1 of 29

Ciri & Sifat Kehidupan�Asal Usul Makhluk Hidup

Mata Kuliah Biologi, 2010

2 of 29

Mengapa Kita Mempelajari Biologi

Biologi merupakan ilmu yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup dan kehidupan.

Kajian ilmu biologi mencakup :

- zat-zat pembentuk makhluk hidup (molekul organik-sel-jaringan-organ-sistem organ-individu)

- proses kehidupan yang terjadi

- hubungan makhluk hidup dgn lingkungannya.

3 of 29

Cabang Ilmu Biologi

  • Sitologi
  • Histologi
  • Anatomi
  • Ekologi
  • Fisiologi
  • Embriologi
  • Genetika
  • Evolusi

  • Bakteriologi
  • Botani
  • Zoologi
  • Entomologi
  • Mikrobiologi
  • Palaeontologi
  • Parasitologi
  • Algologi
  • Virologi
  • Orchidologi
  • Herpetologi

4 of 29

Manfaat Ilmu Biologi

  • Bermanfaat bagi kehidupan manusia karena ilmu ini mengkaji tentang hal-hal yang berkenaan dengan makhluk hidup.

5 of 29

Ciri – ciri Makhluk Hidup

  1. Memiliki bentuk dan ukuran tertentu
  2. Memiliki protoplasma
  3. Mampu melakukan kegiatan-kegiatan hidup
    • Membutuhkan makanan/nutrisi
    • Transportasi / pengangkutan zat
    • Metabolisme
    • Mampu melakukan gerakan
    • Dapat tumbuh dan berkembang
    • Dapat berkembang biak/bereproduksi
    • Beradaptasi
    • Regulasi

6 of 29

  • Puncak dr hirarki kehidupan adlh ekosistem
  • Ekosistem meliputi:
    • Komunitas
    • Populasi

ECOSYSTEM LEVEL�Eucalyptus forest

COMMUNITY LEVEL�All organisms in�eucalyptus forest

POPULATION LEVEL�Group of flying foxes

ORGANISM LEVEL�Flying fox

ORGAN SYSTEM LEVEL�Nervous system

ORGAN LEVEL�Brain

Brain

Spinal cord

Nerve

TISSUE LEVEL�Nervous �tissue

CELLULAR LEVEL�Nerve cell

MOLECULAR LEVEL�Molecule of DNA

Figure 1.1

7 of 29

  • Organisme dibentuk oleh:
    • Sistem organ
    • organs
    • jaringan
    • sel
    • molekul

ECOSYSTEM LEVEL�Eucalyptus forest

COMMUNITY LEVEL�All organisms in�eucalyptus forest

POPULATION LEVEL�Group of flying foxes

ORGANISM LEVEL�Flying fox

ORGAN SYSTEM LEVEL�Nervous system

ORGAN LEVEL�Brain

Brain

Spinal cord

Nerve

TISSUE LEVEL�Nervous �tissue

CELLULAR LEVEL�Nerve cell

MOLECULAR LEVEL�Molecule of DNA

Figure 1.1

8 of 29

METODE ILMIAH

9 of 29

Perbedaan Pendekatan Ilmiah �dan Non Ilmiah :

Pendekatan Ilmiah :

  • Perumusan masalah jelas dan spesifik
  • Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan diukur secara empiris
  • Jawaban permasalahan didasarkan pada data
  • Pengambilan kesimpulan berdasarkan logika yang benar
  • Kesimpulan yang didapat siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain

Pendekatan Non Ilmiah :

  • Perumusan masalah yang kabur atau abstrak
  • Masalah tidak selalu diukur secara empiris dan dapat bersifat supranatural/dogmatis
  • Jawaban tidak diperoleh dari hasil pengamatan data di lapangan
  • Kesimpulan tidak didasarkan pada hasil pengumpulan data dan analisis data secara logis
  • Kesimpulan tidak dibuat untuk diuji ulang oleh orang lain

10 of 29

Contoh :� “Santi sakit perut selama seminggu”

Pendekatan Ilmiah :

• Cari data di lapangan

Santi makan apa ?

• Periksa ke dokter

• Tes laboratorium

• Pengobatan

• Kesimpulan :

Santi Keracunan

Pendekatan Non Ilmiah :

• Pergi ke dukun

• Penyembuhan

• Kesimpulan :

Santi terkena guna-guna dari teman/musuhnya

11 of 29

Karakteristik Metode Ilmiah :

  • Bersifat kritis, analistis, artinya adanya metode untuk menunjukkan proses yang tepat untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah

  • Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia

12 of 29

  • Bersifat obyektif, artinya berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat mengecek kebenaran dan keabsahanya

  • Bersifat konseptual, artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan

  • Bersifat empiris, artinya metode yang dipakai didasarkan pada fakta di lapangan

13 of 29

Pola Pikir dalam Metode Ilmiah :

  • Induktif

Menyimpulkan suatu data atau fakta

Contoh ..??

