Perkembangan �RUU Dikdok 2021�(disandingkan dengan UU Dikdok 2013)
M. Ahmad Djojosugito
FK Undiksha
Lombok 22 Oktober 2021
POLEMIK
POLEMIK
POLEMIK
POLEMIK
UU DIKDOK 2013 vs RUU DIKDOK 2018 & 2021
UU DIKDOK 2013 vs
RUU DIKDOK 2018 & 2021
UU DIKDOK 2013 vs
RUU DIKDOK 2018 & 2021
Demonstrasi Dokter Versus Layanan Kesehatan Indonesia ; 23 Oktober di Kediri
DLP program Dokter Layanan Primer (DLP). Program tersebut dianggap memberatkan dokter, tidak efisien, dan membebani APBN.
UU DIKDOK 2013 vs
RUU DIKDOK 2018 & 2021
LATAR BELAKANG RUU DIKDOK 2018-2019
17 Januari 2019
15 Mei 2019
23 November 2018
26 Oktober 2018
4 Oktober 2018
7 April 2015
PUTUSAN MK No. 122/PUU-XII/2014
Menolak Permohonan Pemohon untuk seluruhnya
Surat DPR RI No. LG/17339/DPR RI/IX/2018 : Penyampaian RUU Dikdok merupakan inisiatif DPR kepada Presiden
Surat Setneg No. B-872/M.Sesneg/D-1/HK.00.01/10/2018
menyerahkan RUU Dikdok kepada 5 Menteri yang ditunjuk untuk Menyusun DIM
surat Menristekdikti No. 249/M/XI/2018 kepada Sesneg RUU Dikdok tidak perlu dibahas lebih lanjut
surat Menkes No. HK.01.01/Menkes/50/2019 kepada Sesneg, sesuai rapat 13 Oktober 2018 pemerintah berpendapat RUU Dikdok tidak perlu dibahas lebih lanjut
Surat Ketua DPR RI Nomor PW/07494/DPR RI/V/2019, pemerintah melalui kementerian yang ditunjuk menyerahkan DIM
UU Dikdok 2013 vs RUU Dikdok 2018�dan RUU Dikdok 2021�(Butir-butir/Isu pokok UU Dikdok 2013)
UU Dikdok 2013 vs RUU Dikdok 2018�dan RUU Dikdok 2021�(Butir-butir/Isu pokok RUU Dikdok 2018)
UU Dikdok 2013 vs RUU Dikdok 2018�dan RUU Dikdok 2021�(Butir-butir/Isu pokok RUU Dikdok 2021)
Perkembangan “Polemik” UU Dikdok 2013 🡪 RUU Dikdok 2018
Baleg DPR 2021
Urgensi RUU DikDok 2020 – Urgensi perkumpulan/ kepentingan golongan?
Lulusan dokter 7000/ th
Jadi 3000 retaker adalah akumulasi bertahun tahun sejak diselenggarakannya UKMPPD
Retaker tersebut kemudian mendapatkan bimbingan moduler dan 50%nya berhasil lulus, namun dengan konstruk pertanyaan yang hanya terdiri dari 36 Penyakit – dan bukan 144 penyakit seperti SKDI 2012
Telah terdapat Kesepakatan pemangku kepentingan dibawah koordinasi Kemendikbud Juni 2021 dengan memperbaiki sistem UKMMPD dengan ujian tahapan dan portfolio. Di dalam kesepakatan ini termasuk organisasi profesi dan asosiasi pendidikan
Urgensi RUU DikDok 2020 – Urgensi perkumpulan/ kepentingan golongan?
Apakah urgensi RUU ini hanya melulu soal Uji Kompetensi dokter?
Apakah pengusul RUU tidak memahami idealisme pendidikan dokter sejak Input, Proses, dan Output serta Outcome Pendidikan Kedokteran?
