1 of 40

Proyek IPAS

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial

Rumpun Teknologi

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMK/MAK KELAS X

2 of 40

Interaksi Sosial dan Dinamika Sosial

BAB 6

Sumber : shutterstock.com

3 of 40

Interaksi Sosial

A

Hubungan timbal balik yang saling memengaruhi antara dua atau lebih individu yang diatur bersama hingga menjadi sebuah organisasi mandiri dalam domain dinamika sosial.

Sumber : pxhere.com

4 of 40

a

b

Kontak Sosial

Komunikasi

  1. Jenis kontak sosial:
    1. Kontak sosial primer
    2. Kontak sosial sekunder
    3. Kontak sosial sekunder tidak langsung
  2. Bentuk kontak sosial:
    • Antarindividu
    • Antara individu dengan suatu kelompok
    • Antarkelompok

Proses penyampaian berbagai pesan secara verbal dan nonverbal.

Interaksi Sosial

A

1. Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

5 of 40

Interaksi Sosial

A

Imitasi

a

b

c

d

e

Sugesti

Identifikasi

Simpati

Empati

2. Faktor yang Memengaruhi Interaksi Sosial

6 of 40

Interaksi Sosial

A

d

Akulturasi

b

Akomodasi

c

Asimilasi

a

Kerja sama

Bentuk interaksi sosial ke arah yang positif dan dapat meningkatkan persatuan.

Bentuk-bentuk interaksi sosial asosiatif:

3. Interaksi Sosial Asosiatif

7 of 40

Bentuk kerja sama:

  1. Gotong royong
  2. Tawar-menawar
  3. Kooptasi (cooptation)
  4. Koalisi (coalition)
  5. Joint venture

Interaksi Sosial

A

a. Kerja sama

Suatu usaha bersama yang dilakukan untuk mencapai kepentingan atau tujuan bersama.

Gotong royong dapat meningkatkan rasa guyub antarwarga.

Sumber : shutterstock.com

3. Interaksi Sosial Asosiatif

8 of 40

Koersi (coercion)

Kompromi (compromise)

Arbitrase (arbitration)

Mediasi (mediation)

Interaksi Sosial

A

b. Akomodasi

Jenis-jenis akomodasi:

Konsiliasi (conciliation)

Toleransi

Ajudikasi (adjudication)

Stalemate

3. Interaksi Sosial Asosiatif

Interaksi sosial yang dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya untuk melakukan suatu pertentangan tanpa menghancurkan lawan.

9 of 40

Interaksi Sosial

A

c. Asimilasi

Perkawinan campuran antara dua ras yang berbeda.

Suatu usaha menggabungkan dua kebudayaan atau lebih sehingga menghilangkan budaya lamanya.

3. Interaksi Sosial Asosiatif

10 of 40

Terisolasi kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat.

1

6

5

2

3

4

Interaksi Sosial

A

c. Asimilasi

Faktor yang Menghambat Proses Asimilasi

Kurangnya pengetahuan atas kebudayaan baru yang akan dihadapi.

Perasaan khawatir atas kebudayaan yang akan dihadapi.

Terdapat ciri fisik

Gangguan golongan mayoritas terhadap golongan minoritas.

Perbedaan kepentingan dan pertentangan-pertentangan pribadi.

3. Interaksi Sosial Asosiatif

11 of 40

1

2

3

Sikap toleransi terhadap kebudayaan kelompok lain.

Adanya musuh bersama dari luar kelompok.

Terjadinya perkawinan campuran (amalgamasi).

Sikap keterbukaan dari golongan yang berkuasa.

4

Faktor Pendorong Terjadinya Asimilasi

Interaksi Sosial

A

c. Asimilasi

3. Interaksi Sosial Asosiatif

12 of 40

Interaksi Sosial

A

d. Akulturasi

Pencampuran dua kebudayaan atau lebih sehingga dapat menghasilkan kebudayaan baru.

    • Masjid Kudus merupakan salah satu bentuk akulturasi antara budaya Islam, Jawa, dan Hindu-Budha.

Sumber : shutterstock.com

3. Interaksi Sosial Asosiatif

13 of 40

Interaksi Sosial

A

Interaksi sosial yang menuju ke arah pertentangan.

Bentuk interaksi sosial disosiatif:

  1. Persaingan (competition)
  2. Kontravensi
  3. Pertentangan (konflik)

Tawuran pelajar sebagai bentuk konflik sosial di kalangan remaja.

Sumber : shutterstock.com

4. Interaksi Sosial Disosiatif

14 of 40

01

02

03

04

Tertib sosial (Social order)

Interaksi Sosial

A

Order

Keajegan

Pola

Unsur-unsur dalam pembentukan keteraturan sosial

5. Keteraturan Sosial

15 of 40

Komunikasi

B

Diawali oleh komunikator memberikan pesan kepada komunikan, lalu pesan dimaknai oleh komunikan hingga terjadilah sesuai efek.

Sumber : flickr.com

Proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain.

