1 of 36

Manajemen Strategik

Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

2 of 36

Konsep dasar strategis

Visi dan Misi Bisnis

Pengukuran Internal dan Eksternal

Strategi dalam Tindakan

Perumusan Jangka Panjang & Strategi Induk

Analisis dan Pilihan Strategi

Alternatif dan Pemilihan STrategi

UTS

Operasionalisasi Strategi

Implementasi Strategi

Pelembagaan Strategi

Evaluasi Strategi

Tanggung jawab sosial & Keberlanjutan Lingkungan

Menyusun jurnal tentang manajemen strategik

UAS

3 of 36

Konsep Dasar Strategik

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

4 of 36

Latar Belakang

Pada mulanya konsep strategi digunakan untuk kepentingan militer, yaitu suatu cara, seni, rencana, siasat (trick) yang digunakan untuk mengalahkan musuh dan untuk memenangkan perang serta untuk mengatasi konflik.

Pada tahun 60-70 an, diadopsi dalam dunia bisnis, dan semua konsep dugunakan dalam manajemen stratejik; seperti Visi, Misi (Mission), tujuan (Goal), SWOT Analysis , sasaran (Objective ) dan Strategy .

Jika dalam dunia militer, strategi digunakan untuk mengalahkan musuh dan memenangkan perang, sedangkan dalam dunia bisnis, manajemen strategi digunakan untuk memenangkan persaingan

5 of 36

Pengertian Strategi

“Sebuah rencana yang disatukan, luas dan terintegrasi, yang menghubungkan keunggulan strategi perusahaan dengan tantangn lingkungan dan yang dirancang untuk memastika bahwa tujuan utama perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi”.

William F. Glueck dan Lawarence Jauch

6 of 36

Pengertian Strategi

Kata strategi berasal dari bahasa Yunani: “Strategos” (Stratos = militer dan “ag” = memimpin)

yang berarti “generalship” atau sesuatu yang dikerjakan oleh para jenderal dalam membuat

rencana untuk memenangkan perang

Bahasa Yunani

Strategi adalah respon terhadap peluang dan ancaman

eksternal, dan respon terhadap kekuatan dan kelemahan internal untuk mencapai

keunggulaan bersaing yang memiliki daya tahan lama

C. Hax dan S. Majluf (1996)

“Strategy is a commitment to undertake one set of

actions rather than other” (Strategi adalah suatu komitmen untuk melakukan seperangkat

tindakan yang melebihi yang lain).

Thomson Strickland (1996)

7 of 36

Pengertian Strategi (Noverdi Bross, 2011: 1)

Adanya suatu rencana tindakan yang dirancang untuk mencapai tujuan bukan hanya tujuan jangka pendek, akan tetapi juga jangka menengah dan jangka panjang

1

Perlunya suatu keputusan pilihan dan pelaksanaan yang tepat dan terarah guna mencapai tujuan perusahaan

2

Diperlukan analisis terhadap lingkungan eksternal maupun internal, yaitu peluang dan ancaman maupun kekuatan dan kelemaha perusahaan. Hal ini penting untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi.

3

Strategi dirancang untuk menjamin agar tujuan dan sasaran dapat dicapai melalui langkah-langkah yang tepat.

4

8 of 36

Pengertian Strategi

Strategi adalah“management’s game plan” yang berfungsi untuk:

  1. Memperkuat posisi organisasi (strengthening organization posision).
  2. Menyenangkan Pelanggan (pleasing customer) stakeholder satisfaction.
  3. Mencapai target-target kinerja (achieving performance targets).

“A strategy, is management’s game plan for strenghtening the organization’s position, pleasing customers and achieving performance targets” (Strategi adalah rencana tindakan manajemen untuk memperkuat posisi organisasi, memuaskan pelanggan dan mencapai target-target kinerja organisasi).