Pengusul memiliki interes yang sangat banyak terhadap uji kompetesi (Output Pendidikan Dokter), sementara bagian Input-Proses-Outcome tidak terbahas menyeluruh
Penyandingan UU Dikdok 2013 dengan RUU Dikdok 2021
UU Dikdok 2013
RUU Dikdok 2021
Penyandingan UU Dikdok 2013 dengan RUU Dikdok 2021
RUU Dikdok 2021
Sandingan – Implikasi – Analisis – Komentar
Penyandingan UU Dikdok 2013 dengan RUU Dikdok 2021
RUU Dikdok 2021
Sandingan – Implikasi – Analisis – Komentar
Contoh perubahan yang tidak sustansial
| UU Dikdok 2013 | RUU Dikdok 2021 | Komentar |
Ketentuan umum pasal 4 | Pendidikan Kedokteran bertujuan: a. menghasilkan Dokter dan Dokter Gigi yang berbudi luhur, bermartabat, bermutu, berkompeten, berbudaya menolong, beretika, berdedikasi tinggi, profesional, berorientasi pada keselamatan pasien, bertanggung jawab, bermoral, humanistis, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial, dan berjiwa sosial tinggi; | Pendidikan Kedokteran bertujuan: menghasilkan Dokter dan Dokter Gigi dalam bidang pelayanan, pendidikan, dan penelitian, yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, memiliki jiwa nasionalisme, dan jiwa penolong, menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, menjunjung tinggi etika profesi, humanis, menjalankan nilai-nilai kemanusiaan, menghormati kehidupan insani dan mengutamakan kesehatan dan keselamatan pasien, serta menghargai nilai-nilai kesejawatan; | Tidak berbeda secara substansial |
Bab II | Calon Mahasiswa Pasal 27 (1) Calon Mahasiswa harus lulus seleksi penerimaan sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang- undangan. | Seleksi Calon Mahasiswa Pasal 19 Calon Mahasiswa program studi dokter dan dokter gigi harus lulus seleksi penerimaan yang meliputi:tes seleksi akademik sesuai dengan bidang kedokteran; dan tes lain yang sesuai kebutuhan. | Tidak berbeda secara substansial |
Contoh pasal yang lebih layak ada dalam aturan turunannya (tdk sesuai dg azas CCP : Critical, Crucial, Principle)
| RUU Dikdok 2021 | Komentar |
Bab II Penyelenggaraan Pendidikan | Pasal 36 Dalam hal pembentukan program dokter subspesialis baru dan dokter gigi subspesialis baru, Kolegium Kedokteran dan Kolegium Kedokteran Gigi mengajukan kepada Konsil Kedokteran Indonesia untuk disahkan. Konsil Kedokteran Indonesia sebelum melakukan pengesahan, mengundang kolegium spesialis terkait untuk dilakukan klarifikasi kompetensi dan dimintakan persetujuan. Klarifikasi kompetensi sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) merupakan proses klarifikasi kompetensi dari program dokter subspesialis baru atau dokter gigi subspesialis baru untuk memastikan agar kompetensi program dokter subspesialis atau dokter gigi subspesialis tidak tumpang tindih dan memiliki sekurang-kurangnya 70% (tujuh puluh persen) kompetensi baru yang berbeda dibandingkan dengan kompetensi program studi dokter spesialis atau dokter gigi spesialis dan/atau program dokter subspesialis atau dokter gigi subspesialis yang sudah ada. Berdasarkan klarifikasi kompetensi dan persetujuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Konsil Kedokteran Indonesia mengesahkan atau tidak mengesahkan program dokter subspesialis dan dokter gigi subspesialis. Program dokter subspesialis dan dokter gigi subspesialis yang telah disahkan selanjutnya diajukan oleh Konsil Kedokteran Indonesia kepada Kolegium Kedokteran atau Kolegium Kedokteran Gigi untuk ditetapkan. | Terlalu detil untuk dimasukkan dalam UU. |
Terdiri dari 12 Bab 69 Pasal
Isi:
Terdiri dari 7 Bab 64 Pasal
Isi:
Masalah dan Kontroversi
Masalah Dokter & Pemerkuatan Layanan Primer
Masalah Dokter & Pemerkuatan Layanan Primer
Ternyata terjadi lagi ketidak telitian dalam membaca Perkonsil 65 th 2019 ini,
jelas terdapat perbedaan definisi tingkat pengetahuan dan tingkat ketrampilan (hal 176 – 180) dibanding definisi pada SKDI
Bagaimana dengan lampiran 5 mengenai daftar tingkat pengetahuan dan tingkat ketrampilan, apakah juga duplikasi, seperti yang dituduhkan?
