BAB VII PEMBELAJARAN PADA SMK�
Instrusksional Khusus
Mahasiswa mampu menjelaskan pembelajaran pada SMK
Pembelajarn Pada SMK
Model Pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dirancang
atau dikembangkan dengan menggunakan pola pembelajaran tertentu.
pola pembelajaran yang dimaksud dapat menggambarkan kegiatan guru
dan peserta didik dalam mewujudkan kondisi belajar atau sistem
lingkungan yang menyebabkan terjadinya proses belajar. Pola
pembelajaran menjelaskan karateristik serentetan kegiatan yang dilakukan
oleh guru dan peserta didik. Pola pembelajaran dikenal dengan istilah
sintak (Bruce Joyce, 2000).
Pelaksanaan Pembelajaran tertuang pada lampiran Permendiknas
Nomor 41 tahun 2007, tentang Standar Proses, II poin C, dinyatakan
Tentang beberapa model pembelajaran alternatif yang dapat dikembangkan
dan digunakan secara inovatif sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang
dihadapi di kelas serta untuk mendukung iklim PAKEM (pembelajaran
aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan)
Iklim belajar PAKEM dapat menumbuhkembangkan secara optimal
kecerdasan yang dimiliki setiap peserta didik. Model-model pembelajaran
yang dapat digunakan terkait dengan iklim belajar PAKEM antara lain:
didik pada prosedur kerja yang sistematis dan standar untuk membuat
atau menyelesaikan suatu produk (barang atau jasa) melalui proses
produksi/pekerjaan yang sesungguhnya. Model pembelajaran project
work sering digunakan untuk pembelajaran produktif
pembelajaran yang digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang
menyenangkan bagi peserta didik
PBL adalah pembelajaran yang didasari oleh dorongan penyelesaian
masalah. Sebagai model pembelajaran PBL mengggunakan masalah
sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan
pengetahuan baru
D. Model Inquiry Training
Model pembelajaran yang diarahkan untuk membantu peserta didik
mengembangkan keterampilan intelektual yang terkait dengan
penalaran sehingga mampu merumuskan masalah, membangun konsep
dan hipotesis serta menguji untukmmencari jawaban
E. Contextual Teaching And Learning (CTL)
merupakan suati proses pembelajaran CTL yang holistik, bertujuan
membantu peserta didik memahami makna materi pelajaran yang
dipelajari dengn mengaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan
peserta didik sehari-hari (konteks pribadi, sosial dan kultural)
Dengan demikian mereka memiliki pengetahuan/keterampilan yang
secara fleksibel dapat diterapkan (ditransfer) dari satu permasalahan/
konteks lainnya
Kesimpulan:
Dari bahasan diatas maka dapat dirangkum dan disimpulkan bahwasannya:
menyenangkan dapat menumbuhkembangkan secara optimal multi
kecerdasan yang dimiliki oleh setiap peserta didik. Dan model-model
pembelajaran yang dapat digunakan terkait dengan iklim belajar
PAKEM adalah:
a. Project teaching and learning
b. Quantum teaching and learning
c. Contextual teaching and learning
d. Problem based learning
e. Model Inquiry training
Nomor 41 tahun 2007, tentang standar proses II poin C, dinyatakan
tentang beberapa model sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang
dihadapi di kelas untuk mendukung iklim belajar PAKEM
Latihan Soal-Soal:
iklim belajar PAKEM (pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan) kemudian diterapkan untuk mata kuliah berbasis
teknologi informasi terutama untuk rumpun Teknik Komputer dan
Jaringan, (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan multimedia
untuk SMK antara lain:
a. Project work
b. Quantum teaching and learning
c. Contextual teaching and learning (CTL)
d. Problem based learning
e. Model Inquiry Training
Bagaimana teknik penerapannya dengan menggunakan model-model
a,b,c,d dan e, untuk mata pelajaran rumpun keahlian teknik-teknik
jaringan komputer (TKJ), rekayasa perangkat lunak (RPL), dan
multimedia
salah satu rumpun keahlian yang akan diterapkan ke model PAKEM