1 of 53

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER – LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

UPDATE  

 DASARIAN I OKTOBER 2021

1

1

2 of 53

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  7. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  8. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  9. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  10. Analisis Curah Hujan
  11. Analisis Perkembangan Musim
  12. Prakiraan dan Peluang Curah Hujan
  13. Kesimpulan

2

3 of 53

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

3

4 of 53

Monitoring suhu bawah permukaan laut di wilayah Pasifik pada Juli 2021 didominasi kondisi netral. Pada Agustus - Oktober 2021, anomali negatif terlihat dan menguat di kedalaman 0-250 m terutama di wilayah Pasifik bagian tengah hingga timur.

Peta evolusi suhu bawah permukaan laut (peta kanan) dari 21 Agustus s.d. 5 Oktober 2021 juga menunjukkan kondisi anomali suhu negatif terlihat dan menguat di Pasifik tengah hingga timur pada kedalaman 0-300 m. 

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik

(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2021)

Sumber: bom.gov.au

Sumber: CPC NOAA

4

5 of 53

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

Indeks Nino3.4 : -0.61; Indeks Dipole Mode : -0.35

  • Secara umum, anomali SST di Samudera Pasifik bagian timur hingga barat didominasi kondisi dingin hingga netral.
  • Di Samudera Hindia umumnya anomali SST bagian barat dalam kondisi netral hingga hangat sedangkan di bagian timur terjadi kondisi hangat.
  • Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan nilai yang memenuhi prasyarat kondisi La Niña dan berlangsung selama dua dasarian terakhir, sedangkan anomali SST di Samudera Hindia kembali menunjukkan kondisi  Indian Ocean Dipole (IOD) Netral. 

                                           

5

6 of 53

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2021)

  • SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 diprediksi didominasi kondisi dingin pada Oktober 2021 hingga Februari 2022 kemudian mulai berangsur netral hingga April 2022.
  • SST Wilayah Samudera Hindia pada Oktober hingga Desember 2021 di bagian timur diprediksi dalam kondisi hangat kemudian berangsur netral sedangkan dibagian timur didominasi netral hingga April 2022.

6

7 of 53

ANALISIS & PREDIKSI ENSO  �(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2021)

*Oktober 2021 = pemutakhiran s.d. 9 Oktober 2021

Peningkatan Konveksi di Indonesia

Pengurangan Konveksi di Indonesia

El-NIÑO

KUAT

MODERAT

LEMAH

KUAT

MODERAT

LEMAH

LA-NIÑA

  • Indeks ENSO bulan Oktober 2021* sebesar -0.61 menunjukkan ENSO dalam kondisi prasyarat La Nina Lemah.

  • BMKG memprakirakan fenomena ENSO La Niña Lemah – Netral akan berlangsung hingga Februari-Maret-April 2022

  • Sebagian besar pusat layanan   iklim lainnya memprakirakan kondisi ENSO  La Niña Lemah – Netral dan akan berlangsung hingga awal tahun 2022

Prediksi ENSO BMKG

SON'21

OND'21

NDJ'21

DJF'22

JFM'22

FMA'22

-0.62

-0.64

-0.57

-0.47

-0.39

-0.34

7

8 of 53

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN  I OKTOBER 2021)

*Oktober 2021 = pemutakhiran s.d. 9 Oktober 2021

DM [+]

NORMAL

DM [-]

Peningkatan Konveksi di Indonesia

Pengurangan Konveksi di Indonesia

  • Indeks IOD bulan Oktober 2021* sebesar -0.38, yang menunjukkan kondisi netral.

  • BMKG memperkirakan kondisi IOD akan berada pada kondisi  IOD  Netral 

  • NMME memperkirakan kondisi IOD Negatif cenderung Netral hingga November 2021.

PREDIKSI IOD BMKG

Nov'21

Des'21

Jan'22

Feb'22

Mar'22

Apr'22

-0.1

-0.03

-0.01

0.03

0.18

0.19

8

9 of 53

ENSO UPDATE : SEPTEMBER 2021

  • ENSO Alert System Status: La Niña Watch
  • A transition from ENSO-neutral to La Niña is favored in the next couple of months, with a 70-80% chance of La Niña during the Northern Hemisphere winter 2021-22.

