1 of 42

KULUIAH KE 6�KELEMBAGAAN AGRIBISNIS

Pembiayaan agribisnis

2 of 42

  • Sumber : RUANG LINGKUP DAN PERAN PEMBIAYAAN PERUSAHAAN AGRIBISNIS
  • (Manaor B. Nababan) Dosen Tetap Fakultas Pertanian Universitas Methodist Indonesia - Medan

Pembiayaan sering digunakan untuk menunjukkan aktivitas utama BMT, karena berhubungan dengan rencana memperoleh pendapatan.

  • Berdasarkan UU No. 7 tahun 1992, yang dimaksud pembiayaan adalah:
  • “Penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan tujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu ditambah dengan sejumlah bunga, imbalan atau pembagian hasil.”

3 of 42

Sedangkan menurut PP No. 9 tahun 1995, tentang pelaksanaan simpan pinjam oleh koperasi, pengertian pinjaman adalah:

“Penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan, berdasarkan tujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara koperasi dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan disertai pembayaran sejumlah imbalan”.

4 of 42

  • Modal usahatani dalam arti mikro adalah faktor produksi modal yang disediakan, diolah dan dikontrol di dalam suatu usahatani perusahaan agribisnis maupun suatu usahatani yang masih sederhana.
  • Modal dapat berupa modal investasi dan modal operasional.
  • Penggunaan modal tersebut bertujuan agar perusahaan agribisnis/usahatani dapat berjalan dan berproduksi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat tani.

5 of 42

Pengertian Pembiayaan

  • Pembiayaan, secara luas, berarti financing atau pembelanjaan, yaitu pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang telah direncanakan, baik dilakukan sendir maupun dijalankan orang lain.
  • Dalam arti sempit, pembiayaan dipakai untuk mendefinisikan pendanaan yang dilakukan oleh lembaga pembiayaan, seperti bank syariah kepada nasabah (Muhammad, 2002).

6 of 42

Pembiayaan Perusahaan Agribisnis

  • Pembiayaan adalah aktivitas BMT dalam penyediaan dana dimana dana tersebut didapat dari anggota yang kelebihan dana, dan disalurkan kepada pihak yang kekurangan dana dengan kesepakatan pengembaliannya dalam jangka waktu tertentu dan nisbah bagi hasil yang telah disepakati.
  • Agribisnis adalah bisnis berbasis usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya, baik di sektor hulu maupun di hilir.

7 of 42

  • Penyebutan “hulu” dan “hilir” mengacu pada pandangan pokok bahwa agribisnis bekerja pada rantai sektor pangan (food supply chain). Agribisnis, dengan perkataan lain, adalah cara pandang ekonomi bagi usaha penyediaan pangan.
  • Sebagai subjek akademik, agribisnis mempelajari strategi memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, penyediaan bahan baku, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran (Firdaus, 2007).

8 of 42

Dunia akademik, setiap elemen dalam produksi dan distribusi pertanian dapat dijelaskan sebagai aktivitas agribisnis.

Namun istilah “agribisnis” di masyarakat umum seringkali ditekankan pada ketergantungan berbagai sektor ini di dalam rantai produksi.

  • Istilah “agribisnis” diserap dari bahasa Inggris: agribusiness, yang merupakan lakuran dar agriculture (pertanian) dan business (bisnis).
  • Dalam bahasa Indonesia dikenal pula varian anglisismenya, agrobisnis.
  • Objek agribisnis dapat berupa tumbuhan, hewan, ataupun organisme lainnya.

9 of 42

Ismawan ( 2002) menjelaskan bahwa

  • Kegiatan budidaya merupakan inti (core) agribisnis, meskipun suatu perusahaan agribisnis tidak harus melakukan sendiri kegiatan ini.
  • Apabila produk budidaya (hasil panen) dimanfaatkan oleh pengelola sendiri, kegiatan ini disebut pertanian subsisten, dan merupakan kegiatan agribisnis paling primitif.
  • Pemanfaatan sendiri dapat berarti juga menjual atau menukar untuk memenuhi keperluan sehari-hari

10 of 42

  • Dalam perkembangan masa kini agribisnis tidak hanya mencakup kepada industri makanan saja karena pemanfaatan produk pertanian telah berkaitan erat dengan farmasi, teknologi bahan dan penyediaan energi.
  • FAO memiliki bagian yang beroperasi penuh pada pengembangan agribisnis yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan industri pangan di negara berkembang.

