1 of 24

Filter Faedah:

Konten Media Sosial yang Berfaedah untuk Semua

Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Tema: Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI

Untuk Guru SMP (Fase D)

Disusun oleh Bianda Chiara

2 of 24

Tujuan, Alur, dan Target Pencapaian

Dengan mengacu kepada kepada dimensi Profil Pembelajar Pancasila dan mengangkat tema Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI, projek “Filter Faedah: Konten Media Sosial yang Berfaedah untuk Semua” bertujuan untuk membentuk siswa yang memiliki kesadaran terhadap pentingnya mengakses dan membuat konten media sosial yang bermanfaat.

Siswa akan diajak untuk memulai projek dengan tahap pengenalan. Tahap ini akan membawa siswa untuk mendefinisikan kata ‘faedah’ dan membahas proses filtering atau penyaringan yang terjadi di kepala saat mengakses ke konten media sosial -- ini dilakukan agar siswa dapat memahami permainan kata yang digunakan dalam judul projek ini untuk memberikan gambaran mengenai projek yang akan dilakukan. Setelah itu, mereka akan diajak untuk eksplorasi isu untuk melihat masalah nyata yang disebabkan konten yang tidak bermanfaat. Siswa juga diajak untuk memahami jenis-jenis konten media sosial beserta tujuan dan dampak yang disebabkan oleh konten-konten tersebut. Tujuannya, agar siswa mampu membuat hubungan untuk menetapkan kriteria konten yang berfaedah dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat konten.

Selanjutnya adalah tahap kontekstualisasi. Siswa diajak untuk menilai kualitas konten sosial media yang digemari teman-teman sekitarnya. Di waktu yang sama, mereka akan mencari tahu konten yang digemari oleh target audience dan mempertimbangkan dampak yang bisa terjadi jika teman-temannya terus melihat konten yang tidak berfaedah. Setelah itu, mereka akan mencari tahu apa yang bisa dilakukan untuk menjawab masalah yang ada. Hal-hal tersebut akan menjadi pertimbangan saat mereka melakukan brainstorm ide untuk konten berfaedah yang bisa mereka buat dan bentuk kampanye yang bisa dilakukan di akhir tahap ini.

Dalam tahap aksi, narasumber ahli akan diundang untuk berkolaborasi dengan siswa untuk menguasai pengetahuan atau keterampilan spesifik dalam menjalankan action plan yang sudah dibuat. Perayaan dari projek ini dilakukan di tahap refleksi & tindak lanjut. Hasil kerja siswa selama projek ini akan dipublikasikan. Di akhir projek, siswa diajak untuk mengevaluasi aksi yang sudah dilakukan agar dapat membuatnya menjadi lebih berkelanjutan.

Melalui projek ini, siswa diharapkan akan mengembangkan lima dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, Mandiri, Bergotong Royong, Bernalar Kritis, dan Kreatif beserta sub-elemen yang akan dijabarkan dalam panduan ini.

3 of 24

Tahapan dalam Projek

Tahap Pengenalan

① Definisi dan penggunaan kata ‘faedah’ dan proses ‘memfilter’ konten yang selama ini dilakukan

② Eksplorasi isu: masalah nyata yang disebabkan oleh konten yang tidak berfaedah

③ Konten media sosial: Jenis, tujuan dan dampak

④ Membuat hubungan: Konten ini berfaedah atau tidak?

Tahap Kontekstualisasi

⑤ Apa yang digemari teman-temanku? → mencari tahu konten yang digemari oleh teman-teman sekitarnya

⑥ Apa yang bisa kita lakukan? → mencari alternatif cara untuk menjawab masalah yang ada

Brainstorming ide untuk menjawab masalah yang ada

Tahap Aksi

Action plan: menetapkan dan merencanakan aksi

⑨ Interaksi dengan ahli: Wawancara mencari tahu lebih dalam masalah, bagaimana cara membuat konten

⑩ Interaksi dengan ahli: Kolaborasi dalam aksi

⑪ Membuat poster perjalanan projek untuk menunjukkan mengapa konten berfaedah penting