IRI ENSO Forecast,   CPC/IRI ENSO Update

Published: 9 September 2021

  • The tropical Pacific has been ENSO-neutral since May 2021, based on both oceanic and atmospheric indicators
  • Model predictions and expert assessment favor the continuation of the cool side of ENSO-neutral through September-November 2021 with 60% likelihood, and 40% likelihood for the re-emergence of La Niña conditions. Those probabilities shift to 50%-50% for the October-December 2021 and November-January 2021/2022 seasons
  • In December-February 2021/2022, the odds shift to 60% for La Niña conditions, 30% for ENSO-neutral, and 10% for El Niño conditions

  • The ENSO Outlook remains at La Niña WATCH
  • This means that the El Niño-Southern Oscillation is currently neutral, but the chance of a La Niña forming during the coming months has increased to around 50% - twice the normal likelihood.
  • A La Niña WATCH is not a guarantee that a La Niña will occur; it is an indication that some of the typical precursors of an event are in place.

  • Overall conditions in the atmosphere and ocean indicate the tropical Pacific is heading towards La Niña conditions.
  • La Niña conditions are more likely to emerge (60%) than ENSO-neutral conditions continue (40%).

El Niño Outlook 

Last Updated:  11 October 2021  next update 10 November 2021

El Niño Outlook

Issued : 28 September 2021 next update 12 October 2021

El Niño Outlook 

Updated : September 2021

9

10 of 53

Analisis dan Prediksi Monsun

10

10

11 of 53

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 mb

Pola angin zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia, kecuali wilayah Sumatera, Kalimantan bagian tengah hingga utara, Sulut, Malut dan Papua Barat yang didominasi angin baratan.
  • Angin timuran yang bertiup di wilayah Indonesia umumnya relatif lebih lemah dari klimatologisnya.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

11

12 of 53

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 mb

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan umumnya mendominasi di seluruh wilayah Indonesia.
  • Angin dari selatan umumnya lebih kuat dari klimatologisnya terutama pada sebagian besar wilayah Sumatera bagian utara, Sulawesi, NTT dan Maluku.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 53

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian utara. Terdapat pola siklonal di sekitar laut Filipina. Pola angin sama dengan normalnya.

  • Prediksi Dasarian II Oktober 2021

Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di wilayah selatan ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar Barat Sumatera.

13

14 of 53

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb(Sumber : ECMWF)

NOVEMBER 2021– JANUARI 2022

November-Desember 2021 diprediksi Angin Monsun Asia dimana massa udara dari S.pasifik mulai memasuki wilayah Indonesia, kemudian semakin mengguat dengan massa udara berasal dari S.Hindia pada Januari 2022.

14

15 of 53

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Monsun AsiaPada dasarian I Oktober 2021 tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian I November 2021. Kondisi tersebut diprediksi kurang mendukung pembentukan awan di wilayah utara Indonesia.
  • Monsun Australia: Pada dasarian I Oktober 2021 aktif dan diprediksi masih aktif hingga dasarian I November 2021 dengan intensitas relatif lebih kuat dibandingkan dengan klimatologisnya, tidak mendukung pembentukan awan di wilayah selatan Indonesia.

15

16 of 53

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�(monitoring potensi peningkatan curah hujan di ibu kota)

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada dasarian I Oktober 2021 tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian I November 2021. 

  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada dasarian I Oktober 2021 tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian I November 2021.  

16

17 of 53

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

17

17

18 of 53

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : NOAA/ PSD)

Daerah pembentukan awan (OLR ≤ 220 W/m2terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Tengah hingga Utara, Kalimantan, Sulut, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. 

Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya cenderung mirip dengan kondisi normalnya.

Ref: Evans and Webster, Aust. Meteorol. Oceanogr. J, 2014

18

19 of 53

Analisis dan Prediksi MJO

19

19

20 of 53

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

(Sumber : NCEP – NOAA)

Analisis pada tanggal 10 Oktober 2021 menunjukkan MJO aktif pada Fase 5 (Maritime Continent) dan diprediksi tetap aktif namun melemah hingga awal dasarian III Oktober 2021.

Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif lebih banyak dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga dasarian III Oktober 2021.

20

21 of 53

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

21

21

22 of 53

�ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

SSTA Indonesia : 0.48 (Netral)

Rata-rata anomali suhu perairan Indonesia umumnya menunjukkan kondisi hangat pada sebagian besar wilayah Indonesia. Kisaran anomali SST antara –1 s.d +2.0 °C. Suhu muka laut yang lebih hangat (anomali positif) umumnya terjadi di wilayah perairan Samudra Hindia barat Sumatera, Laut Natuna, Perairan Sulawesi hingga Papua, Laut Maluku, Laut Banda, Laut Bali hingga laut arafura, sedangkan Suhu muka laut yang lebih dingin (anomali negatif) umumnya terjadi di selatan Kalimantan.

(Sumber : ICOBE-SST)

22

23 of 53

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2021)

Anomali SST Perairan Indonesia pada November 2021 hingga Januari 2022 diprediksi didominasi kondisi hangat (anomali positif) pada seluruh wilayah Indonesia dan melemah menuju kondisi netral kecuali bagian tengah hingga timur. Kemudian menuju netral disebagian besar wilayah Indonesia kecuali perairan utara Sulawesi yang berada pada kondisi hangat hingga April 2022.

23

24 of 53

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

24

24

25 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 80 %.

  • Prakiraan Dasarian I Oktober s.d. I November 2021 

Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian I November 2021.

25

26 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb�Sumber: CFSv2

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya berkisar 50  – 90 %.

  • Prakiraan Dasarian II Oktober s.d. I November 2021 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya diprediksi berkisar antara 50 – 90 %.

26

27 of 53

ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb�Sumber: CFSv2

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya berkisar 25 – 80 %.

  • Prakiraan Dasarian II Oktober s.d. I November 2021 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya diprediksi berkisar antara 35 – 90 %.

27

28 of 53

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

28

28

29 of 53

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Suhu rata-rata permukaan berkisar 21 – 27 °C.

  • Prakiraan Dasarian II Oktober s.d. I November 2021 

Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar  21 – 28 °C.

29

30 of 53

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Suhu minimum permukaan berkisar 20 – 25 °C.

  • Prakiraan Dasarian I Oktober.d. I November 2021 

Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar  20 – 27 °C.

30

31 of 53

ANALSIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM�Sumber: ECMWF

  • Analisis Dasarian I Oktober 2021

Suhu maksimum permukaan berkisar 24 – 34 °C.

  • Prakiraan Dasarian I Oktober s.d. I November 2021 

Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar  22 – 35 °C.

31

32 of 53

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

32

32

33 of 53

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(pemutakhiran: 10 OKTOBER 2021)

33

34 of 53

PRAKIRAAN HARI TANPA HUJAN (HTH)

34

35 of 53

PRAKIRAAN PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 11 OCTOBER – 21 NOVEMBER 2021)

HTH > 5 Hari

HTH > 10 Hari

HTH > 15 Hari

HTH > 20 Hari

HTH > 25 Hari

35

36 of 53

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 12 OKTOBER 2021

36

37 of 53

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 12 OKTOBER 2021

37

38 of 53

ANALISIS CURAH HUJAN

38

38

39 of 53

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan September 2021

Analisis Curah Hujan Bulanan –  September 2021

Analisis Sifat Hujan Bulanan – September 2021

Umumnya curah hujan pada September 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 - 300 mm/bulan). Curah hujan tinggi-sangat tinggi (>300 mm/bulan) terjadi di sebagian Sumatera Utara, Sebagian Sumatera Barat, Sebagian Riau, Jambi bagian timur, Bengkulu bagian utara, Lampung bagian timur, Sebagian Banten, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian timur, Sebagian Sulaweis Utara, Gorontalo bagian utara, Sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian utara, Sebagian Maluku, Sebagian maluku Utara, sebagian Papua Barat dan Papua bagian barat dan tengah.

