ASESMEN DIAGNOSTIK
Oleh: Andi Sukmayadi, S.Pd
SD Negeri 2 Margacinta
[ AKSI NYATA ]
Apa manfaat adanya Asesmen?
Asesmen dilakukan untuk mencari bukti ataupun dasar pertimbangan tentang ketercapaian tujuan pembelajaran
Apa itu Asesmen Diagnostik?
Asesmen Diagnostik merupakan penilaian yang digunakan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan peserta didik dalam menguasi materi atau kompetensi tertentu serta penyebabnya.
Tujuan Asesmen Diagnostik
2
Untuk memetakan kemampuan dasar peserta didik di kelas secara tepat
1
Untuk mengidentifikasi peserta didik yang sudah paham, belum pahan terhadap materi pelajaran
Tujuan Asesmen Diagnostik
Jenis Asesmen Diagnostik
2
Asesmen Diagnostik Non Kognitif
1
Asesmen Diagnostik Kognitif
Jenis Asesmen Diagnostik
Jenis Asesmen Diagnostik
Phase 02
Tujuan Asesmen Diagnostik Kognitif
Tujuan Asesmen Diagnostik Non Kognitif
Langkah-langkah Asesmen Diagnostik Kognitif
Menganalisis raport peserta didik tahun sebelumnya
01
Membuat jadwal pelaksanaan asesmen
02
Mengidentifikasi materi asesmen berdasarkan penyederhanaan kompetensi dasar yang disediakan Kemendikbudristek
03
Menyusun instrumen asesmen, mengukur kompetensi peserta didik. Intrumen dapat berupa unjuk kerja, ceklis dan hasil observasi
04
Menyusun pertanyaan sederhana dengan permulaan sebagai berikut: 2 soal sesuai dengan materi yang akan dipelajari
05
Persiapan
Langkah-langkah Asesmen Diagnostik Kognitif
Pelaksanaan
Memberikan pertanyaan-pertanyaan asesmen yang telah disusun kepada semua peserta didik
Langkah-langkah Asesmen Diagnostik Kognitif
Mengolah hasil asesmen yang telah diberikan
01
Membagi peserta didik kedalam 3 katrgori: paham, paham sebagian, tidak paham
02
Hitung rata-rata kelas. Jika peserta didik mendapatkan nilai rata-rata kelas, maka mereka akan mengikuti pembelajaran sesuai fasenya
03
Mengulang proses yang sama di setiap awal pembelajaran untuk melakukan adaptasi materi pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik
04
Melaksanakan penilaian pembelajaran topik yang sudah dipelajari sebelum memulai topik pelajaran baru
05
Tindaklanjut
Langkah-langkah Asesmen Diagnostik Non Kognitif
Tindaklanjut
Persiapan
Pelaksanaan
Asesmen Diagnostik Non Kognitif
Guru menyesuaikan aktivitas dan materi belajar di kelas dengan peningkatan rata-rata semua peserta didik.
Dengan demikian asesmen diagnostic sangan penting sebelum mengikuti pembelajaran sehingga akan diketahui kemampuan dasar peserta didik dalam sebuah mata pelajaran
Ternyata tidak sulit melakukan asesmen diagnostic, yang guru butuhkan hanyalah komitmen untuk memberikan pembelajaran terbaik untuk peserta didik serta memiliki pengalaman belajar yang bermakna
Phase 02
Hasil Diagnostik
Kesimpulan
Dokumentasi
Umpan Balik
Terima kasih