9 of 36

Dimensi Pencapaian Tujuan

Efektivitas jangka pendek

production, efficiency, and satisfaction

Efektivitas jangka menengah

Penyesuaian (adaptiveness) dan Pengembangan (development)

Efektivitas jangka panjang

Keberlanjutan (survival)

Strategi sebagai alat mencapai tujuan, akan berfungsi efektif apabila organisasi memiliki sumberdaya, keterampilan, dan kemampuan (Capability) dalam menghadapi lingkungannya.

10 of 36

Strategi sebagai Perencanaan (Plan)

Strategi adalah Perspektif (Perspektive)

Konsep strategi tidak lepas dari aspek perencanaan, arahan atau acuan gerak langkah organisasi untuk mencapai suatu tujuan di masa depan

Dalam persepektif cenderung lebih

melihat ke dalam yaitu ke dalam organisasi dan ke atas yaitu melihat grand vision dari perusahaan atau organisasi.

Strategi adalah Permainan (Play)

Strategi adalah manuver tertentu untuk memperdaya lawan atau pesaing. Suatu merk, misalnya meluncurkan merk kedua agar posisinya tetap kukuh dan tidak tersentuh, karena merk-merk pesaing akan sibuk berperang melawan merk kedua tadi.

Menempatkan produk tertentu ke pasar tertentu yang dituju

Strategi adalah Posisi (Position)

Definisi Strategi Lainnya

Strategi adalah Pola (Patern)

Menurut Mintzberg, strategi adalah pola (strategy is patern ) yang selanjutnya disebut sebagai “ intended strategy” , karena belum

terlaksana dan beroorientasi ke masa depan. Atau disebut juga sebagai “realized strategy” karena telah dilakukan oleh organisasi.

11 of 36

Menurut Drucker

Strategi adalah mengerjakan sesuatu yang benar (doing the right things) sedangkan Taktik adalah mengerjakan sesuatu dengan benar (doing the thing right)

Menurut Karl Von Claucewitz

Perbedaan Strategi dan Taktik

Strategi merupakan seni menggunakan pertempuran untuk memenangkan perang, sedangkan taktik adalah seni menggunakan tentara dalam sebuah pertempuran.

Dalam Dunia Bisnis

Taktik adalah program program kerja yang dibuat dalam suatu strategi. Dengan kata lain taktik merupakan penjabaran operasional jangka pendek dari suatu strategi.

12 of 36

Bentuk Strategi (Gregory G. Dess dan Alex Miller)

  1. Sasaran (Goals): apa yang ingin dicapai organisasi/ perusahaan.
  2. Visi: apa yang akan dilakukan organisasi
  3. Misi: banyaknya batasan sasaran yang akan dicapai.
  4. Tujuan: tujuan yang lebih spesifik ingin dicapai.
  5. Kebijakan (policies): merupakan garis pedoman untuk bertindak, bagaimana sebuah organisasi mencapai sasaran-sasaran tersebut.
  6. Rencana (Plan): suatu pernyataan dari tindakan seseorang manajer organisasi terhadap apa yang diharapkan akan terjadi.

Strategi yang dikehendaki (intendded strategic)

13 of 36

Strategi yang dikehendaki

STRATEGI

Yang dikehendaki

KEBIJAKAN

Peranan yang diinginkan membentuk gerakan-gerakan organisasi

TUJUAN

Apakah organisasi mencari penyelesaian

RENCANA-RENCANA

Sebuah pernyataan gerakan organisasi manajer yang diharapkan terjadi

14 of 36

Bentuk Strategi (Gregory G. Dess dan Alex Miller)

Merupakan apa yang dicapai atau apa yang telah terwujudkan.