11 of 42

Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak.

  • Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya. Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi

12 of 42

.Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha:

    • Perusahaan ekstraktif adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengambilan kekayaan alam.
    • Perusahaan agraris adalah perusahaan yang bekerja dengan cara mengolah lahan/ladang.
    • Perusahaan industri adalah perusahaan yang menghasilkan barang mentah dan setengah jadi menjadi barang jadi atau meningkatkan nilai gunanya.
    • Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang bergerak dalam hal perdagangan.
    • Perusahaan jasa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa

13 of 42

Jenis perusahaan berdasar kepemilikan:

1.Perusahaan negara adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh negara

2.Perusahaan koperasi adalah perusahaa yang didirikan dan dimodali oleh anggotanya

3.Perusahaan swasta adalah perusahaan yang didirikan dan dimodali oleh sekelompok orang dari luar perusahaan

14 of 42

Unsur-unsur perusahaan :

1.Badan usaha

2.Kegiatan dalam bidang perekonomian

3.Terus menerus

4.Bersifat tetap

5.Terang-terangan

6.Keuntungan dan atau laba

7.Pembukuan

15 of 42

Pembiayaan juga memiliki fungsi, diantaranya:

1.Pembiayaan dapat meningkatkan arus tukar menukar barang dan jasa.

2.Pembiayaan merupakan alat yang dipakai untuk memanfaatkan idle fund.

3.Pembiayaan sebagai alat pengendali harga.

4.Pembiayaan dapat mengaktifkan dan meningkatkan manfaat ekonomi yang ada.

16 of 42

  • Alasan Peningkatan Sumber Daya Keuangan

Alasan terpenting peningkatan sumber daya keuangan adalah :

    • untuk memperbesarnpendapatan dan laba dengan mengadakan bisnis tambahan.
    • Agribisnis membutuhkan kas sebagai modal kerja.
    • Penggunaan yang paling penting atas sumber daya keuangan tambahan adalah untuk perluasan wilayah dan meningkatkan pertumbuhan bisnis,
    • untuk melakukan aktifitas bisnis tambahan, untuk menjaga atau meningkatkan likuiditas atau posisi kas perusahaan, dan
    • untuk meningkatkan posisi bersaing perusahaan.

17 of 42

  • Biaya Modal (Cost Of Modal)
  • Besarnya biaya riil yang harus ditanggung perusahaan tergantung pada besarnya bunga, persyaratan jangka waktu pelunasan, pengendalian usaha yang tidak bebas berupa saldo minimal, dan tarif pajak. Adapun beberapa faktor lain yang mempengaruhi biaya bersih dari modal yang dipinjam:

1.Persyaratan dan jangka waktu pelunasan pinjaman.

2.Pengendalian usaha yang tidak bebasyaitu keharusan untuk menyediakan jaminan tertentu berupa saldo perkiraan, saham modal.

3.Jenjang tarif pajak penghasilan perusahaan Jangka Waktu Pelunasan Pinjaman Persyaratan dan jangka waktu pelunasan pinjaman mempengaruhi langsung suku bunga yang benar-benar dibayar.

18 of 42

Penentuan Jumlah Pinjaman

  • Ada dua faktor utama yang mempengaruhi

kemampuan agribisnis untuk melunasi pinjaman yaitu :

    • laba operasi pada tahun tersebut dan
    • penyusutan.
    • Beberapa alat lain yang mempengaruhi kemampuan agribisnis untuk melunasi pinjaman adalah anggaran kas dan laporan keuangan pro forma.

