BAB 3
ZAT, WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA
Sumber : pixabay.com/ColiN00B
PETA KONSEP
MATERI
Sifat
Ekstensif
Volume
Massa
Intensif
Sifat fisis
Sifat Kimia
Perubahan
Perubahan Fisis
Perubahan Kimia
Klasifikasi
Unsur
Senyawa
Campuran
PENGERTIAN MATERI DAN ZAT
Materi merupakan segala sesuatu yang menempati ruang (memiliki volume) dan mempunyai massa.
Materi di alam dapat berupa zat tunggal (murni) dan dapat juga berupa campuran. Zat murni atau yang sering disebut sebagai zat merupakan materi yang hanya tersusun dari satu jenis zat. Campuran merupakan materi yang tersusun dari dua atau lebih zat
Contoh
Wujud Zat
Padat
Gas
Cair
SIFAT-SIFAT ZAT
1. Sifat Ekstensif
Merupakan sifat zat yang bergantung pada jumlah atau ukuran zat
Contoh: Volume 🡪 Ukuran zat 🡪 volume zat
Massa 🡪 Ukuran zat 🡪 massa zat
2. Sifat Insentif
Merupakan sifat zat yang tidak bergntung pada jumlah ataupun ukuran zat
Sifat fisis, meliputi:
Sifat kimia, meliputi:
PERUBAHAN ZAT
Perubahan FIsis, meliputi:
Sifat kimia, meliputi:
ADHESI DAN KOHESI
Partikel-partikel zat padat dan partikel-partikel zat cair dapat mengadakan suatu ikatan, sehingga terjadi gaya tarik-menarik. Misalnya cat dapat menempel pada kayu dan besi karena antara partikel-partikel cat dan partikel-partikel kayu atau besi terjadi gaya tarik-menarik. Peristiwa ini disebut adhesi. Adhesi merupakan gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang tidak sejenis.
Partikel-partikel yang sejenis dalam zat padat membentuk suatu ikatan yang sangat kuat sehingga membentuk benda padat. Di dalam kayu atau besi terjadi gaya tarik-menarik antarpartikel sehingga membentuk ikatan yang kuat. Demikian juga pada zat cair, dalam suatu zat cair terjadi ikatan antarmolekul zat cair yang membentuk ikatan. Peristiwa ini disebut kohesi. Kohesi merupakan gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis.
Sumber : pixabay.com/Francok35
Sumber :pixabay.com/qimono
(a) (b)
MENISKUS
Pada saat zat cair dituangkan ke dalam tabung, permukaannya akan berbentuk cekung atau cembung. Bentuk permukaan zat cair dalam tabung ini disebut meniskus. Meniskus memiliki dua macam, yaitu meniskus cekung dan meniskus cembung.
Permukaan air dalam tabung reaksi berbentuk cekung, hal ini disebabkan terjadi adhesi antara molekul-molekul air dalam tabung dengan molekul-molekul tabung reaksi. Hal ini menunjukkan bahwa adhesi antara molekul-molekul air dengan molekul-molekul dinding tabung lebih besar daripada kohesi molekul-molekul air sehingga sebagian molekul air tertarik oleh dinding tabung.
Air yang berada di dalam tabung reaksi yang telah diolesi minyak goreng tidak membasahi dinding tabung. Permukaan air dalam tabung tersebut membentuk meniskus cembung. Hal ini terjadi karena kohesi antara molekul-molekul air lebih besar daripada adhesi antara molekul-molekul air dengan molekul-molekul minyak goreng, sehingga sebagian molekul air terlepas dari dinding tabung. Akibatnya permukaan air membentuk meniskus cembung
Sumber : fisikazone.com
KAPILARITAS
Kapilaritas merupakan peristiwa naiknya zat cair melalui lubang yang sempit (pipa kapiler).