Strategi yang direalisasikan (realized strategic)

STRATEGI YANG DIKEHENDAKI

STRATEGI YANG BUKAN SEBENARNYA

STRATEGI SEBENARNYA

STRATEGI YANG MUNCUL

15 of 36

Manajemen Strategik

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

16 of 36

Pengertian Manajemen Strategi

Strategic management can be defined as the art and science of formulating, implementing, and evaluating cross-functional decisions that enable organization to achieve its objective”.

seni dan ilmu tentang memformulasikan,mengimplementasikan, dan mengevaluasi keputusan-keputusan secara fungsional yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuannya”

David (1999)

17 of 36

Manajemen Strategi (Noverdi Bros, 2012: 3)

“serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut”

18 of 36

Faktor yang diperhatikan dalam merumuskan suatu strategi

  1. Strategi berarti menentukan misi pokok suatu organisasi karena manajemen puncak menyatakan secara garis besar apa yang akan dicapai
  2. Mengembangkan profil organisasi
  3. Pengenalan lingkungan organisasi
  4. Melakukan analisis organisasi yang tepat
  5. Mengidentifikasi beberapa pilihan alternatif dalam upaya pencapaian tujuan organisasi
  6. Menjatuhkan pilihan pada satu alternatif yang dipandang tepat
  7. Sasaran jangka panjang organisasi memiliki ciri-ciri: a) sifatnya idelistik; b) jangkauan waktu kedepan spesifik; c) hanya bisa dinyatakan secara kualtatif; d) masih abstrak.
  8. Memperhatikan pentingnya operasionalisasi keputusan dasar dengan memperhatikan kemampuan organisasi.
  9. Mempersiapkan tenaga kerja yang memenuhi persyaratan
  10. Pemanfaatan teknologi
  11. Memperhitungkan bentuk, tipe dan struktur organisasi yang akan digunakan
  12. Menciptakan sistem pengawasan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi
  13. Sistem penilaian pelaksanaan strategi berdasarkan kriteria yang objektif
  14. Menciptkan sistem umpan balik

19 of 36

Manajemen Strategi (Fred R. David dan Forest R. David, 2016:3)

“seni dan sains dalam memformulasi, mengimplementasi dan mengevaluasi keputusan lintas fungsional yang membuat organisasi dapat memperoleh tujuannya”

20 of 36

Dimensi Keterlibatan Manajemen Puncak

Dimensi Waktu Keputusan Strategik

Dimensi Keputusan Strategik

Dimensi Orientasi Masa Depan

Dimensi Alokasi Dana

Konsekuensi isu strategi yang multifaset

Dimensi Lingkungan Eksternal

21 of 36

Tahap-tahap Manajemen Strategi

Formulasi Strategi

Pengembangan visi dan misi, mengidentifikasi kesempatan dan ancaman eksternal organisasi, menentukan kekuatan dan kelemahan internal, menciptakan tujuan jangka panjang, memulai strategi alternatif, memilih strategi khusus untuk dicapai

Implementasi Strategi

Pengembangan budaya suportif-strategi, penciptaan struktur organsisasi yang efektif, pengarahan usaha pemasaran, persiapan anggaran, pengembangan dan penggunaan sistem informasi, pengaitan kompensasi karyawan dengan kinerja organisasi

Evaluasi Strategi

Meninjau faktor internal dan eksternal yang merupakan basis untuk strategi saat ini, mengukur kinerja, mengambil tindakan koreksi