Tahap Refleksi & Tindak Lanjut

⑫ Perayaan pembelajaran: mempublikasikan hasil akhir projek (aksi yang dilakukan) dan melakukan pameran poster perjalanan projek

⑬ Evaluasi dan refleksi: mengevaluasi hasil dari aksi yang dilakukan dan menentukan cara untuk membuat aksi jadi berkelanjutan

4 of 24

Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait

Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila

Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun)

Aktivitas Terkait

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia

Integritas

Berani dan konsisten menyampaikan kebenaran atau fakta serta memahami konsekuensi-konsekuensinya untuk diri sendiri dan orang lain

4, 9, 10, 11, 12, 13

Mandiri

Mengembangkan pengendalian

dan disiplin diri

Berkomitmen dan menjaga konsistensi

pencapaian tujuan yang telah direncanakannya

untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan diri yang diharapkannya

8, 9, 10, 12, 13

Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif

Membuat rencana baru dengan mengadaptasi, dan memodifikasi

strategi yang sudah dibuat ketika upaya

sebelumnya tidak berhasil, serta

menjalankan kembali tugasnya dengan

keyakinan baru.

8, 9, 10, 12, 13

5 of 24

Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait

Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila

Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun)

Aktivitas Terkait

Bergotong-royong

Tanggap terhadap lingkungan sosial

Tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai

dengan tuntutan peran sosialnya dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan

5, 6, 7, 8, 9, 10, 12, 13

Persepsi sosial

Menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu untuk menentukan tindakan yang tepat agar orang lain menampilkan respon

yang diharapkan.

5, 6, 7, 9, 10, 12

Bernalar Kritis

Mengajukan pertanyaan

Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut.

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13

Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa

2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13

Menganalisis, mengevaluasi penalaran dan prosedurnya

Membuktikan penalaran dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu simpulan atau keputusan.

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13

6 of 24

Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila

Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait

Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila

Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun)

Aktivitas Terkait

Kreatif

Menghasilkan gagasan yang orisinal

Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya.

3, 4, 6, 7, 8, 10, 11

Menghasilkan tindakan dan karya yang orisinal

Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain

7, 8, 10, 11, 12

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Menghasilkan solusi alternatif dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik untuk menghadapi situasi dan

permasalahan

5, 6, 7, 8, 10, 13

7 of 24

Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Integritas

Menyadari bahwa aturan

agama dan sosial

merupakan aturan yang

baik dan menjadi bagian

dari diri sehingga bisa

menerapkannya secara

bijak dan kontekstual

Berani dan konsisten

menyampaikan kebenaran

atau fakta serta memahami

konsekuensi-

konsekuensinya untuk diri

sendiri dan orang lain

Berani dan konsisten

menyampaikan kebenaran

atau fakta serta memahami

konsekuensi-

konsekuensinya untuk diri

sendiri dan orang lain

Membiasakan

melakukan refleksi

tentang pentingnya

bersikap jujur dan

berani

menyampaikan

kebenaran atau fakta

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia

8 of 24

Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri

Melakukan tindakan-tindakan

secara konsisten guna

mencapai tujuan karir dan

pengembangan dirinya di masa

depan, serta berusaha

mencari dan melakukan

alternatif tindakan lain yang

dapat dilakukan ketika

menemui hambatan.

Berkomitmen dan

menjaga konsistensi

pencapaian tujuan yang

telah direncanakannya

untuk mencapai tujuan

belajar dan

pengembangan diri yang diharapkannya

Mengidentifikasi

faktor-faktor yang

dapat mempengaruhi

kemampuan dalam

mengelola diri dalam

pelaksanaan aktivitas

belajar dan

pengembangan dirinya.

Menjelaskan

pentingnya

mengatur diri

secara mandiri dan

mulai menjalankan

kegiatan dan tugas

yang telah sepakati

secara mandiri

Percaya diri, tangguh

(resilient), dan adaptif

Menyesuaikan dan mulai

menjalankan rencana dan

strategi pengembangan dirinya

dengan mempertimbangkan

minat dan tuntutan pada

konteks belajar maupun

pekerjaan yang akan

dijalaninya di masa depan,

serta berusaha untuk mengatasi tantangan-tantangan yang ditemui.

