Kelompok Avian Influenza H5N1
Neni Gustini
drh. Henny Kusuma Dewi
drh. Siti Istiqomah, M.Si
drh. Arie khoiriyah
Emi Hayati Danis, S.Mn
Avian Influenza H5N1�di Kota Bengkulu�Waktu 6 Bulan
LATAR BELAKANG
STEERING KOMITE
KOTA BENGKULU
KETUA TIM JRA AVIAN INFLUENZA H5N1
TIM TEKNIS
Pemangku Kepentingan
MODUL 2 �PEMBINGKAIAN RISIKO
Draft Kerangka Resiko�Hazard : AVIAN INFLUENZA H5N1
Ruang Lingkup
TUJUAN
SASARAN
MODUL 3 �PELAKSANAAN JRA
Mengidentifikasi dan Menggambar Jalur Risiko�(Risk Pathway)
Ayam Kampung Backyard terinfeksi
Ayam Kampung Kandang yang Lain
Ayam Kampung di RPU
Ayam Kampung Terinfeksi dari Luar
Pasar Ayam Kampung
Walet (lingkungan terkontaminasi)
Ayam Kampung Liar
Ayam Kampung di Pengepul
Manusia Terinfeksi
Ayam Kampung Air
Lomba Burung Bekicau
Mengidentifikasi dan Menggambar Jalur Risiko�(Risk Pathway) Ayam KampungBackyard
Manusia Terinfeksi
Ayam Kampung Backyard terinfeksi AI H5N1
Pasar Ayam Kampung
Pengepul
Ayam Kampung terinfeksi AI H5N1 dari luar
RPU
Pasar Tradisional
Manusia Terinfeksi:
Pekerja yg membawa ungags
Masyarakat yg konsumsi
Langkah 7. Memformulasikan dan Mendokumentasikan Pertanyaan Penilaian Risiko
Langkah 7. Memformulasikan dan Mendokumentasikan Pertanyaan Penilaian Risiko
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 dari backyard ke kandang yang lain | 1 | Peternak, masyarakat sekitar kandang | Kota Bengkulu | Terpajan | H5N1 | Ayam Kampung yang terinfeksi | Waktu 6 Bulan |
Apakah ada kemungkinan dan dampak dari setidaknya satu manusia terpajan Virus H5N1 di sebuah Pasar Ayam Kampung yang terinfeksi dalam waktu 6 bulan mendatang?�
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 dari Ayam Kampung di Pasar terinfeksi | 1 | Masyarakat | Kota Bengkulu | Terpajan | Virus Avian Influenza (H5N1) | Ayam Kampung yang terinfeksi dari luar Kota Bengkulu | Waktu 6 Bulan |
Apakah ada kemungkinan dan dampak dari setidaknya satu manusia terpajan Virus H5N1 di Rumah Pemotongan Ayam Kampung dalam waktu 6 bulan mendatang?
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 Rumah Pemotongan Ayam Kampung (RPU) | 1 | Masyarakat sekitar RPU. Petugas RPU | Kota Bengkulu | Terpajan | Virus Avian Influenza (H5N1) | Ayam Kampung yang terinfeksi dari luar Peternak | Waktu 6 Bulan |
Apakah ada kemungkinan dan dampak dari setidaknya satu lingkungan terpajan Virus H5N1 di burung wallet dalam waktu 6 bulan mendatang?
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 dari burung walet | 1 | Peternak, burung liar, Ayam Kampung milik masyarakat | Kota Bengkulu | Terpajan | Virus Avian Influenza (H5N1) | Ayam Kampung yang terinfeksi dari satwa liar | Waktu 6 Bulan |
Apakah ada kemungkinan dan dampak dari setidaknya satu lingkungan terpajan Virus H5N1 dari Ayam Kampung Liar dalam waktu 6 bulan mendatang?
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 dari Ayam Kampung Liar | 1 | Peternak, Ayam Kampung milik masyarakat, penjual burung liar | Kota Bengkulu | Terpajan | Virus Avian Influenza (H5N1) | Ayam Kampung yang terinfeksi dari Ayam Kampung terinfeksi | Waktu 6 Bulan |
Apakah ada kemungkinan dan dampak dari setidaknya satu peternak terpajan Virus H5N1 dari Ayam Kampung air dalam waktu 6 bulan mendatang?
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 dari Ayam Kampung air | 1 | Pengepul Ayam Kampung dan Peternak | Kota Bengkulu | Terpajan | Virus Avian Influenza (H5N1) | Ayam Kampung yang terinfeksi dari Ayam Kampung terinfeksi | Waktu 6 Bulan |
Apakah ada kemungkinan dan dampak dari setidaknya satu pecinta burung berkicau terpajan Virus H5N1 dari burung berkicau peliharaan dalam waktu 6 bulan mendatang?