Gejala Kapilaritas dalam Kehidupan Sehari-hari
MASSA JENIS
Massa jenis suatu benda merupakan perbandingan antara massa dengan volume benda
Konversi satuan massa jenis 🡪 dalam satuan SI massa jenis dinyatakan dalam kg/m namun demikian sauna massa jenis kadang-kadang dinyatakan dalam g/cm
Peristiwa Sehari-hari yang berkaitan dengan massa jenis
MASSA JENIS
Contoh Soal
CAMPURAN
Campuran merupakan penggabungan dua zat murni atau lebih yang masih mempunyai sifat-sifat asalnya dan tidak mempunyai komposisi tertentu
Campuran terdiri atas tiga bentuk: larutan, koloid dan suspensi
Larutan adalah campuran homogeny (serba sama) yang terdiri atas dua atau lebih zat
PEMISAHAN CAMPURAN
Zat hasil penyaringan disebut filtrat dan zat sisa dari penyaringan disebut residu
Penyaringan (Filtrasi)
Penyulingan merupakan pemisahan campuran zat cair yang didasarkan pada perbedaan titik didih zat-zat cair yang ada didalam campuran.
Penyulingan (destilasi)
PEMISAHAN CAMPURAN
Pemisahan yang didasarkan pada perbedaan daya serap dari zat penyerap (adsorben) terhadap zat-zat yang akan dipisahkan.
Kromatografi
Pemisahan campuran yang dilakukan untuk memisahkan campuran padat dan cair dengan cara menguapkan zat cairnya
Kristalisasi
ASAM
Asam merupakan zat (senyawa) yang menyebabkan rasa masam pada berbagai materi
ASAM
Organik
Anorganik
Berdasarkan asal terbentuknya 🡪
ASAM
Asam Organik
Asam organik merupakan asam yang berasal dari makhluk hidup, dapat diperoleh secara alami dan memiliki atom karbon (C)
Asam organik yang dihasilkan oleh tumbuhan
Asam organik yang dihasilkan oleh hewan
Sumber : pixabay.com/Jarmoluk
ASAM
Asam Anorganik
Asam anorganik merupakan asam yang tidak berasal dari makhluk hidup, tidak mengandung atom karbon (C)
Contoh asam anorganik:
Asam sulfat (H2SO4)
Asam klorida (HCl)
Asam nitrat (HNO3)
Asam fosfat (H3PO4)
BASA
Basa adalah zat (senyawa) yang dpat bereaksi dengan asam, menghasilkan senyawa yang disebut garam
Contoh basa:
Natrium hidroksida (NaOH)
Amonium hidroksida (NH4OH)
Kalsium hidroksida (Ca(OH)2)
Aluminium hidroksida (Al(OH)3)
Sumber : pixabay.com/Monica1607
INDIKATOR ASAM BASA
Salah satu indokator yang digunakan untuk mengetahui sifat asam dan basa suatu larutan yaitu dengan menggunakan kertas lakmus. Kertas lakmus terdiri atas lakmus merah dan lakmus biru
Dalam larutan asam, kertas lakmus biru akan berubah warna menjadi merah.
Dalam larutan basa, kertas lakmus merah akan berubah warna menjadi biru.
Jika ke dalam suatu larutan dicelupkan kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru secara bersamaan, ternyata pada kedua kertas lakmus tersebut tidak terjadi perubahan warna, maka hal ini menunjukkan bahwa larutan tersebut tidak bersifat asam maupun basa. Larutan ini disebut larutan netral.
Sumber : avkimia.com
INDIKATOR ASAM BASA
Dari pembahasan tersebut dapat dibuat garis besar sebagai berikut
Sifat-sifat asam | Sifat-sifat basa | ||
1. | Rasanya masam | 1. | Rasanya pahit |
2. | Dapat mengubah warna kertas lakmus biru menjadi merah | 2. | Dapat mengubah warna kertas lakmus merah menjadi biru |
3. | Mempunyai nilai pH < 7 | 3. | Mempunyai nilai pH > 7 |
GARAM
Garam adalah senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara asam dan basa. Berdasarkan sifatnya, garam dibedakan menjadi 3 macam, yaitu garam netral, garam asam dan garam basa
Garam netral
Kerjakan latihan pada buku IPA Terpadu SMP kelas VII jilid 1 (Tim Abdi Guru) halaman 136