1 of 13

SELANDIA BARU

KEBIJAKAN PENDIDIKAN DASAR

Education Policy in New Zealand

2 of 13

    • New Zealand adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di bagian barat daya laut Pasifik. Negara ini bersebelahan dengan Australia. Terdiri dari dua pulau utama, Pulau bagian Selatan dan Pulau bagian Utara. Negara ini berpopulasi 4.8 juta penduduk dan merupakan negara kepulauan yang paling layak huni. Ibukota negara ini adalah Wellington, dan kota terbesarnya adalah Auckland dan Christchurch. New Zealand terdiri dari kota - kota yang cukup kecil, jadi sangat mudah bepergian dari satu tempat ke tempat lain.

Pendahuluan

SELANDIA BARU

  • Musim semi (bulan September sampai November)
  • Musim panas (bulan Desember sampai February)
  • Musim gugur (bulan Maret sampai Mei)
  • Musim dingin (bulan Juni sampai Agustus)

3 of 13

Kebijakan Pendidikan Dasar di Selandia Baru

PETA KONSEP

1

    • Waktu

2

    • Biaya

3

    • Seragam

4

    • Zonasi

5

    • Kurikulum

6

    • Keunggulan dan Kelemahan

4 of 13

Waktu

Di Selandia Baru, anak-anak mulai bersekolah di usia 5 tahun untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Sementara itu, usia wajib bersekolah di Selandia Baru adalah 6–16 tahun. 

Levels of education in New Zealand:

  • Early childhood education: Education for children up to the age of 5 years

  • Primary and secondary education: Education for children aged 5–19 years

  • Further education: Higher education

5 of 13

  • Tahun ajaran di Selandia Baru sendiri dimulai pada akhir bulan Januari atau awal Februari dan berakhir pada pertengahan bulan Desember (Government of New Zealand, n.d.). Tahun ajaran dibagi dalam empat masa (Term). Lamanya satu Term berkisar 2—2,5 bulan. Di antara Term ada libur selama 2—3 minggu.

Waktu

  • Jam pelajaran sekolah dasar dimulai pada pukul sembilan pagi dan berakhir pada pukul lima belas di sore hari. Meski demikian, anak diperbolehkan datang lebih lama atau pulang lebih cepat tanpa dikenakan sanksi.

6 of 13

BIAYA

  • Pendidikan Selandia Baru terdiri dari tiga tingkatan: early childhood education (sampai usia 5 tahun), primary and secondary education (usia 5—19 tahun), dan further education (pendidikan tinggi). Primary School menyelenggarakan kelas Year 1 hingga kelas Year 6, kemudian Intermediate School melanjutkan kelas Year 7 dan Year 8, dan Secondary School untuk kelas Year 9 hingga Year 13.
  • Pemerintah menggratiskan biaya pendidikan primary dan secondary school pada sekolah-sekolah negeri. Sementara untuk sekolah swasta, biaya pendidikan mengikuti kebijakan sekolah masing-masing.

7 of 13

Seragam Sekolah

  • Sekolah-sekolah negeri di Selandia Baru pada umumnya tidak memberlakukan seragam. Anak-anak bebas menggunakan pakaian apa saja ke sekolah, bahkan sepatu pun tidak diwajibkan. Hanya pada musim panas, para murid diinstruksikan untuk menggunakan topi saat selama di luar gedung. Sekolah pun biasanya menyediakan topi bagi anak-anak yang tidak membawanya.

8 of 13

Sistem Zonasi

  • Selandia Baru juga menerapkan sistem zonasi sekolah. Artinya, anak dianjurkan bersekolah di sekitar tempat tinggal mereka. Sekolah wajib menyediakan tempat bagi anak-anak di lingkungannya. Bagaimana jika ingin sekolah di luar zona? Boleh saja, tetapi anak harus mengajukan permohonan dan sekolah tersebut tidak wajib memberi tempat, tetapi tergantung ketersediaan yang ada.

9 of 13

Kurikulum

  • Satu hal yang unik adalah bahwa Selandia Baru memiliki dua kurikulum nasional. Kurikulum pertama disebut The New Zealand Curriculum yang diterapkan oleh sekolah-sekolah berbahasa Inggris secara umum, sementara sekolah berbahasa Maori (suku asli Selandia Baru), menggunakan kurikulum berbasis filosofi Maori yang disebut Te Marautanga o Aotearoa.

  • Sekolah sangat meminimalisir pekerjaan rumah alias PR. Kalau pun ada, biasanya berupa proyek menulis, membaca dan membuat resensi buku atau proyek kreativitas. Prinsipnya, anak belajar di sekolah. Sementara rumah adalah tempat belajar kehidupan bersama keluarga.
  • Visi kurikulum pendidikan Selandia Baru adalah: “Orang muda yang percaya diri, terhubung, terlibat secara aktif, dan pembelajar seumur hidup” (Ministry of Education, 2015). Prinsip dasar yang ditetapkan yaitu: Harapan tinggi, Perjanjian Waitangi, Keanekaragaman budaya, Inklusi, Belajar untuk belajar, Keterlibatan komunitas, Koherensi, Fokus masa depan.

10 of 13

Keunggulan dan Kelemahan Kebijakan Sistem Pendidikan

Keunggulan

  1. Pembentukan Karakter anak
  2. Sekolah mengajarkan anak-anak untuk saling memberi manfaat kepada rekan-rekannya dan bukan saling bersaing apalagi menjatuhkan
  3. Tidak ada ranking kelas dan ujian yang berujung nilai angka.
  4. Kepercayaan diri dipupuk sejak kecil
  5. anak-anak diedukasi tentang keselamatan diri, baik di darat maupun di air.

11 of 13

  • Selandia Baru menerapkan sistem pendidikan non-religious
  • Budaya santun yang berbeda dengan kebiasaan di dunia timur.

Kelemahan

12 of 13

Referensi

https://www-education-govt-nz.translate.goog/our-work/our-role-and-our-people/education-in-nz?

https://www.nomadcredit.com/blog/new-zealand-education-system

https://www.youtube.com/watch?v=89pSkUhGeb0

https://www.scribd.com/document/494239532/Makalah-Sistem-Pendidikan-Selandia-Baru

13 of 13

The End

Thanks for listening!