  • Deduktif

Membuktikan suatu teori atau hipotesis

Contoh … ??

14 of 29

  • Penalaran deduktif digunakan utk menguji hipotesis
    • Bila hipotesis benar setelah diuji, maka dapat diambil sebagian kesimpulan
    • Kesimpulan akhir yg menyeluruh diperoleh setelah melalui serangkaian penelitian

15 of 29

  • Langkah utama dalam metode ilmiah

Observation

Question

Hypothesis

Prediction

Test:

Experiment or�additional�observation

Test does not�support hypothesis; revise hypothesis or pose new one

Test supports hypothesis; make additional predictions and test them

Figure 1.3A

16 of 29

ASAL USUL�KEHIDUPAN

17 of 29

Teori Asal Usul Kehidupan

Ada banyak teori, diantaranya adalah:

  1. Teori Abiogenesis / generatio spontanea
  2. Teori Biogenesis
  3. Teori Kosmozoa
  4. Evolusi Kimia
  5. Evolusi Biologi

18 of 29

ASAL USUL KEHIDUPAN

Teori Abiogenesis oleh Aristoteles.

Teori Biogenesis

MH berasal dari MH

Percobaan Redi

Percobaan Spallanzani

Percobaan Pasteur

Teori Kreasi Khas kehidupan diciptakan oleh Sang Pencipta

Evolusi Kimia kondisi bumi yang primitif sangat mendukung reaksi kimia untuk sintesis bahan organik kompleks.

Evolusi Biologi MH pertama merupakan hasil dari evolusi molekul anorganik.

19 of 29

Teori Abiogenesis

Abiogenesis

Tidak

Hidup

Pembentukan

Kehidupan berasal dari materi yang tidak hidup atau benda mati, dan pembentukannya terjadi begitu saja / secara spontan

20 of 29

Tokoh Abiogenesis

  1. Aristoteles (384 SM)

# Cacing berasal dari tanah

# Belatung berasal dari daging busuk

  1. Antonie Van Leuwenhoek (abad 17)

- rendaman jerami yg tampak keruh krn mikroorganisme. Kesimpulan …..

21 of 29

Teori Abiogenesis

Biogenesis

Hidup

Pembentukan

Kehidupan berasal dari mahluk hidup pula

22 of 29

Tokoh Biogenesis

  1. Francesco Redi (1626-1697)
  2. Lazzaro Spallanzani (1727-1799)
  3. Louis Pateur (1822-1895)

23 of 29

ASAL-USUL KEHIDUPAN

  • Percobaan Redi.

Ditutup rapat

Dibiarkan terbuka

Ditutup dengan kasa

24 of 29

  • Percobaan Spallanzani.

25 of 29

  • PERCOBAAN PASTEUR.

26 of 29

Teori Evolusi Kimia

  • A.I. Oparin (Rusia)

Pada atmosfir purba mengandung uap air, metana, amonia dan hidrogen. Dari kondisi kimia & fisika seperti itu maka evolusi kimia dapat terbentuk sehingga adanya makhluk hidup karena berasal dari makhluk hidup sebelumnya

  • Harord Urey (Amerika)

Pada suatu saat atmosfir bumi kaya akan molekul gas yang merupakan unsur-unsur penting dalam tubuh makhluk hidup

  • Stanley Miller (Amerika) – membuktikan teori Urey melalui eksperimen

27 of 29

Model perangkat percobaan Miller dan Urey untuk sintesis molekul organik secara abiotik.

Evolusi Kimia oleh: Oparin, Haldane.

CH4 = metana

NH3 =amoniak

H2 = gas hidrogen

H2O =uap air

28 of 29

Runtuhnya teori evolusi kimia

  • Pengakuan Miller bahwa atmosfer bumi purba tidak mengandung CH4 tp mgd H2O, CO2, H2
  • Teori evolusi kimia tidak terbukti sampai sekarang
  • BAGAIMANA DENGAN TEORI EVOLUSI BIOLOGI ???

29 of 29

“ Dia mengeluarkan yang hidup

dari yang mati dan mengeluarkan

yang mati dari yang hidup.”

(QS Ar-Ruum 30:19)