Peluang dan Dampak dari H5N1 | Jumlah / Tingkat kejadian | Populasi Sasaran | Lokasi Geografis | Hasil | Sumber Bahaya | Sumber Paparan | Kerangka Waktu |
Apakah kemungkinan dan dampak dari adanya Avian Influenza H5N1 dari burung berkicau peliharaan | 1 | Pecinta Burung Berkicau. Komunitas | Kota Bengkulu | Terpajan | Virus Avian Influenza (H5N1) | Ayam Kampung yang terinfeksi dari Ayam Kampung terinfeksi | Waktu 6 Bulan |
Langkah 8. Menentukan karakteristik risiko
Kemungkinan
Informasi Kesehatan Manusia
Informasi Kesehatan Hewan
b. Informasi umum dan antarmuka
c. Patogen/Sumber bahaya
d. Konteks
Penjabaran Data dan Informasi untuk Estimasi Kemungkinan
Faktor risiko | Data | Sumber Data |
Introduksi manusia dari daerah terjangkit | •Dari januari 2003 sampai Februari 2022 terdapat 863 kasus pada manusia yang dilaporkan di 18 negara (Kamboja, China, Laos, Vietnam dan India) | WHO |
•Kasus AI H5N1 di Indonesia pada tahun 2005 | Jurnal : Kandun, et.al 2006 | |
Introduksi hewan dari daerah terjangkit | •Hasil pengujian PCR AI asal ayam kampung di Kabupaten Lebong Kaur dan Kota Bengkulu pada tahun 2019 dan 2022 | Hasil uji Bvet Lampung |
Populasi penduduk Kota Bengkulu | Jumlah penduduk Kota Bengkulu : 373.591 orang | BPS |
Populasi Ayam Kampung Kota Bengkulu | Jumlah populasi ayam kampung kota Bengkulu : 116.350 ekor | BPS |
| Jumlah populasi Itik kota Bengkulu : 3050 ekor |
|
Populasi Burung Liar | Status burung liar di Indonesia : 1.821 jenis | BKSDA bengkulu |
Faktor risiko | Data | Sumber Data |
Populasi Berisiko Tinggi | Jumlah peternak ayam kampung Kota Bengkulu : | Dinas Peternakan dan Keswan Kota Bengkulu |
| Petugas kesehatan Hewan Kota Bengkulu : |
|
Surveilans Deteksi Kasus Introduksi | Mengaktifkan Surveilans berbasis Faskes | Kemenkes RI |
Tindakan pengendalian untuk mitigasi risiko introduksi pada manusia | penemuan kasus di wilayah | Kemenkes RI |
| Peningkatan sosialisasi kepada pemilik ternak ayam kampung | Kementan RI |
Tindakan pengendalian untuk mitigasi risiko introduksi pada hewan | Pelaporan dari pemilik ternak ayam kampung | Kementan RI |
| Analisa risiko | Kementan RI |
Estimasi Dampak
A. Dampak Langsung
B. Dampak Tidak Langsung
Dampak Sosial
Penjabaran Data dan Informasi untuk Estimasi Dampak (langsung/tidak langsung)
Data/Informasi | Deskripsi | Sumber data |
1. Kasus pada manusia | 1997 Kasus Avian Influenza H5N1 menyerang dan menewaskan 6 orang dari 18 orang penduduk yang terinfeksi virus di Hongkong. 2021 Jumlah kasus pada manusia di Kabupaten Rejang Lebong : - 6 orang (pkm Sindang Dataran), Bengkulu Tengah -15 orang (pkm Kembang Seri), dengan suspect influenza plus ILI 2022 Kabupaten Kaur 12 orang (Pkm Nasal) Kabupaten Lebong 39 0rang (Pkm kota Baru), 8 orang (pkm Muara Aman) Kabupaten Mukomuko 22 orang (pkm Bantal) Kabupaten Seluma 25 orang (RSU Seluma) Kabupaten Bengkulu Utara 20 orang (RSU BU), 8 orang (pkm Sukamakmur). | cdc.gov/flu/avianflu/h5n1.human_infection.htm Data SKDR (ALERT) 2021 dan 2022, dinas Kesehatan Propinsi Bengkulu |
Penjabaran Data dan Informasi untuk Estimasi Dampak (langsung/tidak langsung)
Data/Informasi | Deskripsi | Sumber data |
2. Kasus pada Hewan | Hasil pengujian Polymerase Chain Reaction (PCR) Avian Influenza H5N1 menunjukan hasil positif sampel SWAB cloaca pada 2 ekor ayam buras,di Kabupaten Lebong dan 1 ekor ayam buras di Kabupaten Kaur (2019), 3 ekor ayam buras di Kota Bengkulu (2020), serta di lingkungan dan itik di pasar (2022). | Hasil Uji BBVet Lampung tahun 2019, 2020, 2022 |