19 of 42

Faktor penunjang yang mempengaruhi kemampuan agribisnis untuk melunasi pinjaman (Dana pelunasan hutang dapat diperhitungkan setinggi mungkin jika) sebagai berikut (Hasibuan, 2001):

1.Tidak ada penanaman modal yang akan menarik diri dalam menghadapi masa sulit

2.Rasio solvensi (rasio antar kekayaan bersih terhadap utang) cukup baik, atau jumlah modal kerja besar

3.Banyak sekali aktiva tetap yang dapat dijual

4.Resiko yang terkandung dalam aktiva yang dibeli kecil

20 of 42

Beberapa Alat Lain

  • Dua alat atau teknik lain memainkan peranan penting dalam pembiayaan perusahaan agribisnis, yakni anggaran kas dan laporan keuangan pro forma (Muhamad, 2002).
  • 1. Anggaran Kas
  • Anggaran kasmerupakan proyeksi atas pengeluaran dan penerimaan khas perusahaan untuk masa mendatang. Memperkirakan dana kas yang diperlukan untuk mengambil manfaat dari potongan tunai, untuk membiayai permintaan musiman, mengembangkan program peminjaman yang baik, untuk memperluas usaha, dan membuat rencana pelunasan hutang.

  • 2. Laporan Keuangan Pro Forma
  • Laporan ini akan menggambarkan masa depan bisnis dan akan membantu manager dalam menilai kebutuhan keuangan bisnis selama dan pada akhir periode koperasi.

21 of 42

Pembiayaan Internal Untuk Agribisnis

  • Modal internal adalah modal yang dihasilkan sendiri di dalam perusahaan. Modal internal di dalam suatu perusahaan sebagai
  • berikut : Modal Ekuitas, Saham Biasa, Saham Preferen, Penyusutan (depreciations).
  • 1. Modal Ekuitas
  • Menunjukkan dana yang diperoleh perusahaan melalui laba yang ditahan, tambahan investasi oleh para pemilik, atau penambahan jumlah penanaman modal yang bersedia memikul resiko kerja.
  • 2. Saham Biasa
  • Untuk perusahaan kecil, pada umumnya penjualan bagian saham bisa dilakukan kepada orang yang dikenal oleh pemilik yang ada sekarang.

22 of 42

3. Saham Prefen

  • Saham prefen adalah saham yang didahulukan oleh perusahaan. Jika suatu perseroan dilikuidasi, para pemilik saham preferen akan memperoleh pengembalian hak miliknya terlebih dahulu sebelum pemegang saham biasa.

4. Pembiayaan Internal Lainnya

  • Persekutuan dapat memperoleh lebih banyak modal dengan menjual sebagian bisnisnya kepada pihak lain yang mau merisikokan uangnya dalam bisnis. Sekutu baru ini dapat merupakan sekutu biasa dan sekutu dalam.

23 of 42

24 of 42

KULUIAH KE 6�KELEMBAGAAN AGRIBISNIS

SUMBER PERMODALAN DALAM AGRIBISNIS

25 of 42

Jenis-Jenis Modal dan Pinjaman

  • Modal menurut konteks akuntansi merupakan kekayaan bersih atau ekuitas pemilik dalam bisnis.
  • Sedangkan menurut konteks manajemen, modal merupakan keseluruhan aktiva sehingga mencakup ekuitas dan utang bisnis.
  • Pada dasarnya modal dibedakan menjadi dua tipe yakni:
    • 1. Modal penjaman/modal asing
    • 2. Modal sendiri

26 of 42

1. Modal Asing/Utang/Pinjaman

  • Modal asing merupakan modal yang berasal dari luar perusahaan yang tertanam di dalam perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Menurut jangka waktunya modal pinjaman ini dibagi menjadi empat (Kasmir, 2013): yakni :
    1. Pinjaman jangka pendek,
    2. Pinjaman jangka menengah, dan
    3. Pinjaman jangka Panjang.
    4. Modal Ekuitas
  • Pinjaman jangka pendek yakni pinjaman yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun dan digunakan untuk kebutuhan dana tambahan yang bersifat sementara.

Modal jangka pendek ini bersumber hanya terbatas dari kreditor saja.

27 of 42

b. Sedangkan pinjaman jangka menengah merupakan 1-5 thn pinjaman yang digunakan karena adanya kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi kredit jangka Panjang maupun jangka pendek. Biasanya digunakan untuk menyediakan

  • Pinjaman seperti ini hampir selalu diamortisasi, artinya dicicil selama jangka waktu pinjaman.
  • Tujuannya adalah untuk menyediakan sumber modal agribisnis yang memungkinkan pertumbuhan atau modernisasi tanpa memaksa “pemilik” untuk melepaskan haknya untuk mengendalikan bisnis

Disisi lain dana tersebut tidak ekonomis jika dipenuhi dengan dana yang berasal dari pasar modal.