16 of 40

Komunikasi

B

Kemajuan teknologi mempermudah masyarakat untuk melakukan komunikasi dengan beberapa orang sekaligus.

Sumber : shutterstock.com

Komponen yang dibutuhkan proses komunikasi:

  1. Komunikator
  2. Komunikan
  3. Pesan
  4. Media komunikasi (channel)
  5. Efek pesan (feed back)

17 of 40

Sosialisasi

C

Suatu upaya menanamkan nilai budaya kepada individu agar dapat menjadi warga masyarakat yang baik.

Keluarga adalah agen sosial primer yang dilakukan secara nonformal.

Sumber : shutterstock.com

18 of 40

Bentuk sosialisasi

  1. Sosialisasi primer
  2. Sosialisasi sekunder

Agen Sosialiasi

  1. Keluarga
  2. Lembaga Pendidikan
  3. Kelompok permainan (peer group)
  4. Lingkungan kerja
  5. Media massa

Tipe sosialisasi

  1. Sosialisasi formal
  2. Sosialisasi informal

Sosialisasi

C

a

b

c

1. Tipe, Bentuk, dan Agen Sosialisasi

19 of 40

Sosialisasi

C

  1. Keselarasan individu dan lingkungan sosial

Tahapan sosialisasi yang efektif:

    • Tahap persiapan (preparatory stage)
    • Tahap meniru (play stage)
    • Tahap siap bertindak (game stage)
    • Tahap penerimaan norma kolektif (generalized stage)
  1. Komitmen sosial

Sumber : flickr.com

2. Pengaruh Sosialisasi

20 of 40

Sistem norma sosial dan hubungan yang menyatukan nilai & prosedur tertentu untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut

Paul Horton & Chester L. Hunt

Menurut

Peter L. Berger

Menurut

Mayor Polak

Menurut

Koentjaraningrat

Lembaga Sosial

D

Suatu prosedur yang menyebabkan perbuatan manusia ditekan oleh pola tertentu & dipaksa bergerak sesuai jalan yang dianggap sesuai keinginan masyarakat.

Suatu kompleks atau sistem peraturan dan adat-istiadat yang mempertahankan nilai-nilai penting.

Suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus dalam kehidupan.

1. Pengertian Lembaga Sosial

21 of 40

Lembaga Sosial

D

1. Pengertian Lembaga Sosial

Kumpulan pranata sosial yang mengatur jalannya interaksi atau kegiatan sosial dalam masyarakat.

Sekolah adalah contoh Lembaga sosial formal.

Sumber : shutterstock.com

22 of 40

Lembaga Sosial

D

2. Karakteristik Lembaga Sosial

a

b

c

d

e

f

Mempunyai simbol

Mempunyai tata tertib dan tradisi

Usianya lebih lama dari usia keanggotaan anggotanya

Mempunyai alat kelengkapan

Mempunyai ideologi

Mempunyai tingkat daya tahan

23 of 40

Lembaga Sosial

D

3. Tujuan dan Fungsi Lembaga Sosial

a

b

  1. Memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan.
  2. Memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat.
  3. Memenuhi kebutuhan manusia untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

Tujuan Lembaga Sosial

Fungsi Lembaga Sosial

  1. Fungsi manifes
  2. Fungsi laten

24 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

Lembaga Keluarga

a

b

c

d

e

Lembaga Pendidikan

Lembaga Ekonomi

Lembaga Agama

Lembaga Politik

25 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

Fungsi reproduksi

Fungsi ekonomi

Fungsi proteksi

Fungsi sosialisasi

Fungsi afeksi

a. Lembaga Keluarga

Fungsi Lembaga Keluarga

26 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

Pendidikan Formal

Pendidikan Nonformal

Pendidikan Informal

b. Lembaga Pendidikan

Jenis Lembaga Pendidikan

27 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

b. Lembaga Pendidikan

Menurut Horton dan Hunt

Fungsi Lembaga Pendidikan:

Fungsi Manifes

  1. Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
  2. Mengembangkan bakat seseorang demi kepuasan pribadi & masyarakat.
  3. Melestarikan kebudayaan yang sudah ada di masyarakat.
  4. Mensosialisasikan keterampilan yang diperlukan untuk berpartisipasi dalam demokrasi.

Fungsi Laten

  1. Mengurangi pengendalian orang tua.
  2. Menyediakan sarana untuk pembangkangan.
  3. Mempertahankan sistem kelas sosial.
  4. Memperpanjang masa remaja.

28 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

c. Lembaga Ekonomi

Fungsi Lembaga ekonomi:

  1. Memberikan pedoman untuk mendapatkan bahan pangan.
  2. Memberikan pedoman untuk melakukan pertukaran barang/barter.
  3. Memberikan pedoman tentang harga jual beli barang.
  4. Memberikan pedoman untuk menggunakan tenaga kerja.
  5. Memberikan pedoman tentang cara pengupahan tenaga kerja.
  6. Memberikan pedoman tentang cara pemutusan hubungan kerja.
  7. Memberikan identitas ekonomi bagi masyarakat.