3. Tingkat penyebaran pada hewan | Sebanyak 1300 ekor ayam kampung di kelurahan pematang gubernur kecamatan muara bangkahulu kota Bengkulu positif H5N1 (Juni 2018) Sebanyak 20 ekor itik di Kelurahan Kandang Kota Bengkulu Positif H5N1 (Oktober 2018) | ISIKNAS, 2018 |
4. Tingkat penyebaran dari hewan ke manusia | Faktor Penyebab Terjadinya Penularan Penyakit Avian InfluenzaH5N1 pada Manusia di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan | |
5. Traumatik Masyarakat terhadap Ayam Kampung | Terdapatnya kepanikan berlebihan dari masyarakat terhadap isu Avian Influenza H5N1 yang menyerang pada Ayam Kampung atau manusia. | Lokalitbangp2b2 banjarnegara |
Penjabaran Data dan Informasi untuk Estimasi Dampak (langsung/tidak langsung)
Data/Informasi | Deskripsi | Sumber data |
6. Populasi Penduduk Kota Bengkulu | Jumlah Penduduk Kota Bengkulu sebanyak 373.591 jiwa pada tahun 2022 | BPS, 2022 |
7. Populasi Ayam kampung dan Itik | Jumlah ayam kampung di Kota Bengkulu sebanyak 116.350 ekor dan jumlah itik sebanyak 3.050 ekor pada tahun 2022. | BPS, 2022 |
8. Populasi Beresiko | Warga Kota Bengkulu yang beresiko tinggi terhadap Avian Influenza H5N1 yaitu peternak dan petugas URC PHM Kota Bengkulu. | SK Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian No 10.A/DKP2/06/2022 |
9. Produksi daging ayam kampung | Data produksi daging ayam kampung di Kota Bengkulu sebesar 235.885 kg | BPS, 2022 |
10. Produksi daging itik | Data Produksi daging itik di Kota Bengkulu sebesar 2.315 Kg. | BPS, 2022 |
8.3.3. Memperkirakan Dampak
Estimasi dampak | Kriteria |
Parah (Severe) |
|
8.3.3. Memperkirakan Dampak
Estimasi dampak | Kriteria |
Sedang (Moderat) |
|
Estimasi dampak | Kriteria |
Kecil (Minor) |
|
Negligible/ dapat diabaikan |
|
Deskripsi Perkiraan Dampak
Parah | Kejadian Virus Avian Influenza H5N1 pada ayam kampung akan memiliki konsekuensi negatif yang substansial pada kehidupan manusia, hewan, dan lingkungan. Terjadi kematian 1 orang dengan kasus positif Avian Influenza H5N1 di Kota Bengkulu. |
8.3.4. Menetapkan ketidakpastian untuk dampak
Ketidakpastian | Kriteria |
Rendah | Data yang dapat diandalkan dan informasi tersedia, tetapi mungkin dengan kuantitas yang terbatas, atau bervariasi; hasil berdasar pada konsensus para ahli |
KESIMPULAN ESTIMASI DAMPAK
Data/Informasi | Deskripsi | Sumber data |
Kasus pada manusia | 1997 Kasus Avian Influenza H5N1 menyerang dan menewaskan 6 orang dari 18 orang penduduk yang terinfeksi di Hongkong. 2021 Jumlah kasus pada manusia di Kabupaten Rejang Lebong : - 6 orang (pkm Sindang Dataran), Bengkulu Tengah -15 orang (pkm Kembang Seri), dengan suspect influenza plus ILI 2022 Kabupaten Kaur 12 orang (Pkm Nasal) Kabupaten Lebong 39 0rang (Pkm kota Baru), 8 orang (pkm Muara Aman) Kabupaten Mukomuko 22 orang (pkm Bantal) Kabupaten Seluma 25 orang (RSU Seluma) Kabupaten Bengkulu Utara 20 orang (RSU BU), 8 orang (pkm Sukamakmur). | cdc.gov/flu/avianflu/h5n1.human_infection.htm Data SKDR (ALERT) 2021 dan 2022, dinas Kesehatan Propinsi Bengkulu |
Estimasi dampak Parah :
Data/Informasi | Deskripsi | Sumber data |
Kasus pada Hewan | Hasil pengujian Polymerase Chain Reaction (PCR) Avian Influenza H5N1 menunjukan hasil positif sampel SWAB cloaca pada 2 ekor ayam buras,di Kabupaten Lebong dan 1 ekor ayam buras di Kabupaten Kaur (2019), 3 ekor ayam buras di Kota Bengkulu (2020), serta di lingkungan dan itik di pasar (2022). | Hasil Uji BBVet Lampung tahun 2019, 2020, 2022 |