Membuat rencana baru

dengan mengadaptasi,

dan memodifikasi

strategi yang sudah

dibuat ketika upaya

sebelumnya tidak

berhasil, serta

menjalankan kembali

tugasnya dengan

keyakinan baru.

Menyusun,

menyesuaikan, dan

mengujicobakan

berbagai strategi dan

cara kerjanya untuk

membantu dirinya

dalam penyelesaian

tugas yang menantang

Tetap bertahan

mengerjakan tugas

ketika dihadapkan

dengan tantangan

dan berusaha

menyesuaikan

strateginya ketika

upaya sebelumnya

tidak berhasil..

Mandiri

9 of 24

Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Tanggap terhadap lingkungan sosial

Tanggap terhadap

lingkungan sosial sesuai

dengan tuntutan peran

sosialnya dan

berkontribusi sesuai

dengan kebutuhan

masyarakat untuk

menghasilkan keadaan

yang lebih baik.

Tanggap terhadap

lingkungan sosial sesuai

dengan tuntutan peran

sosialnya dan

berkontribusi sesuai

dengan kebutuhan

masyarakat.

Tanggap terhadap

lingkungan sosial sesuai

dengan tuntutan peran

sosialnya dan menjaga

keselarasan dalam berelasi

dengan orang lain.

Peka dan mengapresiasi

orang-orang di

lingkungan sekitar,

kemudian melakukan

tindakan untuk menjaga

keselarasan dalam

berelasi dengan orang

lain.

Persepsi sosial

Melakukan tindakan

yang tepat agar orang

lain merespon sesuai

dengan yang diharapkan

dalam rangka

penyelesaian pekerjaan

dan pencapaian tujuan.

Menggunakan

pengetahuan tentang

sebab dan alasan orang

lain menampilkan reaksi

tertentu untuk

menentukan tindakan

yang tepat agar orang

lain menampilkan respon

yang diharapkan.

Menerapkan pengetahuan

mengenai berbagai reaksi

orang lain dan

penyebabnya dalam

konteks keluarga, sekolah,

serta pertemanan dengan

sebaya.

Memahami berbagai

alasan orang lain

menampilkan respon

tertentu

Bergotong Royong

10 of 24

Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Mengajukan pertanyaan

Mengajukan pertanyaan untuk

menganalisis secara kritis

permasalahan yang kompleks dan

abstrak.

Mengajukan pertanyaan untuk

klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu

penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut.

Mengajukan

pertanyaan untuk

membandingkan

berbagai informasi

dan untuk menambah

pengetahuannya.

Mengajukan pertanyaan untuk

Mengidentifikasi suatu

permasalahan dan mengkonfirmasi pemahaman

terhadap suatu permasalahan

mengenai dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan

Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak dari berbagai sumber. Memprioritaskan

suatu gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis.

Mengidentifikasi,

mengklarifikasi, dan

menganalisis informasi

yang relevan serta

memprioritaskan

beberapa gagasan

tertentu.

Mengumpulkan,

mengklasifikasikan,

membandingkan, dan memilih informasi dari berbagai sumber, serta memperjelas

informasi dengan bimbingan orang dewasa.

Mengumpulkan,

mengklasifikasikan,

membandingkan

dan memilih

informasi dan

gagasan dari

berbagai sumber.

Menganalisis, mengevaluasi penalaran dan prosedurnya

Menganalisis dan mengevaluasi

penalaran yang digunakannya dalam

menemukan dan mencari solusi serta

mengambil keputusan.

Membuktikan

penalaran dengan

berbagai argumen

dalam mengambil

suatu simpulan atau

keputusan.

Menjelaskan alasan

yang relevan dan

akurat dalam

penyelesaian masalah

dan pengambilan

keputusan

Menjelaskan alasan yang

relevan dalam penyelesaian

masalah dan pengambilan

keputusan

Bernalar Kritis

11 of 24

Perkembangan Sub-elemen Antarfase (Referensi)

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Menghasilkan gagasan yang orisinal

Menghasilkan gagasan

yang beragam untuk mengekspresikan pikiran

dan/atau perasaannya,

menilai gagasannya, serta memikirkan segala resikonya dengan mempertimbangkan

banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika

gagasannya direalisasikan.