28 of 42

c. Pinjaman jangka Panjang,

Perbedaan dengan pinjaman yang lain terletak pada rencana penggunaan dan dan prospek jangka Panjang dari eksistensi dan solvensi perusahaan. (lebih dari 5 tahun) . Pinjaman jangka panjang mempunyai masa pakai lebih dari 5 tahun.

Umumnya, pinjaman jangka panjang juga mematok sesuatu seperti suku bunga atau tingkat pengembalian yang akan tetap berlaku untuk seluruh pinjaman.

Biasanya pinjaman ini digunakan untuk memperoleh barang tidak bergerak.

29 of 42

d. Modal Ekuitas (tidak dibatasi waktu)

  • Modal ekuitas dapat digunakan untuk keperluan yang sama seperti halnya dana yang dipinjam, tetapi ada perbedaan penting yaitu modal ekuitas tidak dapat dibayar kembali.
  • Modal ekuitas bisa diperoleh dengan menanamkan kembali laba usaha atau dengan meminta para penanam modal agar mau menambah investasinya dalam bisnis.

30 of 42

2. Modal Sendiri

  • Sumber permodalan perusahaan agribisnis selanjutnya adalah modal sendiri.
  • Modal ini merupakan modal yang berasal dari pemilik perusahaan dan yang tertanam didalam perusahaan untuk waktu yang tidak tertentu.
  • Modal sendiri terdiri dari modal saham, cadangan, dan laba ditahan.
    1. Modal saham merupakan tanda bukti pengambilan bagian atau peserta dalam suatu perseroan terbatas.
    2. Sedangkan yang dimaksud cadangan disini yakni cadangan yang dibentuk dari keuntungan perusahaan.
    3. Laba di tahan yakni keuntungan yang diperoleh suatu perusahaan Sebagian dapat dibayarkan sebagai dividen dan Sebagian ditahan perusahaan.

31 of 42

  • Laba ditahan berasal dari Keuntungan yang diperoleh perusahaan selama beberapa waktu yang lampau atau tahun yang sedang berjalan.
  • Apabila penahanan keuntungan tersebut dengan :
    • tujuan tertentu maka disebut cadangan,/ deviden
    • namun jika belum maka laba tersebut disebut laba ditahan.

32 of 42

Umumnya ada lima Sumber Pembiayaan Agribisnis

  • Di wilayah pedesaan terdapat Lembaga keuangan baik formal maupun non-formal yang bisa dimanfaatkan sebagai pembiayaan agrikultur.
  • Masing-masing lembaga tersebut memiliki segmen yang berbeda-beda. Setidaknya ada lima sumber pembiayaan agribisnis, berikut diantaranya:

1. Kredit Non-Program

  • Sumber permodalan ini merupakan jenis kredit yang dalam mekanisme pengajuan dan penyalurannya menggunakan mekanisme pasar, dengan bunga komersial.
  • Beberapa bank yang menyediakan program ini diantaranya BPR, Bank Umum, pegadaian, dan koperasi simpan pinjam.

33 of 42

2. Kredit Program

  • Ini merupakan sumber permodalan perusahaan agribisnis yang implementasinya dikaitkan dengan suatu program sektoral pemerintah.
  • Umumnya kredit ini bersubsidi dan biasa disebut Kredit Usaha Rakyat (KUR)

3. Pelepas Uang

  • Selanjutnya ada Pelepas uang, dimana pembiayaan ini merupakan sumber pembiayaan non formal yang diantaranya pelepas uang yang ada di desa mereka tinggal.

34 of 42

4. Tengkulak

  • Perusahaan agribisnis juga bisa mendapatkan modal dari para tengkulak dengan janji produk yang dihasilkan akan dibeli tengkulak dengan kesepakatan tertentu.

5. Kios Sarana Produksi

  • Para petani agribisnis juga bisa mendapatkan sumber pembiayaan dari kios produksi dengan pembayaran tunda atau saat panen atau biasa disebut dengan yarnen (dibayar setelah panen)

35 of 42

Ada empat (4) Model Pembiayaan Usaha Agribisnis

  • Model usaha agribisnis ini bisa menjadikan keleluasaan bagi petani demi mewujudkan ketahanan pangan nasional, berikut diantaranya:

1. Pertama

  • Modal pembiayaan harus dapat memberikan intensif bagi pelaku usaha agribisnis skala kecil hingga menengah untuk mendorong pengembangan usaha.

