MODUL AJAR
Unit Modul
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tujuan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Icebreak��Siapkan 1 kertas dan pena untuk menulis.
�Ikuti instruksi pelatih. Gambarlah apapun yang diinstruksikan oleh pelatih pada kertas yang sudah di sediakan!
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Siapkan 1 kertas dan pena untuk menulis.�Ikui instruksi pelatih. Gambarlah apapun yang diinstruksikan oleh pelatih pada kertas yang sudah di sediakan.
Instruksi 1.
Gambar yang dimaksud adalah gambar
Icebreak
(Digunakan Untuk Membuka Kegiatan, Instruksi ini hanya dibacakan oleh instrukstur, tidak perlu ditampilkan pada
peserta)
Gambar apakah yang Bapak/Ibu buat?
Lalu gambar apa yang pelatih maksud?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Yang dimaksud adalah gambar RUMAH
Berdasarkan 1 instruksi yang sama, namun mengapa ada banyak gambar berbeda yang dibuat oleh peserta?
Hal tersebut karena adanya INSTRUKSI YANG KURANG JELAS yang menyebabkan persepsi beragam dari peserta didik.
Begitu pula saat kita mengajar di kelas, apabila instruksi tidak jelas, maka persepsi dari siswa akan beragam dan seringkali keluar dari pemahaman yang dimaksud. Hal ini membuat tujuan pembelajaran sulit dicapai.
Oleh sebab itu, penting sekali untuk membuat perencanan pembelajaran yeng tepat, jelas dan relevan.
Membuat modul ajar / RPP yang tepat adalah salah satu hal wajib yang harus dilakukan oleh guru.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
MULAI DARI DIRI
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mari diskusi!
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mari berdiskusi lebih banyak, apakah selama ini sebagai seorang guru kita telah merancang dan melaksanakan perencanaan pembelajaran dengan baik?
Apakah perencanaan itu disusun secara sistematis hanya sekedar pelengkap dokumen semata atau memang telah digunakan secara optimal sebagai panduan pelaksanaan pembelajaran?
Mari diskusi!
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
EKSPLORASI�KONSEP
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mari menyimak bersama!
efektif?
dan karakteristik siswa?
6. Bagaimana mengadaptasi modul ajar agar relevan dan sesuai dengan tingkat capaian siswa?
7. Bagaimana memilih dan menentukan bahan ajar yang relevan untuk modul ajar?
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa yang dimaksud dengan Modul Ajar?
Modul ajar adalah sebuah dokumen yang berisi tujuan, langkah, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu unit atau topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran.
Modul Ajar merupakan salah satu perangkat ajar yang digunakan untuk merencanakan pembelajaran. Modul ajar sama seperti RPP, namun modul ajar dapat disusun dengan komponen lain yang lebih lengkap misalnya pertanyaan pemantik, pengetahuan prasyarat dan pemahaman bermakna serta komponen lain yang dianggap dibutuhkan oleh satuan pendidikan.
Pendidik memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri, memilih atau memodifikasi modul ajar yang tersedia sesuai dengan konteks, kebutuhan dan karakteristik peserta didik di satuan pendidikan masing-masing.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
ALUR PENULISAN MODUL AJAR
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Komponen Modul Ajar Wajib
Alur tujuan pembelajaran menjadi dasar bagi pendidik untuk menyusun perencanaan pembelajaran atau modul ajar.
�Secara umum modul ajar memiliki tiga komponen utama yaitu:
1. Tujuan Pembelajaran
2. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
3. Asesmen/penilaian
Pendidik yang menggunakan modul ajar yang disediakan pemerintah tidak perlu lagi menyusun perencanaan pembelajaran atau modul ajar.
�
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Komponen Modul Ajar Lengkap
Struktur modul ajar tersebut BUKAN struktur wajib yang semuanya harus dilampirkan dalam modul ajar yang dibuat/dimodifikasi. Guru diperbolehkan untuk memilih/menyederhanakan beberapa komponen utama untuk dicantumakan dalam modul ajar sesuai dengan kebutuhan di kelas masing-masing.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa yang Baru dari modul ajar?
Pemahaman Bermakna
Pemahaman bermakna mencerminkan jawaban atas pertanyaan pemantik, merupakan pemahaman yang kita ingin murid-murid capai setelah mempelajari topik tertentu.
Pertanyaan Pemantik
Rangkaian pertanyaan mengenai hal paling penting dalam suatu topik pembelajaran. Pertanyaan ini diturunkan dari pemahaman bermakna dan didiskusikan bersama murid-murid sebelum memulai topik.
. Pertanyaan pemantik ini digunakan untuk membantu murid mencapai pemahaman bermakna.
Pengetahuan Prasayarat
Pengetahuan prasayarat adalah kemampuan/informasi awal yang dimiliki oleh siswa sebelum memahami materi baru yang akan dipelajari. Dengan mengetahui pengetahuan prasyarat maka akan terlihat kesiapan untuk menerima materi berikutnya.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Acuan Teknik Modifikasi Modul Ajar
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Hal yang diperhatikan saat memilih modul ajar untuk dimodifikasi:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Modifikasi Modul Ajar
Sila memilih contoh modul ajar lengkap sesuai jenjang yang diinginkan yang tersedia di LMS, simak modifikasi modul ajar dari contoh tersebut.
Contoh yang dilampirkan bukan contoh baku. Peserta diperbolehkan untuk membuat modifikasi modul ajar sesuai dengan karakteristik, konteks dan kebutuhan peserta didik.