Sifat hujan pada September 2021 umumnya Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di Aceh bagian barat, Sumatera Utara bagian utara, Sebagian Riau, Sumatera Barat bagian utara, Sebagian Jawa Tengah, Sebagian Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Timur, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan sebagian Papua.

(Update: 01 Oktober 2021)

39

40 of 53

Analisis Curah dan Sifat Hujan Oktober I

Umumnya curah hujan pada Dasarian I Oktober 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan bagian selatan, Kalimantan Utara bagian utara, Kalimantan Timur bagian barat, Papua bagian utara dan tengah.

Sifat hujan pada Dasarian I Oktober 2021 umumnya Bawah Normal hingga Normal. Sifat hujan Atas Normal terjadi di Aceh bagian utara, Riau bagian timur, Jambi bagian utara, Babel, sebagian Sumatera Selatan, Lampung bagian utara, Banten dan Jawa Barat bagian utara, Jawa Tengah bagian timur, Jawa Timur bagian timur, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timurr, Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat bagian selatan dan sebagian Papua.

Analisis Sifat Hujan – Oktober I 2021

(Update : 12 Oktober 2021)

PETA ANALIISIS CURAH HUJAN

DASARIAN I OKTOBER

2021

PETA ANALIISIS SIFAT HUJAN

DASARIAN I OKTOBER

2021

Analisis Curah Hujan – Oktober I 2021

40

41 of 53

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

41

41

42 of 53

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2021

(Update : 12 Oktober 2021)

42

43 of 53

PRAKIRAAN DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

43

44 of 53

Prakiraan Hujan Dasarian�(Update 8 Oktober 2021)

PRAKIRAAN CH DASARIAN

PRAKIRAAN SH DASARIAN

OKT - II

OKT - III

NOV - I

44

45 of 53

Prakiraan Peluang Hujan Dasarian�(Update 8 OKTOBER 2021)

PELUANG HUJAN >150mm

PELUANG HUJAN >50mm

OKT - II

OKT - III

NOV - I

45

46 of 53

Prakiraan Curah Hujan Bulanan 2021-2022

NOVEMBER

DESEMBER

    • November – Desember pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di NAD bagian barat, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat bagian selatan, Bengkulu bagian selatan, Jawa Barat bagian selatan, Sulawesi Barat bagian tengah, dan Papua bagian tengah.
    • Januari 2022– Februari 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di Sulawesi Tenggara bagian utara, Papua barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.
    • Maret 2022 – April 2022 pada umumnya berada pada kategori menengah - tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

APRIL 2022

(Update : 12 Oktober 2021)

46

47 of 53

Prakiraan Sifat Hujan Bulanan 2021-2022

DESEMBER

  • Prakiraan sifat hujan pada bulan November 2021 – April 2022 umumnya kategori Normal – Atas Normal. 
  • November - Desember, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian Riau, Sumatera Selatan bagian barat,  sebagian Jawa Tengah, sebagian Bali, sebagian NTB, dan sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, Maluku bagian selatan, Papua bagian selatan.
  • Januari 2022– April 2022,  sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi Riau bagian selatan, Jambi bagian tengah, Sumatera Selatan bagian seltan, Lampung bagian selatan, sebagain Bagnka Belitung, sebagian P. Jawa sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian P. Kalimantan

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

NOVEMBER

APRIL 2022

(Update : 12 Oktober 2021)

47

48 of 53

Peluang Curah Hujan Bulanan 2021-2022

NOVEMBER

DESEMBER

  • November – Januari 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, Sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Barat, Pulau Sulawesi bagian tengah, sebagian Maluku, Papua Barat, dan Sebagian Papua.
  • Februari 2022 – Maret 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi sebagian P. Jawa, Kalimantan Timur bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Utara sebagian Sulawesi, , sebagian Kepulauan Maluku, Papua Barat dan Sebagian besar Papua. 
  • April 2022 : curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian Aceh, Kalimantan Timur bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utar, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua

JANUARI 2022

FEBRUARI 2022

MARET 2022

Peluang hujan di atas kriteria TINGGI (curah hujan > 300 mm/ bulan)