29 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

1

4

2

3

Sumber pedoman hidup bagi individu ataupun kelompok.

d. Lembaga Agama

Pengungkapan keindahan (estetika)

Memberikan identitas kepada manusia sebagai bagian dari suatu agama.

Mengatur tata kelakuan masyarakat agar tetap berada dalam kaidah agama.

Fungsi Lembaga Agama

30 of 40

Lembaga Sosial

D

4. Jenis-jenis Lembaga Sosial dan Fungsinya

Melembagakan norma melalui hukum yang diajukan oleh legislatif.

1

2

3

4

5

e. Lembaga Politik

Merancang dan menerapkan undang-undang yang telah disetujui.

Menyelesaikan konflik antarwarga negara yang bersangkutan.

Melindungi warga dari serangan bangsa lain.

Menjaga kesiapan/kewaspadaan menghadapi bahaya.

Fungsi Lembaga Politik

31 of 40

Lembaga Sosial

D

5. Klasifikasi Lembaga Sosial

1

Berdasarkan sudut nilai yang diterima masyarakat

  1. Basic institution
  2. Subsidiary institution

2

Berdasarkan sudut pengembangan

3

Berdasarkan sudut penerimaan masyarakat

4

Berdasarkan sudut penyebarannya

5

Berdasarkan fungsinya

  1. Crecive institution
  2. Enacted institution
  1. Sanctioned institution
  2. Unsanctioned institution
  1. Operative institution
  2. Regulative institution
  1. General institution
  2. Restricted institution

Menurut John Lewis & John Philip Gilin

32 of 40

Dinamika Sosial

E

Sumber : pixabay.com

Kajian dalam ranah sosiologi yang membahas tentang perubahan dalam kehidupan masyarakat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor sosial.

33 of 40

v

01

02

03

04

Bertambah atau berkurangnya penduduk.

Dinamika Sosial

E

Faktor-faktor penyebab dinamika sosial:

Penemuan-penemuan baru.

Pertentangan dalam masyarakat.

Terjadinya pemberontakan atau revolusi.

34 of 40

Dinamika Sosial

E

Teori Masalah Sosial

Objek Masalah Sosial

a

  • Ketidakadilan
  • Perilaku menyimpang
  • Pengendalian sosial
  • Perubahan sosial
  • Teori fungsionalis
  • Teori konflik antarkelas sosial

b

1. Teori dan Objek Masalah Sosial

35 of 40

  1. Kemiskinan absolut
  2. Kemiskinan relatif
  3. Kemiskinan kultural
  4. Kemiskinan natural
  5. Kemiskinan struktural

Dinamika Sosial

E

a. Bentuk kemiskinan

Pemukiman kumuh sebagai dampak kemiskinan.

Sumber : shutterstock.com

2. Kemiskinan sebagai Masalah Sosial

36 of 40

36

Penyakit

Kecelakaan

Faktor pribadi

Bidang pertanian

Pengangguran

Dinamika Sosial

E

b. Penyebab kemiskinan

1

2

Faktor ekonomi

Buta huruf

Pemborosan

Penimbun kekayaan yang tidak produktif

2. Kemiskinan sebagai Masalah Sosial

37 of 40

37

Dinamika Sosial

E

b

Timbulnya rasa tidak puas dan kecewa.

Kesenjangan sosial-ekonomi

c

Meningkatnya angka putus sekolah, menurunnya tingkat kesehatan & kesejahteraan.

Kemiskinan

d

Rusaknya tatanan hidup bermasyarakat.

Kriminalitas

b

c

d

a

a

Akan memunculkan kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat.

Ketidakadilan

3. Dampak Permasalahan Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat

38 of 40

Dinamika Sosial

E

Kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah sosial:

  • Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Kartu Keluarga Sehat (KKS)
  • Kartu Indonesia Sejahtera (KIS)
  • Kartu Indonesia Pintar (KIP)
  • Undang-undang hukum pidana (masalah kriminalitas)

Sumber : flickr.com

Penyaluran bantuan PKH

  1. Pemecahan Masalah Sosial untuk Mencapai Kehidupan yang Baik

39 of 40

Dinamika Sosial

E

Konflik realistis antara buruh dan pemilik perusahaan dapat diatasi melalui kompromi & bantuan pihak ketiga.

Mengatasi masalah narkoba dengan memberi nasihat, mengajak, & membimbing anak agar menjauhi narkoba.

Sumber : flickr.com

4. Pemecahan Masalah Sosial untuk Mencapai Kehidupan yang Baik

40 of 40

Dinamika Sosial

E

Upaya pemerintah dalam mengatasi kesenjangan sosial-ekonomi:

  • Pemberian subsidi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kurang mampu.
  • Pendorongan program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui modal bergulir tanpa agunan.

Perbedaan kesempatan atau kemampuan untuk mempertahankan atau meningkatkan status.

5. Kesenjangan Sosial-Ekonomi sebagai Masalah Sosial