22 of 36

Tantangan Manajemen Puncak di Masa Depan

Organisasi yang lebih baik

Globalisasi Ekonomi

Moralitas dan Etika Bisnis

Perubahan Geopolitik

Pengangguran

Peningkatan Taraf Hidup

Perkembangan Teknologi

Perkembangan Budaya

Demografi

23 of 36

Ciri-ciri keputusan Manajemen Strategik pada berbagai tingkat

Ciri

Tingkat

Korporasi

Satuan Bisnis

Fungsional

Tipe

Konseptual

Campuran

Operasional

Takaran

Kualitatif

Semi kualitatif

Kuantitatif

Frekuensi

Berkala atau sporadis

Berkala atau sporadic

Berkala

Adaptabilitas

Rendah

Sedang

Tinggi

Kaitan dengan kegiatan sekarang

Inovatif

Campur

Tambahan

Risiko

Tinggi

Sedang

Rendah

Potensi keuntungan

Besar

Sedang

Kecil

Biaya

Besar

Sedang

Kecil

Kurun waktu

Jauh kedepan

Jangka sedang

Jangka pendek

Keluwesan

Tinggi

Sedang

Rendah

Interdenpensi, interrelasi dan interaksi

Tinggi

Sedang

Rendah

24 of 36

Gaya Manajerial

Tipe dan struktur organisasi

Faktor yang berpengaruh thd rancang bangun sistem manajemen strategik

Kompleksitas lingkungan eksternal

Kompleksitas proses produksi

Hakikat masalah yang dihadapi

25 of 36

Tahapan dalam Proses Manajemen Strategik

  1. Perumusan visi dan misi organisasi (perusahaan)
  2. Penentuan profil organisasi
  3. Analisis dan pilihan strategic
  4. Penetapan sasaran jangka Panjang
  5. Penentuan strategi induk
  6. Pnenetuan strategi operasional
  7. Penentuan sasaran jangka pendek, seperti sasaran tahunan
  8. Perumusan kebijakan

26 of 36

Proses Manajemen Strategis

Penentuan Tujuan

Penyusunan Strategi

Administrasi

Pengendalian Strategi

Perencanaan Strategi

Implementasi

Strategi

27 of 36

MODEL MANAJEMEN STRATEGI THOMAS L. WHEELEN & J. DAVID HUNGER

Internal

  • Structure
  • Culture
  • Resources

Enviromental

Scanning

Strategi

Formulation

Strategy

Implementation

Evaluation

And Control

Eksternal

  • Societal

Environment

  • Task

Environment

Mission

Reason for

existence

Objective

What

results to

accomplish

by when

Strategies

Plan to

achieve the

mission &

objective

Policies

Broad

guidelines

for

decision

making

Programs

Activities

needed to

accomplish

a plan

Budgets

Cost of the

programs

Procedures

Srquence

of steps

needed to

do the job

Performance

Actual results

Feedback/Learning

Internal

  • Cultural Structure
  • Paradigm

28 of 36

MODEL MANAJEMEN STRATEGI GREGORY DESS & LEX MILLER

Sebuah Model

Manajemen Strategi

Lingkungan eksternal

Identifikasi Peluang dan Ancaman

Lingkungan internal

Menentukan Kekuatan dan Kelemahan

Manajemen strategi pada tingkat bisnis (Pertimbangan keunggulan kompetitif)

Manajemen strategi pada tingkat fungsional

(Pertimbangan nilai konsumen)

Manajemen strategi pada tingkat perusahaan

(Diversifikasi untuk nilai stakeholder)

Manajemen strategi pada tingkat internasional

(Pertimbangan untuk kesuksesan globalisasi)

Pelaksanaan strategi bentuk struktur organisasi

Pelaksanaan strategi pengendalian untuk keberhasilan

Kepemimpinan, Budaya dan Etika

Analisis strategi dan kasus

Analisis Strategi

Perumusan Strategi

Implementasi Strategi

Analisis Kasus

29 of 36

MODEL MANAJEMEN STRATEGI dengan SBU (Strategi Bussiness Unit) Tunggal

Kebijaksanaan Pemasaran

Kebijaksanaan Manajemen Operasi Produk

Kebijaksanaan Keuangan

Kebijaksanaan Hubungan pegawai & buruh

Kebijaksanaan Akuntansi

Kebijaksanaan

R & D

Strategi Perusahaan

Manajemen Puncak

Kebijaksanaan Fungsional

Manajemen Madya dan Pengawasan

30 of 36

MODEL MANAJEMEN STRATEGI dengan SBU (Strategi Bussiness Unit) Majemuk

Kebijaksanaan Pemasaran

Kebijaksanaan Manajemen Operasi Produk

Kebijaksanaan Keuangan

Kebijaksanaan Hubungan pegawai & buruh

Kebijaksanaan Akuntansi

Kebijaksanaan

R & D

Strategi Perusahaan

Manajemen Puncak

Kebijaksanaan Fungsional

Manajemen Madya dan Pengawasan

Kebijakan SBU 2

Manajemen Puncak SBU

Kebijakan SBU 3

Kebijakan SBU 2

31 of 36

Tingkatan Strategi (Gregory G. Dess dan Alex Miller)

  1. Strategi Tingkat Bisnis

Merupakan bisnis yang terjadi pada tingkat devisional, yang menekankan pada posisi kompetitif untuk produk atau segmen tertentu yang dilakukan disuatu divisi.