Tingkat penyebaran pada hewan | Sebanyak 1300 ekor ayam kampung di kelurahan pematang gubernur kecamatan muara bangkahulu kota Bengkulu positif Avian Influenza H5N1 (Juni 2018) Sebanyak 20 ekor itik di Kelurahan Kandang Kota Bengkulu Positif Avian Influenza H5N1 (Oktober 2018) | ISIKNAS, 2018 |
Tingkat penyebaran dari hewan ke manusia | Faktor Penyebab Terjadinya Penularan Penyakit Avian Influenza H5N1 pada Manusia di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan | |
Traumatik Masyarakat terhadap Ayam Kampung | Terdapatnya kepanikan berlebihan dari masyarakat terhadap isu Avian Influenza H5N1 yang menyerang pada Ayam Kampung atau manusia. | Lokalitbangp2b2 banjarnegara |
Data/Informasi | Deskripsi | Sumber data |
Populasi Penduduk Kota Bengkulu | Jumlah Penduduk Kota Bengkulu sebanyak 373.591 jiwa pada tahun 2022 | BPS, 2022 |
Populasi Ayam kampung dan Itik | Jumlah ayam kampung di Kota Bengkulu sebanyak 116.350 ekor dan jumlah itik sebanyak 3.050 ekor pada tahun 2022. | BPS, 2022 |
Populasi Beresiko | Warga Kota Bengkulu yang beresiko tinggi terhadap Avian Influenza H5N1 yaitu peternak dan petugas URC PHM Kota Bengkulu. | SK Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian No 10.A/DKP2/06/2022 |
Produksi daging ayam kampung | Data produksi daging ayam kampung di Kota Bengkulu sebesar 235.885 kg | BPS, 2022 |
Produksi daging itik | Data Produksi daging itik di Kota Bengkulu sebesar 2.315 Kg. | BPS, 2022 |
Memperkirakan Risiko dengan Plot pada Matriks Risiko
| | | |
| | | |
| | | |
| | | |
Kemungkinan
High
moderate
Negligible
Low
Negligible
Low
moderate
High
Dampak
Interpretasi Teknis
Kemungkinan risiko terkena Avian Influenza H5N1 di Kota Bengkulu yang tertular dari Ayam Kampung backyard dalam kurun waktu 6 bulan adalah tinggi dengan dampak yang ditimbulkannya adalah tinggi Penilaian risiko dilakukan dengan ketidakpastian yang rendah
Mengidentifikasi Pilihan Manajemen Risiko dan Pesan Kunci Komunikasi Risiko�
No | Kegiatan Manajemen Risiko | Penanggung Jawab (Lembaga Pemerintahan/Institusi) | Waktu Pelaksanaan | Sumber Anggaran |
1 | Sosialisasi penyakit Avian Influenza H5N1 pada masyarakat | Bidang PKH DKP2 Kota Bengkulu | Maret s.d Agustus 2023 | APBD |
2 | Sosialisasi Penyakit Avian Influenza H5N1 pada anak SD | Maret s.d Agustus 2023 | Maret s.d Agustus 2023 | APBD |
3 | Surveillance Avian Influenza H5N1 | Bidang PKH DKP2 Kota Bengkulu Balai veteriner Lampung | Maret s.d Agustus 2023 | APBD APBN |
4 | Rakor Avian Influenza H5N1 multi sektoral | Dinkes Diskeswan DLH BKSDA | Maret s.d Agustus 2023 | APBD APBN |
5. | Penyusunan SOP penanganan Avian Influenza H5N1 dan Pengendalian Avian Influenza H5N1 | IDI Sekretariat dareh | Maret s.d Agustus 2023 | APBD |
6. | Pemasangan Banner tentang bahaya Avian Influenza H5N1 di tempat Strategi | DKP2 Kota Bengkulu | Maret s.d Agustus 2023 | APBD |
Mengidentifikasi Pilihan Manajemen Risiko dan Pesan Kunci Komunikasi Risiko
No | Pesan Kunci Komunikasi Risiko | Penanggung Jawab (Lembaga Pemerintahan/Institusi) | Waktu Pelaksanaan | Sumber Anggaran |
1 | Peningkatan kesadaran masyarakat tentang bahaya Avian Influenza H5N1 | DKP2 Kota Bengkulu Dinkes Kota Bengkulu | Maret s.d Agustus 2023 | APBD |
Kesenjangan/ketidaktersediaan Informasi