Struktur wajib dalam modul ajar adalah tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran atau kegiatan pembelajaran dan asesmen pembelajaran. Pendidik diperbolehkan apabila ingin menambahkan komponen lain yang relevan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Paradigma Asesmen
Yang Harus Diperhatikan Dalam Menentukan Asesmen
Penerapan Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset
Terpadu dimana Asesmen mencakup kompetensi pada ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang saling terkait.
Sekolah diberikan keleluasaan untuk menentukan teknik dan jenis asesmen.
Khusus SMK, terdapat juga bentuk asesmen khas yang membedakan dengan jenjang yang lain, yaitu Asesmen Praktek Kerja Lapangan, Uji Kompetensi Kejuruan dan uji unit kompetensi.
Keleluasaan dalam menentukan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Asesmen Awal Pembelajaran
Asesmen awal pembelajaran dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik, dan hasilnya digunakan untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian peserta didik.
Pendidik dapat melaksanakan asesmen awal pembelajaran sesuai kebutuhan, misalnya pada awal tahun pelajaran, pada awal semester, sebelum memulai satu lingkup materi (dapat berupa 1 atau beberapa TP), atau sebelum menyusun modul ajar secara mandiri. Dengan demikian, asesmen awal pembelajaran tidak perlu dilakukan setiap mengawali tatap muka.
Asesmen pada awal pembelajaran diharapkan tidak memberatkan pendidik atau satuan pendidikan. Namun demikian jika pendidik atau satuan pendidikan memiliki kemampuan, dapat melengkapi data tambahan dengan melakukan asesmen non kognitif yang mencakup, kesiapan belajar, minat, profil belajar, latar belakang keluarga, riwayat tumbuh kembang, dll.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Asesmen Pembelajaran
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Alur Asesmen
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Acuan yang digunakan untuk melaksanakan asesmen pembelajaran :
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Contoh Bentuk Asesmen Formatif dan Sumatif
Bentuk Asesmen Formatif dan Sumatif
PRODUK
DRAMA
PRODUK
TES LISAN
PRESENTASI
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pelaksanaan asesmen formatif dapat dilakukan dengan memperhatikan hal berikut:
(Infografis)
Pelaksanaan asesmen sumatif dapat dilakukan dengan memperhatikan hal berikut:
Penting bagi para guru untuk memegang rubrik penilaian sebagai dasar penilaian pada siswa.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pengembangan Bahan Ajar
Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Bahan Ajar
Bahan ajar bersifat variatif. Bisa berupa bahan ajar cetak dan bahan ajar non-cetak.
Sesuaikan buku yang disediakan tersebut dengan ATP, kebutuhan dan karakteristik sekolah masing-masing.
Kembangkan bahan ajar untuk membuat kegiatan pembelajaran semakin bermakna dan variatif.
Buku yang disediakan pemerintah hanya salah satu alternatif bahan ajar, guru diperbolehkan untuk mengembangkan dan menambahkan bahan ajar lain yang relevan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Hal penting lain yang harus diperhatikan saat akan membuat modul ajar adalah ; “Menyesuaikan Lingkup kesiapan belajar, minat, dan tingkat penguasaan kompetensi peserta didik.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
�Contoh Modifikasi Modul Ajar
Amati beragam contoh modifikasi modul ajar yang terlampir. Contoh modifikasi tersebut bukan ketentuan wajib. Guru diperkenankan untuk membuat modifikasi bentuk lain dengan memilih komponen-komponen yang dianggap penting dan memudahkan sekaligus membantu untuk membuat rancangan yang sederhana namun mudah diimplementasikan di kelas. Komponen wajib dalam modul ajar adalah tujuan pembelajaran, Langkah-Langkah kegiatan pembelajaran dan asesmen.
Contoh modifikasi modul ajar terlampir pada LMS.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
RUANG�KOLABORASI
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mari bekerja bersama!
Link Kumpulan Modul Ajar :
https://drive.google.com/drive/folders/1KSNPlBLz7rGcC9ptXEoRRMa2mHb-lAML?usp=sharing
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
�Berikut ini adalah dan cara pengisian format lembar kerja ruang kolaborasi.����
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
REFLEKSI�TERBIMBING
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Refleksi Diri
Narasumber menunjuk 1 orang peserta untuk menjawab pertanyaan refleksi diri. Penjawab pertama diperbolehkan menunjuk peserta lain untuk menjawab pertanyaan refleksi berikutnya. Jawaban dijawab bersama dengan penguatan oleh narasumber.
Pertanyaannya di antaranya :
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Sesi Tugas Individual
Pilihlah salah satu modul ajar pada platform digital dan link yang telah disediakan, kemudian analisis tujuan pembelajaran, aktivitas/Langkah-langkah kegiatan pembelajaran dan asesmen yang sesuai dari modul ajar yang telah dimodifikasi sesuai karakteristik, kebutuhan dan kondisi sekolah masing-masing!
Link KumpulanModul Ajar :
https://drive.google.com/drive/folders/1KSNPlBLz7rGcC9ptXEoRRMa2mHb-lAML?usp=sharing
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Berikut ini adalah dan cara pengisian format lembar kerja demonstrasi kontekstual.�����
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
RENCANA AKSI NYATA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Buatlah rencana terkait ide perancangan perencanaan pembelajaran melalui modifikasi modul ajar yang nanti akan dilakukan di sekolah penggerak!�����
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
SESI REFLEKSI
Mari membuat catatan kecil mengenai :
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
TERIMA KASIH
SAMPAI JUMPA DI SESI SELANJUTNYA!
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi