Aceh di Mata Kolonialis jilid II pada bagian kesusastraan, ia menyebutkan bahwa hadih maja dipertahankan melalui tutur para orang tua, khususnya kaum perempuan sebagai penuturnya utamanya, diajarkan kepada anak-anak sebagai sarana pendidikan. Sehingga sering kualitas bahasa seorang anak di Aceh saat itu ditentukan oleh kecerdasan verbal ibunya.

TEORITIS

Sulaiman (1989:5) mengemukakan bahwa narit madja atau peribahasa Aceh adalah ungkapan singkat dan jitu yang mengandung kata hikmah, baik berupa pepatah-pepatah, ibarat, tamsil, ataupun perumpamaan yang berisi nasihat berupa larangan-larangan dalam usaha pembinaan ketaatan beragama, persatuan dan kesatuan, adat istiadat, pendidikan, sikap hidup, dan perwatakan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang baik dan sejahtera.

6 of 20

UNSUR KEBAHASAAN......

Dalam menciptakan/membuat hadih madja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

    • Struktur hadih madja mengambil pola Hikayat (mupakhok) dalam pola satu bait terdisi dari empat baris (AB-AB)
    • Dalam pola satu bait yang terdisi dari dua baris mengambil pola Nadham atau Gurindam ( akhiran A-A/B-B)

7 of 20

NILAI-NILAI BUDAYA DALAM HADIH MADJA

Menurut Wildan, dkk dalam bukunya berjudul Nilai-nilai budaya dalam Narit Madja (2002:11) ada tiga aspek nilai budaya yang terkandung dalam hadih madja, yaitu:

    • Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan agama ( nilai aqidah, ibadah, syariah dan muamalah)
    • Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan manusia (sosial, politik dan pendidikan)
    • Nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam (keadilan, kejujuran, persatuan, etika, kerja keras dan mamfaat)

8 of 20

CONTOH 1 NILAI AQIDAH

    • Saboh leuek saboh siwah, ‘oh jikuprak putoh taloe

Na sidroe-droe hamba Allah, ija beukah han thee keudroe

(Seekor balam seekor rajawali, ketika dikepak tali putus

Ada seorang hamba Allah, kain robek tidak di sadarinya)

CONTOH 2 NILAI IBADAH

    • Ureueng malem pemeu’ en kitab, ureueng bangsat peutangkeh haba

(Orang alim permainkan kitab, orang bangsat penangkis bicara)

9 of 20

CONTOH 3 NILAI SYARIAH

    • Adat bak Poteu Meurehom, hukom bak Syiah Kuala

Kanun bak Putroe Phang, reusam bak Laksamana

(Adat pada Paduka Poteu Meurehom, hukum pada Siah Kuala

Undang-undang pada Putri Phang, resam kebiasaan pada Laksamana)

CONTOH 4 NILAI MUAMALAH

    • Meuek ta ayon ngon ta antok, dalam bak jok jiteubit nira

(Jika sanggup mengayun dan memukul, dalam batang ijuk keluar nira)

10 of 20

MENUJU PUISI ACEH (HADIH)

    • Puisi adalah karya sastra modern yang tidak lagi berupa ujaran, tapi sudah ditulis sebagai ekspresi pikiran dan perasaan
    • Puisi lahir dari kehendak untuk bebas berekspresi secara langsung dan spontan masyarakat modern tanpa mengindahkan pola sastra lama/tradisi/hadih madja.
    • Penyebab timbulnya puisi adalah pengaruh besar dari sastra dunia pasca perang dunia kedua setelah kolonialisme sampai ke Asia dan Aceh.
    • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi juga diartikan sebagai gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat.

11 of 20

LANJUTAN......

    • Puisi Aceh (Hadih) adalah karangan bebas seperti puisi lainnya dalam bahasa Indonesia, akan tetapi berbahasa Aceh tanpa terikat dengan bait, sanjak, rima dan ritme hadih madja. Boleh mengikat diri pada sastra lama atau boleh melepas diri yang ditulis sebagai bentuk ekspresi pikiran dan perasaan
    • Puisi Aceh merupakan bentuk unik dari revitalisasi sastra lama Aceh dalam kehidupan modern terkini. Tanpa menghilangkan “rasa” sastra Aceh.

12 of 20

TEKNIK MENULIS HADIH

Dalam menciptakan/membuat hadih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

    • menemukan tema tulisan (alam, budaya, kritik sosial dan rasa cinta)
    • Menemukan simbol imajinasi Aceh (lingkungan, flora dan fauna)
    • Mencari kata-kata Aceh yang tepat (dalam kamus bahasa Aceh)
    • Mencari ritme/rima Aceh (membaca hikayat, pantun atau seni sastra lama)

13 of 20

14 of 20

BUNYI VOKAL BAHASA ACEH

15 of 20

LANJUTAN....

16 of 20

LANJUTAN....

17 of 20

Prang Ka Reuda

Karya: Thayeb Loh Angen

Penyair dari Sumatra

Nanggroë lheuh prang, ban damè

Jeut peuteuntèë nasib droë

sipakat saboh roë di Helsinki

Nanggroë guransang, tan lé

tapeulahé gurangsang muda

lam damè raya, siumu masa

Nibak saboh jan

Sultan Ali Mughayatsyah

geupeulét Portugéh peunjajah

nyang ka jirupah Sumatra, jikuasa Malaka.

Nanggroë tan lé prang

dalông damè lam tika

tabagi beurata keu rakyat barôllah

tabagi beuadé lam nanggroë

mangat leuh sudi po di uroë dudoë

Bah pih jinoë

geutanyoë tan lé saban kha ngòn indatu

bak tapeuhu h’euët peradaban

ròt cara udép lam dônya

meunumat tan lé tatukri mat

peuneuduëk tan lé tatupat peuduëk

Bah pi kon cangguëk di miyub bruëk

tapi na nyang mantong ba-ba bruëk

na nyang meuwòt lam bruëk ruhung

peureutè kamèng kap situëk

tapeuduëk lam jurèë

prang lam nanggroë ka reuda

tajaga até lam saba.

Banda Aceh, 16 Agustus 2023.

18 of 20

daftar pustaka

    • https://kecjuli.bireuenkab.go.id/berita/kategori/seni-budaya/hadih-maja-pengajaran-serta-hiburan-warisan-dari-leluhur
    • https://repositori.kemdikbud.go.id/21134/1/2002-Buku-Nilai%20nilai%20dalam%20narit%20baja.pdf
    • https://portalsatu.com/puisi-bahasa-aceh-prang-ka-reuda/
    • https://www.youtube.com/watch?v=24-g5NqgFgU

19 of 20

VIDIO......

20 of 20

TERIMA KASIH