2. Kedua

  • Prosedur pembiayaan harus mudah, cepat, administrasinya sederhana dengan biaya transaksi yang wajar. 
  • Sumber permodalan perusahaan agribisnis ini harus melibatkan semaksimal mungkin peran stakeholder yang ada, seperti Lembaga pembiayaan, Lembaga penjamin hingga dunia usaha.

36 of 42

3. Ketiga

  • Model pembiayaan juga harus mempertimbangkan dan mengakomodir karakteristik proses produksi dan produk usaha agribisnis.

4. Keempat

  • Yang terakhir, model pembiayaan harus dapat menjamin risiko produksi dan harga sebagai implikasi dari karakteristik proses produksi usaha agribisnis yang bersifat musiman, ini nantinya akan tergantung pada kondisi lain.

37 of 42

Sumber Penawaran Modal

  • Ditinjau dari asalnya, sumber penawaran modal ini dibedakan menjadi dua, yakni:

1. Sumber Intern

  • Modal yang berasal dari intern. Jadi modal tersebut dihasilkan sendiri dalam perusahaan.
  • Sumber intern dalam perusahaan antara lain laba ditahan dan penyusuan.
  • Laba ditahan yakni besarnya modal dimasukkan kedalam cadangan atau ditahan tergantung dari besarnya laba.

38 of 42

  • Selain itu laba ditahan juga tergantung dari kebijakan devidenan kebijakan penanaman kembali yang dijadikan oleh perusahaan bersangkutan.
  • Sedangkan penyusutan yakni akumulasi penyusutan tahunan akan tergantung pada metode depresiasi yang digunakan oleh perusahaan.

39 of 42

  • 2. Sumber Ekstern
  • Sumber permodalan perusahaan agribisnis lainnya yakni bersumber pada eksternal. Sumber eksternal ini maksudnya adalah modal yang berasal dari luar perusahaan. 
  • Dana yang berasal dari sumber ekstern merupakan dana yang berasal dari para pemilik atau kreditor, dan lain-lain
  • Modal dari para kreditor ini merupakan utang bagi perusahaan yang bersangkutan dan dana tersebut nantinya akan menjadi modal asing. Sedangkan dana yang berasal dari pemilik merupakan dana yang akan tetap diinvestasikan.

40 of 42

  • Pada daranya pemberi modal ekstern ini dapat digolongkan menjadi 3 yakni “

1. supplier, Supplier akan memberi dananya kepada suatu perusahaan dalam bentuk penjualan barang secara kredit, baik jangka pendek maupun jangka menengah.

  • Penjualan kredit dengan jangka waktu kurang dari satu tahun banyak terjadi pada penjualan barang dagangan dan bahan mentah oleh supplier kepada pembeli.

2. bank, Sedangkan Bank merupakan Lembaga yang bertugas untuk memberikan kredit selain jada lain di bidang keuangandan

  • pasar modal.
  • .

41 of 42

  • Bank ini memiliki kebijakan dan peraturan mengenai pemberian kredit. Dan sumber permodalan perusahaan agribisnis yang terakhir adalah pasar modal.

3. Pasar modal yakni suatu pengertian abstrak yang mempertemukan calon pemodal di suatu pihak dengan emiten.

  • Jangka pasar modal ini biasanya jangka menengah maupun jangka Panjang.
  • Permodalan ini bisa perorangan atau Lembaga yang menanamkan dananya dalam efek.
  • Sedangkan emiten merupakan perusahaan yang menerbitkan efek untuk ditawarkan kepada masyarakat.

42 of 42

  • Fungsi dari pasar modal ini yakni untuk mengalokasikan secara efisien arus dana dari unit ekonomi yang mempunyai surplus tabungan kepada unit ekonomi yang mempunyai defisit tabungan.
  • Perhatikan secara seksama agar tidak salah pilih untuk mendapatkan modal agribisnis tersebut. Pilihlah sesuai dengan apa yang dibutuhkan.