APRIL 2022

(Update : 12 Oktober 2021)

48

49 of 53

Prakiraan Awal Musim Hujan 2021/2022

49

50 of 53

Prakiraan Puncak Musim Hujan 2021/2022

50

51 of 53

�RINGKASAN�

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Indeks ENSO dasarian I Oktober 2021 menunjukkan menunjukkan ENSO dalam kondisi prasyarat La Nina Lemah. BMKG dan sebagian institusi memprakirakan kondisi ENSO  La Niña Lemah – Netral dan akan berlangsung hingga awal tahun 2022.​ Sedangkan Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD netral dan akan terus berlangsung setidaknya hingga awal tahun 2022.

  • Analisis dan Prediksi Angin 850b 

Dasarian I Oktober 2021, Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian utara. Terdapat pola siklonal di sekitar laut Filipina. Pola angin sama dengan normalnya. Dasarian II Oktober 2021, Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di wilayah selatan ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar barat Sumatera.

  • Analisis OLR 

Daerah pembentukan awan  terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Tengah hingga Utara, Kalimantan, Sulut, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.  Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya cenderung mirip dengan kondisi normalnya.

  • Analisis dan Prediksi MJO 

Analisis pada tanggal 10 Oktober 2021 menunjukkan MJO aktif pada Fase 5 (Maritime Continent) dan diprediksi tetap aktif namun melemah hingga awal dasarian III Oktober 2021. Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif lebih banyak dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga dasarian III Oktober 2021.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH) 

Dasarian I Oktober 2021, Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 80 %. Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian I November 2021

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Dasarian I Oktober 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 21 – 27 °C dan diprediksi dasarian II Oktober hingga I November berkisar 21-28°C. Pada dasarian I Oktober hingga III Oktober, suhu minimum diprediksi berkisar 20–27°C  dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 22-35°C.

  • Peringatan Dini 

Beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi awas untuk dua dasarian kedepan. 

Beberapa kabupaten di Provinsi Papua berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada klasifikasi waspada untuk satu dasarian kedepan.

51

52 of 53

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I Oktober 2021

Umumnya curah hujan pada Dasarian I Oktober 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan bagian selatan, Kalimantan Utara bagian utara, Kalimantan Timur bagian barat, Papua bagian utara dan tengah.

  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Oktober 2021: Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 19,30% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan. Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi Aceh bagian  tengah, Sumatera Utara, sebagian besar Riau, Sumatera Barat, Jambi, sebagian besar Sumatera Selatan, Lampung bagian barat, Banten bagian timur, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah bagian barat, sebagian kecil Jawa Timur bagian selatan, sebagian Bali, Kalimantan Utara, sebagian besar Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan bagian selatan dan timur, Kalimantan tengah bagian timur, Pulau Taliabu dan Pulau Seram bagian selatan.
  • Prakiraan Curah Hujan Dasarian Oktober II – November I 2021: Pada Okt II – Nov I 2021 umumnya diprakirakan curah hujan berada di kriteria rendah hingga menengah (0 – 150 mm/dasarian). Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (> 150 mm/dasarian) pada Okt II meliputi Papua bagian tengah; pada Okt III dan Nov I meliputi Aceh bagian barat, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat bagian barat, Jambi bagian barat, sebagian Bengkulu, Jawa Barat bagian barat, Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Sulawesi Barat, Papua Barat bagian tengah dan Papua bagian tengah.
  • Prakiraan Curah Hujan atas 300  mm/bulan untuk Bulan November 2021 – April 2022:
  • November – Januari 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, Sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Barat, Pulau Sulawesi bagian tengah, sebagian Maluku, Papua Barat, dan Sebagian Papua.
  • Februari 2022 – Maret 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi sebagian P. Jawa, Kalimantan Timur bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Utara sebagian Sulawesi, , sebagian Kepulauan Maluku, Papua Barat dan Sebagian besar Papua. 
  • April 2022 : curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian Aceh, Kalimantan Timur bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utar, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua

52

53 of 53

TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

Terima kasih

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

53

53