Menghubungkan

gagasan yang ia miliki dengan informasi atau gagasan baru

untuk menghasilkan kombinasi gagasan baru dan imajinatif

Untuk mengekspresikan

pikiran dan/atau perasaannya.

Mengembangkan

gagasan yang ia miliki

untuk membuat

kombinasi hal yang

baru dan imajinatif

untuk mengekspresikan

pikiran dan/atau

perasaannya.

Memunculkan

gagasan imajinatif

baru yang bermakna

dari beberapa

gagasan yang

berbeda sebagai

ekspresi pikiran

dan/atau

perasaannya.

Menghasilkan tindakan dan karya yang orisinal

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan pikiran

dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan resikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan

pikiran dan/atau

perasaannya dalam

bentuk karya

dan/atau tindakan,

serta

Mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan

pikiran dan/atau

perasaannya sesuai

dengan minat dan

kesukaannya dalam

bentuk karya dan/atau

tindakan serta mengapresiasi dan mengkritik karya dan tindakan yang dihasilkan

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan

pikiran dan/atau

perasaannya sesuai

dengan minat dan

kesukaannya dalam

bentuk karya

dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

Bereksperimen dengan

berbagai pilihan secara

kreatif untuk

memodifikasi gagasan

sesuai dengan

perubahan situasi.

Menghasilkan solusi alternatif Dengan mengadaptasi berbagai gagasan dan umpan balik

untuk menghadapi

situasi dan

permasalahan

Berupaya mencari solusi alternatif saat pendekatan yang

diambil tidak berhasil berdasarkan identifikasi terhadap situasi

Membandingkan

gagasan-gagasan

kreatif untuk

menghadapi situasi

dan permasalahan.

Kreatif

12 of 24

Relevansi projek ini bagi sekolah dan semua guru mata pelajaran

Projek ini berangkat dari isu nyata yang terjadi dalam penggunaan media sosial oleh anak remaja, dimana banyak konten-konten menampilkan prank atau hoaks yang merugikan pihak lain atau membawa dampak negatif untuk perilaku remaja pada umumnya. Hal tersebut membuat seluruh dunia berkampanye untuk mendukung penggunaan internet sehat.

Isu-isu tersebut terjadi di Indonesia. Pada kenyataannya, banyak anak dan remaja di Indonesia dari berbagai kalangan memiliki akses ke media sosial seperti TikTok, Instagram, Youtube dan sebagainya. Para remaja ini adalah digital native, mereka sudah hidup di era digital sejak lahir. Membatasi atau melarang penggunaan teknologi--dalam kasus ini, media sosial--sudah lagi bukan jawaban. Yang bisa dilakukan adalah membentuk kesadaran terhadap pentingnya penggunaan internet sehat. Sekolah, sebagai salah satu dari lingkungan utama untuk para remaja, adalah tempat yang ideal untuk memfasilitasi hal tersebut.

Dalam projek ini, penggunaan internet sehat akan berfokus pada pentingnya mengakses dan membuat konten yang bermanfaat--atau sering juga disebut sebagai ‘berfaedah’ oleh anak zaman ini. Siswa juga akan mengasah banyak keterampilan yang dilakukan secara lintas mata pelajaran dalam setiap tahapan. Tujuan utamanya, siswa akan dibentuk untuk menjadi agen perubahan dalam membantu memecahkan masalah dunia digital ini secara kritis, kreatif dan penuh empati.

13 of 24

Cara Penggunaan Panduan Projek Ini

Panduan ini dirancang untuk guru fase D (SMP) untuk melaksanakan kegiatan ko-kurikuler dengan tema Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI. Dalam panduan projek ini, terdapat 13 kegiatan yang saling berkaitan.