  1. Strategi Tingkat Fungsional

Upaya memaksimalkan sumber-sumber produktivitas dalam membantu hambatan pada strategi bisnis, strategi perusahaan dan strategi internasional.

  1. Strategi Tingkat Perusahaan

Pada tingkat perusahaan perumusan strategi terlebih dahulu manajemen puncak menganalisis dan diagnosis lingkungan eksternal (peluang dan ancaman serta lingkungan internasional).

  1. Strategi Tingkat Internasional

Mengintegrasikan rumusan strategi di luar lingkup nasional yaitu berusaha memanfaatkan dan memperkuat unit-unit bisnis keseluruhan dunia..

32 of 36

Pengambilan Keputusan Strategi

  1. Pengambilan keputusan yang rasional analisis

Pengambilan keputusan dengan mempertimbangkan semua alternatif maupun segala akibat dari pilihan yang dapat dilihatnya dan menyusun segala akibatnya dengan memperhatikan skala pilihan dan memilih alternatif yang memberikan hasil maksimum.

  1. Pengambilan keputusan secara intuitif emosional

Pengambilan keputusan dengan menggunakan perasaan, pengalaman, pemikiran, reflektif dan naluri dengan menggunakan proses jiwa dibawah sadar.

  1. Pengambilan keputusan secara perilaku politis

Pengembalian keputusan dengan menggunakan sejumlah tekanan dari orang lain dan terpengaruh oleh keputusan mereka.

33 of 36

Proses Pengambilan Keputusan Strategi (Thomas dan David L. Jauch)

Mengevaluasi penilaian pekerjaan

Menguji dan Mengevaluasi arah:

  • Misi/ utusan
  • Objektif
  • Strategi
  • kebijakan

Menilai manajer strategi:

  • Bagian direktur
  • Pimpinan puncak

Analisis faktor strategi dalam menentukan arah situasi

Menilai dan meninjau kembali kebutuhan:

  • Tujuan
  • Objektif
  • Strategi
  • Kebijakan

Menggerakkan, mengevaluasi, memilih alternatif yang baik

Peralatan strategi

Evaluasi dan pengendalian

Menganalisa lingkungan luar

Pemilihan faktor strategi :

  • Peluang
  • Ancaman

Menganalisa lingkungan dalam

Pemilihan faktor strategi :

  • Kelemahan
  • Kekuatan

34 of 36

Gaya Manajerial

yang berhasil

  1. Kehadiran mereka ditengah-tengah para bawahan mempunyai daya dorong yang sangat kuat;
  2. Mereka mengetahui dengan jelas dan pasti bagaimana jalannya roda organisasi;
  3. Mereka terlibat langsung dalam memimpin pelaksanaan strategi yang telah ditetapkan

35 of 36

Manajerial

yang kurang berhasil

  1. Sibuk melibatkan diri dalam “birokrasi organisasi”
  2. Banyak waktu yang digunakan untuk berbagai kegiatan yang sebenarnya tidak produktif seperti membuat laporan, menghadiri rapat, menulis memo dan menyelesaikan berbagai hal yang sifatnya teknis administrative dan procedural
  3. Tidak memandang implementasi yang sistematik dari suatu rencana sebagai tanggung jawab utama
  4. Mereka lebih suka ”mengatur dari belakang meja” dan menggunakan para bawahan langsungnya sebagai “saluran berkomunikasi” dengan berbagai pihak lain dalam organisasi
  5. Senang melakukan pengawasan yang ketat

36 of 36

To be continue……