1 of 22

LPBI�SER-NU(Social Emergency Response Nahdlatul Ulama))

2 of 22

SEJARAH SINGKAT

Social Emergency Response atau SER merupakan lembaga penanggulangan bencana yang dibentuk PWNU Jawa Timur dan diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf kalla pada hari Rabu tanggal 13 Mei 2009 di Kantor PWNU Jawa Timur JI.Masjid Al-Akbar Timur No.9 Surabaya.

3 of 22

SEJARAH SINGKAT

Lembaga ini merupakan bentuk kepedulian NU di bidang sosial dan kesehatan. Secara khusus sebagai bukti nyata kepedulian terhadap isu bencana maupun berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya bencana baik persoalan lingkungan hidup, kerentanan masyarakat terhadap bahaya, dan hal-hal yang dapat memicu terjadinya bencana.

4 of 22

Makna Dan Arti Lambang

  • Social Emergency Response.

Social : Sosial Kemasyarakatan

Emergency : Keadaan Darurat/Keadaan tak diduga/Keadaan Kritis

Response : Tanggap Darurat

Bulan Sabit dan Palang Merah

Memberikan pertolongan dan bantuan kemanusiaan

Tangan melingkar warna hijau

Melambangkan uluran tangan yang memberikan bantuan kemanusiaan dan tanggap darurat kebencanaan. Warna hijau mengandung arti bahwa lembaga SER berada dibawah naungan NU dan lembaga ini mencakup atau terdapat seluruh elemen NU balk badan otonom NU maupun Iembaga/lajnah yang ada ditingkatan NU sebagai bagian dan pelaksana dan penyokong dalam kegiatan SER sesuai visi dan misi SERNU

Bintang Sembilan

Melambangkan bintang sembilan sebagaimana yang terdapat pada lambang Nahdlatul Ulama

Tulisan“PCNU GRESIK”

Adalah kedudukan dan wilayah kerja lembaga SERNU yang berada di Wilayah Kabupaten Gresik.

5 of 22

VISI SERNU

Mewujudkan tatanan sosial masyarakat JawaTimur yang memiliki tingkat pemahaman dan kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana serta sensitif terhadap fenomena alam dansosial yang menyebabkan terjadinya bencana.

6 of 22

MISI SERNU

Melakukan penguatan kelembagaan (capacity building) terhadap eksistensi lembaga SER dalam rangka mewujudkan lembaga yang efektif dan professional.

7 of 22

MISI SERNU

Melakukan penyadaran, pendidikan, dan pemahaman terhadap masyarakat Jawa Timur dalam rangka mengurangi tingkat kerawanan dan kerentanan masyarakat dalam menghadapi bencana.

8 of 22

MISI SERNU

Melakukan pendidikan, pelatihan. dan berbagai bentuk aktifitas lain yang menunjang dalam konteks prabencana, mitigasi,emergency response, rehabilitasi, dan rekontruksi bencana.

9 of 22

MISI SERNU

Menjalin dan mengembangkan program-program yang bersifat net-working dengan para pihak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan bencana

10 of 22

SERNU gresik

  • Keputusan Tentang Pembentukan SER NU ada di Tingkat Cabang.
  • Pembentukan SER NU tingkat Cabang sifatnya himbauan dan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masing-masing cabang
  • Nama, Bendera, Brigana disamakan dengan tingkat Wilayah.

11 of 22

SERNU gresik

  • Pembentukan SER NU Gresik, dilaksanakan pada tahun 2014, dengan ketua Moh. Ali Rozaqi.

12 of 22

SERNU gresik

  • Pada masa Khidmah 2016 – 2021, PCNU Gresik memutuskan SERNU Gresik digabung menjadi satu dengan LPBINU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim) dengan Ketua Abdul Basit.

13 of 22

SERNU gresik

  • Pada masa Khidmah 2021 – 2026, PCNU Gresik tetap mempertahankan SERNU Gresik menjadi satu dengan LPBINU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim) dengan nama PC LPBI SERNU Gresik dengan Ketua Sholihul Fathoni .

14 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Humas
  • Divisi Rehabilitasi
  • Divisi Mitigasi
  • Divisi Tanggapdarurat
  • Divisi Transportasi
  • Brigade SiagaBencana

15 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Humas
  • Bertanggung jawab atas komunikasi dan informasi penjelasan tentang lembaga kepada pihak lain dalam konteks pembangunan citra lembaga
  • Melakukan kerja sama dengan stake holder atau badan usaha
  • Mempublikasikan setiap kegiatan SER NU

16 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Rehabilitasi
  • Bertanggung jawab terhadap perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan dan pengembangan program-program perbaikan kehidupan masyarakat korban bencana
  • Melakukan rehabilitasi kepada masyarakat korban bencana mencakup empat aspek yakni infrastruktur, pendidikan, psikologi, dan agama

17 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Mitigasi
  • Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan dan pengembangan program-program pengurangan resiko bencana yang sudah diketahui
  • Identifikasi daerah potensi resiko bencana
  • Sosialisasi dan penyadaran potensi resiko bencana kepada masyarakat rawan bencana

18 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Tanggap darurat
  • Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan dan pengembangan program-program kerja dalam memberikan respon secara cepat, tepat dan efektif terhadap suatu kejadian bencana Sebagaimana yang sudah diatur dalam SOP

19 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Logistik dan Pangan
  • Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan dan pengembangan program-program penyediaan dan pengaturan penyaluran bantuan logistik dan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat korban bencana
  • Mencari dan mengumpulkan stok bantuan logistik dan pangan yang setiap saat ada bencana siap didistribusikan
  • Menyalurkan logistik dan pangan sesuai dengan kebutuhan sasaran (karakter korban bencana)

20 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Divisi Transportasi
  • Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan dan pengembangan program-program penyediaan dan pengiriman bantuan serta upaya penyelenggaraan evakuasi masyarakat korban bencana
  • Mengadakan dan merawat alat transportasi yang dimiliki SER NU
  • Mendistribusikan bantuan logistik, pangan dan alat evakuasi korban bencana

21 of 22

DIVISI – DIVISI SER NU

  • Brigade Siaga Bencana
  • Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pengelolaan pemberian pertolongan darurat dan bantuan langsung kepada masyarakat korban bencana sebagaimana yang sudah diatur dalam SOP

22 of 22

SEKIAN DAN TERIMA KASIH