Projek ini direkomendasikan untuk dilaksanakan di semester kedua kelas VIII atau semester pertama kelas IX dengan waktu total kurang lebih 48 jam. Sebaiknya disediakan waktu antar aktivitas agar guru dan siswa memiliki waktu untuk mempersiapkan materi atau tugas yang bisa membuat diskusi dan refleksi menjadi lebih kritis dan bermakna.

Panduan ini bisa dijadikan acuan, namun guru dan sekolah memiliki kebebasan untuk menyesuaikan jumlah aktivitas atau alokasi waktu sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Begitu juga dengan tahapan aktivitas dan materi di dalamnya, guru dan sekolah bisa menyesuaikannya sesuai dengan kondisi sekolah dan lingkungan.

Siswa disarankan untuk mengumpulkan dan menyimpan setiap hasil kerja dalam satu kesatuan agar bisa digunakan sebagai referensi yang membantu proses pembelajaran di setiap tahapan. Kumpulan hasil kerja di setiap aktivitas juga bisa digunakan sebagai portofolio pembelajaran siswa yang dapat membantu guru dalam melakukan asesmen, baik formatif maupun sumatif.

14 of 24

Di akhir projek ini, siswa akan melakukan aksi untuk menjawab masalah yang diakibatkan oleh konten-konten media sosial yang tidak berfaedah.

Dalam panduan ini, aksi yang dilakukan akan berfokus pada pembuatan konten media sosial yang berfaedah dengan menggunakan hasil pencarian dan pembelajaran selama projek ini.

Berikut beberapa ide aksi yang sejalan dengan tahapan projek dan bisa dilakukan:

  • Bekerja sama dengan ahli dalam membuat algoritma filter konten yang tidak berfaedah seperti hoaks, prank, dsb.
  • Menulis petisi yang ditujukan kepada pihak berwenang seperti Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memblokir akses ke konten yang mengandung hoaks, prank, dsb.
  • Menulis petisi yang ditujukan ke platform media sosial untuk membuat filter konten hoaks, prank, dsb.
  • Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk hanya mengakses konten yang berfaedah dan tidak mengakses konten yang tidak berfaedah
  • Berkampanye untuk mengajak siswa lain untuk membuat konten yang berfaedah

Guru bisa membantu siswa untuk memutuskan aksi yang akan dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas atau akses yang dimiliki.

Yang terpenting, perhatikan arah pemikiran dan ide siswa di setiap tahap dalam perjalanan projek ini.

CATATAN UNTUK GURU MENGENAI HASIL AKHIR PROJEK INI

15 of 24

16 of 24

Filter Faedah

Rangkaian Kegiatan

17 of 24

TAHAP PENGENALAN

18 of 24

TAHAP KONTEKSTUALISASI

19 of 24

Contoh 7.A : Rubrik penilaian poster

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Informasi dalam poster

Poster memuat seluruh informasi yang diperlukan serta menambahkan informasi lain yang mendukung ide utama

Poster memuat seluruh informasi yang diperlukan

Masih terdapat 1 informasi penting yang tidak dicantumkan

Banyak informasi penting yang tidak dicantumkan

Infografik hasil pengambilan sampel

Menggunakan grafik yang tepat untuk menunjukkan:

- jenis, tujuan konten yang paling disukai dari konten

- perbandingan konten berfaedah dan tidak yang disukai temannya

Menggunakan grafik yang tepat untuk menunjukkan:

- jenis, tujuan konten yang paling disukai dari konten

- perbandingan konten berfaedah dan tidak yang disukai temannya

  • Masih terdapat 1-2 kesalahan penggunaan grafik
  • Salah satu dari jenis, tujuan konten yang paling disukai atau perbandingan konten berfaedah atau tidak yang disukai tidak terlihat dari grafik

Banyak kesalahan penggunaan grafik dan tidak ada grafik yang menunjukkan jenis, tujuan konten yang paling disukai atau perbandingan konten berfaedah atau tidak yang disukai