PENGUATAN
PELAYANAN PRIMER
Mengapa pada lampiran masalah kesehatan Perkonsil 65 th 2019 dituduhkan terdapat duplikasi dengan lampiran pada SKDI?
?
SEBAB
AKIBAT
ERA INDUSTRI 4.0
vs
PENDIDIKAN KEDOKTERAN
Masalah Terkini Pendidikan Kedokteran�(Masalah UU Pradok – UU Dikdok – RUU Dikdok)
PE
MERIN
TAH
RUU
Dikdok
2021
UU
Dikdok
2013
Government
HEAVY
Professional
Organizational
LESS HEAVY
BALANCED
PO – Govn’t
UU
Pradok
2004
SERASI-SELARAS-SEIMBANG
Pendidikan Kedokteran merupakan Upaya bersama para Stakeholder dengan Leadernya PEMERINTAH
PEME- RINTAH
Organi-sasi Profesi
plus
UU
Dikdok
2013
Pemerintah
HEAVY
Organisasi Profesi HEAVY
SERASI-SELARAS-SEIMBANG
OP – Govn’t
(Kondidi waktu jaman CHS)
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEDOKTERAN DAN KEBUTUHAN PELAYANAN KESEHATAN
Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL (K), MARS.
DIREKTUR JENDERAL PELAYANAN KESEHATAN
KEMENTERIAN KESEHATAN
IMPLEMENTASI UU DIKDOK
DOSEN DAN DOKTER PENDIDIK KINLIS
Dosen akademik lebih kearah Pendidikan, dosen pendidik klinis dengan jafung dokdiknis lebih banyak kearah pelayanan kesehatan
IMPLEMENTASI LAINNYA
Ketentuan mengenai Internsip, keterlibatan Kemenkes dalam uji kompetensi, wahana Pendidikan.
INTEGRASI RS PENDIDIKAN UTAMA DAN FK/FKG
Integrasi antara rumah sakit Pendidikan utama dan FK/FKG terutama milik Pemerintah/Pemda belum dapat dilaksanakan
KETENTUAN RUMAH SAKIT PENDIDIKAN
PP No. 93 Tahun 2015, PP No. 47 Tahun 2021, dan PP No. 5 Tahun 2021.
DAPAT DITUANGKAN
DALAM BENTUK PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN DIBAWAH UU
BELUM PERLU MENGUBAH UU DIKDOK
UU DIKDOK
!
Jakarta, 11 Juni 2021
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
Perkembangan Kebijakan Pendidikan Kedokteran sesuai UU No.20/2013
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Pokok Pengaturan UU No.20/2013
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi 2021
34
Urgensi UU No.20/2013 tentang Pendidikan Kedokteran
Isu utama pendidikan kedokteran sebelum terbitnya UU No.20/2013 :
Potret Pendidikan Kedokteran 2013 :
Kesimpulan dan Saran
Fraksi (Nasdem)
Baleg DPR
Panja Baleg
Paripurna DPR
PRESIDEN
DPR
Menteri (Terkait)
Panja
(DPR dan Pemerintah)
Komisi X
UU
SAH
Advokasi
AFKNI
Advokasi
AFKNI
Advokasi
AFKNI
1
2
3
5
4
6
7
8
9
13
13
10
11
12
Advokasi
AFKNI
PENYALURAN ADVOKASI
ASPIRASI
UU yang