Daya tarik poster

Dikerjakan dengan rapi dengan desain dan tata letak yang sangat menarik

Dikerjakan dengan rapi dengan desain dan tata letak yang menarik

Desain dan tata letak yang cukup menarik meskipun kurang rapi

Poster dikerjakan dengan kurang rapi dan kurang menarik

Tata bahasa

Tidak ada kesalahan tata bahasa

Masih terdapat 1-2 kesalahan tata bahasa

Masih terdapat 3-4 kesalahan tata bahasa

Masih terdapat >4 kesalahan tata bahasa

20 of 24

Contoh 7.B: Rubrik penilaian presentasi

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Kontak mata

Siswa selalu menjaga kontak mata dengan pendengar tanpa harus membaca catatan atau poster

Siswa masih suka membaca catatan atau poster tetapi selalu kembali untuk menjaga kontak mata dengan pendengar

Siswa lebih sering membaca catatan atau poster dengan sedikit kontak mata dengan pendengar

Siswa hanya membaca catatan atau poster tanpa kontak mata dengan pendengar

Kelancaran dalam menerangkan ide

Siswa berbicara dengan jelas dan lantang dengan pelafalan kata yang selalu tepat tanpa ‘Err’ atau ‘Emm’. Seluruh pendengar bisa mengerti dengan baik.

Siswa bicara dengan lantang dan kebanyakan dari kata-kata yang diucapkan dilafalkan dengan jelas. Masih terdapat sedikit ‘Err’ atau ‘Emm’. Seluruh pendengar masih bisa mengerti dengan baik.

Siswa bicara dengan suara rendah dan masih banyak kata yang dilafalkan dengan kurang jelas. Sering terdapat ‘Err’ atau ‘Emm’. Pendengar masih harus bertanya ulang untuk bisa mengerti dengan baik.

Siswa bergumam dengan suara rendah. Hanya terdengar banyak ‘Err’ dan ‘Emm’. Pendengar tidak bisa mengerti presentasi dengan baik.

21 of 24

TAHAP AKSI

22 of 24

TAHAP REFLEKSI & TINDAK LANJUT

23 of 24

Contoh 13.A : Rubrik asesmen sumatif projek

Sangat berkembang

Berkembang sesuai harapan

Mulai berkembang

Belum berkembang

Perencanaan

Perencanaan yang jelas dan matang:

tujuan, tahapan-tahapan penting

(milestones) serta lini masa yang

realistis

Perencanaan yang jelas:

tujuan dan lini masa yang

realistis

Perencanaan memiliki tujuan

yang jelas

Masih berupa curah pendapat

dan ide-ide aksi yang belum

beraturan

Pelaksanaan

Siswa mengidentifikasi jalur yang

berbeda untuk menjalankan

rencana. Mereka dapat

melaksanakan rencana dengan

proses yang terkoordinasi,

bervariasi dan bekerja secara

adaptif

Siswa mengidentifikasi satu

jalur untuk menjalankan

rencana. Mereka dapat

melaksanakan rencana

dengan proses yang

terkoordinasi

Siswa mengidentifikasi satu

jalur untuk menjalankan

rencana. Mereka dapat

melaksanakan proses runtut

dan meminta bantuan pada

pihak-pihak yang sesuai

Siswa melaksanakan

aktivitas-aktivitas secara

sporadis

Ketepatan sasaran

Solusi/aksi yang ditawarkan

menyasar inti permasalahan,

realistis dan memberikan dampak

yang berkesinambungan

Solusi/ aksi yang ditawarkan

menyasar faktor-faktor yang

terkait dengan permasalahan

dan memberikan dampak

positif sementara

Solusi/aksi yang ditawarkan

berupa ide yang masih di

permukaan permasalahan

dan/atau kurang realistis

Masih dalam tahapan

identifikasi faktor yang

menyebabkan permasalahan

dan akibat yang ditimbulkan

24 of 24

Referensi

https://www.edutopia.org/project-based-learning

https://www.dfcworld.com/SITE

Ritchhart, R., Church, M., & Morrison, K. (2011). Making thinking visible. Jossey-Bass

International Baccalaureate Organization. Primary Years Programme, Exhibition guidelines

International Baccalaureate Organization. Middle Years Programme, Personal project guide